8/27/2013

Belakangan ini saya amati banyak sekali berseliweran kicauan ttg 'ngamuknya' Farhat Abbas usai diwawancara oleh Najwa Shihab di acara Mata Najwa. Ngamuknya FA disebabkan (menurut dia) pertanyaan2 dan ucapan2 NS dirasa menyudutkan dia dan membuatnya terlihat seperti orang bodoh.

Diskusi yg dirasa FA menyudutkan dia adalah pertanyaan 'jebakan betmen', sebagaimana yg saya dapatkan dari sini adalah sebagai berikut:

Pertanyaan 6. Apa semua pendidikan ini akan gratis? (krn pernah ada wancana dari Om Farhat bahwa pendidikan akan gratis)
Om Farhat bilang, ga semua gratis, yang pinter aja, yang bodoh mah bayar.

Pertanyaan 7. Kira2 kalo dolo Om Farhat sekolah, masuk yang gratis apa bayar?
Om Farhat udah cape, dy bilang dengan polos, "saya yang bayar"....alias yang guoblok

Dari sini, saya kutipkan kemarahan FA yg (konon) disampaikan melalui akun twitternya.

1.Cara2 bertanya Najwa di mata najwa adalah cara2 bertanya orang bodoh! Jika gue jadi najwa gue bisa bertanya dg cara yg lebih bodoh
2.Najwa kan anaknya ahli tafsir quran besar islam, gue pikir rugi amat jk cuma bekerja dg mengandalkan cara&pertanyaan yg bodoh! Buang2 wkt!
3.Jika ayah najwa ahli tafsir islam yg baik&logis! Sedangkan Najwa jadi tukang wawancara yg sering salah dan tafsir yg sesat! Gak pakai otak
4.Gue menyimpulkan tata wicara tafsir yg sembrono si najwa adlh menandakan najwa wanita bodoh yg kerjanya membodoh2in orang &dirinya sendiri
5. Dan lebih anehnya kog papa nya najwa gak pernah membuka tafsir quran ttg dan agar mulut , pertanyaan , tafsir najwa harus baik & islam
7. Usaha najwa yg mempermalukan rhoma irama dimata najwa adalah upaya tak baik untuk menggagalkan capres pemimpin RI.

Wawancanda eh, wawancaranya sendiri bisa anda simak di bawah ini:

 



Seperti yg saya tulis di atas, FA semestinya tidak berlaku reaktif dengan diskusi dan pertanyaan jebakan yg dilontarkan NS. Jika dia selalu reaktif (dan lebay, menurut saya) dengan pertanyaan ataupun ucapan2 seperti itu (yg saya yakin akan kian banyak dia dengar dan didapatkan jika dia berada di posisi *naudzubillahi min dzalik* presiden).

Sebenarnya FA bisa mengeles dari pertanyaan jebakan NS. Tapi saya tidak perlu mengajari bagaimana caranya, daripada nanti saya dianggap sok tahu dan bla 3x lainnya.

Intinya: FA belum punya emosi yg memadai sebagai (calon) presiden. Lebih baik ybs membenahi dulu emosinya, jika perlu menjadi guru ngaji. :-) *ditimpuk*

Anyway, inilah 'asyiknya' Indonesia. Semua aspirasi ditampung, termasuk yg ga masuk akal sekalipun! ;-D

Moral story:

- kian banyak orang yg ndak jelas ingin maju jadi presiden.

- jika tidak bisa menjadi presiden Indonesia, ya jadi presiden partai atau presiden perusahaan saja lah. mbok ya ngaca duluuuu... ;-)

- semoga...ah, sudahlah... ;-)

Posted on Tuesday, August 27, 2013 by M Fahmi Aulia

4 comments

8/09/2013


Alhamdulillah, akhirnya saya mempunyai gadget ini di Lebaran tahun ini meski sebenarnya pembelian gadget ini saya pending hingga muncul pengumuman resmi dari Blackberry terkait dengan ketersediaan BBM di platform Android dan iOS. Well, setidaknya jika BBM memang sudah benar2 tersedia di Android, maka saya memensiunkan BB saya yg sudah jadul dan kinerjanya sudah tidak bisa diharapkan lagi, hehe.



Dari awal saya sudah tertarik dengan gadget ini, terutama jika melihat harga yg ditawarkan, masih lebih mumpuni daripada S*amsung Grand. Speknya sih yaaaa mirip2, meski ada fiturnya yg sedikit lebih rendah dari SG.

Kembali ke topik.

Usai memiliki ALE2 (bukan dibaca ale-ale), saya berniat untuk rooting gadget ini, terutama setelah saya melihat bahwa rooting mempunyai banyak kelebihan dibandingkan gadget Android yg non rooting. Hal ini terkait dengan beberapa aplikasi menarik yg membutuhkan fasilitas rooting. Robot hijau saya sebelumnya, Samsung Galaxy dan Motorola XT Fire, tidak saya rooting terutama terkait dengan keterbatasan fitur gadget2 tersebut.

So, untuk si ALE2 ini, saya berniat utk rooting agar saya bisa mengeksplor gadget dan aplikasi2 lebih mendalam. *tsaaahh* 

Langkah pertama untuk rooting adalah googling *hell yeah!* Awalnya saya hunting informasi rooting ALE2 ini di xda developer, berdasarkan referensi dari teman saya yg emang doyan rooting. Beberapa informasi dasar saya dapatkan, namun ternyata sulit untuk diimplementasikan. Akhirnya, setelah berkutat selama 3 jam lebih, saya berhasil melakukan rooting ALE2.

Saya juga sempat mencari video tutorial rooting ALE2 dan menemukan video di bawah ini.

Berikut ini hal2 yg mesti disiapkan dan dilakukan pada saat rooting ALE2.

1. Di ALE2 yg standar, fitur usb debugging tidak bisa ditemukan karena opsi developer ditampilkan secara otomatis. Untuk menampilkannya, anda klik "Build Number" beberapa kali hingga ALE2 mengaktifkan fitur ini. Opsi developer sendiri bisa ditemukan di bagian Settings.

2. Pastikan laptop anda telah dilengkapi dengan driver gadget ALE2 ini. HAPUS semua driver gadget yg anda instal di laptop anda untuk menghindari konflik. Dalam hal ini, saya menghapus driver Samsung dan Motorola. Anda bisa cek apakah laptop anda sudah terinstal driver ALE2 dengan menyambungkan ALE2 ke laptop (melalui kabel USB) dan menceknya di Device Manager. Jika terlihat gambar segitiga kuning dg tanda seru, itu artinya driver ALE2 belum terinstal. Dari berbagai referensi driver yg saya dapatkan, akhirnya saya menemukan driver ini yang paling cocok untuk diinstal di laptop saya.


3. Jalankan aplikasi rooting. Ada beberapa referensi aplikasi rooting ALE2. Awalnya saya berniat menggunakan OneClickRoot, namun ternyata ada kendala di bagian akhir proses rooting sehingga akhirnya saya menggunakan mt6589rooter (sesuai video tutorial di atas). Rooter ini bekerja lebih simpel dan cepat. Hanya dengan 1x dobel klik, proses rooting akan berjalan dan tidak sampai 5 menit, dan...VOILAAA...ALE2 akan berhasil di-root. :-)
Semoga artikel ini bermanfaat.

Gambar-gambar diambil dari sini dan sini.

Moral story:
- rooting (terkadang) dibutuhkan, terutama utk orang2 yg senang ngoprek (ngotak ngatik) gadget.

- proses rooting kadang tidak berjalan dengan mulus. dibutuhkan ketekunan dan niat utk melakukannya.

- file2 yang dibutuhkan untuk rooting ALE2 bisa didapatkan di sini. silakan di-rename sesuai petunjuk.

- referensi tambahan bisa ditemukan di sini, sini, dan sini.

- untuk driver ALE2, jika anda gagal menggunakan driver ALE2 (.inf) di sharing folder yg saya berikan di atas, anda bisa download di sini.

- rooting di hari Lebaran itu anti mainstream! :-)) *dilempar ketupat dan disiram gule kambing*

Posted on Friday, August 09, 2013 by M Fahmi Aulia

7 comments

8/02/2013

Setelah hiatus selama beberapa lama, akhirnya saya berhasil memuat lagi artikel di blog ini. Kali ini saya hendak membahas kejadian2 terkait dengan portal ataupun jalur Trans Jakarta yg belakangan ini sedang marak. Sebenarnya kejadian orang2 menerobos jalur TJ sudah bukan hal yang baru terjadi.

Sudah puluhan atau malah ratusan peristiwa serupa ini terjadi. Bahkan jika saya ngantor di Kebun Jeruk, sudah menjadi pemandangan umum mobil, metro mini, ataupun sepeda motor masuk jalur TJ.

Bahkan saya sempat menyaksikan sebuah sepeda motor nyaris dihajar TJ gegara usaha dia masuk ke jalur TJ sedikit terhambat karena pembatas jalur yg cukup tinggi. Beruntung dia akhirnya berhasil masuk ke jalur TJ dan segera memacu kendaraannya.

 Dalam seminggu ini, setidaknya ada 3 peristiwa terkait jalur dan/atau portal TJ yg menarik disimak.
Pertama, adanya seseorang yg mengaku anak jenderal, memaksa petugas penjaga portal TJ utk membuka portal TJ. Gilanya, konon si orang ini menyodorkan kartu nama Kapolri ke petugas TJ sebagai 'bukti' dia anak jenderal.

Dan akhirnya terkuak kebohongan si Febri ini. Yang bikin saya salut, ortu si Febri ini, Devi Suhartoni datang ke Polda Metro Jaya utk minta maaf.

Duh, ada saja kelakuan si Febri yg bikin malu ortunya! ;-( Info terakhir yg saya dapat, selain ditilang, Febri sim-nya ditahan, entah untuk berapa lama. *ngikik*

Belum selesai urusan si Febri, datang lagi orang yg 'cari ketenaran' dengan menggunakan jalur TJ sebagai media. Kali ini seorang ibu yg membuka paksa portal agar bisa lewat jalur TJ.

Si ibu beralasan dia sedang sakit dan mesti segera dirawat di RS di Salemba. Info terakhir, si ibu akhirnya ditilang. :-))

Sementara kejadian terakhir, kebetulan saya melihat sendiri usai menjemput Mia Wify dan #mbakMika dari Penvil. Dalam perjalanan pulang, saya melihat sebuah sebuah mobil berhenti di depan portal TJ di seberang jalan.

Seraya memperlambat laju mobil, saya melihat adegan seorang petugas TJ dipukul oleh seseorang berbaju batik(?). Lalu teman2 petugas TJ berusaha melerai. Pokoknya ricuh!

Belakangan saya dapatkan beritanya di sini.

Mengamati peristiwa 'nekad' nerobos jalur TJ, apalagi hingga membuka (sendiri) dg paksa portal jalur TJ membuat saya bertanya-tanya, orang2 Jakarta terutama pengguna kendaraan pribadi (dan mewah) apakah sudah sedemikian hilang akal dan hilang kesabaran untuk menempuh perjalanan sehingga memaksa untuk menerobos jalur TJ utk mempercepat perjalanan mereka?

Well, saya sendiri pernah juga memberikan tips 'hitam' utk menggunakan jalur TJ, tapi bukan berarti hal itu legal! Gunakan jika kefefed saja laaahhh...! ;-)

Lucu juga mengamati foto berikut dan komentarnya di link sumber foto tersebut! :-D






Moral story:

- orang2 berduit banyak yg ga tau aturan. mereka pikir duit bisa mengatur segalanya...tapi sebenarnya tidak!

 - ucapan "Mau anaknya presiden, anaknya Tuhan pun ditilang juga nggak apa-apa," kata Chrysnanda tidak perlu dianggap serius lho! lha wong anaknya foxy man saja bisa bebas walau sudah menabrak mobil luxio dan mengakibatkan kematian 3 orang, wekekek. lebih baik Chrysnanda jaga omongan dan banyak bertindak :-)

 - herannya, peristiwa terkait dg TJ ini kian marak menjelang lebaran. cara paling mudah untuk menjadi terkenal? :p

- ada situs baru, masukbusway.com, yg isinya foto2 para pengguna kendaraan pribadi yg nyelonong ke jalur TJ. :-D

Posted on Friday, August 02, 2013 by M Fahmi Aulia

1 comment