Hari ini tepat 1 April, hari di mana banyak orang (terutama di Barat sono) 'membolehkan' orang utk berbohong ataupun berbuat iseng (dengan menyebarkan kabar burung). Dengan demikian, karena diperbolehkan, maka orang tidak boleh marah!

Well, saya pernah menulis di sini tentang April Mop, terutama jika dikaitkan/dihubungkan dengan Islam. Di blog ini, saya tidak akan membahas (serius) mengenai hal tersebut. Melainkan hanya hendak berbagi saja.

Bagi banyak orang Indonesia, terutama yg memang doyan meniru, April Mop ini diadopsi secara mentah2. Saya termasuk yg pernah melakukan hal ini, hehehe. Maklum, namanya juga anak muda! *haiyah, dipenthung deh!*

April Mop yg pernah saya lakukan, waktu jaman kuliah, saya menghembuskan kabar bahwa saya menikah. Kebetulan tgl 1 Aprilnya jatuh di hari Sabtu. Walhasil, memang mendukung sekali utk setting dan skenario April Mop ini.

Terus terang, saya sendiri heran, kok saat itu pengen banget iseng. Tapi, ya namanya juga anak muda *haiyah, dipenthung lagi* yg sedang kurang kerjaan, sayapun melakukan hal itu tanpa banyak pikir lagi.

Seingat saya, saya menelpon beberapa teman (yg memang suka 'ngember', hihihi) dan menulis di sebuah mailing list. Usai menyebarkan berita itu, saya segera menyiapkan setting berikutnya. Telepon rumah di-disable, sehingga tidak ada org yg bisa menelpon. Lalu semua alat komunikasi, termasuk Nokia 3210 saya waktu itu langsung saya matikan. Dan 'herannya', kondisi rumah saat itu memang sedang sepi. Anggota keluarga sedang berada di luar rumah, masing2 sibuk dengan kegiatannya sendiri.

Usai lempar batu, maka saya segera sembunyi tangan.

Keluyuran lah saya, pergi ke beberapa tempat di Bandung, yg saya rasa cukup aman, sehingga tidak akan bertemu dg orang2 yg telah saya kadalin abis2an. Hingga waktu sholat Ashar usai, barulah saya 'turun gunung', ingin mengetahui hasil dari keisengan saya sejak jam 8 pagi tadi.

Hasilnya? (saat itu) Saya terbahak-bahak saat menerima informasi terkait April Mop ini. Ternyata beberapa teman langsung bergegas ke sebuah gedung resepsi untuk menghadiri 'pernikahan' saya. Begitu mereka mendapati gedungnya kosong, mereka berusaha mencari tahu, dg mengontak rumah dan hp saya. Gagal donk, lha wong memang sudah disetting ga bisa dikontak.

Wah, intinya saya telah 'sukses' menyengsarakan dan mempermainkan teman2 saya. Cukup menyesal juga, jika saya pikir2 dan ingat2 lagi sekarang. Tapi dasar wong jail, yaa begitulah! *dipenthung lagi*

Toh, jika saya merujuk ke beberapa cerita April Mop lain, menurut saya April Mop saya ini masih mendingan.

Salah satu April Mop 'terparah' yg pernah saya ketahui adalah seseorang (cukup beken di kantornya) mengabarkan dirinya meninggal dunia. Tentu saja, seolah-olah pihak keluarganya yg memberitahukan. Tak ayal, sekantor dirundung duka cukup mendalam, terutama karena ybs dikenal cukup dekat dan akrab dengan staf2 kantor. Bahkan, pimpinan kantornya berinisiatif menggelar pengajian.

Eh, tak dinyana, sorenya dia muncul dan cengar cengir di kantor. Walhasil sejak saat itu, konon, dia tidak pernah bisa dimaafkan oleh para staf kantor (barangkali termasuk dg pimpinannya,eheheh).

So, jadi apa kisah April Mop yg pernah kamu lakukan/kamu ketahui?

Gambar dari sini.

Moral story:
- April Mop itu kadang lucu, kadang menjengkelkan
- Suwer lho, saya tidak pernah lagi melakukan April Mop! Bohong itu ndak oke deh, hehehe.
- sebenarnya ada 1 april mop lagi yg lebih dahsyat, tapi tidak perlu saya bagi di sini kan? :p