10/19/2014


Seminggu terakhir ini, di TL (timeline) twitter saya banyak informasi mengenai akan dibukanya IKEA di daerah Tangerang sana. Info yg masuk mulai dari tanggal dibukanya toko, harga-harga (dalam bentuk 'price list'), ataupun info2 lain yg tidak saya rasa saya tidak perlu mengingatnya karena buat saya tidak penting.

Tak lama, TL saya tentang IKEA beda lagi isinya. Ada orang2 yg komplen mengenai harga barang2 yg dijual IKEA. Terlalu mahal, itu kesimpulan yg paling mudah yg bisa saya tangkap.

Gemetz melihat respon orang2 itu, sayapun akhirnya nge-tweet seperti di atas.

Sebagaimana isi tweet saya di atas, jika memang masih komplen masalah harga barang yg dijual, maka itu sebenarnya anda TIDAK (belum?) levelannya untuk berbelanja di sana. Dengan kata lain, anda mengedepankan gengsi dibandingkan dengan kebutuhan.

Berbicara dengan gengsi, sudah cukup banyak orang yg mengatakan bahwa makan gengsi itu 'costly' (malah) dan 'never ending' (tidak akan pernah berakhir). Jika anda orang kaya dan bisa menutupi biaya gengsi, ya silakan. Tapi jika anda sampe ngirit makan gara2 beli barang yg mahal, yg sebenarnya ga butuh2 amat, ya itu anda sebenarnya masuk kelompok fakir miskin (namun tidak perlu dipelihara oleh negara).

Orang Indonesia memang gengsinya gede. Apapun dilakukan agar bisa tampil 'wah' dan menjadi sorotan (entah itu lingkungan rumah, kantor, bahkan kadang2 di tempat2 umum).

Saya seringkali berpikir, apa mereka ga cape memenuhi hasrat gengsi mereka?

Meski kadang ga enak, saya lebih suka dianggap miskin daripada dianggap kaya. Lah kalo dianggap miskin, berarti sebenarnya saya kaya, cuma orang yg mengira itu dia ga tau kalo saya kaya. Itu sebabnya saya seringkali 'tidak dianggap' oleh sales mobil, sales apartemen mewah, bahkan oleh kakak2 WWF dan sejenisnya. Karena di mata mereka, saya dianggap miskin.

Anehnya, saya kok malah disamperin akhi dan ukhti dari lembaga yayasan sosial. Saya ditawari untuk sedekah ini itu. Saya sampai terharu, mungkin dengan saya sedekah maka mereka akan berdoa kepada ALLOH SWT agar saya diberi kekayaan. Ihik..aamiin. :-)

Kembali ke masalah gengsi dan IKEA.

Saya belum ada rencana ke IKEA. Bukan saya ga mampu beli, tapi yaaa...lihat2 dulu deh barang2 apa saja yg ditawarkan di sana. Kalo memang barangnya sedemikian unik, cuma IKEA yg jual, lalu saya butuh, mgkn saya akan tutup mata dg harga. Tapi kalo barang2nya masih semodelan dg ACE Hardware, Informa, ataupun tempat2 belanja lain, saya pilih yg harganya lebih murah, hehehe.

IKEA sendiri, menurut saya, tahu bahwa orang Indonesia doyan 'makan' gengsi. Makanya mereka ga akan sungkan2 pasang label harga mahal untuk sebuah kursi, meski di tempat lain kursi yg sama berharga 60 - 75% lebih murah. Dan karena gengsi sudah diutamakan, saya yakin para pembeli gengsi itu 'tidak akan sempat' utk kroscek harga di tempat lain.

"Ah, tempat lain ga bonafid..!"
"Sorry ye, eike ga level belanja di sana...!"

Dan ketika mereka tahu harga barang di tempat lain bisa lebih murah, yaaa kepaksa mereka berusaha menutup rasa malu mereka, dengan berbagai cara.

Segini saja tulisan singkat saya. Pengen nyinyir lebih jauh, tapi kayanya ga manfaat jugak sih. Gakan ngepek ke orang2 seperti mereka2 itu,hehehe... Lebih baik saya urus dan nikmati hidup saya yg bahagia ini. :-)

Gambar dari sini.

Moral story:

- makan gengsi itu seperti minum air laut. ga akan pernah hilang rasa dahaganya meski sudah meneguk berkali-kali.

-

Posted on Sunday, October 19, 2014 by M Fahmi Aulia

2 comments

10/14/2014


Beberapa waktu terakhir ini, di media sosial (entah itu di FB atau Twitter, terlebih lagi di Path) banyak bermunculan meme yg menyinggung dan 'membully' Bekasi. Bully membully di media sosial sebenarnya bukan hal yg aneh, bahkan bagi banyak orang dianggap hal biasa (baca: tidak dianggap serius).

Ternyata tidak semua orang bisa menanggapi 'becandaan' di media sosial. Dalam kasus ini, menurut saya, pemda Bekasi.

Saya baca tweetnya @mbakNyai di atas, yang sebenarnya mempunyai 2 makna. Pertama, perda yg dibikin adalah perda yg konstruktif. Kedua, tentu saja perda yg 'destruktif', yg alih-alih bisa menghentikan bully terhadap Bekasi, namun malah akan menimbulkan bully-an baru.

Saya sendiri membaca tweet di atas langsung membayangkan pemkot Bekasi mengambil langkah poin 2. Bukan apa-apa, saya sudah sering melihat para pejabat lebih condong mengambil kebijakan yg cenderung menyelamatkan diri sendiri.

Sedikit melantur, saya ambil contoh 'kasus' #ShameOnSBY kemarin. Usai dibully habis2an terkait dengan langkah kuda SBY dalam UU Pilkada, 'mendadak' muncul #TerimaKasihSBY, yg ironinya, hashtag tersebut ditweet oleh bot.

Apatis? Skeptis? Well, hidup di Indonesia, termasuk melihat sikap para pejabat memang menjadikan saya manusia yg kadang skeptis dan apatis jika menyangkut pejabat Indonesia.

Kembali ke bahasan.

Dalam bayangan saya, jika poin 2 yg dilakukan oleh pemkot Bekasi, maka perda yg terbit adalah (kira2) akan menuntut para pembully ke ranah pengadilan. Pasal yg dikenakan, saya pikir, adalah pencemaran nama baik. Belum lagi jika dikaitkan dengan UU ITE.

Apabila benar langkah ini yg dilakukan, sungguh blunder luar biasa yg dilakukan oleh pemkot Bekasi. Saya yakin akan banyak pihak yg mesti siap2 menjadi tersangka (dan dihukum) jika perda ini diterbitkan dan diberlakukan.

Sebaliknya, jika pemkot Bekasi melakukan poin 1, menghasilkan perda yg konstruktif, maka acungan jempol layak diberikan.

Bagaimana perda yg konstruktif? #MbakNyai menjelaskan di 2 tweet berikut:



Saya malah mendukung jika pemkot Bekasi melakukan poin 1, dengan contoh minimal seperti yg di-tweet-kan @MbakNyai di atas. Setidaknya pemkot Bekasi menganggap serius dan peduli dengan apa yg terjadi di media sosial. Dengan kata lain media sosial bisa dijadikan trigger bagi pemkot (manapun) untuk melakukan hal yg lebih baik.

Namun di sisi lain, saya malah melihat bahwa pemkot Bekasi selama ini ngapain saja? Sepengetahuan saya, keluhan ttg Bekasi macet, panas, dst dst sudah banyak muncul di media sosial. Bahkan tante @febrymeuthia pernah mengecam begitu keras terkait stadion di Bekasi beberapa waktu lalu. Toh, nampaknya (setahu saya) tidak ada tindakan nyata.

Saya jadi berpikir bahwa pejabat2 sebuah kota/propinsi/manapun itu mesti dibully dulu lokasi mereka menjabat, baru ada tindakan nyata.

Jika pikiran saya benar, hal tsb menyedihkan tapi juga menggembirakan. Menyedihkan karena para pejabat baru mau bergerak setelah dikecam habis2an. Namun disebut menggembirakan karena setidaknya mereka mau utk bergerak dan memperbaiki kondisi dan keadaan kota/propinsi.

Bagaimana menurut anda?

Gambar dari sini.

Moral story:

- media sosial bisa dijadikan motor penggerak untuk mengawasi kinerja pemerintah/pejabat

- pemerintah dan pejabat mestinya lebih banyak berinisiatif, bukan menggunakan sistem tunggu dan reaktif. ;-)

- menghina Jogja itu ga boleh. tapi membully Bekasi itu lucu! :p

- masalah asap di Palembang, pemerintah Sumsel diem2 saja. apa perlu dibully dulu juga?

Posted on Tuesday, October 14, 2014 by M Fahmi Aulia

No comments

9/22/2014

Beberapa hari terakhir ini, saya mendapati sebuah kehebohan yg melanda media sosial. Di path, facebook,
apalagi di twitter, bertebaran gambar seperti yg terlihat di samping ini.

Usut punya usut, ternyata kehebohan ini berasal dari pekerjaan rumah matematika seorang anak kelas 2 SD. Dia minta bantuan kakaknya, lalu kakaknya membantu dengan hasil yg seperti terlihat di gambar tersebut. Tak dinyana, jawaban2 yg diusulkan si kakak malah disalahkan sang guru.

Tidak terima, si kakak akhirnya menulis komentarnya, dia muat di FB dan akhirnya menjadi viral.

Pagi ini, salah seorang ahli (pendidikan) matematika, Iwan Pranoto menulis tweet2 terkait 'salah kaprah' ini. Tweet yg beliau tulis sebenarnya terlalu filosofis, namun intinya penulisan 4x6 dan 6x4 dipengaruhi oleh budaya. Dan saya sepakat.

Sejak kecil, saya selalu diajarkan bahwa 4x6 = 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4. Dan di kemudian hari, metode ini juga yg diajarkan di luar negeri, setidaknya jika saya merujuk dari sini.

Keuntungan bagi saya dalam memahami konsep ini adalah 4x6 ini sesuai dengan matriks, pelajaran Matematika di tingkat berikutnya. Dari situs yg saya kutip di atas, bisa terlihat juga bahwa mereka menggunakan konsep matriks dalam mengajarkan perkalian tersebut.

Sebenarnya 4x6 = 6x4, karena dalam perkalian kita kenal yg namanya hukum KOMUTATIF. Akan tetapi, mesti diingat bahwa hukum komutatif ini BISA TIDAK BERLAKU APABILA DITERAPKAN.
Sebagai contoh:

- penyediaan lampu 60w x 3 tidak sama dengan lampu 30w x 6
- minum obat 3 x 1hari tidak sama dengan 1 x 3hari

Saya setuju dengan pernyataan pak Iwan Pranoto bahwa INSTRUKSI GURU MATEMATIKA-nya mesti jelas. Namun untuk kasus anak kelas 2 SD, rasa2nya sulit meminta anak seumuran itu mengerti dan menerapkan filosofi yg dimaksud.

Saya pribadi melihat ini adalah cara pandang berbeda yg masih dalam batas kewajaran karena:
1. Adanya hukum komutatif.
2. Penggunaannya adalah general.

Jadi, berapapun perkaliannya, minumnya....eh....hendaknya tidak perlu diperdebatkan selama sifatnya general. :-)

Gambar diambil dari sini.

Moral story:
- orang Indonesia memang doyan bikin heboh! bahkan kasus ini membuat chirpstory yg saya buat menembus angka 50 ribu dalam waktu kurang dari 1 hari! :-)

- kehebohan yg terjadi menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia masih punya antusiasme untuk belajar (yang benar). semestinya pemerintah memberikan dukungan yg berarti saat melihat kondisi (kehebohan) ini.

- saya dapat link wikipedia ttg perkalian, isinya mirip2 dengan blog ini ternyata,hehehe..

- silakan dibaca juga chirpstory lanjutan dari prof Iwan Pranoto, Memahami Perkalian.

Update 24 September 2014:

Beberapa tambahan tentang perkalian ini.


Posted on Monday, September 22, 2014 by M Fahmi Aulia

33 comments

9/12/2014

Seminggu terakhir ini, kian banyak orang memuji Ahok, terutama setelah pernyataan sikapnya untuk mengundurkan diri dari partai Gerindra, yg membuat banyak pihak memperlihatkan 'wajah asli', dengan menyerang sikap politisnya Ahok.

Pujian juga terus mengalir, terutama setelah ada yg memposting di Path, bahwa Ahok telah melakukan pengaspalan di jalan yg sekian tahun tidak pernah dipedulikan pemerintah.

Saya sendiri, meski senang dengan pernyataan sikap politik Ahok dan tindakannya untuk melakukan pengaspalan, toh saya melihat bahwa tidak semua laporan yg diterima Ahok akan mendapat respon yg baik (dan cepat). Setidaknya itu yg saya alami.

Sudah 2kali saya mengirim keluhan kepada Ahok, mengenai renovasi sekolah dan kantor camat yg tertunda cukup lama. Untuk renovasi sekolah sudah 1 tahun tidak ada perkembangan ke arah penyelesaian. Sementara untuk kantor camat, setidaknya sudah hampir 5 bulan kondisinya tidak ada perubahan.

Kedua laporan saya hanya direspon,"Terima kasih atas laporannya." sebanyak 2 kali dan 1 kali bertanya tentang jati diri saya sebagai pelapor,"Maaf ini dengan siapa dan dari mana?"

Setiap kali saya lewat sekolah dan kantor camat yg terabaikan itu, tiap kali itu pula saya hanya bisa tersenyum getir karena kedua gedung itu seakan tidak diurus, entah sampai kapan.

Well, saya sih masih berharap Ahok akan menindaklanjuti keluhan saya ini. Mudah2an sms saya tidak dihapus sehingga Ahok bisa menghubungi saya jika ingin tahu lebih detail.

Btw, saya sempat beberapa kali mencoba berbicara langsung dengan Ahok, sebagaimana saran Hans di bawah ini, namun tidak berhasil. Selalu ada info bahwa nomor yg anda hubungi sedang di luar jangkauan.
Jadi, kapan nich keluhan saya akan ditindaklanjuti? Padahal renovasi sekolah dan kantor camat tidak kalah penting dibandingkan dengan pengaspalan jalan lho! ;-)

Moral story:

- pemimpin DKI sekarang lebih memperhatikan keluhan warganya dengan memberikan respon, meski belum tentu semua keluhan akan direspon (cepat)

- apakah anda masih percaya dg Ahok? saya masih, meski kadang kzl tiap kali lewat sekolahan dan kantor camat yg terbengkalai itu. :-|

Posted on Friday, September 12, 2014 by M Fahmi Aulia

No comments

9/10/2014

Semalam saya berbincang dg mbak Dina mengenai rencana investasi yg hendak dilakukannya.

Sepenglihatan saya (bah, kesannya dukun/paranormal banget) masih banyak orang2 yg TIDAK TAHU dan belum paham apa itu investasi. Ketidaktahuan dan ketidakpahaman mereka tentang investasi akhirnya menjadi sasaran empuk bagi para agen2 unit link untuk mempromokan dan menjual produk mereka. Dan rata2 para pelanggan unit link adalah orang2 yg memang tidak tahu dan tidak paham investasi.

Jadi artikel ini mungkin agak panjang, tapi saya harap artikel ini bisa membantu banyak orang utk mengertai investasi dan tidak 'terjerumus' membeli unit link sebagai sarana investasi mereka. ;-) *siap2 diserbu dan dikecam agen2 UL nich!*

Yang mesti dipahami di sini adalah investasi dan asuransi adalah 2 hal yg berbeda. Jadi, JANGAN MENYAMAKAN investasi dg asuransi dan sebaliknya. Khusus pada artikel ini saya akan lebih banyak membahas investasi, sebagaimana judul artikel.

Saya sudah pernah menulis tentang ajakan berinvestasi.

Bagi orang2 awam yg hendak berinvestasi, hendaknya memikirkan hal-hal berikut sebelum berinvestasi:
1. apa tujuan investasi saya? (kalo Ligwina menggunakan tag "Apa tujuan lo?" sebagai brand marketingnya)
2. berapa nilai uang yg hendak saya kumpulkan?
3. berapa lama hasil investasi akan digunakan?

Apabila 3 poin di atas sudah ditetapkan tujuannya, maka langkah berikutnya adalah membaca artikel saya ini, di mana berinvestasi. Di sini saya akan khusus membahas investasi di reksadana.

Untuk kasus mbak Dina, dia berencana memiliki tabungan rencana.

Nah, kembali ke 3 pertanyaan di atas sebelum menentukan jenis investasi yg mesti dilakukan.

Berikut ini beberapa tujuan 'tabungan perencanaan':
1. Pendidikan anak.
Apabila anaknya masih belum lahir, itu lebih baik. Dengan perkiraan anak akan mulai sekolah di usia 3 tahun (masuk di kelas PG), anggap saja masih ada waktu 48 bulan (4 tahun), untuk 'bikin' anak, hamil dan masuk usia PG.

Dengan rentang 4 tahun, maka saya menyarankan investasi di RD saham.

Apa alasannya?
Nilai saham cenderung naik dari tahun ke tahun, kecuali ada kasus khusus yg menyebabkan nilainya terjun bebas. Tentunya yg saya maksud adalah saham normal, bukan saham untuk produk/perusahaan abal2.

Oya, JANGAN menggunakan asuransi pendidikan sebagai sarana 'menabung' anda untuk pendidikan anak.

2. Berlibur.
Apabila hendak berlibur, maka mesti ditarget juga kapan liburan akan dilakukan. Selain itu, lokasi liburan juga mesti diperhatikan karena ongkos liburan di dalam negeri tentu berbeda dengan ongkos liburan di luar negeri.

Apabila anda berlibur di dalam negeri dan dalam waktu kurang dari setahun, maka saya sarankan investasi di RD pasar uang.

Alasannya adalah nilai uang anda tidak akan jatuh terlalu parah jika dibandingkan dengan nilai inflasi. Yaa agak lebih2 dikit lah. ;-)

3. Ibadah.
Karena saya muslim, saya akan fokuskan ke ibadah haji atau umroh.

Untuk ibadah haji, mengingat daftar antrian yg sudah cukup panjang, maka cukup gunakan saja tabungan haji yg sudah banyak ditawarkan oleh banyak bank. Nilai plusnya, kita akan langsung didaftarkan sebagai jamaah haji dan akan diinfokan kapan waktu berangkat apabila nilai tabungan sudah memenuhi batas minimal tertentu.

Dengan tabungan haji, anda tidak perlu lagi memikir uangnya cukup atau tidak, karena tinggal menyesuaikan dengan ONH saat itu.

Sementara untuk umroh, maka yg mesti diperhatikan adalah kapan anda hendak umroh.
a. Kurang dari setahun.
Jika waktu umroh anda kurang dari setahun, maka RD pasar uang merupakan saran saya, tentunya setorannya juga mesti lumayan tinggi.

b. 2-3 tahun.
Sementara jika anda targetkan 2-3 tahun lagi umroh, maka RD campuran atau RD saham adalah solusi terbaik. Pengalaman seorang teman, dengan RD saham dia bisa kumpulkan sekitar 35juta (hasil invest 2 tahun di RD saham) untuk biaya umroh dan uang saku.

4. Menikah
Bagi yg masih single, berinvestasi bisa menjadi solusi untuk mendapatkan biaya nikah. Khusus untuk menikah, jika waktunya < 2 tahun maka RD saham bisa dijadikan alternatif karena nilai RD saham belakangan ini cukup baik sehingga diharapkan bisa memberi return yg cukup (bisa di atas 25%/tahun) untuk biaya resepsi.

Saya tidak sarankan RD pasar uang karena ya nilainya mgkn tidak akan cukup tinggi untuk dijadikan modal resepsi. ;-) Kalo RD campuran yaa boleh saja jadi alternatif investasi apabila anda tidak yakin dengan kondisi bursa efek.

5. Biaya hidup di hari tua.
Jika ini menjadi target investasi anda, maka tidak ada saran lain untuk berinvestasi selain menjadikan RD saham sebagai solusi. Di beberapa produk reksadana, ada yg bisa memberikan return hingga 35%/tahun, tentunya apabila investasi dilakukan dalam jangka panjang dikarenakan nilai saham yg cenderung dinamis.

Demikian artikel (yang ternyata) singkat ini, semoga bisa memberikan gambaran awal bagi anda yg hendak berinvestasi.
Semoga bermanfaat.

Gambar dari sini.

Moral story:
- say no to unit link dan asuransi pendidikan!

- ternyata memulai berinvestasi itu tidak sulit! asal ada duitnya....eh, maksudnya asal jelas tujuannya :-))

Posted on Wednesday, September 10, 2014 by M Fahmi Aulia

No comments

9/09/2014

Usai pilpres 2014, ternyata pertarungan politik di Indonesia masih belum bisa dikatakan reda. Bahkan menurut saya kian memanas. Penyebabnya, koalisi 'permanen' Merah Putih yg mengalami kekalahan dg memalukan (karena banyak protes ttg kecuranagn dan ternyata tdk bisa membuktikannya dg data) kini berusaha melakukan perlawanan terhadap pemerintahan mendatang yg dipimpin Jokowi.


Perlawanan yg diberikan adalah dg berupaya melakukan kemunduran demokrasi, dengan berniat menggolkan undang-undang pilkada dilakukan oleh DPRD.

Sontak hal ini menimbulkan kecaman di sana sini. Penyebabnya, dengan kembali menggunakan DPRD sebagai pihak yg memilih kepala daerah maka BISA DIPASTIKAN:
1. para anggota DPRD berlaku bak raja dengan menentukan kepala daerah yg mau meng-entertain mereka

2. dampak no 1, korupsi dan kolusi serta nepotisme kepala daerah dan DPRD kembali berjalan (seperti dahulu kala)

3. kepala daerah tidak akan peduli dg rakyat. dia akan lebih fokus 'memelihara' anggota DPRD agar terpilih dan mau mendukung dia

Saya sempat berkicau agak panjang ttg ini.
Klik link tweet di atas, maka anda akan bisa melihat secara utuh kicauan saya.

"Lho, anda berarti tidak percaya dg anggota DPRD pilihan anda donk?"

Ada yg bertanya seperti itu. Jawaban saya sih 'enteng' saja. Saya jawab seperti berikut:
Jadi, bukannya saya tidak percaya dg anggota DPRD pilihan saya. Yang tidak saya percayai justru anggota DPRD yg tidak saya pilih, apalagi yg sering menggunakan istilah mahar ;-)

Alasan2 yg diungkapkan anggota KMP (Koalisi Merah Putih) agar kembali ke pilkada oleh DPRD juga tidak masuk akal dan lebay.
1. Mahal
2. Rawan politik uang
3. Rawan konflik horizontal

Saya sih ketawa saja melihat alasan2 di atas, apalagi poin 2 dan 3. ABSURD!

Mahal mah sudah wajar, namanya juga bangsa yg punya rakyat banyak serta daerah yg cukup luas (notabene punya kepala daerah banyak juga). Buat saya, kata mahal ini masih bisa ditolerir. Namanya juga orang banyak maka biayanya juga makin mahal.

Politik uang juga lebay. Saya sih lebih curiga bahwa poin 2 ini sebagai akal2an para anggota KMP yg kemungkinan besar akan kian sulit main2 dengan anggaran karena Jokowi dan KPK akan lebih ketat dalam mengawasi penggunaan budget. Karena mereka bakal 'bokek' selama 5 tahun ke depan, maka mereka berusaha mengakalinya dg mengatakan pilkada langsung itu rawan politik uang.

Lah, memangnya kalo via DPRD ga rawan politik uang? Justru potensinya lebih besar. Seperti saya tulis di atas, anggota DPRD malah kian mudah memeras para calon kada agar mau memilih mereka.

Jika calon kada melakukan politik uang ke masyarakat, yaa bagus. Minimal rakyat langsung yg terima, meski ya tetap saja terhitung sebagai duit haram. Tapi bisa dipastikan rakyat bisa menilai dan akan enggan memilih calon kada yg melakukan praktik money politics.

Yg konflik horizontal itu siapaaa....?? Saya baca di berita, jarang sekali ada masyarakat yg bentrok gara2 pilkada langsung. Itu mah kalian saja yg memprovokasi sehingga (seolah-olah) terjadi keributan.

Lagipula, pilkada langsung sebenarnya sudah dilakukan sjeak jaman dulu kala. Pemilihan lurah, kades, sudah sering dilakukan secara lansgung. Ga ada masalah toh?

Intinya: ANGGOTA DPR KMP ITU MEMANG HAUS KEKUASAAN DAN BAKAL BOKEK, MAKANYA MEREKA MENGELUARKAN KEBIJAKAN YG TIDAK PRO RAKYAT INI!

Gambar dari sini.

Moral story:

- PERCAYAI anggota DPRD yg ANDA PILIH, tapi TIDAK PERLU PERCAYA dg anggota DPRD lain!

- jika pilkada dilakukan tidak langsung, saya yakin kita tidak akan pernah tahu Jokowi, Risma, Ahok, ataupun Ridwan Kamil!

- simak pernyataan Ahok di atas!

- silakan baca chirpstory ini.

Update 10 Sept 2014:

Kemarin saya sempat berbincang dengan Teungku Alex dan rekannya @agenmossad. Ternyata konflik horizontal itu ADA dan REAL, dalam hal ini kasus terjadi di Papua. Namun sebenarnya konflik horizontal yg terjadi TIDAK SELALU disebabkan oleh pilkada, melainkan memang 'turun temurun'. :-(

Posted on Tuesday, September 09, 2014 by M Fahmi Aulia

No comments

9/06/2014

Siang ini, saya iseng2 menulis saran & komentar ke pihak pengembang game Line Ranger. Usai mengirim, saya kirim ke notes group.

Dear rangers di grup ini, saya baru submit beberapa saran ke developer Line Ranger.

Saya harap rangers mau berpartisipasi, baik mengisi saran yg sama (di bawah ini) ataupun menambah saran.

Silakan ke 
https://lg-cs.line.me/fm/public/inquiry/entry

Isi form sesuai dg data.

Lalu di bagian "Inquiry Information" silakan copy paste saran saya berikut (atau saran lain)

Dear line ranger developer,

I have some suggestions for this game.

1. Please kindly increase the friends help, both for the number of friend that we can help either the points (current: 2000. I suggest 5000)

2.Please kindly add feature for trading ranger between user. For example, I can sell my Xan master with specific amount or trade with other ranger(s).

3. For Indonesian player,please kindly give us special gacha event to get good/better rangers. It seems so difficult for us to get good ranger in gacha.

4. Please kindly exclude 3* ranger from 20 rubies and/or 100 rubies,since I think it's not fair to put 'garbage' ranger in costly gacha session. :-(

5. Please kindly add new rangers with Indonesia character. It will attract many people from Indonesia to play Line Ranger,I'm sure of it.

Many thanks, can't wait for hear good respond and news from you,soon.

Si Mas Ganteng

Trims, rangers

Ide mengirim s&k (bukan syarat dan ketentuan) karena nampaknya gamer2 LR di Indonesia terlihat susah sekali bisa menang di sesi battle, padahal jika melihat level dan ranger yg dimiliki, tidaklah kalah dibandingkan dg Thailand atau China.

Yaaa, namanya juga iseng2. Ditanggapi ya seneng, ga ditanggapi, ya awas aja...!! Hahahah..

Bagi para pemain game LR, saya harap mau mengirim s&k. Tidak mesti sama dg s&k saya, bisa jadi lebih baik, lalu dishare link-nya, sehingga bisa ramai2 yg mengirimnya.

Demikian.

Posted on Saturday, September 06, 2014 by M Fahmi Aulia

No comments

9/05/2014

Banyak cara yg digunakan untuk mengakali (nge-trik) game, terutama game yg sedang booming. Line Ranger pun tidak ketinggalan dijadikan object nge-trik ini, terutama setelah ada event baru di awal bulan September 2014 ini.

'Edannya', ga sampai 1 hari dari launch ranger2 baru ini, sudah ada yg berhasil menjadikan mereka master! :-))

Berikut ini info master dari 4 ranger tersebut!





Ok, demikian info event bulan Sept 2014-nya. Mari lanjut ke nge-trik game LR. Well, trik ini belum saya coba, cuma saya dapatkan dari bro M@tuki yg sudah berbaik hati menyusun dan membuatkan trik ini. (TrimsBro@Matuki)

Berikut ini langkah-langkah nge-triknya:

1. Pastikan gadget anda di-root.

2. Unduh filenya. Passwordnya ada di artikel blog ini,yg ada mengandung unsur a keong. ;-)

3. Lakukan langkah2 berikut:
- buka root explorer dan buka folder: data/data/com.linecorps lrgs/lib
- di situ cari file yg namanya libs.so dan libsusul..
- pindah file tersebut ke folder lain untuk jaga" klu ada kesalahan
- gantikan dngn file dari saya ( sblumnya ubah file dari saya yg namanya libs_1.so hpus saja _1 biar jadi libs.so )
-stlah itu cobak masuk lr dan cobak dulu di stage yg biasa dan auto....klu berhasil bisa sprti video tutorial tadi

Silakan mencoba. Error ditanggung sendiri yak! :-))

Artikel lain ttg Line Ranger bisa ditemukan di sini.

Posted on Friday, September 05, 2014 by M Fahmi Aulia

2 comments

9/01/2014

Saya lupa untuk menginformasikan bahwa per tgl 1 September 2014 ini ada event baru di Line Ranger.

Event ini sebenarnya sudah sempat beredar beberapa hari lalu, meski belum ada kepastian dan informasi lebih detail tentang event dan ranger2 baru.

Pagi ini saya mendapatkan konfirmasi dan kejelasan tentang event dan ranger baru ini. Berikut ini informasi mengenai ranger-ranger baru.






Alhamdulillah, dengan gacha 20 saya dapat Special Ranger, Erica. Tanpa tunggu lama, saya segera upgrade ke level 60.

Artikel2 lain tentang Line Ranger bisa diclick di sini.

Moral story:
- main game itu mesti sabaarrrr...!!! :p

Posted on Monday, September 01, 2014 by M Fahmi Aulia

1 comment

8/29/2014

Saya pernah menulis ttg 'pelanggaran' privacy oleh teman Dinda. Beberapa hari lalu terjadi lagi kasus 'pelanggaran' privacy yg menimpa Flo.
Seorang temannya menyebarluaskan 'omelan' Flo di Path, yg seharusnya 'tertutup'.


Dan sontak, Florence menjadi orang yg paling dicari di Jogja. Apalagi dengan tweetnya seperti ini:



Sayapun nge-tweet seperti ini.
Bahkan akhirnya ada pihak rektorat UGM ikut turun tangan


Jelas ini bukan hal sepele!

Akhirnya Flo minta maaf secara terbuka.

Moral story:

- hati2 punya teman yg suka menikam dari belakang (alias musuh dalam selimut). dia akan 'becanda' mengcapture dan menyebarkan postingan anda yg dampaknya ternyata tidak sepele.

- hati2 juga untuk berbagi di media sosial. tidak semua hal perlu dishare kan? ;-)
- mestinya yg dikenai uu ite adalah si pelaku penyebaran, bukan si Flo (catatan: ini saya tulis karena ada yg hendak memperkarakan Flo dg menggunakan uu ite)

Posted on Friday, August 29, 2014 by M Fahmi Aulia

No comments

8/28/2014

Belakangan ini sedang heboh foto mesum dan video panas seorang wanita yg (diduga) PNS Bandung.

Foto mesum dan video panas tersebut konon diambil dari perilaku dan sikap PNS Bandung yg sedang berada dalam kondisi setengah sadar akibat pengaruh minuman keras dan/atau obat-obatan.

Konon wanita cantik (yang diduga) PNS Bandung tersebut berpose seronok dan cukup mesum.

Diduga kuat foto mesum dan video panas ini beredar di banyak kalangan dengan cara transfer melalui bluetooth ataupun mendownload langsung dari situsnya yang cukup banyak beredar dan disebarkan.

Saya tidak tahu persis apakah Ridwan Kamil akan mengambil tindakan terhadap penyebaran foto mesum dan video panas PNS Bandung ini.

Update:

Diduga kuat tokoh perempuan dengan seragam pns Bandung yg berpose mesum ini adalah mantan istri seorang pemusik dari Bandung.

Mari kita tunggu.

Gambar dari sini.

Moral story:

- aparat negara juga manusia, ada yg cabul! ;-)

Posted on Thursday, August 28, 2014 by M Fahmi Aulia

No comments

8/27/2014

Selama lebih kurang 1 bulan terakhir ini, lagu Titanium ini begitu menghebohkan tidak saja di ranah twitter tapi juga saat saya bertemu dengan beberapa teman.

Awalnya saya tidak paham dan tidak tahu dg lagu Titanium ini hingga akhirnya saya dapatkan clipnya dan mendengar lagunya. Oohh...rupanya lagu ini yg sering muncul di iklan sebuah pasta gigi.

Terus terang, saya memang suka (dengan lagunya, bukan pasta giginya). Beatnya memang asyik untuk didengar dan ga bikin ngantuk.

Yang bikin saya dan Mia Wify 'sengsara' adalah kini #mbakMika selalu minta lagu ini disetel di mobil. Kejadian lagi deh seperti lagu2 sebelumnya, One Direction (yg sudah dimodif utk kampanye Jkw-Ahok), Fireworknya Katy Perry, Marry You-nya Bruno Mars, dan yg paling fenomenal, Let It Go-nya Frozen.

Bagi yg belum tahu klipnya Titanium, silakan dicek di bawah ini.

Gambar dari sini.

Moral story:

- lagu yg asyik bisa membuat kita terjaga dan bersemangat

- saya yakin lagu titanium ini dipersembahkan untuk Wolverine =))

Posted on Wednesday, August 27, 2014 by M Fahmi Aulia

No comments

8/20/2014

Di postingan saya sebelumnya, ternyata banyak juga yg komen, terutama ingin di-add sebagai teman di LR. Saya sih tidak keberatan karena itu artinya nambah teman untuk membantu perjuangan saya di game LR. :-)

Namun nampaknya ada bug di template blog saya sehingga komentar yg muncul sangat terbatas. Karenanya saya menulis artikel baru ini utk memudahkan teman2 yg ingin berkomentar dan request add teman kepada saya. ;-) *sok seleb*

Ok cukup curhat dan sok selebnya. Mari kita mulai artikel ini.

Saat artikel ini dibuat, pengembang game LR sedang melakukan update. Skrinsutnya di bawah ini.


Saya belum melakukan update, terutama karena sdg jam kantor sehingga saya tidak ingin terganggu dan tergoda utk main game LR. ;-)

Saya tulis dahulu komposisi tim ranger dari pengalaman saya.
1. Di stage 85-96, gunakan komposisi 3 ranger dg mineral sedikit + 2 ranger dengan kemampuan splash.

2. Untuk melalui dan memenangkan stage 97-108, bisa gunakan ranger dg komposisi: 1 health, 1 balance, 3 splash.

3. Sementara untuk stage 109-120, saya gunakan 1 health, 1 balance, 1 attack, 2 splash. Ganti Soc Cony dg KSM, itu lebih baik.

4. Agar bisa menang di stage 121-127, saya gunakan beberapa komposisi berikut: 1 health, 2 balance, 1 attack, 1 splash.

Update:

5. Untuk di stage 128, saya gunakan 2 splash (KSM + Shu), 1 balance (Chichi), 1 low cost ranger (Red Brown), 1 health (Xan).

6. Di stage 129, komposisinya: 2 splash (KSM, Shu), 1 attack (Dancer King Boss), 1 balance (Chichi), 1 low cost ranger (Red Brown). Jika tidak ada DKB bisa digunakan Songster Cony (Splasher). Jika tidak ada Chichi bisa digunakan tipe balance lain (Masked Moon atau Thunder Brown). Jika tidak punya ranger2 kuat, bisa juga menggunakan 3 ranger murah (1* semodel Glenn, dkk).

7. Di stage 130, saya hanya gunakan 4 ranger. 2 splasher (KSM, Shu), 1 Health (Xan), Red Brown.

Update 26 Agt 2014:

Untuk stage 130, bisa juga kombinasi ranger berikut:
- KSM, Soccon, Shu, Red Brown, Chichi
- Shu, Soccon, Xan, Masked moon, Red Brown
*foto menyusul*

8. Di stage 131, saya gunakan 4 rangers. Soccon, Shu, Xan, Red Brown.

9. Di stage 132, rangersnya sama dg 131, ditambah Chichi. Soccon/Shu bisa diganti dengan KSM atau Songster. Atau Chichi, 3 health (Soccon/Shu/KSM/Songster), Red Brown.

10. Stage 133&134, saya pakai ranger Soccon, Opera James (iya, si culun ini), Xan, Red Brown.

11. Stage 135, saya pakai Shu, Soccon, Chichi, Xan, Red Brown.

12. Stage 136, komposisi tim ranger saya: Songster, Soccon, Opera James, Xan, Glenn.








Kini kita bahas taktik perang/taktik tempur. Di artikel sebelumnya, saya sempat memberikan taktik dari stage 85 hingga 127. Saat ini saya berada di stage 131 sehingga saya rasa perlu dilakukan update utk taktik. *per 26 Agt 2014, saya ada di stage 136.per 2 Sept saya berhasil menang di stage 137. skrg stuck di stage 138*

Taktik Tempur
1. Untuk stage 85-108, naikkan level mineral hingga 4, baru serang musuh. JANGAN naikkan level mineral ke level 8 saat awal permainan, karena kemungkinan kalah akan besar.

2. Musuh di stage 100-108 relatif mudah. Di sini saatnya mendapatkan ranger2 dengan * yg tinggi (4* dan 5*), misalnya Xan, Witch Con. Jadikan mereka master. Skill yg dibutuhkan: jago menghentikan spin.

3. Di stage 109-112, naikkan level mineral hingga level 8, baru menyerang.

4. Di stage 113-127, naikkan level mineral bertahap dg sesekali mengeluarkan ranger untuk menahan serangan musuh. Minimal mineral level 4 baru full konsentrasi menyerang.

5. Di stage 128, taktiknya agak rumit.
a. Keluarkan ranger low cost seraya naikkan level mineral hingga max (8).
b. Biarkan musuh mendekat ke markas, sambil sesekali mengirim ranger2 yg bisa buying time (mengulur waktu) agar mineral kita di kanan atas mencapai maksimal.
c. Saat mineral sudah maks atau HP markas kita sisa 30%, gunakan tornado. JANGAN KELUARKAN RANGER!
d. Ketika musuh sudah cukup dekat lagi dg markas, gunakan es, lalu gunakan friend help. Saatnya utk keluarkan ranger2 yg cukup kuat sebanyak mungkin.
e. Pada saat es hendak 'cair', gunakan invicible + meteor. Terus keluarkan ranger2 kuat (terutama yg splash). TUJUAN UTAMA: MENGHANCURKAN SI DICE!
f. Jika dice sudah hancur, akan relatif lebih mudah untuk menghancurkan sisa musuh

HATI-HATI: Jangan terlalu lama dan santai karena bisa2 'HURRY UP' akan muncul dan pasukan musuh sekelurahan akan menyerang anda! ;-)

6. Stage 129, taktiknya relatif sama dengan 129. Bedanya musuh yg dihadapi lebih kuat dan jarak markas musuh dg markas kita sangat dekat. Perbedaan taktik:
a. Pastikan mineral anda (kanan atas) sudah maks saat hendak gunakan tornado.
b. Usai gunakan tornado, segera gunakan es, lalu kirim friend help, dan keluarkan ranger2 terkuat (splash).
Sisanya sama.

7. Stage 130, taktiknya cukup berbeda dan unik.
a. Segera keluarkan 4 ranger anda secepatnya
b. TIDAK PERLU NAIKKAN LEVEL MINERAL! Tetap di level 1, yg penting bisa menyuplai mineral utk release 4 ranger anda
c. Ikuti poin 5b - 5f di atas

8. Stage 131 dan 132 taktiknya sama dengan poin 5.

9. Stage 133-135 taktiknya sama, yakni:
a. Keluarkan ranger low cost seraya naikkan level mineral hingga max (8).
b. Biarkan musuh mendekat ke markas, sambil sesekali mengirim ranger2 yg bisa buying time (mengulur waktu) agar mineral kita di kanan atas mencapai maksimal.
c. Saat mineral sudah maks atau HP markas kita sisa 30%, gunakan tornado. Berbeda dg poin 5, saat hendak menekan tornado,pastikan mineral kita cukup utk melepaskan ranger2 kita. Saat tornado membawa musuh kembali ke markasnya, cepat2 lepaskan ranger2 yg splasher sebanyak mungkin.
d. Begitu musuh TEPAT berada di markasnya, LANGSUNG tekan ice utk freeze musuh2nya. SEMESTINYA ranger2 anda sudah berada di dekat markas musuh. Pada saat ini tekan Friend Help utk mendapatkan bantuan.
e. Saat freeze hampir habis, tekan invicible, serang terus lalu tekan meteor. Pepet terus! Mestinya sukses! Good luck

10. Stage 136 saya menggunakan takti seperti berikut:
a. JANGAN LEVEL UP MINERAL! Tetap di level 1
b. Langsung keluarkan Glenn, Xan, Songster, Opera James
c. Berikutnya keluarkan Soccon, dan ranger2 splasher lain.
d. Saat musuh berbentuk jeruk mengalahkan Xan, segera tornado lalu freeze
e. Ketika sudah dekat marka musuh, keluarkan help friend, lalu saat musuh lepas dari freeze segera invi
f. Sekitar 5 detik kemudian, kirim meteor
g. Mestinya musuh kalah
POINNYA: Pepet musuh di markas!

11.Stage 137 saya gunakan taktik sebagai berikut:
a. Keluarkan Glenn dan Rei utk menahan musuh seraya menaikkan level mineral hingga max (level 8).
b. Keluarkan ranger2 splasher utk menyerang. Kerahkan semaksimal mungkin, meski ranger2 kita akan terdesak.
c. ikuti taktik 9c,9d, dan 9e.
Good luck!

Tips Gacha! ;-)

Berikut tips + trik utk mendapatkan ranger2 yg bagus (5*)

Kalian beli gacha friendship dulu. Habisin friendshipnya terus baru beli gacha ruby 20 atau 100.
Kalo mau saran beli yang 100.
Yah itu sih tergantung hoki juga bang. Have fun yah^^

Tips trik dari Ferdi

------

Aku friend Ship Sampek Ada Ranger Warna hijau Kayak Edward Yaitu Toti Ehhh Baru Gacha 20 Rby Langsung nyangkut

Tips trik dari INTEL

------
Tips buat gacha juga hehe :)
Pertama beli kan friendship poin sampe dpat bintang 2 lalu baru beli gacha 100 rubi :) factor face juga berlaku hahahaha :) just have fun lets gachaa

Tips trik dari Kevin

-----
Tips terbaru utk gacha:
- simpan glenn seperti posisi ini, lalu lakukan gacha 100 ruby!


Hasil gachanya seperti ini:

Lumayan kan, dapat Chichi, Mully, Bernard, Cherina? ;-)

Good luck! :-)

Gambar dari sini.

Artikel ini pindah ke blog baru khusus Line Rangers.

Moral story:

- hati2 kecanduan game! *keplak2 diri sendiri*

Posted on Wednesday, August 20, 2014 by M Fahmi Aulia

44 comments

8/17/2014


Saya menulis artikel ini terkait dengan kasus yg menimpa Aa Gym baru-baru ini.

Bismillah,

Salaam, Aa Gym.

Melalui artikel ini saya hendak menyuarakan hati saya terkait dengan musibah (jika memang layak disebut demikian) yg dialami oleh Aa Gym.

Malam kemarin, ketika saya sign in ke akun twitter saya, mendadak banyak orang menyinggung nama Aa Gym. Apabila nama Aa disebut di twitter, berdasarkan pengalaman saya selama ini, selalu ada hal yg menarik untuk dicermati dan bisa dijadikan pelajaran oleh kita semua. ((KITA))

Disertai dengan sedikit usaha, termasuk informasi yg diberikan oleh teman saya, Adiguna, akhirnya saya menemukan penyebab Aa Gym dibahas. Yakni adanya tweet porno yg di-fave (favorit) oleh 'Aa Gym'. Tak ayal lagi, para tweeps banyak membahas ini.

Sengaja saya tidak pasang skrinsut fave itu di sini. Tidak ada manfaatnya buat saya. Namun, ada beberapa hal yg menarik yg bisa saya ambil pelajaran dari kasus ini.

Pertama, Aa Gym tidak mau untuk berkata jujur mengenai apa yg terjadi. Apabila memang Aa Gym pernah khilaf untuk menekan tombol fave untuk tweet porno itu, akui saja. Ulama juga manusia, yg pernah salah. Rasululloh SAW saja pernah salah.

Alih-alih untuk memberikan penjelasan, Aa Gym malah meng-tweet hal berikut:

Kesan yg saya tangkap, Aa Gym berusaha mengalihkan (baca: menuduh) bahwa ada pihak lain yg melakukan hal itu. Saya merasa tweet Aa BUKAN JAWABAN melainkan lebih ke arah mengalihkan permasalahan/melempar bola panas. Padahal Aa sering menganjurkan untuk berkata jujur. Alangkah lebih baik, jika Aa berkata/nge-tweet seperti berikut

"Maafkan Aa atas kehebohan yg terjadi akibat adanya tweet porno yg sempat di-favorit. Ini adalah kecerobohan Aa."

Kedua, ini terkait dengan poin 1 sebenarnya.

Akun Aa, sepengetahuan saya, TIDAK ADA admin. Hal ini saya perhatikan, apabila memang benar ada admin, maka 'mestinya' Aa pernah nge-tweet juga dengan tanda yg khas. Pak SBY misalnya memberikan 'tanda' -SBY- apabila beliau yg LANGSUNG nge-tweet.

Sementara Aa, di tweetnya yg ke 11 ribu lebih, saya perhatikan (meski tidak semuanya) tidak pernah ada tanda khusus yg membedakan Aa dengan admin (jika ada). Dengan demikian, asumsi saya, Aa sendiri yg nge-tweet, meski seringkali saya melihat bahwa tipe tweet yg muncul lebih 'cocok' dilakukan oleh admin.

Kaitannya dengan poin 1, jika memang Aa yg melakukan fave, seperti saya tulis di atas, hendaknya Aa berkata jujur. Sebaliknya, jika bukan Aa yg melakukan (baca: admin), maka sampaikan juga dengan bahasa yg baik. Misalnya

"Maafkan kecerobohan admin akun Aa ini sehingga menimbulkan perbincangan yg tak sedap" atau sejenisnya. Aa lebih mumpuni untuk menyusun kata2 yg baik daripada kata2 saya di atas.

Tidak adanya penjelasan yg dilakukan oleh Aa mengakibatkan banyak orang (terutama hater) yg menggunjingkan hal ini. Janganlah Aa bersenang hati dengan gunjingan ini, dengan mengharap pahala akan mengalir dari para penggunjing, namun sikap Aa sendiri yg tidak clear menjelaskan hal ini yg membuat mereka melakukan hal ini.

Istri saya, Mia Wify, dia mengajarkan kepada saya agar jangan melakukan perbuatan yg membuat orang lain berdosa.

Seperti saya katakan, ketidakjelasan Aa membuat banyak orang menjadi penggunjing, tukang ghibah, seperti yg pernah menimpa diri Aa ketika melakukan poligami dahulu.

Ketiga, berkelit yg tak jelas.

Beberapa tweet sempat saya lihat berusaha membela Aa. Mereka menyebutkan bahwa yg melakukan fave itu admin Aa. Ada juga yg menyebutkan bahwa akun Aa di-hack, dst dst. Intinya, mereka berusaha membuat Aa tidak bersalah.

Kembali pada 2 poin di atas, Aa mestinya menjelaskan dan mengklarifikasi semua ini. Satu lagi Aa, JANGAN BERLINDUNG/MENGHINDAR dengan ALASAN DIHACK. Sesungguhnya alasan seperti itu adalah seburuk-buruk alasan.

Aa, tahukah bahwa masyarakat kian pandai? Tidak sepenuhnya mudah percaya dengan alasan hack? Apalagi jika melihat 'keutuhan' tweet dan akun Aa yg, setahu saya, tidak banyak mengalami perubahan.

Keempat, panik.

Alasan hack adalah kepanikan Aa karena 'kecolongan' fave tweet tidak senonoh. Seperti saya sebut di atas, itu adalah 'lame excuse'. Jangan pernah menggunakan alasan itu, apalagi Aa sendiri masih bisa menggunakan akun Aa.

Saya justru melihat bahwa ada pihak yg panik karena kasus ini. Entah Aa atau admin akun tersebut. Kepanikan bisa dilihat dari HILANGNYA TWEET2 FAVORIT yg ada di akun Aa. Dari beberapa skrinsut, akun Aa pernah meng-fave banyak tweet, namun usai kasus ini semuanya hilang.

Dugaan saya, Aa (atau admin) tidak ingin kecolongan (lagi) sehingga 'membabat' semua tweet fave yg pernah dilakukan.

Aa Gym,

Saya sendiri hingga sekarang masih menaruh dan menyimpan pikiran positif terhadap kejadian yg menimpa Aa. Beberapa waktu lalu Pak Tiffatul juga pernah mem-follow akun porno, demikian juga dengan Gus Sholah.

Khusus untuk Gus Sholah, saya lihat beliau mungkin pernah memberikan authorize pada saat meng-klik sebuah berita. Dugaan yg sama mungkin Aa lakukan. Namun karena sudah panik, maka Aa malah melakukan blunder.

Aa Gym,

Surat terbuka saya ini, insya ALLOH, bukan bermaksud untuk menghina ataupun merendahkan Aa Gym. Saya menulis ini justru berniat agar para hater tidak punya 'amunisi' untuk menyerang Aa. Caranya, ya Aa mesti menjelaskan dg terbuka.

Mengakui kesalahan lebih baik daripada menutup-nutupi kesalahan, apalagi malah membuat persoalan kian melebar ke hal2 yg tidak penting. Rasa2nya Aa pernah mengajarkan hal ini.

Seperti yg pernah Aa lakukan ketika heboh poligami dulu, yakni dengan melakukan klarifikasi, membuat orang2 tidak lagi menduga atau berspekulasi apakah benar Aa berpoligami atau tidak? Adapun alasan Aa berpoligami ya itu urusan pribadi Aa, maka menjadi aneh ketika banyak yg mengomentari alasan Aa. Meski banyak juga yg menyayangkan alasan Aa terlalu klise.

Sempat tebersit 'suudzon' di benak saya. Aa tidak melakukan klarifikasi karena takut terulangnya hal yg sama pada pesantren dan bisnis Aa, yakni ramai2 diboikot yg berujung pada (saat itu) kolapsnya bisnis-bisnis unit yg dikelola Aa.

Wallahualam. Saya segera hapus suudzon tersebut dan kembali berpikir positif.

Aa Gym,

Saya minta maaf jika dalam surat terbuka ini ada kata2 yg tidak berkenan. Mengutip ucapan Aa dalam tausiyah2 yg pernah saya ikuti,"semua yg baik dari ALLOH, sementara yg salah dari saya". Saya tidak suka kutipan ini sebenarnya, namun untuk hal ini saya bersedia menuliskan kutipan tersebut.

Semoga bermanfaat. Dan sesungguhnya manusia yg beruntung adalah yg hari ini lebih baik dari hari kemarin.

Salaam ya Aa untuk teh Rini dan teh Ninih serta keluarga besar Aa.

- bukan santri DT, tapi pernah rajin ke DT -

Foto dari sini.

Moral story:

- saya bukan hater Aa Gym, meski seringkali mengkritik dan tidak setuju dg pendapat Aa Gym

- saya juga bukan fans Aa Gym, dengan membela mati2an beliau.

- I'm nobody. And nobody is perfect. ;-)

- ustad juga manusia, dia bisa salah. tapi jika salah yg dilakukan tidak diakui atau tidak dijelaskan, ya makin salah ;-D

Berikut ini beberapa tweet saya terkait kasus Aa Gym:


Posted on Sunday, August 17, 2014 by M Fahmi Aulia

No comments

8/02/2014

Dear Pak Mahfud MD, saya kembali menulis artikel (agak) serius ini usai membaca artikel anda di sini. Sebuah artikel yg ditulis, menurut saya, oleh seseorang yg 'buta' dengan kondisi sebenarnya bahkan cenderung untuk membela mati-matian jagoannya dengan melupakan 'kejahatan' yg dilakukan tim-nya. Seolah-olah timnya merupakan tim yg beraktivitas dg 'bersih'.

Saya akan komentari tiap pernyataan anda yg anda tulis di sana.

CAPRES Prabowo memang sangat fenomenal. Bayangkan, sekitar enam minggu sebelum pemungutan suara, elektabilitas Prabowo kalah jauh (22 %) terhadap Jokowi (46 %).

Tapi, saat pemungutan suara ternyata Prabowo mampu menempatkan dirinya seimbang dengan rivalnya itu. Bahkan, Tim Prabowo-Hatta meyakini Prabowo menang. Itu pun, Prabowo dikeroyok oleh lawan-lawannya melalui sekelompok media massa secara brutal, jauh dari kaidah pers dengan segala kode etiknya. Hantaman media terhadap Prabowo tidak hanya melalui pemberitaan yang tidak imbang melainkan secara brutal melalui mutilasi berita, dilepas dari konteksnya, sehingga Prabowo selalu disudutkan.

=== Pak Mahfud, anda seakan-akan menutup mata dengan tindakan kampanye hitam dan negatif yg dilakukan tim anda terhadap Jokowi. Sedemikian masifnya aktivitas kampanye hitam dan negatif yg dilakukan, bahkan melibatkan kiai dan ulama ikut melakukan FITNAH thd Jokowi, terutama terkait keturunan, agama yg dianutnya. Banyak orang yg taklid buta, mempercayai begitu saja berita2 FITNAH itu hanya karena ULAMA ikut MENYEBARKANNYA.


*kutipan diambil dari berita ini*

Hal lucu lain adalah pernyataan Prabwo dikeroyok oleh sekelompok media massa brutal. Apakah Pak Mahfud tahu betapa besarnya kelompok media massa yg dimiliki oleh Aburizal Bakrie dan Harry T? Jika hendak dibandingkan dari sisi media televisi, yg saya tahu, hanya Metro TV yg sejak awal mendukung dan banyak memberitakan Jokowi. Sementara TV One? Berita negatif dan fitnah terus dilancarkan, menjadi selingan saat review mengenai piala dunia.

Belum lagi kasus Obor Rakyat. Mengapa anda tidak berusaha mencegah penyebarannya? Minimal berusaha menceritakan kebenaran? Ah, saya lupa, posisi anda sedang bersebrangan. Selama bukan jagoan anda yg 'difitnah', anda tidak akan ambil pusing. Ya ya ya..

Jadi pernyataan anda bahwa Prabowo dikeroyok media massa, bagi saya, sangatlah absurd dan DELUSIONAL. ;-)

Bukan hanya Prabowo yang dibegitukan, Tim Prabowo-Hatta pun dibantai secara sadis. Tiga hari sebelum KPU mengumumkan hasil penghitungan suara, sebagai Ketua Timkamnas Prabowo-Hatta, saya diwawancarai oleh tiga televisi tentang peluang Prabowo. Saya jawab, kami yakin Prabowo-Hatta menang, tetapi jika ternyata nanti kalah, saya akan kembalikan mandat karena gagal mengantarkan kemenangan Prabowo-Hatta.

Saya takkan ikut tim hukum karena tim hukum dan timkamnas tugasnya berbeda. Ternyata, salah satu media memutilasi berita itu dengan menyiarkan secara berulang-ulang, “Mahfud MD kembalikan mandat karena gagal memenangkan Prabowo Hatta.”

Beritanya dimutilasi dengan membuang bagian atas dan bagian bawahnya. Pada rapat resmi Tim Prabowo-Hatta tanggal 20 Juli 2014 di Four Season Hotel ada semangat banyak tokoh di lingkungan Prabowo-Hatta untuk menggugat ke MK.

=== Pak Mahfud, coba anda cek lagi pernyataan anda di Youtube yg saya kutip di artikel saya sebelumnya. Kecuali anda memang memang amnesia atau mengalami delusional saat sedang diwawancara, saya memakluminya.

Saat itu saya meminta data real count internal dan berbagai temuan tim saksi dan data yang ditangani oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Saya katakan sebagai ketua timkamnas, saya belum pernah mendapat data apa pun, padahal kalau akan menggugat ke MK, harus ada kepastian tentang signifikansi kesalahan penghitungan dan terjadinya pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan masif.

Kalau tidak cermat, kita bisa terjerumus. Rupanya perdebatan di hotel itu bersebar ke wartawan karena memang sangat banyak yang hadir meski resminya yang boleh masuk dibatasi. Ketika pers mengonfirmasi hal itu maka saya pun membenarkan mengajukan pertanyaan itu. Eh, beritanya dijadikan panas. Ditulis, “Mahfud Kecewa pada PKS”, "Mahfud Tak Dapat Data Apa pun dari PKS”.

=== Pernyataan ini no komen. Saya melihatnya anda berusaha membela diri (+ PKS) serta menyalahkan media lain. ;-D

Isinya sekilas benar, tetapi sejatinya mengadu domba antara saya dan PKS. Begitu juga soal penarikan diri dari proses rekapitulasi suara di KPU yang terkait dengan peran Akbar Tanjung. Pers tahu bahwa rapat timkamnas yang dipimpin langsung oleh Prabowo tanggal 22 Juli 2014 itu memutuskan menarik diri dari proses rekapitulasi di KPU sesuai dengan usul Akbar Tanjung. Rapat itu memang tidak steril karena memang banyak yang ikut nimbrung.

Sebagai ketua timkamnas, saat ditanya pers, saya jelaskan sebagai informasi biasa. Kepada pers saya katakan bahwa pada rapat itu memang muncul tiga opsi. Pertama, langsung menyiapkan gugatan ke MK; Kedua, menerima keputusan KPU dengan legawa sebagai realitas politik; Ketiga, menolak untuk melanjutkan rekapitulasi karena KPU tidak prudent dan tidak mengindahkan rekomendasi-rekomendasi Bawaslu.

Alternatif ketiga ini diusulkan oleh tim Akbar Tanjung dan saya ikut membahasnya pada dini hari di rumah Akbar Tanjung. Saya sangat setuju usul Bang Akbar asal Prabowo setuju. Ternyata, rapat Tim Prabowo-Hatta siang harinya menyambut dengan semangat dan setuju dengan usul Akbar Tanjung. Itulah yang saya konfirmasikan kepada pers sebagai informasi biasa.

Tetapi, berita biasa dan usul bagus dari Akbar Tanjung itu menjadi panas karena digoreng dengan judul-judul berita yang provokatif. Ada yang menulis, “Akbar Tanjung Biang Pengunduran Diri Prabowo”, “Inisiatif Pengunduran Diri Prabowo datang dari Akbar Tanjung”, dan judul-judul lain yang memojokkan Akbar Tanjung.

Gorengan berita ini dijadikan alat oleh lawan-lawan politik Akbar Tanjung di Golkar dengan ikut menuduh Akbar sebagai biang kerok yang dikesankan jelek, padahal usulnya adalah usul yang baik dan disetujui oleh rapat secara bulat. Loyalis Akbar pun kemudian ada yang menyerang saya. Ada yang mengatakan saya membocorkan rahasia rapat, padahal itu bukan rahasia dan pers sudah tahu sendiri apa yang dibicarakan dalam rapat.

=== No komen juga. :-)

Ada yang menuduh saya disusupkan oleh Luhut Panjaitan dengan alasan saya teman dekat Luhut. Padahal, kedekatan saya dengan Luhut justru menjadi retak ketika saya memberi tahu padanya bahwa saya akan bergabung dengan Prabowo-Hatta. Ada juga yang menyebarkan foto-foto saya yang sedang mengacungkan dua jari sambil menuduh saya berkomplot, mendukung capres nomor 2.

Padahal, foto-foto tersebut adalah foto-foto lama yang sudah beredar saat kampanye untuk PKB pada Pileg Maret/April 2014. Karena, saat itu saya berkampanye untuk PKB yang merupakan kontestan pileg nomor urut 2 maka saya banyak berfoto dengan dua jari. Gorengan-gorengan, mutilasi berita, dan sodokan atas Prabowo dan para pendukungnya ini dipastikan terus berlangsung sampai keluarnya vonis MK.

Sebab ada yang punya target, “pokoknya Prabowo harus kalah”. Semoga setelah keluarnya vonis MK, semua selesai dengan damai dan kita terus membangun politik yang lebih beradab.

MOH MAHFUD MD
Pakar Hukum Tata Negara

=== Di bagian terakhir, saya lebih banyak no komen. Selain saya tidak tahu persis detail masalahnya, saya pribadi tetap melihat anda berusaha ngeles terus menerus. Apalagi berita dan sanggahan anda ini muncul sekian lama setelah 22 Juli 2014. Bagi saya, waktu sekian lama untuk memberikan sanggahan merupakan 'kesalahan' karena (dugaan saya) anda sengaja membuat opini berkembang sedemikian rupa baru anda menyanggah dan (seolah-olah) anda bersih. ;-)

Benar ucapan salah seorang teman saya, Excel, yg menyatakan anda adalah politikus sehingga tidak bisa dipercaya ucapannya karena pagi kedelai sore sudah tempe. Dan di mata saya, kenegarawanan anda sudah sedemikian luntur yg membuat saya KEHILANGAN RESPEK terhadap APAPUN pernyataan yg anda keluarkan. Baik itu untuk membela Prabowo ataupun 'seolah-olah' netral. :-)

Moral story:

- saya tidak pernah mau percaya lagi dg pak Mahfud :-)

Posted on Saturday, August 02, 2014 by M Fahmi Aulia

No comments

7/26/2014

Saya memberi saran ini berdasarkan pengalaman pribadi. Sudah sekian lama waktu berlalu sejak saya menjadi suami dari Wify dan sekian lama juga saya menemani dia berbelanja, baik di pasar tradisional maupun di pasar modern (mall). Entah itu berbelanja kebutuhan sehari-hari maupun berbelanja baju, aksesoris, dan barang2 lainnya.

Pada awalnya saya tidak pernah memperhatikan (dengan serius) sikap pasangan yg sedang berbelanja. Hingga satu waktu, ketika menemani Wify berbelanja di pasar tradisional dan dia sedang menawar barang, saya melakukan pengamatan terhadap sekeliling saya.

Saya melihat bahwa JARANG sekali ada suami yg menemani istrinya berbelanja di pasar tradisional. Rata-rata ibu2 itu sendirian berbelanja. Ataupun jika ada laki2 yg menemani, ternyata anaknya.

Sejak saya kecil, saya sudah terbiasa menemani Mama pergi ke pasar, apalagi saya anak laki-laki pertama yg otomatis tubuh saya lebih besar (duluan) daripada adik2 saya. Awalnya saya mengeluh (dan keluhan ini berulang juga di kesempatan2 lain) pada saat menemani Mama belanja. Terutama saat beliau menawar (dengan sadis) harga sayur atau kebutuhan dapur lainnya. ;-)

Toh memang pada umumnya perempuan seperti itu. Menawar harga dengan gila2an di pasar tradisional dan menerima begitu saja harga yg ditetapkan mall. Sungguh suatu sikap yg tidak adil! *halah, salah fokus* 

Kembali ke topik, masih flashback dulu.

Hal yg pernah bikin saya terheran-heran adalah ketika saya menemani Mama belanja, lalu papasan dengan anak perempuan yg juga sdg menemani ibunya berbelanja. Kami berhenti di tempat sayur yg sama. Ketika ibu masing2 sdg menawar, anak perempuan menatap saya penuh keheranan. Lalu saat ibunya selesai duluan, seraya berjalan si anak perempuan itu bertanya kepada ibunya"Bu, itu anak laki2 ngapain ke pasar?" 

Suaranya cukup kencang dan saat itu hal yg terlintas di pikiran saya adalah,"HEEYYYY...APA ADA YG SALAH JIKA ADA ANAK LAKI2 MENEMANI IBUNYA BELANJA???? HALLOWWWW...???" 

Ok, pikiran saya bisa dibilang naif, apalagi utk ukuran anak kelas...err...anak yg masih muda banget lah. ;-) 

Tapi ternyata pemikiran seperti itu mempengaruhi kehidupan saya di masa mendatang, termasuk saat sudah menjadi suami.

Hingga saat ini, alhamdulillah, saya tidak pernah mengeluh jika menemani Wify berbelanja, ke manapun dan belanja apapun. Saya menikmati apa yg saya perbuat. Jika saya perhatikan di pasar tradisional, di jaman sekarang ini nampaknya masih sedikit suami yg mau menemani istrinya belanja. Becek, berat, bla 3x, mungkin menjadi alasan mereka.

Tapi toh hal yg sama juga saya temukan di mall2. Seringkali saya melihat para lelaki (entah suami ataupun pacar) dengan raut wajah yg bosen 1/2 mampus menemani pasangannya memilih baju atau sayur. Malah seringkali saya temukan para lelaki itu lebih memilih duduk2 di luar ataupun nongkrong di lokasi yg jauh dari tempat pasangannya berbelanja.

Ya bagi saya sih, enjoy saja semaksimal mungkin. Prinsip saya,"lebih baik menemani istri belanja, daripada istri cari laki2 lain (baca: selingkuh) gara2 nyari orang yg mau menemani belanja" :-D
Lalu ada komentar dari lae Winner seperti tweet di atas. Aduuuhh...gimana ya respon saya? :p

Mata jelalatan, ya mgkn saja, lah saya sudah bilang kadang saya mengamati orang lain di sekeliling saya. Cuci mata kalo istilah yg biasa digunakan, dengan asumsi yg diliat adalah cewe2 atau mahmud2, heheh.

Well, tidak sepenuhnya salah, karena (lagi2) saya kan suka mengamati orang lain *hahaha..keukeuuuhh...* meski biasanya jarang terjadi karena Wify cukup 'gesit' untuk berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. 

Lagipula, bagi saya, menemani berbelanja adalah salah satu momen untuk mengenal istri lebih dekat. Kadang istripun butuh opini/pendapat dari suami mengenai barang yg hendak dia beli. Entah warna sepatu, corak baju, kecocokan jilbab dengan baju, dst dst.

Alasan saya mungkin terdengar basi atau klise. Tapi memangnya saya peduli? ;-)

Gambar dari sini dan sini.

Moral story:
- menemani istri belanja itu menyenangkan

- salah satu keuntungan menemani istri belanja, saya bisa 'nebeng' nyomot beli cemilan2 yg saya suka, hihihi... ;-)

- hasil menemani Mama ke pasar tradisional, saya jadi tega nawar, tidak saja ke pedagang tradisional tapi juga saat menawar harga ke vendor, hahaha... :-))

Posted on Saturday, July 26, 2014 by M Fahmi Aulia

No comments

7/24/2014



Usai sudah KPU menetapkan pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla sebagai peraih suara terbanyak di Pilpres 2014 ini. Dan itu berarti saatnya mereka mulai bekerja, meski masih belum resmi karena pengukuhan (pelantikan) mereka menjadi Presiden dan Wapres RI 2014 - 2019 baru dilakukan Oktober 2014 mendatang.

Namun bukan berarti mereka lantas diam begitu saja.

 Siang ini saya temukan link (tautan) menarik, berisi daftar orang-orang yg dinilai punya kompetensi dan MAU BEKERJA yg dinominasikan menduduki jabatan sejumlah menteri. Anda bisa lihat di sini atau klik di tweet saya di atas.

'Gatel' usai membaca (detail) nama kandidat, saya pun nge-tweet beberapa hal sebagai berikut:


Di tweet akhir, seperti biasa saya beri komen 'ndak penting' ;-D
Menarik sekali mengetahui cara Jkw-JK dalam 'mencari' orang yg hendak dijadikan menteri. Terlebih masyarakat 'diperbolehkan' memberikan saran dan pendapatnya, untuk mengajukan nama calon menteri yg mereka harapkan dengan cara mengisi bagian yg masih kosong.

Sebenarnya tidak terlalu aneh membaca nama-nama yg tercantum, terutama bagi yg rajin mengamati perkembangan industri, pendidikan, maupun hukum. Beberapa nama bahkan sudah sering muncul di layar kaca untuk menyampaikan opininya pada saat pilpres.

Toh, memasukkan nama Ridwan Kamil (Walikota Bandung) sebagai salah satu kandidat Menteri Perumahan Rakyat merupakan kejutan bagi saya, melihat adanya rivalitas yg cukup serius pada saat Pilpres kemarin antara Prabowo (Gerindra) dengan Jokowi (PDIP). Tapi ternyata saya melihat bahwa Jokowi - JK memang (serius) mencari orang yg MAU BEKERJA. Memasukkan nama RK tidak salah, jika kita melihat perubahan2 yg dilakukannya pada saat mengurus Bandung sejak dia menjabat.

Walau demikian, saya sempat 'terusik' dengan tidak munculnya nama Ahok (Basuki TP) dalam kandidat menteri meski pada akhirnya saya menyadari bahwa (warga) DKI Jakarta masih membutuhkan 'sentuhan' Ahok untuk membereskan daerah ini.
Silakan cek aksi Ahok yg terbaru! ;-)
So, mari kita pilih orang2 yg memang kompeten dan MAU BEKERJA agar bisa memajukan bangsa Indonesia ini. Eh, tentunya mesti didukung oleh masyarakat. Jika tidak didukung, maka program2 sebagus apapun dari mereka (Pemerintah) tidak akan berhasil jika masyarakatnya tidak mau mendukung, termasuk mengubah mental yg selama ini sudah cukup akut (naik kendaraan melawan arus, motor naik trotoar, dst dst).

Semoga sukses...!!

Gambar dari sini.

Moral story:

- pemerintahan yg bagus tidak akan berhasil tanpa dukungan rakyat

- memilih JKW - JK bukan berarti selalu mengiyakan dan nurut. TETAP KRITIS!

- meski ada beberapa nama dari parpol pendukung mereka, saya melihat Jokowi - JK berusaha 'netral' dengan membiarkan masyarakat yg memilih. Setidaknya koalisi tanpa syarat yg mereka ajukan masih relatif bersih (hingga saat ini). Mengajukan calon dari partai pendukung, menurut saya, tidak ada larangan karena toh yg nanti yg terpilih adalah yg suaranya terbanyak :-)

- mudah2an cara pemilihan menteri ini tidak di-nyinyir-i kubu sebelah yg masih berkutat di urusan jumlah suara ;-)

Posted on Thursday, July 24, 2014 by M Fahmi Aulia

No comments