Akhirnya saya dan Wify berkesempatan menonton akhir dari trilogi film The Dark Knight yg dibintangi oleh Christian Bale. Terus terang, usai melihat The Dark Knight, saya punya harapan/ekspektasi yg cukup tinggi untuk film ketiga ini. Terlebih melihat beberapa adegan yg ditayangkan di televisi, membuat saya kian tak sabar untuk menonton film ini.

Tapi, apa lacur?

Film TDKR ternyata tidak se-wah yg saya bayangkan. Berikut beberapa alasan:

1. Musuh yg kurang greget
Terus terang, membandingkan Bane dengan Joker seperti membandingkan apel dengan jeruk. Meski sama2 musuh Batman, namun bagi saya Joker merupakan lawan yg 'selevel' dengan Batman. Bukan dari sisi fisik, karena badan Joker tidaklah kuat. Bahkan hanya Bane yg sanggup membuat Batman sedemikian terluka fisiknya, usai dipatahkan tulang belakangnya.

Namun kengerian dan teror yg ditimbulkan Joker itu yg membuat saya lebih terkesan dg Joker daripada kerusakan fisik yg dilakukan Bane.

2. Alur film yg lambat
Berbeda dg TDK, TDKR terasa sekali alurnya lebih lambat meski pada akhirnya menuju puncak/klimaks. Namun saya mesti akui, tahapan klimaks di TDKR lebih 'runut' daripada di TDK yg senantiasa 'meloncat-loncat' dan lebih membuat jantung berdebar. ;-)

3. Karakter Batman (Bruce Wayne?) yg cengeng
Entah mengapa, saya melihat karakter Batman di TDKR lebih cengeng daripada di TDK. Tidak bisa move on dari (yg diaku-aku sebagai) pacarnya (padahal memilih orang lain) terasa sangat abege alay banget deh! :-))

4. Ending yg menggantung
Nola sengaja membuat ending yg menggantung, dengan harapan jika suatu waktu project Batman ini diteruskan, relatif gampang membangun lagi ceritanya. Anggap saja Batman sudah keluar dulu sebelum menyalakan fitur autopilotnya. Dan ini menurut saya, ending yg lebay yg pernah saya tonton. :-))

Saya pun sudah bisa menduga beberapa adegan yg akan terjadi. Dan bagi saya, hal seperti ini adalah hal yg mengecewakan, karena film yg sudah terprediksi sama seperti petinju yg sudah bisa memperkirakan dia akan menang di ronde ke berapa. :-D

Anyway, saya masih memberikan nilai 8.0/10.0 untuk TDKR, lebih rendah dari TDK yg 9.0/10.0

Gambar dari sini.

Moral story:

- Batman juga manusia, dia bisa lebay bisa gagal move on

- Karakter Catwoman terlalu lebay juga, kurang hidup. Meski demikian, kostumnya lebih ok daripada catwoman-nya Halle Berry :-D

- Batman bukan superhero pertama yg 'kalah' oleh musuhnya. Spiderman lebih 'alami' dalam hal kalah dan apes serta seringkali kalah oleh musuhnya.