Detik demi detik berlalu, berganti menjadi jam, berganti lagi menjadi hari, minggu, tahun, dan seterusnya. Begitulah waktu. Dia tidak akan pernah berhenti dan tidak ada yg bisa menghentikannya. Dalam Islam, disebutkan bahwa orang yg tidak menghargai (dan tidak peduli) dengan waktu, maka dia termasuk orang2 yg merugi!

Lalu, bagaimana caranya kita memperlakukan waktu agar tidak termasuk orang2 yg rugi?

Pertama, gunakan waktu seefektif mungkin. Kedua, jangan terlalu sering buang2 waktu (kecuali memang anda benar2 sudah ga tau mesti ngapain). Ketiga, melangkahlah seiring dg waktu. Jika bisa lebih cepat dari waktu, misalnya utk urusan proyek bisa selesai lebih cepat yaaa lebih baik. Keempat, mirip dengan no 3: beradaptasi (berubah) dan berusaha beriringan dg waktu.

Well, saya sendiri masih terus belajar untuk bisa menjadi orang yg lebih sedikit tingkat kerugiannya. Dari waktu ke waktu, saya senantiasa melakukan refleksi dan terus memperbaiki diri terhadap manajemen waktu. Hasilnya tidak perlu saya beberkan detail di sini, namun yang jelas perubahan2 dalam hidup, terutama adanya perubahan dalam bidang pekerjaan membuat saya tidak pernah berpikir untuk berhenti belajar beradaptasi dengan waktu.

Banyak dari kita yg mungkin merasakan apa yg saya sering rasakan ttg waktu. "Tahu-tahu..." "Eh,kok sudah begini saja..." dan pernyataan2 lain yg menunjukkan waktu berlalu dengan tidak terasa. Paling gampang, saya ambil contoh mbak Mika dalam hidup saya.

Tidak terasa sudah hampir 4 tahun dia hadir di tengah2 saya dan Wify. Jika kami kilas balik ke (hampir) 4 tahun lalu, rasanya masih tidak percaya kami (akhirnya) mendapat amanah ini.

Atau, tidak terasa saya sudah lebih dari 3,5 tahun bekerja di perusahaan sumur madu sebelum akhirnya saya pindah. Atau, tidak terasa sudah hampir 10 tahun sejak saya menginjakkan kaki Ibukota untuk mulai bekerja dan merajut harapan untuk masa depan saya (dan calon keluarga saat itu).

Dan di hari ini, Wify dan mbak Mika memberikan kado berupa jam tangan, sebagai pengingat bagi saya untuk lebih memperhatikan waktu. Terima kasih saya ucapkan kepada mereka berdua. Kehadiran mereka berdua dalam hidup saya adalah salah satu faktor penyemangat saya untuk selalu menjadi insan yg lebih baik.

Demikian artikel ini saya akhiri :-)

Gambar dari sini.

Moral story:

- jangan remehkan waktu! sekali anda remehkan, dia akan menggilas anda tanpa kenal ampun!

- gambar jam tangan = ilustrasi sajah kok! ;-)