jadi anak balita sekarang susah!masuk TK saja mesti di-tes du... on Twitpic 

Sesuai janji saya, saya akan ngeblog 2 kali dalam seminggu. Dan karena hari Jum'at kemarin saya sibuk mengurus kerjaan kantor hingga jam 11 malam, maka baru Sabtu (malam) ini saya bisa posting. ;-)

Semuanya berawal dari jalan saya, Wify dan #mbakMika di sebuah toko buku. Ketika sedang mengantar #mbakMika keliling, saya melihat buku-buku di atas yg segera saya foto dan upload ke twitpic dan saya share di twitter.

Terus terang, saya melihat suatu absurditas yang begitu sulit diterima oleh (setidaknya) akal sehat saya (mudah2an masih cukup sehat). Mengapa untuk masuk TK saja mesti ada 'pedoman' ataupun 'bimbingan'?

Bagi saya, TK adalah masa-masa yang paling indah! Itu sebabnya saya pernah berkicau seperti di bawah ini
Dan saya langsung membayangkan adik #mbakMika kelak akan menempuh hidup yang lebih sulit dibandingkan kakaknya maupun ortunya.

Toh, saya sempat juga kultwit singkat mengenai hal ini, kian beratnya beban masuk TK. Kedengarannya begitu tidak masuk akal, absurd malah. Tapi seperti saya tulis di atas, absurditas ini ternyata suatu kenyataan (pahit?) yang akan dihadapi orang tua-orang tua di masa depan.

Sebenarnya tingkat persaingan sudah dimulai semakin dini. Pada saat bapaknya ejakulasi, si calon anak ini sudah bersaing dengan ratusan juta calon anak lain. Namun untuk peristiwa ini, jelas manusia tidak bisa punya kuasa, kecuali melalui bayi tabung. Toh, itu sekedar kuasa memilih bibit yg dianggap terbaik. Pada akhirnya, kekuasaan ALLOH SWT juga yg berlaku.

Yang jelas, bagi para jomblo, kalian mesti segera menikah. Bagi yg sudah menikah, mesti segera punya anak. Alasannya ya itu, tingkat persaingan akan kian ketat dan biaya kian mahal. Paralel saja seraya mengumpulkan duit. Minimal biaya bisa diprediksi. Tinggal tingkat kepintaran anak yg mesti dipupuk sejak kecil.

Moral story:
- pendidikan kian mahal, tidak cuma di luar negeri tapi juga di Indonesia.

- jangan patah semangat dengan kesulitan2 yg saya tulis. di balik kesulitan sesungguhnya ada kemudahan kok! asal yakin dan ikhtiarnya maksimal :-)