Seperti yg pernah saya tulis di artikel saya sebelumnya, Moto GP 2013 ternyata masih memberikan sensasi dan harapan yg seru dengan kehadiran si anak ajaib Marc Marquez. Aksi dan manuver yg dilakukan oleh Marc selama tahun 2013 menyisakan berbagai cerita seru dan menegangkan, termasuk beberapa kasus yg membuat dirinya terkena penalti.

Meski demikian, hal2 tsb tidak lantas membuat goyah posisi Marquez. Hingga tadi pagi, gap/selisih point antara Marquez dg Lorenzo adalah 43. Cukup jauh.

Dan terjadilah konspirasi ituh! Di lomba di Philip Islands tadi siang, Marquez mendapat bendera hitam dikarenakan dia dianggap melanggar batas maksimal untuk mengganti kendaraan (karena cuaca berubah dari cerah menjadi hujan rintik2).

Cisss...dugaan konspirasi saya itu karena semestinya penalti/hukuman tidaklah semestinya diberlakukan di tengah perlombaan. Akibatnya akan merusak serunya pertandingan itu.

Ok, saya awam dg peraturan Moto GP, terutama utk pergantian kendaraan ini. Namun yg ada di mindset saya sekarang, ini semua adalah konspirasi (teuteupppp...) untuk menggagalkan Marquez meraih gelar juara Moto GP 2013 di tahun pertama debutnya.

So, usai lomba di Philip Island, selisih angka Lorenzo - Marquez cuma 18 point saja. Skenario terjelek, di 2 seri berikutnya Marquez cukup finish di urutan kedua, dia akan tetap menjadi juara dunia Moto GP 2013. Well, saya tetap berharap Marquez bisa menjadi juara dunia Moto GP 2013. Bosan saya melihat Lorenzo, hahaha.. ;-D

Moral story:
- bagi saya, Lorenzo itu tipe pembalap cengeng. jika dia ditabrak/dilanggar, dia ngomel2 bukan main. tapi jika dia yg melakukan, dia serasa tidak bersalah. lomba di Philip Island tadi siang menunjukkan hal itu. dia menabrak (?) si Marquez dan terus melaju. tinggallah siku si Marquez terluka (sempat diperlihatkan sekilas usai Marquez masuk paddock).

- POKOKNYA KONSPIRASI! ;-(