Sebulan terakhir ini, kami (saya dan Wify) mendapati banyak mainannya mbak Mika yg rusak ataupun tidak jelas keberadaannya. Semula kami curiga mbak Mika memainkan mainannya dg cara yg brutal sehingga membuat mainan2nya tidak berumur panjang. Namun mengingat cara kami mendidik mbak Mika utk menghargai dan memperlakukan barang2 (tidak cuma mainan) miliknya, kecurigaan itu kami sampingkan.

Dan akhirnya Wify yg menemukan bukti bahwa tersangka dari pengrusakan mainan2 itu adalah anak dari ART kami!

Dalam beberapa kesempatan, Wify menemukan anak tsb, sebut saja Didi, meminjam (meski tanpa ijin) dan memainkan mainannya mbak Mika dg cara yg terlalu kasar dan memang berpotensi merusak mainan tersebut! :-(

Traktor mainan, lalu mainan Doraemon serta masih banyak mainan lainnya menjadi cacat, tercerai berai, bahkan juga menjadi tidak bisa berfungsi seperti seharusnya karena ada bagian yg patah atau hilang.

Melarang Didi ikut ibunya ke rumah kami, jelas opsi yg sulit dilakukan. Maka, solusi yg kami lakukan adalah Wify membereskan dan membenahi mainan2nya mbak Mika serta menempatkannya di kamar mbak Mika, tempat yg jarang didatangi Didi.

Jika anda (pernah) mengalami hal serupa, apa solusi anda?

Gambar dari sini dan sini.

Moral story:
- jika ada masalah, cobalah mencari solusi yg bisa kita kendalikan (alias ke dalam). jgn terlalu mengharapkan org lain sbg solusi.

- sejak kecil, anak mesti diajarkan cara memperlakukan dan menghargai barang (baik yg dia miliki maupun milik orang lain).

- anak kecil yg suka merusak mainan? hmmm...saya kok jadi ingat karakter Sid di Toy Story yak? ;-D