Alhamdulillah, akhirnya saya mempunyai gadget ini di Lebaran tahun ini meski sebenarnya pembelian gadget ini saya pending hingga muncul pengumuman resmi dari Blackberry terkait dengan ketersediaan BBM di platform Android dan iOS. Well, setidaknya jika BBM memang sudah benar2 tersedia di Android, maka saya memensiunkan BB saya yg sudah jadul dan kinerjanya sudah tidak bisa diharapkan lagi, hehe.



Dari awal saya sudah tertarik dengan gadget ini, terutama jika melihat harga yg ditawarkan, masih lebih mumpuni daripada S*amsung Grand. Speknya sih yaaaa mirip2, meski ada fiturnya yg sedikit lebih rendah dari SG.

Kembali ke topik.

Usai memiliki ALE2 (bukan dibaca ale-ale), saya berniat untuk rooting gadget ini, terutama setelah saya melihat bahwa rooting mempunyai banyak kelebihan dibandingkan gadget Android yg non rooting. Hal ini terkait dengan beberapa aplikasi menarik yg membutuhkan fasilitas rooting. Robot hijau saya sebelumnya, Samsung Galaxy dan Motorola XT Fire, tidak saya rooting terutama terkait dengan keterbatasan fitur gadget2 tersebut.

So, untuk si ALE2 ini, saya berniat utk rooting agar saya bisa mengeksplor gadget dan aplikasi2 lebih mendalam. *tsaaahh* 

Langkah pertama untuk rooting adalah googling *hell yeah!* Awalnya saya hunting informasi rooting ALE2 ini di xda developer, berdasarkan referensi dari teman saya yg emang doyan rooting. Beberapa informasi dasar saya dapatkan, namun ternyata sulit untuk diimplementasikan. Akhirnya, setelah berkutat selama 3 jam lebih, saya berhasil melakukan rooting ALE2.

Saya juga sempat mencari video tutorial rooting ALE2 dan menemukan video di bawah ini.

Berikut ini hal2 yg mesti disiapkan dan dilakukan pada saat rooting ALE2.

1. Di ALE2 yg standar, fitur usb debugging tidak bisa ditemukan karena opsi developer ditampilkan secara otomatis. Untuk menampilkannya, anda klik "Build Number" beberapa kali hingga ALE2 mengaktifkan fitur ini. Opsi developer sendiri bisa ditemukan di bagian Settings.

2. Pastikan laptop anda telah dilengkapi dengan driver gadget ALE2 ini. HAPUS semua driver gadget yg anda instal di laptop anda untuk menghindari konflik. Dalam hal ini, saya menghapus driver Samsung dan Motorola. Anda bisa cek apakah laptop anda sudah terinstal driver ALE2 dengan menyambungkan ALE2 ke laptop (melalui kabel USB) dan menceknya di Device Manager. Jika terlihat gambar segitiga kuning dg tanda seru, itu artinya driver ALE2 belum terinstal. Dari berbagai referensi driver yg saya dapatkan, akhirnya saya menemukan driver ini yang paling cocok untuk diinstal di laptop saya.


3. Jalankan aplikasi rooting. Ada beberapa referensi aplikasi rooting ALE2. Awalnya saya berniat menggunakan OneClickRoot, namun ternyata ada kendala di bagian akhir proses rooting sehingga akhirnya saya menggunakan mt6589rooter (sesuai video tutorial di atas). Rooter ini bekerja lebih simpel dan cepat. Hanya dengan 1x dobel klik, proses rooting akan berjalan dan tidak sampai 5 menit, dan...VOILAAA...ALE2 akan berhasil di-root. :-)
Semoga artikel ini bermanfaat.

Gambar-gambar diambil dari sini dan sini.

Moral story:
- rooting (terkadang) dibutuhkan, terutama utk orang2 yg senang ngoprek (ngotak ngatik) gadget.

- proses rooting kadang tidak berjalan dengan mulus. dibutuhkan ketekunan dan niat utk melakukannya.

- file2 yang dibutuhkan untuk rooting ALE2 bisa didapatkan di sini. silakan di-rename sesuai petunjuk.

- referensi tambahan bisa ditemukan di sini, sini, dan sini.

- untuk driver ALE2, jika anda gagal menggunakan driver ALE2 (.inf) di sharing folder yg saya berikan di atas, anda bisa download di sini.

- rooting di hari Lebaran itu anti mainstream! :-)) *dilempar ketupat dan disiram gule kambing*