Well, saatnya saya sharing kembali mengenai investasi. Topik kali ini adalah asuransi pendidikan.

Jika anda perhatikan, banyak sekali asuransi pendidikan yg diluncurkan oleh bank bekerjasama dengan perusahaan asuransi. Dengan berbagai iming2 dan perhitungan yg (seakan-akan) njelimet, para marketing mereka akan berusaha merayu anda untuk membuka rekening.

To the point, saya TIDAK MENYARANKAN anda untuk ikut asuransi pendidikan yg sedang heboh dan marak belakangan ini.

Apa alasannya? Apa dasarnya?

Ok saya ambil simulasi perhitungan sebagai berikut. Anda punya anak berumur 2 tahun. Rencananya akan dimasukkan ke TK X saat umur 4 tahun. Tahun 2012 ini, biaya untuk masuk TK X adalah sebesar (katakanlah) Rp 15 juta (angka sebenarnya jauh lebih besar, setidaknya itu yg dialami teman saya yg rumahnya di kisaran BSD). Di Indonesia, biaya pendidikan naik sekitar 10-20%/tahun.

Dengan umur anak anda sekarang, berarti 2 tahun lagi biaya masuk TK X tersebut adalah Rp 18,15juta (dg asumsi kenaikan 10%).

Nah, asuransi pendidikan biasanya 'menganjurkan' anda untuk 'menabung' sebesar Rp 300 ribu - Rp 500 ribu (tergantung paket yg ditawarkan ke anda). Katakan anda ambil Rp 500 ribu, maka selama 2 tahun, anda akan mempunyai asuransi pendidikan sebesar Rp 12 juta.

Hwalah, ternyata duitnya masih kurang Rp 6,15 juta! Nombok deh anda!

Bandingkan jika anda investasi ke emas atau reksadana (saham). Saya gunakan koin dinar sebagai acuan. Jika 1 koin dinar sekarang harganya Rp 2,2 juta dan kenaikan emas sebesar 20%/tahun, maka jika anda membeli koin dinar katakanlah tiap 2 bulan, maka setelah 2 tahun, anda akan mempunyai koin dinar sebanyak 12 koin dan harganya setelah 2 tahun akan sebesar Rp 3,168 juta. Dengan 12 koin, anda berarti punya uang pendidikan sebesar Rp 38,016 juta. Fantastik sekali bedanya kan? ;-)

Atau katakan dengan reksadana saham, yg anda bisa beli secara eceran (murah meriah). Ada reksadana (saham) yg bisa dibeli seharga Rp 100 ribu saja.

Kenaikan beberapa nilai reksadana saham (untuk periode 1 tahun) bisa mencapai lebih dari 10%. Dengan demikian, dalam 2 tahun, dengan menabung sejumlah uang, anda bisa mencapai nilai Rp 18,15 juta.

Moral story:
- asuransi pendidikan adalah salah kaprah yg dimanfaatkan para ... ah, sudahlah ;-))
- sebaiknya para penjual asuransi pendidikan bertobat ;-)
- hal yg sama dan mirip dg asuransi pendidikan adalah investasi asuransi (unitlink). akan saya tulis di artikel berikutnya
- KATAKAN TIDAK PADA ASURANSI PENDIDIKAN DAN UNITLINK!
- sengaja saya tidak pasang gambar, untuk menghindari hal2 yg tidak diinginkan! ;-)
- kian lama periode anda mengikuti asuransi pendidikan, maka saya jamin KIAN BESAR KERUGIAN YG ANDA TERIMA!