Akhirnya saya dan Wify khatam (tamat) juga menonton salah satu film laris yg membutuhkan waktu 10 tahun untuk 'memindahkan' dari cerita buku menjadi sebuah tayangan yg membius banyak golongan, tua-muda, laki-perempuan, besar-kecil di seluruh dunia. Sebuah cerita yg melambungkan JK Rowling dari Zero menjadi Hero karena membuat anak-anak berangan-angan mempunyai ilmu sihir utk keluar dari kesumpekan hidup. ;-)

Tidak terasa memang, 10 tahun berlalu sejak Harry Potter, Ron Weasley dan (si imut yg akhirnya menjadi si cantik, halah) Hermione Granger masuk sekolah di Hogwarts, menempuh dan mengalami berbagai macam peristiwa, yang ujung2nya adalah pertarungan antara Harry Potter melawan Voldemort.

Well, saya bukan HarPot lovers, bahkan saya hanya sanggup membaca 5-10 halaman saja dari 7 buku Harpot (terutama di buku ke-7, saya berusaha utk membaca namun apa daya saya tak suka). Namun dari 8 film yg saya tonton, saya merasa cerita Harpot punya kekuatan sihir yg benar2 membutakan anak2 sedunia. Terlebih dg kian ciamiknya efek film, maka semakin fantastis (dan kian 'real') pula aksi2 yg disaksikan.

Saya tidak banyak cerita mengenai film Harpot ke-8 ini. Sudah terlalu basi, menurut saya. Jadi saya akan membahas hal2 lain saja, tentu masih terkait dengan Harry Potter.

Di beberapa tweet yg pernah saya baca, ada yg menulis "Apakah pasangan kalian menonton Harpot 1 dan Harpot 8 ini masih orang yg sama?" Saya langsung terkekeh-kekeh. Ya ya ya...waktu 10 tahun tentu bukan waktu yg sebentar. Saya dapat ilustrasi menarik dari sebuah blog.



See, anda lihat, betapa signifikannya waktu yg dibutuhkan film Harpot utk menyelesaikan ketujuh bukunya. Para bocah 'ingusan' yg menonton Harpot 1, 'tiba2' sudah menjelma menjadi remaja akil balig saat menonton Harpot 8.

Atau jika ingin lebih mudahnya membandingkan, silakan perhatikan foto2 di bawah ini.




Dari 8 film Harpot, saya lebih suka episode "The Order of The Phoenix", saat Harpot mulai ditayangkan dengan sisi 'gelap', tidak seceria film2 sebelumnya. Itu sebabnya saya pasang gambar episode tersebut sebagai pembuka artikel ini.

Yang paling mengherankan di film Harpot (terutama film 8) adalah KACAMATA HARPOT TIDAK PERNAH PECAH usai duel sedemikian serunya! Saya curiga, jgn2 kacamata Harpot sudah diberi mantra sihir anti pecah/rusak? Hahaha.

Bagaimanapun, kebingungan saya terbesar adalah PERUBAHAN WUJUD konco si Draco, maaf saya ndak hapal mukanya dan malas googling, seperti yg terlihat di gambar berikut ini. Apa ini karena pengaruh sihir Voldemort sehingga konco si Draco ini berubah wujud? Ahak...ahak...

Anyway, dg berakhirnya film Harpot ini, berarti saya tidak perlu lagi menunggu2 film yg wajib tonton di tahun2 mendatang. Setidaknya, film2 lain tidak ada yg kejar setoran model film Harpot ini, jadi ritmenya bisa lebih santai.

Foto-foto diambil dari sini, sini, sini, sini, dan sini.

Moral story:
- Untung saja JK Rowling hidup di masa sekarang. Coba dia hidup di masa kegelapan, niscaya sudah digantung begitu ada yg tahu dia membuat cerita ttg sihir.

- Harpot adalah salah 1 film (berseri) kesukaan saya, selain Star Wars, Star Trek, Spiderman, dan Fantastic 4.

- Mestinya ortu mengawasi dan membimbing anak2nya menonton film atau membaca buku Harpot agar mereka tetap realistis dan tidak menelan mentah-mentah isi buku/film tsb.