Perkembangan teknologi merupakan hal yg tidak bisa dihindari. Bagi orang2 yg berpikiran kolot (entah muda atau tua) mereka akan tergilas dengan cepat jika mereka tidak mau beradaptasi, setidaknya mengenal, teknologi baru itu.

Tentunya, perkembangan teknologi juga akan mempengaruhi pola hidup generasi yg saat itu menikmati perubahan/perkembangan teknologi itu.

Salah satunya adalah bayi. Jika bayi dahulu sudah cukup senang diberi mainan boneka, kotak atau bola, maka hal tersebut belum tentu bisa diterapkan untuk bayi sekarang.

Contoh paling mudah adalah Mika.

Di usianya yg sudah 8 bulan lebih 3 minggu ini, Mika kian aktif saja gerakannya. Jika di usia 3-4 bulan, Mika sudah cukup senang bermain dengan boneka atau krecek-krecek, maka sejak usia 5 bulan kemarin Mika sudah mulai menoleh ke laptop dan gadget yg dimiliki saya dan Wify.

Jika kami berdua sedang bekerja, kadang Mika suka teriak2 "woh...woh..." Semula kami bingung maksudnya Mika itu apa. Akhirnya kami coba gendong Mika dan dudukkan di depan laptop. Eh, tak dinyana Mika langsung antusias dan menyentuh laptop. Karena masih kecil, tentu saja dia tidak bisa menggunakan laptop dg baikk dan benar. Dia malah asyik memukul2 keyboardnya! Hwadooohhh!!

Akhirnya, demi kebaikan bersama, laptop tidak rusak dan sifat perusak Mika tidak bertambah besar, kami segera singkirkan Mika jika dia sudah mulai nggetoki keyboard laptop. Lambat laun Mika sudah tidak lagi nggetoki keyboard dan lebih 'beradab' lagi menggunakan laptop.

Usai laptop, gadget yg sering diincar adalah hp Wify dan BB saya.

Biasanya kami sodorkan hp Wify jika Mika sedang rewel. Di dalam hp Wify ada rekaman ketika Mika sedang ngambek dan jengkel terhadap saudara2 sepupunya serta rekaman dia ketika saya tinggal keluar kota. Biasanya jika rekaman ini diputar, Mika langsung jadi kalem.

Toh, ini tidak berlangsung lama. Usai memegang BB, Mika nampaknya lebih tertarik memainkan BB. Mungkin faktor keyboard QWERTY yg membuat dia senang bermain-main dg tombol, dengan menekan tutsnya sembarangan. Saya tidak "lock" si BB. Biarkan saja Mika bermain-main dg keyboard2nya. Toh, hingga saat ini belum pernah ada kejadian dia bisa menelpon dari tombol2 yg dia tekan itu.

Beberapa waktu lalu, saya sempat mencoba mengganti ketertarikan Mika terhadap BB. Saya sodorkan N70ME saya, lalu saya katakan ke Mika bahwa di N70ME ini ada fitur "videocall" sehingga bs ngobrol dg lawan bicara.

Entah dia benar2 mengerti atau memang rasa ingin tahu 'standar' dari seorang bayi, Mika segera mengambil N70ME saya dan sayapun bisa menggunakan lagi BB saya. Tapi, nampaknya Mika merasa dikibuli atau kesal karena tidak bisa menekan-nekan tombol seperti di BB. Langsung saja dia merengek-rengek dan akhirnya saya mesti menyerahkan lagi BB saya ke Mika.

Ampuunnnn....Mika sudah mulai gila gadget juga seperti saya!

Sebenarnya saya sudah punya rencana untuk membelikan iPad utk Mika. Tapi karena Mika masih belum cukup mengerti cara main gadget, selain memukul-mukul dan menekan-nekan sembarang tombol, saya akan tunda dulu hingga dia berumur 1.5 - 2 tahun.

Moral story:
- teknologi selalu berkembang
- bayi2 sekarang sudah mengerti gadget
- hati2 menyerahkan gadget ke bayi. bisa2 rusak gara2 cara pakai yg masih 'barbar', xixixi..