Ternyata saya masih menyimpan draft tentang kelakuan pejabat2 tengik dan (agak) ga waras serta pongah dan semena-mena ... (silakan tambahkan kosa kata yg dirasa cocok).

Beberapa waktu lalu, kita sempat mendengar (dan membaca) adanya tingkah Zakaria Umar Hadi yg memukul pramugari sebuah maskapai penerbangan. Profil ZUH sendiri ternyata ada di wikipedia! ;-D



Foto dari sini.

Belum lepas ingatan kita tentang sikap sewenang-wenang ZUH, beberapa waktu terakhir ini ramai diberitakan juga kelakuan ngawur pejabat. Kali ini dilakukan oleh Komisioner Ombudsman, Azlaini Agus, yg dikabarkan menampar pegawai Angkasa Pura (semula diberitakan pegawai penerbangan terbesar di Indonesia).


Azlaini Agus sendiri melakukan klarifikasi mengenai kasus penamparan ini. Membaca 'klarifikasi' yg dilakukan, saya cuma cekikikan saja karena isinya bukan klarifikasi, melainkan pembelaan membabi buta yg (menurut saya) ngawur. Dia mengatakan tidak berurusan dg karyawati Garuda. Ya memang benar, karena masalahnya adalah dg karyawati Angkasa Pura.

Bantahan dia mengenai tidak melakukan penamparan, menurut saya, bisa dipatahkan dengan foto korban berikut ini.


Melihat kelakuan 2 pejabat tukang tampar ini, saya jadi pengen nampar juga! Hahaha... Maksud saya, saya ga heran2 banget sih. Mereka sudah biasa dimanjakan oleh penghormatan dan kenyamanan2 lain yg didapat saat menjadi pejabat. Akibatnya, mereka tidak terbiasa utk mendapatkan layanan eksekutif!

Wahai bapak/ibu pejabat, jaman sekarang bukan lagi jaman pejabat yg disembah2. Justru kalian yg mesti lebih mawas diri dan menjaga sikap karena kian banyak masyarakat yg mengerti hak mereka. Jangan macem2 lah pokoknya!

Masih suka menampar? Silakan menikmati hasilnya deh! ;-D

Moral story:
- pejabat2 Indonesia masih manja

- era sudah berubah, bagi para pejabat, sudah bukan waktunya lagi anda bisa (terus) membodohi rakyat

- kasus serupa tapi tak sama, bisa dibaca di sini.