Saya pernah menulis artikel ttg kegunaan Chirpstory. Di sana, saya tulis bahwa Chirpstory sangat bermanfaat bagi orang2 yg suka mengoleksi kicauan2 beberapa 'dedengkot' tweet yg punya keahlian khusus. Katakanlah @mrshananto, @endykurniawan, @AidilAKBAR, @malakmalakmal, @ahmadgozali  adalah beberapa tweeps yg suka memberikan informasi2 menarik yg bermanfaat. Jika anda ingin melihat 'koleksi' rangkuman kultwit yg pernah saya buat, silakan ke sini.

Saya sempat membuat chirpstory beberapa kultwit menarik seperti Sharing @doctaruby Mengenai Kalori&Hubungan SexSharing #Kurikulum2013 Oleh @kreshnaKumpulan Foto2 Lama Bandung dari TL @mooibandoengSharing @blogdokter Mengenai #Endometriosis. Bahkan saya pun mengabadikan 'kultwit' saya tentang cara beristri 4. ;-D

Nah, belakangan ini, sudah lebih dari sebulan lalu tepatnya, saya melihat ada penampakan 'pesaing' Chirpstory, yakni Storify.

Sekilas Storify memiliki fitur yg serupa dengan Chirpstory. Lalu saya 'iseng' melakukan perbandingan antara keduanya. Hasilnya saya tampilkan tampilan keduanya sebagai berikut:
tampilan di Storify
tampilan di Chirpstory
Jika dilihat sekilas, nyaris tidak ada perbedaan antara tampilan di Chirpstory dg Storify. Namun jika diperhatikan dg lebih teliti maka akan terlihat bahwa Storify menampilkan layar tweet lebih besar, terutama lebih mengedepankan gambar (tulisannya muncul di bawah gambar). Sementara di Chirpstory justru tulisannya yg akan dimunculkan lebih dahulu, baru foto/gambarnya.

Sementara apabila kita cek di bagian 'dalam', atau bagian pembuatan 'rangkuman', kita bisa lihat tampilan keduanya seperti berikut:
tampilan pembuatan Storify
tampilan pembuatan Chirpstory
Dari tampilan di atas, ada nilai plus-minus dari masing2 tools ini:

Penyusunan chirpstory/storify:
Di Chirpstory kita benar2 mudah utk menyusun rangkuman 'kultwit' seseorang. Selain fasilitas drag-drop, juga ada fitur untuk memilih tweet2 tertentu sebelum akhirnya kita pindahkan ke area kanan.

Sementara di Storify, so far saya hanya menemukan fitur drag drop. Saya belum menemukan cara 'selected' tweet2 tertentu lalu baru dicopy.

Chirpstory 1: Storify 0

Media:
Di Chirpstory, kita hanya bisa melakukan rangkuman untuk kicauan2 dari twitter. Sementara di Storify, kita bisa memilih media yg hendak kita rangkum, antara lain: youtube, facebook, flickr, dan yg lainnya.

Chirpstory 1: Storify 1

Pemilihan isi chirpstory/storify:
Di Chirpstory, kita hanya bisa merangkum kicauan seseorang. Di Storify, kita bisa rangkum favorit dari user tertentu.

Chirpstory 1: Storify 2

Tampilan:
Di Chirpstory, tampilannya cenderung 'dikotori' oleh iklan. Di Storify, relatif lebih bersih.

Chirpstory 1: Storify 3

So, jika dilihat dari sisi fitur, sebenarnya Storify menawarkan hal2 yg lebih canggih. Namun hingga saat ini saya melihat orang lebih banyak menggunakan Chirpstory. Faktor kemudahan, menurut saya, menjadi penyebab utamanya.

Anda sendiri lebih suka yg mana?

Moral story:

- tiap tools selalu mempunyai kelebihan dan kekurangan

- kita bisa temukan banyak tools yg berguna di internet, gratisan pulak!