Beberapa hari lalu, saya lupa siapa yg menginformasikan, saya baca bahwa pihak Twitter mengeluarkan aturan baru apabila kita hendak mengutip tweet ke dalam blog kita. Info detailnya bisa anda cek di sini.

Terus terang, awalnya saya pikir aturan ini akan merepotkan, karena saya biasanya menggunakan cara 'barbar', seperti di artikel saya ini. Bahkan cara lebih 'tidak sopan' saya lakukan di artikel ini, dengan copy paste 'mentah2'.

Tapi ternyata ada kelebihannya menggunakan fitur embed ini. Seperti diinformasikan di laman di link yg saya berikan, pembaca blog bisa melakukan interaksi langsung terhadap isi tweet yg tercantum pada blog.

So, di artikel ini, saya mencoba fitur embed ini. Caranya sangat mudah ternyata. Cukup click bagian embed, kemudian copy paste kode HTML-nya ke blog.



Outputnya akan tampak seperti berikut


Sekilas hasilnya mirip dg cara barbar saya. Namun jika anda meng-klik reply, atau retweet, atau yg lainnya maka akan terlihat perbedaannya, seperti anda bisa lihat di bawah ini.


Dengan demikian, si pembaca bisa langsung merespon tweet. Mantap kan? ;-) Bahkan, konon, jika tweet tersebut dihapus, maka otomatis kicauan tersebut juga akan menghilang dari blog2 yg mengutipnya. Nah, untuk hal ini saya sedikit tidak setuju, karena dg demikian bukti 'otentik' akan hilang.

Foto2 dari sini dan sini.

Moral story:
- teknologi mesti berinovasi agar tidak ditinggalkan oleh 'fans'

- sebagai salah satu aplikasi yg digemari (dan digunakan), Twitter selalu berusaha meningkatkan layanannya.