Saya pernah posting artikel tentang batik sebelumnya. Yang pertama mengenai 'demam' batik, lalu yg kedua mengenai pilihan berbusana saat menghadiri acara resepsi pernikahan.

Sebenarnya ada fungsi lain dari (baju) batik, yakni digunakan untuk keperluan rapat. Saya sudah coba selama 1-2 tahun terakhir ini. Awalnya sih sepele, karena saya (agak) bingung menentukan baju yg mesti saya pakai. Apakah saya mesti gunakan baju Ksatria Baja Hitam, Saint Seiya, atau Megaloman untuk menghadiri pertemuan orang-orang ganteng sejagad.

Daripada nanti ada pertarungan dengan monster saat meeting, akhirnya...eh... *cut*

Ok, fokus kembali ke masalah baju.

Jadi, saya kebingungan menentukan pakaian. Baju lengan pendek atau lengan panjang. Bercorak atau tidak. Akhirnya saya sambar saja batik warna merah yg saya miliki. Batik ini sebenarnya biasa saya gunakan untuk menghadiri acara pernikahan, tapi who cares...saya cuek saja.

Dan ternyata pilihan saya tidak salah. Meski cuma saya sendiri yg berbaju batik, tapi yg jelas saya ga perlu ambil pusing dengan tampilan. Orang ganteng kok pusing dg tampilan? ;-)

Akhirnya sejak saat itu saya menggunakan baju batik untuk menghadiri acara2 rapat dan sejenisnya, terutama jika saya 'mati kutu' untuk menentukan jenis pakaian yg mesti saya pakai.

Gambar dari sini.

Moral story:
- batik itu cocok dipakai kapanpun dan utk acara apapun. bahkan saya tidak keberatan memakai baju batik utk jalan-jalan di pantai :-)

- siapa bilang budaya Indonesia ga ok? saya yakin dia belum tahu multi fungsi dari batik! :-)

- meski saya dan Wify suka berbatik, tapi kami berjanji tidak akan pakai pakaian batik yg seragam seperti gambar di atas. buat kami terasa aneh saja sih pakai baju 'kembar' kaya gitu ;-D