Beberapa hari lalu, saya iseng youtubing, maksudnya mencari video di youtube. Terkait dengan aksi geng motor beberapa hari lalu, saya ketikkan kata kunci "aksi genk motor di Jakarta". Lalu muncullah beberapa video menampilkan adegan dari tindakan2 kriminal yg terjadi, dalam hal ini terkait dg aksi geng motor,

Dari situ saya iseng meng-klik beberapa tautan lain. Lalu saya dapatkan beberapa video yg menarik.

Pertama, Perang Geng Motor Di Bandung Moonraker XTC Brigez.

Kedua, nenek-nenek pelaku pencurian di toko emas.

Ketiga, perampokan di warnet.

Keempat, pencurian iPad di Kemang dan Pondok Indah.


Kelima, pencurian dg cara memecahkan kaca mobil.

Keenam, asisten rumah tangga yg 'nyambi' jadi pembantu.

Melihat video-video tindak kejahatan di atas, terasa sekali bahwa kejahatan begitu 'dekat' dengan kita. Bukan berarti kita lantas jadi takut atau tidak bisa beraktivitas untuk menghindari kejahatan2 tersebut menimpa kita.

Namun, kewaspadaan yg mesti ditingkatkan. Plus dengan mengurangi resiko menjadi target kejahatan, antara lain dengan cara:

  • tidak menyimpan barang sembarangan di dalam mobil, terutama untuk mobil jenis niaga yg mudah dilihat isinya. menyimpan di bagasi mobil sedan memang lebih aman sih.
  • tidak banyak membawa barang. pencurian iPad di pondok indah merupakan salah satu bukti jika terlalu banyak membawa barang (dan tidak ada yg menjaga) maka akan menjadi korban kejahatan dg mudah.
  • berhati-hati dalam memilih asisten rumah tangga.
  • tetap siaga apabila mengeluarkan/menggunakan gadget di tempat umum.


Foto dari sini.

Moral story:
- beberapa kejahatan seringkali datang karena faktor dari diri kita yg 'mengundang'
- kejahatan bukan saja karena niat, tapi bisa diakibatkan faktor kesempatan
- makin ke sini, metode dan cara kejahatan makin lihai, jadi mesti (makin waspada)!