Siang ini, saya sempat bingung menu makan siang. Bukan apa2, karena di keluarga kami, wiken adalah hari2 Wify tidak memasak (jika diperlukan). So, biasanya saat wiken kami jalan2 keliling kota Jakarta utk wisata kuliner.

Karena Jakarta sedang hujan, maka saya pikir makanan berkuah adalah solusi yg tepat. Kebetulan kami memang sedang menuju Tebet, maka tanpa tunggu komando lagi, kami bertiga segera menuju soto Gebrak di Tebet.

Ada kenangan khusus yg tidak mungkin kami lupakan dengan soto Gebrak ini. Sekitar 2 tahun lalu, tepatnya akhir 2011, #mbakMika sempat sakit diare. Akibat diare ini, #mbakMika menjadi gampang rewel dan sering buang air. Nah, saya ingat sekali hari Sabtu siang #mbakMika mendadak kambuh diarenya. Segera kami bawa ke RS Hermina Jatinegara.

Di tengah perjalanan, #mbakMika memperlihatkan gejala yg kian mengkhawatirkan! Kejang2 sedemikian rupa dan buang air terus menerus sehingga #mbakMika menahan sakit dan lengannya menjadi biru, karena mendadak terlihat urat2nya! :-(

 Untungnya, meski kami (terutama Wify) sedemikian khawatir, kami tidak panik. Kami sempat berhenti sebentar, tepat di depan warung soto Gebrak ini untuk memberikan pertolongan pertama pada #mbakMika sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke RS Hermina.

Kisah selanjutnya, alhamdulillah #mbakMika bisa melalui masa2 sulit itu dan tumbuh dengan sehat! :-) 

Kembali ke soto Gebrak.

Bagi saya dan Wify, soto Gebrak telah kami cicipi sejak 2004-2005. Pertama kali kami cicipi soto Gebrak di Depok, berikutnya di Tebet dan menjadi langganan hingga sekarang. Rasa2nya saya pernah nge-blog tentang soto Gebrak ini, tapi kok tidak ada arsipnya ya? *bingung sendiri*

Well, keunikan soto Gebrak adalah adanya aksi2 menggebrak meja (tempat si cak soto menyiapkan makanan) menggunakan botol kecap, dilanjutkan dengan kegaduhan2. Bagi yg belum biasa, jelas aksi ini mengagetkan.

Demikian pula yg terjadi dengan #mbakMika. Awal2 ada gebrakan, #mbakMika masih bisa cengar cengir karena dianggapnya itu hal yg lucu. Namun setelah gebrakan ini diulangi hingga lebih dari 3x, #mbakMika mulai merasa takut...dan akhirnya menangis,hahaha. :-))
Kembali ke soto Gebrak. Di warung soto ini, saya menyukai rawon dan soto jeroannya. Karena saya sedang ingin makan soto jeroan, maka saya pilih nasi soto campur jeroan. Wify sendiri memesan nasi soto combi daging ayam utk disantap bersama #mbakMika.
Usai menyantap habis pesanan kami, maka kamipun segera pulang! :-D

Moral story:

- soto Gebrak lumayan enak rasanya, dengan harga yaaa...relatif murah lah! :-)

- kami tadi pesan 1 porsi nasi soto campur jeroan, 1 porsi nasi soto combi daging ayam, nambah 1 nasi putih, 2 jeruk panas, dan 1 perkedel kentang. total: Rp 59 ribu saja!