Malam ini saya membantu Wify, istri saya, menerjemahkan laporan untuk kantornya. Laporan ini didapat dari para staf kantornya yg pergi ke beberapa kota untuk memberikan pelatihan terkait project yg didapat kantor. Usai memberikan pelatihan, para staf ini mesti menuliskan laporan dan resume atas kegiatan yg mereka lakukan, termasuk respon/tanggapan dari para user/pengguna.

Melihat banyaknya halaman laporan yg mesti diterjemahkan, saya keder juga. Alamak, bisa2 saya mesti begadang 2 hari 2 malam nich. Belum lagi melihat gaya bahasa laporan dan resume yg diterima Wify, membuat saya bertanya-tanya apakah Wify bekerja di perusahaan IT atau di perusahaan pembuat sinetron, terkait gaya bahasa yg begitu panjang lebar dan dramatis.

Pikir punya pikir, saya berasumsi, dari "laporan" ini saya yakin bisa dikembangkan menjadi sebuah judul sinetron dengan ratusan episode dan sekian puluh session. Saya hanya bisa terkekeh-kekeh saat pikiran nakal saya ini mencetuskan hal ini.

Baiklah, akhirnya saya coba menerjemahkan dengan segenap kemampuan saya.

Satu halaman, dua, tiga, saya masih bisa bertahan. Namun akhirnya saya meradang juga, terlebih usai membaca "naskah sinetron" dan berupaya menerjemahkannya malah membuat otak saya menjadi kejang2, kesulitan mengubah "skenario sinetron" menjadi "paper ilmiah".

Langsung saya melirik Google Translate.

Lirikan saya ini ternyata salah besar, karena semula saya berharap GT bisa membuat saya lebih tenang mengerjakan terjemahan ini, namun hasil terjemahan GT malah membuat mulut saya (nyaris) kram gara2 kebanyakan ketawa. Penyebabnya, si GT nampaknya kram juga servernya saat menerjemahkan "naskah sinetron" ini.

Dari sekian banyak hasil terjemahan, saya ambil contoh yg membuat saya paling tergelak-gelak. Kata-kata "Dewi dan Dicky Syarifudin" diterjemahkan Google Translate menjadi "Goddess and Dicky Syarifudin". Ditambah lagi "Pengadilan Negeri Palembang" diterjemahkan menjadi "Court Kilkenny".

Dan akhirnya, malam ini akan menjadi malam yg panjang....

Gambar dari sini.

Moral story:
- jangan terlalu mengandalkan teknologi utk semua hal
- Google Translate ternyata belum cukup canggih, meski yaaa lumayan memadai lah