Pagi ini saya dikagetkan dengan adanya informasi mengenai meninggalnya seorang pekerja di bidang agensi (periklanan?). Info awal yg saya terima, mbak Mita, bekerja NON STOP selama 30 jam (terlihat dari tweetnya di kicauan awal di artikel ini).

Skrol2 sedikit, saya temui informasi bahwa ybs juga mengonsumsi minuman berenergi (merknya ada di tweet kedua di sini) yg mengakibatkan pembuluh darahnya pecah. Saya hendak bahas dulu mengenai minuman berenergi.

Beberapa waktu lalu saya pernah tweet mengenai bahayanya minumen berenergi yg dikonsumsi terlalu berlebihan. Saya tidak sempat cek tweet saya, nanti akan saya publish jika sudah ketemu. Intinya, ada teman yg mengonsumsi minuman berenergi secara over. Walhasil, dalam setahun 2 ginjalnya melayang. ;-(

Mbak Mita mungkin tidak tahu bahayanya hal ini, sehingga dia mengonsumsi berlebihan dalam rangka kejar target. Dan bagaimanapun juga, tubuh manusia itu tidaklah sekuat mesin. Mesin sekalipun dia membutuhkan istirahat. Apalah lagi manusia? ;-(

Terlepas dari musibah yg dialami mbak Mita dan keluarganya, saya jadi teringat lagi dengan pengalaman saya dan beberapa rekan saya. Kami sempat debat mengenai kerja overtime.

Saya termasuk golongan yg menyetujui OT namun dibatas. Sementara teman saya ngotot OT sampai pekerjaan selesai. Kala itu saya berpendapat bahwa OT yg berlebihan itu tidaklah baik.

Selain merusak diri/tubuh kita, dampak lain yg muncul adalah pekerjaan yg mungkin hasilnya tidak ok dikarenakan kita bekerja dg tubuh yg sudah tidak 'laik kerja'. Hal ini bisa mengakibatkan hasil kerja tidak optimal sehingga mesti dikerjakan ulang lagi.

Sayapun tidak mau mesti bekerja gila2an.

Know my limit, itu prinsip saya.

Bahkan jika saya terkena penyakit yg mungkin menurut orang2 sepele, seperti flu atau batuk, saya berusaha lihat kondisi tubuh saya. Apakah masih bisa bekerja dg hasil yg optimal ataukah malah akan ada hal2 tambahan lain akibat saya bekerja dg tubuh yg kurang sehat?

Satu hal lagi, olahraga.

Mia Wify sendiri berulangkali mengingatkan saya utk berolahraga. Well, saya kadang ikut sarannya, kadang mbandel, hehehe. Paling banter saya berenang dg mbak Mika, itupun kadangkala tidak optimal berenangnya. Belakangan ini saya menambah porsi olahraga saya, jalan kaki di kisaran Warung Buncit - Kalibata.

Intinya, saya juga MESTI LEBIH memperhatikan kesehatan saya. Orang kantoran kadang abai dg hal ini, bahkan mungkin menganggap sepele. Padahal olahraga yg teratur sesungguhnya akan meningkatkan ketahanan fisik tubuh kita. :-)

Jaga makanan termasuk hal yg mesti diperhatikan juga sih!

Well, mari olahraga, jaga makanan, kerja yg cukup, raih hidup bahagia! :-)

Moral story:
- work smart seringkali tidak berlaku jika sudah deadline

- pekerja kantoran lebih rentan terkena serangan penyakit ataupun hal2 yg kurang sehat lainnya

- artikel mengenai mbak Mita bisa dibaca di sini.