Hari ini telah digelar pemilihan Gubernur Jawa Barat. Diikuti oleh 5 pasang peserta. Sejak awal, saya melihat hanya 3 pasangan yg akan bertarung dengan seru, yakni Dede-Lex (no 3), Aher-Demiz (no 4), dan Rieke-Teten (no 5).

2 pasangan lain, maaf saja, tidak masuk hitungan saya. Pasangan Didik-Cecep (no 1) sebagai pasangan independen, sekali lagi maaf saja, siapa yg pernah mendengar nama kalian? Pasangan Yance-Tatang (no 2) saya sudah yakin mereka hanya buang2 duit, tenaga, dan waktu. Siapa yg masih mau pilih orang Golkar? Apalagi ketum-nya masih direcoki masalah lumpur yg tak kunjung usai menjelang 7 tahun bencana berawal.

Beberapa hari lalu saya sempat berkicau yg (menurut saya) lucu utk 3 pasangan cagub yg bertarung. Kicau2 tersebut adalah:







Jika anda memperhatikan dengan seksama latar belakang para cagub ini, maka saya yakin anda akan mengerti kelucuan2 yg saya maksud.

Ok, saya jelaskan bagi yg tidak mengerti. Rieke dikenal sbg bintang iklan minuman berenergi. Dede Yusuf bintang iklan obat sakit kepala. Dedi Mizwar membintangi banyak iklan. Dimulai dari sosis (itu sebabnya saya 'hubungkan' dg sapi, hal yg mengguncang PKS), lalu obat sakit lambung, kemudian pasta gigi. Belum lagi membuat film Para Pencari Tuhan.

Dan hasil dari hitung cepat hari ini (hingga artikel ini dibuat) menempatkan posisi Aher-Demiz di urutan pertama dan kemungkinan besar masih tetap bertengger di puncak. Dengan demikian, Aher akan kembali menjabat sebagai Gub Jabar 2013-2018.

Keberuntungan, menurut saya, didapat oleh Deddy Mizwar. Sekalinya dicalonkan jadi cawagub, eh, menjabat. Pertanyaannya, ini nikmat atau musibah? ;-)

Sebagaimana kicauan di awal artikel ini, saya sebenarnya tidak terlalu heran dg kemenangan Aher. Masyarakat Jabar masih cenderung konservatif, mengedepankan nilai agama dibandingkan nilai2 lainnya. Meski PKS mengalami masalah dg mantan presidennya, tapi toh 'label' Islam yg melekat di partai ini masih menguntungkan mereka. ;-)

Jadi, berbeda dg pilgub DKI lalu, yg memang cenderung hingar bingar dan seru, saya tidak terlalu berminat membahas pilgub Jabar, toh (dari sisi saya) sudah ketahuan pemenangnya kok! ;-) Apalagi, kata orang2, sejak pagi hari banyak iklan sosis dan obat sakit lambung muncul di tivi, hehe.

So, siapa yg anda pilih hari ini?

Moral story:
- masyarakat Jabar masih enggan dipimpin oleh perempuan, menurut saya ini karena mereka masih menganggap perempuan haram menjadi pemimpin.

- tapi teori di atas mungkin bisa dipatahkan karena pada saat Megawati jadi presiden, masyarakat Jabar adem ayem saja tuh ;-D

- ga usah bangga jika menang karena faktor artis lebih dominan *eh* :p