Hari ini, Kamis 27 Juni 2013, jam 9 pagi saya sudah nongkrong di XL Center di Menara Rajawali. Nongkrongnya sih kepaksa, gegara sim card saya mendadak jeprut dan mogok untuk menjalankan fungsinya, yakni mendapatkan sinyal XL untuk komunikasi.

Saya sendiri 'shock' juga ketika Rabu jam 4.30 sore mendapati si robot ijo mendadak mogok untuk mengakses beberapa aplikasi favorit saya. Restart dan cabut baterai sudah beberapa kali saya lakukan dan hasilnya NOTHING. Usai konsultasi dengan admin @XLCare, akhirnya saya disarankan untuk mengganti sim card, barangkali problemnya memang di sana.

So, saya 'kepaksa' ambil cuti 1/2 hari, mengingat saya tidak tahu berapa lama waktu yg dibutuhkan untuk menyelesaikan urusan sim card, apalagi biasanya antriannya cukup panjang. Dan alhamdulillah, ternyata saya termasuk pengunjung awal, hanya ada 2 orang (no 604 dan 605) yg sedang dilayani CS. Saya sendiri dapat nomor 606.

Usai menunggu 10 menit, akhirnya saya bertemu dg CS bernama N*nd*. Usai bla bla bla, akhirnya saya sampaikan bahwa sim card saya rusak dan mesti diganti. Btw, saya juga pernah ganti sim card, tahun 2008. Penyebabnya sama, sim card mendadak mati.

Hal menarik muncul ketika saya tanya penyebab sim card saya rusak. Jawaban N*nd* adalah kicauan saya di atas. Jawaban di atas, jika di manga dan anime Jepang, bisa membuat saya langsung ngakak dan terguling dari kursi. =))
Daripada kepala saya pusing memikirkan hubungannya, akhirnya saya coba konek ke wifi-nya. Kebetulan saya sempat lihat ada fitur wifi gratis di XL Center. Usai mendapatkan passwordnya, saya pun berusaha terhubung ke internet, tapi gagal. So, wajar dong saya tanya lagi ke N*nd*, kok saya ga bisa konek.

Lagi-lagi jawabannya (bisa) membuat saya jatuh dari kursi.

Saya perhatikan ternyata N*nd* orang baru, kayanya masih dalam tahap magang. Setahu saya orang2 yg masih tahap training memang kurang lihai menjawab pertanyaan2 customer. Tapi, mbok yaa apa sampe segini parahnya yak?

Mungkin pihak XL mesti memperhatikan hal ini. Memberikan training yg memadai kepada CS2nya, apalagi yg masih magang. Masih untung ketemu dg customer yg sabar dan mau maklum seperti saya. Kalo ketemu customer yg nyolot dan suka cari perkara, bisa 'babak belur'! ;-D

Foto dari sini.

Moral story:
- saya suka males kalo dapat jawaban dari CS yg ndak pinter. mau didebat, yaaa ga level. tapi ga didebat, kok yaaa bikin kesel ;-D

- dear customer service, TIDAK SEMUA CUSTOMER ITU BODOH! *harap dicamkan dan direnungkan baik2 yak?hihihi..*

- lebih lucu lagi pengalaman Merry