Pagi ini saya menjalani aferesis di PMI daerah Lenteng Agung. Sempat bingung, apakah aferesis itu, soalnya istilah itu begitu asing di telinga saya. Maklum, saya bukan pecinta pelajaran Biologi, meski sempat bercita-cita menjadi dokter. ;-)

Saat menjalaninya, barulah saya ngeh. Yang dimaksud dengan aferesis adalah proses pengambilan darah untuk dipisahkan sesuai dengan kebutuhan. Saya sendiri masih tidak terlalu mengerti rinciannya. Informasi dari sini, menurut saya kurang memadai untuk orang awam.

Jadi, saya pernah beberapa kali melakukan hal ini saat pengobatan untuk Wify sejak 2007-2008 lalu. Mungkin di lain kesempatan akan saya ceritakan.

Prosesnya tidak terlalu lama, palingan 5-10 menit saja. Jarum suntik akan ditusukkan ke pembuluh darah, lalu staf kesehatan akan menarik pelan2 hingga kantung suntik terisi penuh. Selanjutnya, dengan berbagai proses yg cukup rumit, darah akan dipisahkan dan dianalisa bla 3x.

Lokasi PMI tempat saya melakukan aferesis ini ternyata merupakan pusat pendidikan untuk orang2 yg berniat mengabdikan dirinya di gelimang dan genangan darah. Hahaha...maaf, saya bercanda. Mereka bukan jenis vampir kok, tapi memang orang2 hebat karena mau menolong orang lain.

Dengan pak Arfat (maaf jika salah nama), saya sempat bincang2. Ternyata di PMI jalan Joe (keren ini nama jalannya), para petugas medis sekolah selama 1 tahun (setara D1) untuk selanjutnya mulai diterjunkan ke kehidupan nyata. Biayanya Rp 30 juta/tahun, termasuk dengan asrama. Jika tidak menginap di asrama, biayanya lebih murah (sedikit, hihihi). Biaya pendidikan ini bisa diangsur per-semester. Diperuntukkan untuk lulusan SMA, jadi bisa dikatakan pendidikan ini menjadi jalan hidup di masa depan. :-)

Berdasarkan penuturan pak Arfat, saat ini MASIH BANYAK dibutuhkan tenaga ahli untuk urusan darah ini. So, bagi anda2 yg punya saudara atau kenalan atau malah mungkin anda sendiri yg ingin dan berminat menjadi ahli darah+menolong orang lain, bisa mempertimbangkan profesi ini sebagai jalan hidup. :-)

Saya sempat mengabadikan beberapa peralatan dan lokasi PMI jalan Joe ini. Adem, asri, serta hijau, sehingga cocok untuk menjadi lokasi pengambilan darah, serta untuk belajar menjadi ahli darah. :-)

Bagi anda2 yg berminat menjadi donor, bisa menghubungi mbak Ina (@inagibol) di twitter.

Moral story:
- berbagi bisa dilakukan dg berbagai cara, termasuk mendonorkan darah (tanpa keluar biaya)

- masih jarang orang mau berbagi darah (donor) dg alasan macam2, yg menurut saya tidak masuk akal. barangkali perlu dijelaskan lebih rinci :-)