10/31/2013

Ternyata saya masih menyimpan draft tentang kelakuan pejabat2 tengik dan (agak) ga waras serta pongah dan semena-mena ... (silakan tambahkan kosa kata yg dirasa cocok).

Beberapa waktu lalu, kita sempat mendengar (dan membaca) adanya tingkah Zakaria Umar Hadi yg memukul pramugari sebuah maskapai penerbangan. Profil ZUH sendiri ternyata ada di wikipedia! ;-D



Foto dari sini.

Belum lepas ingatan kita tentang sikap sewenang-wenang ZUH, beberapa waktu terakhir ini ramai diberitakan juga kelakuan ngawur pejabat. Kali ini dilakukan oleh Komisioner Ombudsman, Azlaini Agus, yg dikabarkan menampar pegawai Angkasa Pura (semula diberitakan pegawai penerbangan terbesar di Indonesia).


Azlaini Agus sendiri melakukan klarifikasi mengenai kasus penamparan ini. Membaca 'klarifikasi' yg dilakukan, saya cuma cekikikan saja karena isinya bukan klarifikasi, melainkan pembelaan membabi buta yg (menurut saya) ngawur. Dia mengatakan tidak berurusan dg karyawati Garuda. Ya memang benar, karena masalahnya adalah dg karyawati Angkasa Pura.

Bantahan dia mengenai tidak melakukan penamparan, menurut saya, bisa dipatahkan dengan foto korban berikut ini.


Melihat kelakuan 2 pejabat tukang tampar ini, saya jadi pengen nampar juga! Hahaha... Maksud saya, saya ga heran2 banget sih. Mereka sudah biasa dimanjakan oleh penghormatan dan kenyamanan2 lain yg didapat saat menjadi pejabat. Akibatnya, mereka tidak terbiasa utk mendapatkan layanan eksekutif!

Wahai bapak/ibu pejabat, jaman sekarang bukan lagi jaman pejabat yg disembah2. Justru kalian yg mesti lebih mawas diri dan menjaga sikap karena kian banyak masyarakat yg mengerti hak mereka. Jangan macem2 lah pokoknya!

Masih suka menampar? Silakan menikmati hasilnya deh! ;-D

Moral story:
- pejabat2 Indonesia masih manja

- era sudah berubah, bagi para pejabat, sudah bukan waktunya lagi anda bisa (terus) membodohi rakyat

- kasus serupa tapi tak sama, bisa dibaca di sini.

Posted on Thursday, October 31, 2013 by M Fahmi Aulia

No comments

10/27/2013



Saya bukan orang yg suka diet, itu hal pertama yg mesti saya sampaikan. Apalagi diet yg gila-gilaan sampe ga makan ini itu. Nope, saya bukan tipe orang yg mau 'berkorban' seperti itu.

Penyebabnya sepele saja. Saya mesti mensyukuri apa2 yg telah diberikan oleh ALLOH SWT kepada saya. Caranya ya salah satunya dg menikmati makanan dan segala hal, tentunya dengan porsi yg normal, tidak berlebihan.

Sejauh ini sih, saya tidak merasa saya berlebihan kok. Kalopun perut saya jadi buncit dan berat badan saya bertambah, yaaa itu karena saya memang termasuk orang2 yg berbahagia. :-) *halah, apa hubungannya?*

Anyway, kembali ke bahasan OCD.

Bagi anda yg tidak tahu/belum tahu mengenai OCD, anda bisa membaca artikelnya di sini.
 Seperti saya katakan di awal, sejak kemunculannya saya sudah tidak merasa sreg dg OCD. Ya mungkin karena cara diet-nya yg menurut saya tidak manusiawi. Meski demikian, saya bukan berarti melarang OCD. Hanya saja, mesti mengukur kemampuan diri apabila hendak melakukan OCD.

Sekilas, OCD mirip dg puasa yg biasa dilakukan umat Islam. Bedanya, ya kalo di OCD masih boleh minum air putih dan teh manis selama proses (silakan cek saja di file .pdf di atas).

Bagi saya, puasa ala OCD ini sifatnya nanggung. Puasa (secara Islami) kagak, tapi makan juga ga boleh. Saya sendiri kalo puasanya nanggung, apalagi jika bukan puasa secara agama, saat pasokan karbo menurun 'drastis' (baca: dipaksa ga boleh dikonsumsi) bisa berdampak saya jadi lemes yg serba nanggung jugak. Minum saja jelas tidak membantu saya.

Dan saya cantumkan juga info dari lapak sebelah, mengenai banyaknya orang yg kesehatannya malah jadi terganggu akibat melakukan OCD (tanpa, seperti saya bilang, mengukur kemampuan diri).

So, anda mau melakukan OCD ya boleh2 saja...tapi mesti bertahap, tidak langsung mengubah (drastis) pola makan anda. Kecuali yaaa...sudah siap masuk rumah sakit *upsss...* ;-)

Moral story:
- punya bentuk badan yg atletis, saya yakin diinginkan oleh banyak orang, termasuk saya. tapi cara yg ekstrim utk mencapainya, jelas tidak disarankan

- daripada puasa OCD, menurut saya, lebih baik puasa sunnah. ada nilai plus, yakni amalan + doa diterima ;-)

- ternyata sudah jatuh korban akibat OCD(?) ini.

Posted on Sunday, October 27, 2013 by M Fahmi Aulia

4 comments

10/25/2013



Hari Selasa lalu, 22 Oktober 2013, menjadi salah satu tanggal yg akan saya ingat karena pada saat itu saya mengalami musibah, hilangnya data pada micro sd saya akibat micro sd saya mendadak bengong dan akhirnya 'menyatakan dirinya' damaged.

Saya sering mengingatkan diri saya untuk rutin melakukan backup data, terutama terhadap data pribadi yg ada di laptop dan gadget. Simpel saja alasannya, jangan sampai data penting itu rusak/hilang terlebih karena faktor2 yg tidak bisa kita kontrol. Misalnya memory corrupt (seperti yg terjadi), atau laptop hilang dicuri (seperti yg pernah dialami teman2 saya), atau harddisk mati (mendadak juga).

Saya juga sering mengingatkan diri bahwa material penyimpanan (storage device) itu sekarang harganya relatif murah, sehingga tidak ada alasan untuk tidak melakukan backup. Malah jika perlu dobel2 juga ga papa. Dengan kata lain, backup yg dibackup (hahaha...redundant sekalih!). Tidak heran, Wify seringkali ngomel2 jika mendapati file2 saya yg kembar. Di sini ada, di situ ada, di mana-mana datanya ada... ;-D

Oya, meski harga storage device sudah murah, tapi bukan berarti beli yg murahan. Resikonya seperti yg seperti saya alami. Hanya saja, saat saya beli msd yg lama, harganya cukup beda jauh dg merk yg baru ini. 32Gb merk lama = 8 Gb merk baru ini. Ya, mau ndak mau saya beli yg merk lama, meski sekarang akhirnya saya menyesali keputusan ini, karena msd itu hanya tahan 2 bulan saja! ;-(

Sudah ah, sekarang saatnya mengisi kembali memori ini dengan hal2 seru! ;-D

Moral story:
- backup...backup...backup...!

Posted on Friday, October 25, 2013 by M Fahmi Aulia

No comments

10/20/2013



Kisah ini dimulai semalam. Karena #mbakMika sakit sariawan sehingga ingin makan pizza (dia paling suka lelehan keju mozarella-nya), maka saya pun segera menelpon 500600 utk memesan pizza.

Tunggu punya tunggu, hingga 1 jam lebih, pesanan pizza saya tidak kunjung datang. Saya coba telpon berkali-kali ke 500600, tapi sulit tersambung. Perut kian melilit. Saya sendiri sudah berniat membeli makanan lain, namun takutnya nanti pizzanya datang sehingga terbuang. Akhirnya saya urungkan niat membeli makanan lain.

#mbakMika sendiri sudah gelisah, terlebih sariawannya kian membuat cenat cenut. Untungnya #mbakMika tidak mudah rewel dan bisa dialihkan ke hal lain.

Akhirnya, jam 10 malam lebih, pizza datang dengan kondisi yg sudah dingin. :-( Mau tidak mau kami makan dengan perasaan kecewa.

Saya komplen via twitter, sebagaimana tweet di atas. Lalu ada respon dari akun PHD 500600 pagi ini. Ada perwakilan yg menelpon saya, menanyakan permasalahan semalam.
Si Mbak yg menelpon saya menanyakan beberapa hal, di antaranya apakah saya sudah dikontak pihak PHD Pasar Minggu? Apakah pihak PHD PM sudah menjelaskan & minta maaf mengenai permasalahan semalam? Saya jawab saja, tidak ada kontak apapun dari PHD, termasuk dari PHD PM sejak semalam. Baru sekarang ditelpon dan direspon.

Lalu ada 2-3 kali telpon lagi, intinya pihak PHD menawarkan komplemen, berupa pizza pengganti serupa dengan yg saya pesan semalam.

Ah, saya jadi terharu. Terus terang, baru Pancious Pancake, Hoka-hoka Bento, Pizza Hut, dan kini PHD yg berani memberi pengganti untuk layanan (dan makanan) yg tidak sesuai dg harapan pemesan dan yg dijanjikan penjual! :-) Sebelumnya sih ada juga Edward Forrer, outlet sepatu, yg memberikan layanan serupa!

Terus terang, semalam, sebelum dikontak oleh PHD, saya sempat berniat untuk pindah layanan pizza. Namun dengan pengalaman ini, saya batal utk pindah layanan. PHD sudah membuktikan diri sebagai penjual yg handal dan bertanggung jawab! :-)

Semangat!

Moral story:
- perusahaan2 yg baik akan memberikan garansi yg ok punya, agar tidak mengecewakan pelanggan!

- layanan purna jual seperti ini masih sangat jarang di Indonesia. lebih banyak penjual yg cuek bebek dan menganggap sepele keluhan pelanggan!

- kasus seperti ini baru saya alami, padahal saya sudah menjadi pelanggan tetap PHD Pasar Minggu sejak awal tahun 2013 ini. setidaknya saya pesan pizza sebulan bisa 4 kali, terutama jika ada rapat di staging. makanya saya bingung ketika pihak PHD tidak mengontak saya, jika memang ada kendala dalam pengiriman.


Posted on Sunday, October 20, 2013 by M Fahmi Aulia

1 comment

Seperti yg pernah saya tulis di artikel saya sebelumnya, Moto GP 2013 ternyata masih memberikan sensasi dan harapan yg seru dengan kehadiran si anak ajaib Marc Marquez. Aksi dan manuver yg dilakukan oleh Marc selama tahun 2013 menyisakan berbagai cerita seru dan menegangkan, termasuk beberapa kasus yg membuat dirinya terkena penalti.

Meski demikian, hal2 tsb tidak lantas membuat goyah posisi Marquez. Hingga tadi pagi, gap/selisih point antara Marquez dg Lorenzo adalah 43. Cukup jauh.

Dan terjadilah konspirasi ituh! Di lomba di Philip Islands tadi siang, Marquez mendapat bendera hitam dikarenakan dia dianggap melanggar batas maksimal untuk mengganti kendaraan (karena cuaca berubah dari cerah menjadi hujan rintik2).

Cisss...dugaan konspirasi saya itu karena semestinya penalti/hukuman tidaklah semestinya diberlakukan di tengah perlombaan. Akibatnya akan merusak serunya pertandingan itu.

Ok, saya awam dg peraturan Moto GP, terutama utk pergantian kendaraan ini. Namun yg ada di mindset saya sekarang, ini semua adalah konspirasi (teuteupppp...) untuk menggagalkan Marquez meraih gelar juara Moto GP 2013 di tahun pertama debutnya.

So, usai lomba di Philip Island, selisih angka Lorenzo - Marquez cuma 18 point saja. Skenario terjelek, di 2 seri berikutnya Marquez cukup finish di urutan kedua, dia akan tetap menjadi juara dunia Moto GP 2013. Well, saya tetap berharap Marquez bisa menjadi juara dunia Moto GP 2013. Bosan saya melihat Lorenzo, hahaha.. ;-D

Moral story:
- bagi saya, Lorenzo itu tipe pembalap cengeng. jika dia ditabrak/dilanggar, dia ngomel2 bukan main. tapi jika dia yg melakukan, dia serasa tidak bersalah. lomba di Philip Island tadi siang menunjukkan hal itu. dia menabrak (?) si Marquez dan terus melaju. tinggallah siku si Marquez terluka (sempat diperlihatkan sekilas usai Marquez masuk paddock).

- POKOKNYA KONSPIRASI! ;-(

Posted on Sunday, October 20, 2013 by M Fahmi Aulia

No comments

10/11/2013

Saya baru menyaksikan film Pacific Rim (PR) hari ini. Telat? Jelas. Menyesal? Tidak.

"Lho, kok tidak menyesal meski telat menonton film PR ini?"

Simple saja, dari awal saya tidak terlalu tertarik melihat film PR ini. Penyebabnya juga simple, karena bagi saya film PR merupakan jiplakan dari film Neon Genesis Evangelion (NGE).

"Ah, ga mungkin lah film Hollywood nyontek!! Jangan fitnah!!"

Ga usah lebay seperti itu. Banyak kok film2 Hollywood yg 'mengadaptasi' (bahasa sangat halus untuk mencontek) film2 dari negara lain lalu di-remake sesuai dengan plot yg sooo Amrik. ;-) Sah-sah saja, hanya saja bagi saya itu adalah masalah besar karena sudah tidak original lagi!

Bagi yg menganggap PR bukan jiplakan NGE, ada baiknya ada mencek dahulu film NGE.

Sudah dicek? Bagaimana, banyak persamaannya kan? Atau terlalu banyak? Atau cuma 'sedikit'?

Saya sendiri menganggap kemiripan PR dg NGE sekitar 70% dan sekitar 10% njiplak dari film Shogun Geta (Getter Robo), terutama mengenai lokasi para Kaiju. Sisanya, jiplakan dari Ultraman, hahaha.

Membandingkan nilai film PR dg NGE, ternyata NGE lebih unggul sebesar 0.9, yakni 8.3 berbanding 7.4. Bagi saya hal ini melegakan karena terbukti bahwa NGE memang film original dan PR adalah film jiplakan. ;-)

Terlepas dairi film jiplakan, saya melihat film PR agak menarik di bagian pertarungannya meski gerakan si Jaeger nampak canggung dan tidak luwes.

Saya coba buat review saya utk PR terhadap NGE. Pertama, pengendalian robotnya. Lebih keren NGE karena hanya butuh 1 orang utk menggerakkan/menggunakan robot tempur. Sementara di PR mesti 2 orang, itupun dengan 'syarat' keduanya mesti 'disinkronisasi' dahulu utk emosi dan memorinya. Di NGE sendiri sempat ada section sinkronisasi antara Shinji dg Rei dan Shinji dg Asuka. Tapi yaaa ndak selebay di PR ini lah. ;-)

Kedua, cara pengendalian robotnya pun lebih keren NGE terutama karena dia film kartun sehingga si pengarang/pembuat film bebas saja untuk berimajinasi. Untuk PR, dia terhalang dg realita. Namun di NGE, keterkaitan si pilot dengan EVA sedemikian kuat. Apabila Eva mengalami patah tulang, hal yg sama juga dialami si pilot. Hal ini dikarenakan si pilot sudah menyatu dg Eva.

Ketiga, sisi pertarungan. Saya tetap menganggap pertarungan Eva vs Angels lebih seru dan lebih sadis. Bahkan untuk film pertama NGE, ketika si Shinji tidak sadarkan diri akibat diserang Angel, tiba2 si Eva berubah mode menjadi mode berserk dan menyikat habis musuhnya. Sementara di PR, ketika Mako 'bengong' akibat ngelamun, si Jaeger ga ngapa2in.

Saya pikir cukup 3 poin saja review saya untuk PR dg NGE karena saya malas melanjutkan. Ga apple to apple, istilahnya, hehehe.

Gambar dari sini dan sini.

Moral story:

- untuk urusan imajinasi, saya lebih menjagokan orang Jepang daripada orang Amerika.

- film2 robot dari Amerika tidak terlalu ok, menurut saya. bahkan seri Transformers pun menurut saya ga cukup ok. malah saya lebih suka PR daripada Transformers.

Posted on Friday, October 11, 2013 by M Fahmi Aulia

No comments

10/06/2013



Beberapa waktu lalu, saya mendapat undangan makan malam gratis, yang mengambil tempat di sebuah restoran masakan Sunda. Saya tahu restoran itu, karena sudah cukup sering makan di sana, sejak 2004-2005. Mengingat kualitas makanannya cukup ok, saya pun bersedia memenuhi undangan makan malam gratis itu.

Tapi, ternyata pada hari yg ditentukan, saya mesti menunggu lebih dari 1 jam dikarenakan orang yg mengundang makan malam ternyata mesti menghadiri pertemuan! Sialnya, tidak ada informasi yg jelas dan pasti kapan pertemuan tersebut selesai sehingga acara makan malam gratis bisa segera dimulai.

Bah, meski saya suka ditraktir bukan berarti situ boleh seenaknya menyuruh saya nunggu sekian lama tanpa kejelasan! Lagipula, alhamdulillah, saya masih bisa kok bayar sendiri utk makan di restoran masakan Sunda itu! Sekalipun dengan anak istri saya, insya ALLOH saya masih sanggup!

So, saya putuskan untuk pulang saja daripada saya mesti menunggu lebih lama lagi!

Moral story:
- jika ada undangan makan2 (gratis), pastikan acaranya tidak ngaret!

- jangan korbankan harga diri (contoh: nunggu sekian lama tanpa kejelasan) hanya untuk makan2 gratis yg harganya masih bisa anda jangkau! ;-D

- jika perlu, bikin s&k bagi diri anda agar harga diri anda tidak cuma senilai acara makan2 di restoran (yg relatif murah dan terjangkau), hahahah...

Posted on Sunday, October 06, 2013 by M Fahmi Aulia

No comments