Hari ini masyarakat DKI Jakarta mencatat sejarah dengan memilih kepala daerah (Gubernur dan Wakil Gubernur) baru. Mengapa layak disebut sejarah, karena para pemimpin ini telah mempunyai bukti kerja nyata di daerah tempat mereka mengabdi.

Sekedar mengingatkan, Joko Widodo telah berhasil memajukan kota Solo (meski belakangan banyak pihak menyiarkan berita2 basi ttg keburukan kota Solo) sejak 7 tahun lalu. Dengan kata lain, saat ini Joko Widodo sedang menjabat untuk periode ke-2.

Sementara Basuki alias Ahok, sebelum menjadi anggota DPR dari partai Gerindra, adalah seorang bupati di daerah Belitung.

Kedua pemimpin ini mempunyai kesamaan, yakni mewariskan sistem2 yg mendukung para pemimpin daerah (dan staf2nya) untuk melayani masyarakat. Saya tidak perlu menulis panjang lebar sistem2 yg mereka buat, namun saya sebut sistem2 yg akan sangat dibutuhkan masyarakat Jakarta.

Pertama, sistem administrasi dan pelayanan di kelurahan. Pengalaman buruk pernah saya dan Wify alami di tahun 2009 ketika membuat KTP dan KK DKI Jakarta. Ketika kami menghubungi ketua RT setempat, sang bapak nampak enggan membantu saya membuatkan KTP&KK. Semula saya menduga si bapak butuh pelicin. Namun, dugaan saya salah. Sang bapak justru meminta saya untuk menghubungi sekretaris RT untuk urusan KTP dan KK.

Namun hal yg saya temui saat bertemu dg sekretaris RT sungguh mengejutkan! Bagaimana tidak, karena sang sekretaris mengajukan angka Rp 450 ribu (yak, anda tidak salah, EMPAT RATUS LIMA PULUH RIBU RUPIAH) untuk pembuatan KTP dan KK. Waktu yg diperlukan sekitar 3bulan (paling cepat).
Pada kesempatan lain, saya ada keperluan dan mesti mengurus surat di kelurahan. Saya disuruh mutar2, mulai dari mesti mengurus ke loket A, B, C, namun akhirnya surat tidak bisa saya terima karena ternyata saya mesti mendapatkan surat dari ketua RT dan RW. Masya ALLOH, 4 jam waktu saya terbuang hanya untuk mendapatkan info bahwa butuh surat dari RT/RW agar saya bisa mengurus dan mendapatkan surat yg saya butuhkan!

Kenyataan di Solo saat ini, KTP bisa dibuat dan selesai dalam waktu 1 jam dan hanya butuh biaya Rp 5 ribu! Apabila Jokowi dan Ahok bisa memperbaiki sistem administrasi di Jakarta, maka bisa dibayangkan senangnya masyarakat Jakarta mendapat kemudahan mengurus KTP (dan KK). :-)

Kedua, kesehatan dan pendidikan. Baik Jokowi maupun Ahok sudah berhasil menerapkan layanan kesehatan dan pendidikan yg memadai bagi masyarakat mereka, dengan kartu Pintar dan kartu Sehat. Bahkan Jokowi menjadikan prestasi ini sebagai senjata untuk 'menohok' Fauzi Bowo saat kampanye.

Ketiga, kemacetan. Untuk hal ini, saya sempat berkicau sebagai berikut:

Kemacetan bukanlah hal yg mudah untuk segera hilang dari Jakarta. Terutama karena begitu banyak elemen dan efek domino pada saat melakukan pembenahan kemacetan ini. Yang paling penting, seperti saya tulis, partisipasi masyarakat Jakarta dalam program2 yg diajukan Jokowi - Ahok. Di sisi lain, Jokowi - Ahok pun mesti berpikir keras bagaimana memberdayagunakan masyarakat Jakarta yg heterogen untuk mau berperan serta.

Toh, dari sekian banyak program, saya sih berharap pak Jokowi punya program berikut:
Sebagai sesama penikmat musik metal, meski sudah tidak termasuk aliran garis keras, saya berharap pak Jokowi bisa mengundang band metal dari luar negeri untuk manggung di Jakarta. Hal ini sebagai bukti kota Jakarta kondusif dan aman (sehingga akan mengundang investor).

Bagi pak Jokowi dan pak Basuki, siap2 untuk ditagih janji2 yg telah anda tebar dan bekerja keras demi mewujudkan harapan masyarakat Jakarta. Apalagi anda telah mengeluarkan pernyataan seperti yg saya tulis di awal artikel ini.

Good luck! ;-)

Moral story:

- pak Jokowi dan pak Basuki, buktikan pada para Jokowi dan Basuki haters, bahwa anda berdua akan menjalani jabatan baru anda ini hingga selesai (2017) sebaik mungkin. Jika anda berdua sukses, maka masyarakat Jakarta tidak akan sungkan untuk dipimpin lagi oleh anda berdua! :-)

- saatnya DKI punya Gub dan Wagub yg akan mudik pada saat Lebaran dan Natal! :-D

- program2 lain yg perlu diperhatikan: PKL, keamanan (terutama FPI, FBR, dan sejenisnya), banjir, dan transportasi. saya sih yakin pak Jokowi dan pak Basuki sudah memperhitungkan masalah ini dan menyiapkan solusinya.