12/23/2011


Oh, bos yg saya maksud mungkin tidak persis sama dengan bos yg di artikel ini. Barangkali bisa dikatakan LEBIH MENGERIKAN, hahaha.

Ah, ok lah, agar tidak terlalu berlarut-larut, saya to the point saja.

Yang saya hendak utarakan di sini adalah film "Horrible Bosses" yang baru saya tonton kemarin lalu. Film ini mengisahkan 3 orang pegawai, Nick Hendricks (Jason Bateman, masih ingat My Secret Identity?), Dale Arbus (Charlie Day) dan Kurt Buckman (Jason Sudeikis), yg masing2 mempunyai bos Dave Harken (Kevin Spacey), Dr Julia Harris, D.D.S (Jennifer Aniston), dan Bobby Pellitt (Colin Farrell).

Kecuali Kurt, 2 temannya dari awal memang sudah punya bos yg sedemikian brengsek. Mulai si Harken yg memperlakukan si Nick seperti robot, mesti datang jam 6, kerja lembur, bahkan nyaris ga boleh libur hingga si Dr Julia Harris yg melecehkan (secara seksual) si Dale Arbus. Kurt sendiri akhirnya punya bos yg brengsek usai bapaknya si Bobby (Jack Pellitt, diperankan oleh Donald Sutherland) meninggal mendadak.

Bosan dg teror dari bos2 mereka, maka mereka berniat membunuh bos2 mereka. Cara membunuhnya unik, mereka akan membunuh bos dari teman mereka, bukan bos mereka sendiri. Jadi, si Nick akan membunuh si Bobby, lalu Dale membunuh Harken, dan Kurt akan membunuh Julia.

Problem terjadi ketika Dale malah menyelamatkan nyawa Harken dan Kurt malah nge-seks dengan Julia. Kekonyolan dan adegan2 absurd mulai terjadi silih berganti sejak saat itu.

Akhir film, tentu happy ending. Dan meski menghibur, jangan terlalu berharap pada film ini kecuali anda akan menyaksikan suatu kekonyolan yg absurd, terlebih melihat polahnya si Dale. :-))

Agak surprise juga saat mendapati IMDB memberi nilai 7.1. Saya pikir maksimal 6.5-an. Well, selera humor memang beda2 tiap orang, jadi tidak perlu diambil pusing dg nilainya. :-))

Gambar dari sini, sini, dan sini.

Moral story:
- kalo bosan dg bos, lebih baik resign (atau dipecat)

- kerja itu mesti nyaman. kalo ga nyaman, ya lakukan hal yg sama, resign atau dipecat. :-))

Posted on Friday, December 23, 2011 by M Fahmi Aulia

2 comments


Sejak masuk di kantor yg sekarang ini, saya sudah diminta memegang 2 project. Project pertama sudah selesai dan saya mendapatkan lesson learn dari project itu.

Pertama, berhati-hati terhadap setiap item (material) dari BOM (bill of material) yg akan dideliver. Cek dengan PO (purchase order) dan kontrak. Customer ataupun end user akan mencari celah dari setiap kesalahan kita.

Kedua, perhatikan attitude customer. Jika susah untuk mendapat approval (persetujuan) dari setiap dokumen ataupun design yg kita ajukan, maka sudah selayaknya anda eskalasi (laporkan) ke bosnya dia, cukup via email. Jika dari atasannya tidak ada respon, maka lakukan rapat. Upayakan persetujuan tidak lebih dari 10 hari (kalender).

Ketiga, catat setiap hasil diskusi dalam bentuk Minutes of Meeting. Alangkah lebih baiknya jika langsung ditandatangan oleh customer pada saat itu juga untuk menghindari dispute. Jadikan MoM sebagai acuan.

Keempat, apabila ada komplain dari customer/end user, minta mereka merujuk ke MoM. Jika ini terkait dengan janji yg diberikan oleh atasan/sales, maka sampaikan ke pihak yg terkait. Selaku PM, anda cukup kerjakan apa yg menjadi SOW (scope of work).

Gambar dari sini.

Moral story:
- 4 poin di atas bisa menjadi guide agar tidak terjadi project orakel (ora kelar-kelar) :-))

Posted on Friday, December 23, 2011 by M Fahmi Aulia

No comments

12/22/2011


Baru teringat, saya punya hutang artikel terkait dengan Ibu/Mama or whatever itu nama panggilan kita kepada sosok perempuan yg telah berjuang demi kita, sejak mulai kita di kandungan hingga lahir, lalu dirawat hingga besar dan sampailah pada sosok kita yg sekarang. :-)

Saya dulu pernah punya pemikiran bahwa seorang Ibu mesti bekerja. Bekerja dalam artian ada aktivitas di luar rumah (kantor/sekolah). Hal ini timbul akibat Mama adalah seorang guru, yg notabene beliau tidak 100% ada di rumah. Sejak jam 6.30 WIB, beliau sudah pergi ke sekolah dan pulang tergantung jadwal mengajarnya. Terkadang pulang jam 12 siang, tapi tidak jarang pulang jam 17.30 WIB.

Bayangan bahwa seorang istri (ibu) mesti bekerja terus melekat hingga saya menikah dengan Wify. Asumsi saya, bahwa seorang istri/ibu mestilah bisa mengatur pekerjaan (karir) dengan rumah tangga.

Sementara, bagi saya sendiri, Wify saya perbolehkan bekerja sebagai aktivitas sehari-hari, tidak di rumah terus menerus. Lagipula, sayang sekali jika sudah kuliah tinggi2 (dan mencapai gelar) tapi tidak diwujudkan dalam bentuk bekerja.

Tapi, seiring berjalannya waktu, plus hasil dialektika yg tidak berkesudahan dengan Wify, saya mulai bisa mengubah pola pikir saya ini.

Ada beberapa penyebab mengapa pola pikir saya mulai bisa berubah.

Pertama, dalam Islam yg WAJIB mencari nafkah (baca: duit) adalah suami. Dengan demikian, maka suamilah yg mesti (lebih) bekerja keras dan banting tulang. Adapun jika istri (ibu) bekerja, maka tetap prioritas adalah keluarga. Saya akan bahas lebih detail di side A.

Kedua, menjadi Ibu Rumah Tangga BUKAN pekerjaan yg hina! Beberapa kali saya dapati ibu2 yg tidak bekerja, terasa enggan (dan malu) untuk mengatakan dirinya tidak bekerja (di kantor) dan 'hanya' berprofesi sebagai IRT. Padahal menjadi IRT itu jauh lebih berat lho! Ok, meski sudah ada asisten rumah tangga, tapi mendidik anak itu jauh lebih sulit daripada mengurus pekerjaan kantor! Tidak percaya? Coba saja sendiri! :-)

Ketiga, meski sudah kuliah tinggi (apalagi mencapai gelar S2 atau S3), tidaklah salah menjadi IRT. Justru dengan demikian, si Ibu sudah punya bekal yg mumpuni untuk mendidik anak2nya menjadi generasi yg lebih baik. Saya yakin anak2 yg dididik ibu2 yg pendidikannya lebih tinggi akan punya potensi yg lebih baik!

Keempat, jika para istri/ibu masih merasa ada waktu luang saat menjadi IRT, mereka bisa mencoba beraktivitas atau mencari pekerjaan paruh waktu (freelance). Selain bisa mengatur waktu, mereka juga tidak perlu meninggalkan keluarga (anak) setiap saat. Plus juga masih bisa 'mengamalkan' ilmu yg mereka miliki.

Kelima, percaya atau tidak, jika si ibu/istri menjadi ibu rumah tangga, maka rejeki sang suami akan mengalir deras. Saya perhatikan banyak teman saya yg mengalami hal itu. Istrinya fokus mengurus anak dan diam di rumah, eh, rejekinya dia banyak sekali yg mampir. Barangkali istrinya berdoa dan dikabulkan ALLOH SWT. :-)

So, syukurlah pola pikir saya sekarang berubah. :-)

Gambar dari sini.

Moral story:

- tidak ada salahnya menjadi ibu rumah tangga, bukan profesi yg hina kok! :-)

- pola pikir bahwa seorang ibu/istri mesti bekerja utk menghidupi keluarga adalah salah besar! SUAMI yg WAJIB mencari nafkah! Istri hanya membantu

- istri/ibu yg tidak bekerja bukan berarti tidak bisa apa2. banyak potensi yg tampil lho! :-)

Posted on Thursday, December 22, 2011 by M Fahmi Aulia

1 comment

12/07/2011


Sekitar 10 hari lalu, saat saya login di side A, saya dikejutkan dengan sebuah pemberitahuan yg berbunyi sebagai berikut:

We regret to inform you that Blogsome is going to be closing down permanently. We’ve enjoyed hosting your blogs, but all good things must come to an end. After the 7th December the admin interface of your blog may no longer be accessible and the blog content may be removed.

If you would like to backup your content you can do so by logging into your blog. After this choose the Manage >> Backup tabs. Here you will find three backup options. We have recently added a WXR file option, which will allow you to import your content back into the popular Wordpress.com blogging site. In order to keep your images you should select a backup of the database which includes images.

We are sorry about the inconvenience and wish you good luck in your future blogging endevours.

Cheers,
The Blogsome team.
Hwarakadah, itu berarti umur side A tidak lama lagi. Walhasil, saya segera melakukan langkah2 backup side A. Sayangnya, proses backup side A ternyata tidak berjalan mulus. Tidak semua blog (dan komentar) berhasil dibackup. Saya ketahui hal ini pada saat melakukan restore ke rumah baru side A.

Sekedar romantisme, saya ingin mengenang kembali side A di blogsome. Sudah sejak 2005 saya menggunakan layanan blogsome, hasil migrasi dari blogspot. Penyebabnya, beberapa fitur di blogsome lebih menarik daripada di blogspot. Terutama fitur statistik (yg dulu sempat ada di blogspot, tapi kemudian dihapus) serta status referee (referensi).

Saya jarang sekali alami masalah di blogsome. Saat banyak orang pindah ke wordpress, saya masih ngotot utk tetap di blogsome, padahal dengar2 wordpress adalah engine blog hasil pengembangan blogsome juga. Toh, saya akhirnya membuat juga domain utk side A di wordpress tahun 2009.

Hit tertinggi di side A, seingat saya terjadi pertengahan tahun ini, ketika malam nisfu Sya'ban hendak tiba. Tercatat 11 ribu lebih kunjungan ke side A, terutama ke artikel malam nisfu Sya'ban.

Dan akhirnya, saya mesti melakukan boyongan dari blogsome ke wordpress, terutama usai informasi yg saya dapatkan tersebut. Dari 1,023 artikel dan 12,598 komentar, saya hanya berhasil menyelamatkan sekitar 980an artikel dan 10,000an komentar. Sisa artikel saya mesti copy paste dan muat ulang. Untuk komentar, ya dg berat hati saya relakan pergi begitu saja. ;-(

Well, tercatat sejak 25 November 2011, side A menempati rumah barunya di tausyiah275.wordpress.com.

SELAMAT TINGGAL BLOGSOME, TERIMA KASIH ATAS SEGALA LAYANAN DAN BANTUANNYA! MUNGKIN DI LAIN WAKTU KITA AKAN BERTEMU LAGI! :-)

Semoga side A senantiasa bisa istiqomah untuk memberikan manfaat bagi banyak orang. Aamiin.

Moral story:
- layanan gratisan memang beresiko, terutama jika si layanan menghentikan jasanya

- sebenarnya saya pernah berniat menggunakan domain sendiri, namun terkendala dengan layanan dan kapasitas trafik

- blog bisa menjadi sarana dakwah lho! ;-)

Posted on Wednesday, December 07, 2011 by M Fahmi Aulia

No comments

11/30/2011


1. ITB sebagai salah satu kampus yg cukup tua menyimpan banyak cerita. Dari sekian banyak cerita,byk beredar cerita2 horror #memeLab

2. Dalam kesempatan ini,saya hendak share #memeLab yg pernah dialami oleh kenalan saya di sebuah lab di ITB.

3. Saya lupa tepatnya kejadian ini terjadi,perkiraan sekitar awal tahun 90an. #memeLab

4. Ada seorang mahasiswa tingkat akhir (TA) yg hendak menyelesaikan skripsinya. #memeLab

5. Seperti halnya kebanyakan mahasiswa yg sdg TA,si mhs ini (sebut saja Deni,bukan nama sebenarnya) sering nginap di kampus #memeLab

6. Tujuan nginap,ya jelas...biar fokus mengerjakan TA-nya,meski mungkin tidak 100% benar. #memeLab

7. Karena kadang Deni (bukan manusia ikan) ini nongkrong2 dengan temannya sampai malam,sebelum akhirnya kembali ke lab #memeLab

8. Bukan untuk mengerjakan TA,tapi untuk segera tidur.hahaha.. :-)) #memeLab

9. Setelah sekian lama TA-nya terbengkalai akhirnya Deni menyadari kewajibannya sbg seorang mahasiswa #memeLab

10. Untuk segera menyelesaikan TA dan menggapai cita-citanya. Maka mulailah dia lebih serius mengerjakan TA-nya di lab. #memeLab

11. Suatu waktu di malam Minggu,Deni seperti biasa berkumpul dengan teman2nya di lab. #memeLab

12. Maklum,namanya juga jomblo.so,mereka ber-6 (termasuk Deni) menghabiskan malam dengan bersenda gurau. #memeLab

13. Lelah bersenda gurau,keenam mahasiswa ini merasa mengantuk. Waktu menunjukkan sekitar jam 11-12 malam. #memeLab

14. Teringat dg keinginan utk segera lulus, Deni tidak ikut tidur.Dia memilih mengerjakan TA,sementara 5 temannya tidur.cieee.. #memeLab

15. Mulailah dia mengerjakan TA-nya.padahal malam Minggu lho!hahaha.. :-)) #memeLab

16. 5 temannya sudah pada tergeletak di lantai lab (gelar kasur) dan kursi lab. terbang ke alam mimpi. #memeLab

17. Kondisi lab sudah dikunci.Deni dipercaya memegang kunci lab,kunci disimpan di samping komputer. #memeLab

18. Mulailah Deni ketak ketik TA-nya.Sesekali terdengar temannya bergerak (menggeliat) dalam tidurnya. #memeLab

19. Keasikan mengerjakan TA membuat Deni asik dan larut selama beberapa waktu. Hinigga akhirnya dia merasa haus&ngantuk. #memeLab

20. Ketika dia hendak mengambil air minum,dilihatnya ada sosok si Afgan (bukan nama sebenarnya) ikut tidur. #memeLab

21. Seingat dia,Afgan tidak ikut nongkrong bareng,tapi kenapa ikut tidur.demikian batinnya #memeLab

22. Terdorong rasa haus,dia tidak berpikir panjang.Segera menuju ruang sebelah,usai ambil gelas+bikin kopi Deni kembali ngetik. #memeLab

23. Rupanya keberadaan Afgan mengganggu pikirannya.sejenak dia berpikir,sebelum akhirnya saat dia menoleh ke kiri,ternyata... #memeLab

24. Saat menoleh ke kiri itulah dia melihat... #memeLab

25. Bahwa memang sosok Afgan sedang tidur pulas,di antara si Dhani dan Lelo (bukan nama sebenarnya juga) #memeLab

26. Sejenak dia bersyukur bahwa dia tidak salah lihat. So, nerusin pekerjaannya. #memeLab

27. Sekitar jam 1/2 4 pagi,Deni merasa lelah mengetik.Iseng dia menoleh ke kiri lagi,lalu... #memeLab

28. Dia terheran-heran,karena SOSOK AFGAN MENDADAK HILANG! JRENG JREENNNGGG... #memeLab

29. Kali ini,Deni berusaha memastikan tidak ada kelainan penglihatan.Dia kucek2 matanya #memeLab

30. Eh,sosok Afgan itu BENAR-BENAR TIDAK ADA!Paniklah dia..! #memeLab

31. Penasaran,dia membangunkan Dhani,sedikit memaksa."Dhan...Dhan..bangun!" #memeLab

32. "Ada apa Den?" "Loe lihat Afgan ga?" "Heh,Afgan?Emangnya kenapa nyari2 org yg ga di Bandung?" #memeLab

33. "Maksud loe,Dhan?" "Lah,si AFGAN kan sdg PULANG KAMPUNG dari minggu kemarin." DEEGGG...jantung Deni seakan berhenti berdetak! #memeLab

34. "ANJRIITTTT..."histerislah si Deni,membuat teman2nya terbangun. #memeLab

35. Seraya panik+ketakutan+campur aduk,Deni menceritakan pengalamannya tadi melihat Afgan tidur di lab. #memeLab

36. Temannya (Juss,bukan nama sebenarnya) berusaha meyakinkan mereka bahwa itu logis,Afgan bisa saja dtg ke lab dan ikut tidur #memeLab

37. Namun,pernyataan Juss dibantah Dhani yg mengatakan Afgan pulang kampung. Plus Afgan ga punya kunci lab. #memeLab

39. Usai mendengar penjelasan Dhani,ke-6 mahasiswa ini saling berpandangan sebelum akhirnya mereka saling berebut keluar dari lab. #memeLab

40. Dan lari keluar dari kampus ITB. Tidak kembali lagi hingga Senin pagi. #memeLab

41. Beberapa waktu kemudian Deni berhasil menyelesaikan TA-nya,tapi tdk lagi menginap di lab. #memeLab

42. Saat bertemu dg Afgan,ternyata Afgan memang pulang kampung saat kejadian berlangsung. #memeLab

43. Jadi,siapa sosok Afgan yg ikut tidur tempo hari itu?Masih menjadi misteri hingga sekarang. #memeLab

Gambar dari sini.

Dan saya yakin tidak ada yg ngeh bahwa no 38 terlewat hingga twit ini muncul,hahaha :-))

Posted on Wednesday, November 30, 2011 by M Fahmi Aulia

No comments

11/28/2011



Pagi ini saya menjalani aferesis di PMI daerah Lenteng Agung. Sempat bingung, apakah aferesis itu, soalnya istilah itu begitu asing di telinga saya. Maklum, saya bukan pecinta pelajaran Biologi, meski sempat bercita-cita menjadi dokter. ;-)

Saat menjalaninya, barulah saya ngeh. Yang dimaksud dengan aferesis adalah proses pengambilan darah untuk dipisahkan sesuai dengan kebutuhan. Saya sendiri masih tidak terlalu mengerti rinciannya. Informasi dari sini, menurut saya kurang memadai untuk orang awam.

Jadi, saya pernah beberapa kali melakukan hal ini saat pengobatan untuk Wify sejak 2007-2008 lalu. Mungkin di lain kesempatan akan saya ceritakan.

Prosesnya tidak terlalu lama, palingan 5-10 menit saja. Jarum suntik akan ditusukkan ke pembuluh darah, lalu staf kesehatan akan menarik pelan2 hingga kantung suntik terisi penuh. Selanjutnya, dengan berbagai proses yg cukup rumit, darah akan dipisahkan dan dianalisa bla 3x.

Lokasi PMI tempat saya melakukan aferesis ini ternyata merupakan pusat pendidikan untuk orang2 yg berniat mengabdikan dirinya di gelimang dan genangan darah. Hahaha...maaf, saya bercanda. Mereka bukan jenis vampir kok, tapi memang orang2 hebat karena mau menolong orang lain.

Dengan pak Arfat (maaf jika salah nama), saya sempat bincang2. Ternyata di PMI jalan Joe (keren ini nama jalannya), para petugas medis sekolah selama 1 tahun (setara D1) untuk selanjutnya mulai diterjunkan ke kehidupan nyata. Biayanya Rp 30 juta/tahun, termasuk dengan asrama. Jika tidak menginap di asrama, biayanya lebih murah (sedikit, hihihi). Biaya pendidikan ini bisa diangsur per-semester. Diperuntukkan untuk lulusan SMA, jadi bisa dikatakan pendidikan ini menjadi jalan hidup di masa depan. :-)

Berdasarkan penuturan pak Arfat, saat ini MASIH BANYAK dibutuhkan tenaga ahli untuk urusan darah ini. So, bagi anda2 yg punya saudara atau kenalan atau malah mungkin anda sendiri yg ingin dan berminat menjadi ahli darah+menolong orang lain, bisa mempertimbangkan profesi ini sebagai jalan hidup. :-)

Saya sempat mengabadikan beberapa peralatan dan lokasi PMI jalan Joe ini. Adem, asri, serta hijau, sehingga cocok untuk menjadi lokasi pengambilan darah, serta untuk belajar menjadi ahli darah. :-)

Bagi anda2 yg berminat menjadi donor, bisa menghubungi mbak Ina (@inagibol) di twitter.

Moral story:
- berbagi bisa dilakukan dg berbagai cara, termasuk mendonorkan darah (tanpa keluar biaya)

- masih jarang orang mau berbagi darah (donor) dg alasan macam2, yg menurut saya tidak masuk akal. barangkali perlu dijelaskan lebih rinci :-)

Posted on Monday, November 28, 2011 by M Fahmi Aulia

2 comments

11/25/2011


Terkait dengan hari guru, 25 Nov, saya hendak bercerita ttg buku Totto Chan.

Buku ini merupakan salah satu buku menarik, yg telat saya baca, bercerita tentang seorang anak kecil bernama Tetsuko Kuroyanagi yg biasa dipanggil Totto. Yak si pengarang buku itu sendiri yg bercerita ttg kehidupan masa kecilnya yg begitu menakjubkan, menurut saya, karena berkesempatan menikmati pendidikan dari guru yg begitu mengerti tentang dirinya.

Totto-chan dikisahkan seorang anak kecil yg begitu lincah, ingin tahunya besar, lugu, namun juga penuh tanggung jawab. Kesukaannya bercerita panjang lebar dan rasa penasaran dengan hal2 yg baru membuat dirinya dikeluarkan dari sekolah 'konvensional' dan masuk ke sekolah yg murid2nya khusus, dalam artian murid2nya belajar sesuai dengan minatnya, tidak perlu belajar dengan hal2 yg tidak relevan.

Di sekolah inilah, Totto mempelajari banyak hal. Mulai dari ilmu pengetahuan layaknya anak2 sekolah lain, hingga ilmu hidup dan persahabatan serta pengalaman yg kelak akan banyak mewarnai kehidupannya.

Banyak kisah lucu dan sedih yg dituangkan di sini. Dan semua peristiwa itu tidak terlepas dari kepala sekolah sekaligus guru yg begitu pengertian dengan murid2nya. Terutama saat pertama kali bertemu, beliau dengan sabar dan tekun mendengarkan cerita dan celoteh Totto-chan selama EMPAT JAM PENUH! :-))

Menilik karakter guru yg diceritakan di buku ini, membuat saya tidak heran mengapa guru mempunyai kedudukan yg istimewa di masyarakat Jepang. Dalam satu kesempatan, saya pernah membaca bahwa usai perang dunia II, kaisar Jepang saat itu, Hirohito menanyakan berapa jumlah guru yg masih hidup/tersisa. Ini menunjukkan betapa guru (dan ilmu pengetahuan) merupakan ujung tombak sebuah negara meraih kesuksesan.

Guru yg sukses bukanlah guru yg ditakuti atau berpenampilan seram. Guru yg sukses, menurut saya, adalah guru yg berhasil membuat sang murid betah berlama-lama belajar dan terus mengeksplor ilmu yg diajarkan padanya serta (jika mungkin) menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Tidak semua guru malaikat, alias baik. Saya pernah menemui beberapa guru yg membuat saya tidak pernah bisa lagi menghormati mereka.

Cerita saya ttg mereka bukan untuk menjatuhkan nama baik mereka, justru saya ingin menjadikan mereka contoh agar guru2 lain tidak mengikuti jejak 'kelam' mereka.

Seorang guru SD yg pernah saya hormati, akhirnya saya merasa kasihan padanya, usai mendapat kabar dirinya menerima uang (suap) terkait dengan perubahan NEM seorang murid. Kabar tak sedap ini diperkuat dg kenyataan seorang murid yg prestasinya bisa dikatakan begitu rata2, bahkan di nyaris di bawah standar, mendadak pada saat NEM diserahkan menjadi ranking kedua (jika tidak salah). Isu yg beredar, sang guru mendapat uang untuk memberi kunci jawaban, tapi isu lainnya ya begitulah...pokoknya keluar NEM yg fantastis.

Saya pernah kena damprat dan dimarahi guru kesenian saat SMP. Penyebabnya suara saya yg fals telah mengacaukan ritme paduan suara untuk upacara hari Senin, hahaha. Lagian guru tsb juga salah. Sudah tahu suara saya fals, saya malah disuruh untuk mengeluarkan suara. Sejak saat itulah saya mengenal dan menekuni lipsync, wakakak. Kapok deh nyanyi di depan umum, meski akhirnya mimpi buruk itu terjadi lagi di SMA. :-))

Hingga kini, saya masih tidak bisa menghilangkan ketidaksukaan saya dengan guru agama di SMP. Saat kelas 1 dan 2, saya masih bisa menghormati beliau, masih polos soalnya. Ketidaksukaan saya muncul saat kelas 3, ketika saya mengetahui ybs memberi nilai lebih besar pada teman sekelas yg les ngaji pada beliau. Padahal jika melakukan perbandingan dg nilai2 ulangan dan hapalan surat, saya berani deh diadu. :-)

Di SMA, saya mengetahui ada guru yg naksir muridnya. Kebetulan muridnya itu teman saya. Cantik memang teman saya itu. Dan gaya ganjen sang guru membuat saya menyadari, guru juga mempunyai hawa nafsu yg kadangkala ndak bisa dikontrol. ;-)

Guru PMP saya termasuk orang yg tidak saya sukai karena sikapnya. Setiap jawaban/pertanyaan yg saya lontarkan kayanya ndak berkenan untuk beliau. Belum lagi sikapnya saat saya menjadi alumni dan berkunjung ke sekolah. Mentang2 saya bukan masuk jurusan yg favorit, lantas saya dianggap tidak ada!

Toh, dari banyaknya guru2 yg menyebalkan yg saya ceritakan di atas, jumlahnya masih kalah dibanding dg guru2 yg menyenangkan hati saya dan memberi banyak pengaruh pada hidup saya.

Guru sejarah di SMP misalnya, berhasil membuat saya membaca begitu banyak ttg sejarah2 dunia. Nilai ulangan saya hampir tidak pernah kurang dari 9, hahaha. Bahkan guru geografi saya berhasil membuat saya meraih nilai 10. :-))

Guru kimia di SMA juga mempengaruhi hidup saya. Saat saya begitu bodohnya dg pelajaran kimia, guru kimia saya saat kelas 1 tetap percaya dg kemampuan saya. Bahkan hendak mendaftarkan saya ikut olimpiade kimia (are you kidding, bu Ida?). Dan guru kimia kelas 2 berhasil membuat saya begitu cinta dg kimia, meski akhirnya saya hubungan asmara saya dg kimia mesti berakhir karena salah pengertian. *halah* :-))

Ibu saya juga seorang guru, guru ekonomi. Dianggap killer di jamannya. Padahal, setahu saya, ibu saya bukanlah guru killer. Jika saya baca buku2 yg beliau ajarkan dan soal2 ujian yg dibuat, ndak susah2 amat. Tapi, menurut kabar yg saya dengar, ibu saya memang lumayan disiplin tingkat tinggi.

Demikian ceritaku ttg guru, apa ceritamu?

Moral story:
- guru memegang peranan penting dalam kemajuan bangsa

- guru mestinya digugu dan ditiru

- jika guru kencing berdiri, maka murid kencing berlari. dengan kata lain, jadi guru mesti jaga sikap!

- guru juga manusia, jangan terlalu berharap lebih pada mereka, tapi tetap hormatlah pada mereka

- Islam juga memandang guru mempunyai kelebihan dan pengaruh yg cukup tinggi serta dimuliakan kedudukannya

- para guru hendaknya membaca buku Totto-chan agar lebih menghargai para murid sebagai manusia, bukan sebagai obyek

Posted on Friday, November 25, 2011 by M Fahmi Aulia

No comments

11/23/2011



Selama ini sebagian besar dari kita meyakini bahwa kejadian2 supranatural (baca: peristiwa horor) terjadi di malam hari, terutama setelah jam 12 malam. Saya sendiri tidak tahu kenapa orang2 begitu yakin dg waktu2 tersebut.

Nah, saya hendak cerita kejadian horror yg saya alami kemarin, Senin, 21 Nov 2011, jam 09 pagi. Yak, anda tidak salah, JAM 9 (SEMBILAN) pagi. Cerita ini sudah saya kicaukan sebelumnya.

1. Malam ini saya mau #memetwit yg baru saya alami Senin pagi di kantor. Saya beri nama #memeCubicle

2. Jadi,spt biasa saya datang di kantor jam 8 lewat dikit.Lgsg menuju cubicle saya untuk memulai aktivitas. #memeCubicle

3. Gambaran cubicle tempat kerja saya,sebagai berikut.Ada 4 cubicle,katakan ABCD.A ada di kiri atas,B kanan atas. #memeCubicle

4. 4. C kiri bawah,D kanan bawah.Alex di A.Saya cubicle B.Lalu di cubicle C ada Tedy,yg sdg menangani project ZR.Halim di D #memeCubicle

5. Sekitar jam 9 pagi,saat saya sedang sibuk2nya mengetik dan mempersiapkan dokumen,saya mendengar Tedy menelpon seseorang. #memeCubicle

6. Saya tdk ingat persis siapa yg ditelp Tedy,tapi saya ingat isi pembicaraannya,mengenai persiapan pemindahan barang. #memeCubicle

7. Saat mendengar Tedy bicara,saya juga sdg mendengar radio,Gen FM.jadi,saya dlm keadaan SADAR! :-) #memeCubicle

8. Cukup lama Tedy bicara,sebelum akhirnya menutup telpon dan pembicaraan dg clientnya. #memeCubicle

9. Jam 10.50 WIB,saat saya sdg mengetik,tiba2 saya melihat Tedy datang dg membawa ransel. Saya jelas terkejut! DHEG!! #memeCubicle

10. Bukankah tadi Tedy nelp clientnya,kok skrg tiba2 datang dg bawa ransel?Saya mulai merasa ga enak,JRENG JREEEENNGG.... #memeCubicle

11. Usai beberapa waktu, 10 menit,saya tanya ke Tedy."Ted,baru datang?" "Ya,gw baru datang." WHAAAATTT??? #memeCubicle

12. Langsung deh saya cerita,bahwa tadi saya dgr suara dia nelp utk ngurus pindahan barang.Tedy memandang dg bingung. *hmmm...* #memeCubicle

13. "Ga mungkin lah,gw baru datang.Halusinasi kali loe,Mi!"ujar Tedy.Giliran saya yg bingung dan bertanya-tanya. #memeCubicle

14. JADI,SIAPA YG TADI NGOMONG DI CUBICLE C? Saya langsung ketawa2 'asem' gitu deh... #memeCubicle

15. Moral story: lain kali saya mesti pastikan ada orang atau tidak jika ada yg ngomong di cubicle A,C,D. #memeCubicle

16. Btw,Tedy pny aksen yg khas.jd saya yakin,saya tdk salah dgr ataupun ketuker dg suara penyiar radio (TJ-Kemal) :-) #memeCubicle

(tambahan, tidak sempat saya kicaukan)
17. Well,jujur saya tidak takut.Apalagi jika saya bandingkan dg yg istri saya alami.Hanya kaget saja mengalaminya di pagi hari! :-)) #memeCubicle

Teman kantor yg srg ke #memeCubicle C ->> RT @giTa_tiwi: pak @mfahmia2705 kayaknya di cubicle pak tedy itu emang agak sdkt "aneh" deh

Gambar dari sini.

Moral story:
- siapa bilang kejadian horror hanya dialami malam hari?

- sekali lagi,ga perlu takut! ;-)

Posted on Wednesday, November 23, 2011 by M Fahmi Aulia

No comments

11/21/2011


BAB itu berapa banyak yg normal? Well, normal ini menurut kedokteran atau gimana? Saya sendiri termasuk yg tidak peduli dg berapa kali saya BAB, selama perut saya tidak mules, berarti porsi BAB yg saya lakukan itu masih normal. ;-)

Nah, masalahnya, jika ternyata suatu pagi anda baru sadar bahwa anda sudah tidak BAB selama sekian hari, apa yg anda lakukan? Tips berikut merupakan rangkuman dari kicauan saya di Twitter.

1. Anda mengalami #SulitBAB? Saya hendak berbagi beberapa tips mengenai hal ini. Saya sudah coba beberapa dan berhasil.

2. Pertama,makan buah2an. Pengalaman saya,buah pisang dan pepaya akan menolong kita keluar dari #SulitBAB

3. Faktor serat yg dikandung kedua buah itu mudah2an cukup membantu saluran pencernaan anda meloloskan kotoran ;-) #SulitBAB

4. Kedua,minum susu coklat dingin di pagi hari. Beberapa kali saya melakukan ini,dan cukup berhasil. #SulitBAB

5. Butuh kurang dari 10 menit,anda akan ngacir ke toilet. Saran: jgn lakukan jika anda sdh siap ngantor atau hendak sholat! ;-) #SulitBAB

6. Ketiga,minum kopi. Bagi saya,efek minum kopi masih lebih lambat dari susu coklat dingin. Perhatikan juga poin 5. #SulitBAB

7. Keempat,makan makanan pedas. Sambal atau kerupuk pedas atau produk sejenis,bisa membantu melancarkan BAB anda. #SulitBAB

8. Untuk kasus ini,biasanya butuh semalam utk membuat saya BAB di pagi harinya. #SulitBAB

9. Kelima,minum obat pencahar. Untuk yg ini,saya belum pernah coba. Ngeri dg efek sampingnya,ngocor terus. ;-) #SulitBAB

10. Saya tidak pernah pakai produk gel yg konon bisa melancarkan BAB. Yg ada malah anjuran JANGAN PAKAI! #SulitBAB

11. Konon,produk itu malah menggumpal di saluran pencernaan :-( #SulitBAB

12. Pengalaman saya,gunakan yg alami. Hindari no 9,10,kecuali kefefed&pakai resep dokter. ;-) #SulitBAB

Semoga berguna.

Gambar dari sini.

Moral story:
- BAB kadang dialami banyak orang.

- BAB yg encer (apalagi cair) menandakan kondisi badan anda tidak fit (sakit).

- sembelit juga merupakan informasi ada yg tidak beres dg badan anda.

- gunakan yg alami. hindari obat2an/bahan kimia.

Posted on Monday, November 21, 2011 by M Fahmi Aulia

No comments

11/20/2011



Sebagai manusia, kita diberi akal. Dengan akal, maka manusia lantas mendefinisikan kiri dan kanan. Gunanya apa? Salah satunya adalah untuk mempermudah positioning atau penentuan lokasi.

Kebayang ndak jika tidak ada kiri dan kanan (di samping depan, belakang, atas, dan bawah tentunya). Kita akan kesulitan memberitahu lokasi kepada orang lain. Coba saja anda bereksperimen, menjelaskan sesuatu tanpa kata2 yg saya sebut di atas. Saya jamin akan sulit banged! ;-)

Sejak kecil kita diajari kanan dan kiri ini. Namun, pada suatu waktu, saya menemukan orang yg kesulitan menentukan kanan dan kiri.

Kesulitan seperti apa yg saya maksud? Entah ada apa dg dirinya, sehingga jika dia mendapat informasi kanan atau kiri, dia akan membutuhkan waktu respon lebih lama sebelum akhirnya dia menentukan sikap/langkah. Bahkan, tidak jarang dia mesti mengangkat dan membandingkan tangan kanan/kirinya sebelum bertindak.

Yang saya ingat, pada satu waktu dia menyetir mobil. Saat saya bilang belok kanan, dia malah diam dan kebingungan, sebelum akhirnya mengangkat dan membandingkan tangannya. Setelah 'yakin' dg arah kanan, barulah dia belok kanan.

Efeknya, kami diklaksonin oleh pengendara kendaraan lain di belakang kami yg merasa kami telah menghambat perjalanan mereka.

Kasus lain, masih terkait dengan kanan dan kiri, ada orang yg 'menyalahgunakan' penggunaan lampu sign di kendaraannya.

Maksudnya begini. Jika dia hendak belok kanan, maka lampu sign kiri yg dinyalakan. Demikian pula sebaliknya, jika hendak belok kiri, maka lampu sign kanan yg dinyalakan.

Logika yg dia pakai, bagi kita kebanyakan, sangatlah aneh.

Bagaimana tidak? Jadi, logika yg dia pakai adalah jika dia hendak belok kanan, maka lampu sign kiri yg dia nyalakan agar orang2 jalan ke kiri sesuai lampu yg dia nyalakan. Demikian pula sebaliknya.

Logika yg aneh bukan? Gara2 kasus ini, jika tidak salah ada teman saya yg pernah hampir mengalami tabrakan gara2 pengendara kendaraan di depannya ternyata menggunakan logika ini! *tepok jidat*

Mari kita lanjutkan.

Terkait dengan kanan dan kiri, saya pernah dapati ada seorang motivator dan pengusaha yg sedemikian membela mati2an otak kanan. Dia berpendapat, bahwa seorang pengusaha mesti lebih banyak menggunakan otak kanan dibanding otak kiri.

Menurutnya, orang2 (pengusaha) dg otak kanan akan merespon lebih baik dan akan banyak bertindak dibandingkan orang2 (pengusaha) dg otak kiri yg akan lebih banyak berpikir dan menunggu.

Bagi saya, anjuran si motivator kanan ini jelas ngawur dan menyesatkan. Otak kiri jelas diperlukan untuk melakukan analisa dan perhitungan matematis.

Anda bisa bayangkan jika seseorang berbisnis hanya mengandalkan otak kanan (yg saya 'tangkap' sebagai orang yg terlalu bernafsu). Bagaimana dia melakukan perhitungan untung rugi atas bisnis yg dia kelola? Memangnya berbisnis tidak perlu rencana? Main hajar begitu saja?

Saya khawatir anjuran2 si motivator ini akan membuat orang2 berbisnis tanpa memikirkan resiko (pakai otak kiri). Bisnis itu beresiko, terlebih jika orang2 yg terjun berbisnis sudah mempunyai tanggungan. Jika ada apa2 dg bisnisnya, sehingga rugi ratusan juta atau bahkan miliaran rupiah, apakah keluarga/tanggungan mereka mengerti dan siap dg hal itu?

Jika sudah mempersiapkan resiko (pakai otak kiri) namun ternyata kerugian tidak bisa dihindari, ya apa boleh buat. Barangkali memang sudah di luar resiko kita. Toh, setidaknya, untuk keluarga mereka sudah dipersiapkan dananya. Minimal tidak lantas menjadi gelandangan dan hidup terlunta-lunta di jalan.

Meski dari beberapa cerita ttg pengusaha, saya pernah baca ada pengusaha yg seperti itu. Maksudnya, saking ruginya, harta bendanya ludes, keluarganya berantakan, dan akhirnya dia menjadi gila dan hidup menggelandang. :-( Barangkali dia terlalu pakai otak kanan ya? ;-)

Gambar dari sini.

Moral story:
- berbisnis itu tidak hanya membutuhkan otak kanan (untuk beraksi) namun juga butuh otak kiri (untuk berpikir&menganalisa).

- jangan meremehkan otak, baik otak kiri maupun otak kanan. masing2 sudah mempunyai fungsi sebagaimana yg diciptakan oleh ALLOH SWT.

- otak hendaknya dimaksimalkan, baik kanan dan kiri. dengan demikian, hasilnya akan dahsyat karena kita akan beraksi/bertindak dengan perencanaan yg baik dan matang. hasilnya? ya serahkan pada ALLOH SWT. dalam Islam, inilah yg disebut TAWAKAL. :-)

- motivator yg terlalu membesar-besarkan (memuja?) otak kanan, menurut saya sudah termasuk orang sombong dan meremehkan orang2 yg menggunakan otak kiri. saya yakin, kritik saya ini akan dianggap sebagai suatu kebencian/kedengkian. lah wong motivator ini termasuk motivator yg sensi kok, hahaha :-)

- masih ada cara lain untuk memotivasi orang utk bertindak (dalam berbisnis). dengan meremehkan (orang2 yg memakai) otak kiri, bagi saya, anda sudah meremehkan ciptaan-Nya. :-)

Posted on Sunday, November 20, 2011 by M Fahmi Aulia

No comments

11/16/2011


Bagi saya dan Wify, makan malam di luar kadang kami lakukan pada waktu2 tertentu saja. Dan yg sudah pasti, jika ada duitnya peristiwa2 penting, misalnya ulang tahun pernikahan, atau ulang tahun salah satu dari kami (atau juga mbak Mika).

Tentu saja, makan malam di luar yg saya maksud adalah makan malam di tempat2 yg dirasa istimewa. Well, setidaknya sebuah tempat makan yg menyajikan roti bakar dari Italia sudah menjadi langganan kami. Itupun jika kami sudah kehabisan ide hendak makan malam istimewa dg lokasi yg terdekat.

Nah, beberapa waktu lalu, saya mengajak Wify untuk makan malam di Holycowsteak. Sebuah tempat makan yg baru saya ketahui usai membaca tweet beberapa orang. Terdorong rasa penasaran, saya menunggu momen yg tepat untuk mengajak Wify ke tkp terdekat, Senopati.

Akhirnya, dalam rangka merayakan pernikahan, saya mengajak Wify ke sana.

Ternyata lokasinya mudah dijangkau. Hanya saja tempat parkirnya agak sulit. Ketika kami masuk, wuiss...sudah nyaris penuh tempat makannya. Beruntung kami mendapat 2 kursi kosong, itupun dempet2an dan kurang nyaman.

Saya memesan Buddy's special, sementara Wify memesan Australia Tenderloin.

Secara keseluruhan, masakan di Holycowsteak lebih enak daripada di Abuba, terutama sejak kasus ada daging yg masih mentah.

Dan smash potatoes-nya layak dapat nilai lebih karena bagi saya jarang2 ada steak yg menyajikan smash potatoes. Saosnya juga ok, baik untuk saos lada hitam maupun untuk saos jamurnya.

Sayangnya, kasus daging mentah terulang lagi. Meski ternyata menurut pihak Holycowsteak, saya mestinya bisa minta dimasak ulang (sayangnya tweetnya tidak sempat saya simpan utk dijadikan arsip).

Anda sendiri bagaimana? Anda ajak pasangan anda ke mana bila hendak makan malam istimewa? Di rumah sajakah atau makan di luar seperti kami?

Moral story:
- sebagai tempat makan daging (steak), holycowsteak layak dijadikan alternatif.

- harganya relatif lebih murah, dg kualitas daging dan saos layak bersaing.

- mungkin mesti dipertimbangkan kursi/tempat makan yg lebih lapang. ;-)

Posted on Wednesday, November 16, 2011 by M Fahmi Aulia

2 comments

11/13/2011


Beberapa waktu lalu, saya agak terkejut saat mendapati komentar di salah satu review buku yg pernah saya lakukan. Buku yg saya maksud adalah buku Mestakung karya Yohanes Surya. Silakan baca komentarnya di sini. Hahaha, benar2 satu kebanggaan dan kehormatan bagi saya untuk dikutip di sebuah buku. :-)

Lalu kami melakukan korespondensi. Tidak berapa lama kemudian, pihak Mizan mengirimkan cetakan terbaru buku Mestakung. Dan di bagian depan, ada kutipan dari blog saya. Hiks, benar2 terharu saya. :-)

Belakangan saya baru tahu, bahwa Mestakung ini dibuat filmnya. Saya hanya menemukan cuplikannya di Youtube.

Saya sendiri kurang tahu, apakah film ini sudah beredar atau belum. Jika sudah, saya mesti sempatkan diri menonton. Semoga sama bagusnya seperti film Laskar Pelangi.

Inti dari buku Mestakung adalah: JANGAN PERNAH MENYERAH!

Moral story:
- siapa bilang TOFI (Tim Olimpiade Fisika Indonesia) terwujud dg mudah? hanya kerja keras dan semangat pantang menyerah saja yg membuat tim ini terwujud dan (akhirnya) membanggakan bangsa

- banyak anak berpotensi dan berprestasi, namun sayangnya pemerintah mengabaikan :-(

Posted on Sunday, November 13, 2011 by M Fahmi Aulia

2 comments

11/11/2011



Setelah ngubek2, akhirnya saya berhasil menemukan arsip memetwit pertama saya. Enjoy!

Topiknya kendaraan hantu.ada 2 org yg cerita ke saya ttg pengalaman mereka.yg pertama teman saat kuliah,kedua paman (paklik) saya #memeTwit

Cerita pertama mengambil lokasi di ITB,tepatnya di pertigaan dkt loket masuk BunBin.saya yakin @litaaja @amyahya tahu

Sengaja nyeret mereka berdua,biar mereka min tahu #memeTwit ini :-))

Jadi,teman saya,si A,perempuan,plg dr kampus jam 1 malam.pas malam Jumat juga.dia ditemani si B.saya lupa knp mrk plg malam #memeTwit

Mereka berdua hendak pulang ke Ledeng,so mereka menunggu angkot Ledeng-Cicaheum yg mmg lewat situ #memeTwit

Angkot ini sudah susah didapat di atas jam 10malam.so,mereka berdua menunggu cukup lama seraya ngobrol kegiatan yg tadi dilakukan #memeTwit

Suasana di situ lumayan sepi,tuips.ga ada lagi warung yg buka.tempat makan pecel lele jg sdh pada tutup.lampu agak2 redup #memeTwit

Tunggu punya tunggu,angkot yg ditunggu tdk kunjung datang.padahal besok pagi msh ada kuliah.keduanya mulai gelisah #memeTwit

Menjelang jam 2,akhirnya ada angkot yg lewat.nah,si B buru2 melambaikan tangan,nyegat si angkot.si A sendiri diem #memeTwit

Pas si angkot sdh berhenti,tyt di dalamnya ada sekitar 4 org penumpang.bapak2+ibu2 gt.lampu angkotnya agak redup #memeTwit

Si B buru2 menarik tangan si A,ngajak naik.anehnya,si A ga mau."Kamu aja deh yg naek.saya nungguin yg lain deh!" #memeTwit

Si B keheranan dg sikap A."Ya udah,urang ti heula atuh nya'?isuk2 aya kuliah deui." #memeTwit *maaf,no translate* :p

mari dilanjut lagi #memeTwit-nya,tadi ada masalah dg koneksi :p *barusan coba via tweetdeck&twitter juga gagal*

si B naik ke dalam angkot,lalu duduk di seberang bagian tengah,diapit ibu2 dan bapak2.jadi dia bisa ngeliat si A yg tetep diem #memeTwit

pergilah si B dg angkotnya,meninggalkan si A yg menatap dg raut wajah yg sulit dibayangkan si B #memeTwit

keesokan paginya,saat menjelang Jum'atan,si A bertemu dg si B di dekat kantin. si A langsung menghampiri si B seraya.. #memeTwit

menatap dg takjub dan memeluk si B dg erat. keruan saja si B kaget dg sikap si A ini."kamu sehat kan?baik2 saja kan?"tanya si A #memeTwit

lah,skrg dabr-nya yg lemot. pada ga rela saya cerita #memeTwit yak?! :-))

bismillah,saya coba dari twitter dot com deh utk melanjutkan #memeTwit

si A terus memeluk si B dan menatap wajah temannya itu,memastikan si B baik2 saja."kamu sadar kan?ga linglung kan?beneran si B?" #memeTwit

"iya,saya si B.beneran!yg rumahnya di Ledeng tea!kenapa sih A?kamu meni aneh pisan hari ini!"tanya si B #memeTwit

si A bilang,"ok..ok..saya jelasin deh,kenapa saya bersikap aneh,ga cuma pagi ini,tapi sejak semalam." #memeTwit

lalu si A ngajak si B ke bangku terdekat.dan dia mulai cerita penyebab keanehan dirinya sejak semalam #memeTwit

A:"jadi gini B,semalam saya heran kenapa kamu bersikap nyegat angkot." B:"lho,kan emg ada angkot kan semalam?" #memeTwit

B:"masa angkot segede gaban itu kamu ga lihat sih A?" si A menggeleng dengan tegas!"ga,sayah ga liat angkot!" jreng jreng...! #memeTwit

si B ngotot banget,bahwa dia nyegat angkot yg mereka tunggu sekian lama di tgh keheningan malam. si A tetep menggelengkan kepala #memeTwit

si A malah bilang,"sayah juga heran,kenapa kamu kok berani ninggalin saya." si B makin bingung #memeTwit

"emangnya kenapa A?ada apaa?" si B jadi ketakutan dg sikap si A yg makin dirasa aneh ini. si A akhirnya buka mulut... #memeTwit

A:"jadi B,yg kamu lihat dan cegat semalam itu bukan angkot." B:"eh,masa sih?lha wong jelas ada tulisan Cicaheum-Ledeng!" #memeTwit

B:"jelas juga itu angkotnya warna hijau." A:"bukan B.yg kamu lihat dan cegat itu bukan angkot.melainkan..." #memeTwit

B:"MELAINKAN APA A?" A:"melainkan 2 orang yg bawa KERANDA!" jreng jreeeenggg...!! #memeTwit

wah,siyal,update #memeTwit via tweetdeck macet :-(

si B kebingungan."masa keranda?kan jelas ada orang2 di dalamnya?"sahut si B sambil mulai panik dan takut #memeTwit

A:"itu orang2 yg diantar ke kuburan pakai keranda itu.itu sebabnya sayah ga mau ikut naik,takut dibawa ke kuburan." #memeTwit

B:"AAHHH...G*BL*G,PANTESAN SEMALAM KOK ANEH!baru nyadar euy!" #memeTwit

A:"aneh gimana B?" B:"itu semua penumpang duduknya anteng banget.mukanya pucat,matanya agak2 cekung gitu.krn dah ngantuk,cuek deh" #memeTwit

B:"yg anehnya lagi,mobilnya ga berasa,kaya nggelinding gitu aja." A:"wajar B,krn kamu digotong pake keranda." #memeTwit

A:"jadi ga kerasa naek mobilnya.makanya sayah heran kamu kok berani banget naik keranda." #memeTwit

sejak saat itu si B ga pernah lagi pulang malem,apalagi menjelang subuh,terutama di malam Jum'at #memeTwit

bayangkan aja tuips,ngeliat keranda saja kadang kita sdh semriwing duluan.lah ini,dari ITB ke Ledeng digotong pk keranda,ga berasa #memeTwit

untung si B baca doa dulu sebelum naik ke 'angkot' itu.ga kebayang kalo dia main naik begitu saja.bisa2 dikubur beneran #memeTwit

moral story:
- baca doa (minimal bismillah) setiap hendak berbuat sesuatu (kebaikan), insya ALLOH akan dapat perlindungan-Nya

- foto dari sini.

Posted on Friday, November 11, 2011 by M Fahmi Aulia

2 comments


Bagi anda yg tinggal di kota-kota terutama kota besar, adalah hal yg lumrah jika anda mempunyai asisten rumah tangga (ART). Bukan lagi sesuatu yg 'sunnah', tapi sudah cenderung ke arah 'wajib', terlebih jika anda dan pasangan anda sama2 bekerja.

Sebelum membahas lebih lanjut, saya ingin membahas dulu pergeseran pemberian nama ART ini. Dulu di jaman yg super feodal (atau masih berlaku juga di keluarga2 feodal sekarang?), ART sering disebut babu, kacung. Lalu berubah penyebutannya menjadi pembantu, pembantu rumah tangga (PRT).

Saya sendiri lebih suka menyebutnya ART, dengan alasan istilah ini lebih simpatik dan manusiawi. Selain itu agar mengingatkan juga agar kami lebih manusiawi dalam memperlakukan ART.

Well, sebagaimana diketahui, posisi ART seringkali sangat tidak enak. Dipandang sebelah mata, tidak boleh duduk di atas (sejajar dg tuannya), lalu makan juga mesti belakangan, dst dst. Adalah suatu perlakuan yg tidak manusiawi dan juga tidak Islami.

Baik, mari melangkah hke hal berikutnya.

Kami mempunyai, err, maksudnya mempekerjakan 2 ART. Yang pertama, ART khusus mengerjakan hal2 terkait dengan rumah. Misalnya mencuci baju,piring plus menyetrika. Tidak lupa menyapu + mengpel. Sementara yang kedua, ART untuk mengasuh mbak Mika.

Penyebab kami memisahkan ART ini karena Wify ingin ART-nya khusus menangani+mengasuh mbak Mika. Ada beberapa cerita memang yg menyebutkan bahwa ART yg dobel kerjanya antara mengasuh anak dan urusan rumah tangga mempunyai tingkat stres yg lebih tinggi. Dan hal tersebut bisa membahayakan diri si anak, terutama jika si ART tsb sdg bekerja mengurus rumah lalu tiba2 si anak rewel dan si ART sedang kesel. Bisa2 si anak menjadi sasaran pelampiasan kemarahan+kekesalan si ART.

Kedua ART ini kami beri honor yg berbeda. Untuk pengasuh mbak Mika, kami beri lebih besar. Wajar lah menurut saya, karena selain lebih berat mengasuh anak, anak jelas bukan sebuah barang. Selain itu, jam kerjanya juga lebih lama. Jika ART urusan rumah tangga kerjanya sekitar 2 jam (lalu pergi utk mengerjakan pekerjaan di rumah lain), maka ART utk mbak Mika mesti bekerja dari jam 7 pagi - 4.30 sore (terkadang hingga jam 5 sore).

Kedua ART kami berasal dari Jawa. Well, bukan bermaksud diskriminasi atau SARA, namun dari pengalaman kami menggunakan ART, para pekerja dari Jawa ini sudah teruji, baik dalam hal loyalitas maupun dalam hasil kerja.

Kami pernah menggunakan ART yg berasal dari Betawi (penduduk lokal) dan dari Sunda. Namun, hasilnya tidak terlalu menggembirakan.

ART dari Betawi merasa dirinya 'pemilik' Jakarta dan kami adalah pendatang (ya, tentu saja) sehingga seringkali malah dia yg mengatur-atur kami. Belum lagi cara kerjanya yg asal2an dan tidak cukup bersih hasilnya. Lebih parah lagi, baru kerja beberapa waktu sudah minta naik gaji! Hadeuuhhh.... :-(

Sementara ART dari Sunda, diam saja di kamar. Masih muda memang, baru lulus SD. Namun ya bukan berarti lantas diam saja dan menunggu perintah. Cape lah kami menyuruh-nyuruh. Malah jadinya kami bertindak feodal, bukan sebagai rekan.

Yang kami syukuri dari kedua ART kami ini, mereka sangat kompak dan tidak ada perasaan saling iri. Seringkali si ART pengasuh mbak Mika datang terlebih dahulu, dia membereskan pekerjaan2 yg biasa ART regular lakukan. Jika mereka berdua bertemu, ngobrollah mereka dg akrab.

Sejauh ini, kami cukup puas dengan hasil kerja keduanya.

Untuk honor, ART regular sudah 2x mendapatkan kenaikan honor. Sementara untuk ART untuk mbak Mika, mungkin masih tahun depan baru diberi kenaikan.

Anda sendiri bagaimana, berapa ART yg anda miliki?

Foto dari sini.

Moral story:
- ART juga manusia, perlakukan mereka dengan baik

- dari pengalaman, ART dari Jawa lebih tangguh dan handal

Posted on Friday, November 11, 2011 by M Fahmi Aulia

2 comments

11/07/2011


Dalam salah satu perbincangan dengan kenalan saya mengenai pekerjaan, tercetus pemikiran sebagai berikut. Apabila kita sudah tidak betah dengan kondisi kantor, pilihan mana yang akan diambil, resign atau dipecat?

Sekilas pilihan tersebut terlihat remeh, tapi sebenarnya ada pertimbangan dan dampak yg cukup besar dengan pilihan yg diambil tersebut.

Yang pertama anda mesti lihat adalah hubungan anda dengan kantor dan elemen2nya, termasuk staf2, bos2, dan client2 anda. Jika hubungan anda dengan mereka semua (atau 80% dari mereka) baik2 saja, maka resign dengan baik-baik adalah pilihan yg bisa diambil.

Alasannya, jika hubungan anda baik, maka anda telah mempunyai relasi dan network yg cukup baik. Jika anda pindah tempat kerja lalu anda mesti berhubungan dengan salah satu komponen di atas, maka tidak akan ada masalah, karena hubungan anda yg baik2 saja itu.

Malah, jika anda membuka usaha sendiri, maka kantor lama serta client2 di kantor lama anda merupakan aset. Bukan tidak mungkin perusahaan anda nantinya akan merekrut teman2 anda di kantor lama, hahaha :-) Malah sapa tau bos anda bisa anda rekrut juga menjadi anak buah. :-)) *mimpi dot kom, tapi kenapa tidak?*

Dengan resign baik-baik, maka track record anda juga akan tetap terjaga. Terkadang (calon) kantor baru akan menanyakan apakah mereka boleh menghubungi pimpinan tempat kerja anda sekarang pada suatu waktu di masa depan.

Oke, hal di atas adalah bagian manisnya. Kini melangkah ke bagian yg pait.

Katakanlah anda bekerja di tempat yg sedemikian awut2annya. Bos brengsek, teman kerja yg tukang njilat, banyak konflik, manager yg ga tau cara mengatur orang/anak buah atau malah lebih parah lagi, bos ternyata selingkuh dengan anak buahnya yg notabene anak buahnya itu musuh anda!

Solusi paling gampang ya resign. Tapi bagaimana jika anda sudah cukup lama bekerja di kantor itu? Katakanlah, lebih dari 4 tahun. Dan anda perhatikan, ternyata pimpinan kantor punya gelagat tidak akan menghargai loyalitas anda selama bertahun-tahun kerja di situ, dengan tidak akan memberikan penghargaan atau apapun itu namanya.

Menurut saya, jika kondisinya demikian, maka lebih baik anda cari gara2 saja agar dipecat. Dengan dipecat, setidaknya anda akan dapat kompensasi yang lumayan lho.

Berikut ini saya copy paste kompensasi yg bisa anda dapat jika anda dipecat. (sumber dari sini)

Pesangon

x < 1 tahun = 1 bulan upah
1 tahun < x < 2 tahun = 2 bulan upah
2 tahun < x < 3 tahun = 3 bulan upah
3 tahun < x < 4 tahun = 4 bulan upah
4 tahun < x < 5 tahun = 5 bulan upah
5 tahun < x < 6 tahun = 6 bulan upah
6 tahun < x < 7 tahun = 7 bulan upah
7 tahun < x < 8 tahun = 8 bulan upah
x < 8 tahun = 9 bulan upah

Uang Penghargaan Masa Kerja

3 tahun < x < 6 tahun = 2 bulan upah
6 tahun < x < 9 tahun = 3 bulan upah
9 tahun < x < 12 tahun = 4 bulan upah
12 tahun < x < 15 tahun = 5 bulan upah
15 tahun < x < 18 tahun = 6 bulan upah
18 tahun < x < 21 tahun = 7 bulan upah
21 tahun < x < 24 tahun = 8 bulan upah
x < 24 tahun = 10 bulan upah

Uang Penggantian Hak

- Cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur
- Biaya atau ongkos pulang untuk pekerja dan keluarganya ke tempat dimana pekerja diterima bekerja
- Penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan ditetapkan 15% dari uang pesangong dan atau uang penghargaan masa kerja bagi yang memenuhi syarat
- Hal-hal lain yang ditetapkan dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, atau PKB

See, menguntungkan bukan? ;-) *mode kompor*

Nah, jika anda memang serius hendak mengambil langkah dipecat, maka anda mesti pikirkan hal2 berikut:
- cari cara agar anda dipecat, namun dengan cara yg tidak merugikan nama baik anda, terutama di kalangan client anda

- katakan anda interview di calon tempat kerja baru, apakah anda akan berkata bahwa anda dipecat? atau ada alasan lain yg akan anda sampaikan?

Selamat memilih opsi! :-)

Gambar dari sini.

Moral story:
- dalam dunia kerja, apply dan resign adalah hal biasa, tidak perlu ambil pusing.

- jika anda resign, pastikan anda mempunyai relasi yg baik, terutama dg client2 di kantor lama, karena itu aset besar!

- beberapa pendapat tentang dipecat adalah ini dan ini. anda setuju?

Posted on Monday, November 07, 2011 by M Fahmi Aulia

2 comments

11/04/2011

Sebelum bercerita lebih jauh, saya hendak menjelaskan apa itu meme twit.

Meme twit (biasa ditulis #memetwit) adalah salah satu topik sharing di twitter yg bercerita tentang kejadian/cerita horror/menyeramkan. Memetwit biasanya muncul di malam Jum'at, meski mungkin muncul juga di hari2 lain.

Nah, sejak minggu lalu, saya mulai ikut sharing mengenai cerita/kejadian horror ini. Minggu lalu topiknya adalah Angkot Keranda.

Semalam saya bercerita ttg Kontrakan. Untuk memudahkan, saya tulis ulang di blog untuk meme twit semalam. Sayangnya memetwit minggu lalu tidak sempat saya simpan. Karenanya, untuk memetwit semalam, saya tambahkan nomor dan hashtag yg berbeda, yakni #memeKontrakan.

Enjoy!

mfahmia2705 untuk memudahkan,#memeTwit saya akan diberi nomor dan hashtag yg berbeda,yakni #memeKontrakan

mfahmia2705 1. pada akhir tahun 2007,saya & @mia_wify pindah rumah (kontrakan) karena kontrakan lama dirasa sdh tidak memadai lagi #memeKontrakan

mfahmia2705 2. kontrakan baru ini ckp besar. 2 kmr tidur,1 ruang tamu,1 ruang tengah, dapur,1 kamar mandi + halaman depan lumayan luas #memeKontrakan

mfahmia2705 3. spt biasa,tiap memasuki rumah (kontrakan) baru,saya sholat sunnah dahulu. bsyukur dpt kontrakan yg lebih baik :-) #memeKontrakan

mfahmia2705 4. kondisi rumahnya ok punya,apalagi hrgnya cukup murah lah,hanya Rp 15juta/bulan (belum listrik) #memeKontrakan

mfahmia2705 5. ups,maaf typo. Rp 15juta/tahun tuips. saya ga kaya kok sampe ngontrak rumah dg harga segitu :-)) #memeKontrakan

mfahmia2705 6. awalnya kami berdua hidup dg tenang di rumah itu,hingga bulan ke-5 atau 6 #memeKontrakan

mfahmia2705 7. ketenangan kami mulai terganggu dg mulai munculnya keanehan2 yg kami alami berdua #memeKontrakan

mfahmia2705 8. keanehan pertama,tiba2 byk tikus yg masuk rumah. mulai dari tikus rumah hingga tikus got. #memeKontrakan

mfahmia2705 9. keberadaan tikus di sebuah rumah mgkn dianggap biasa. tapi tikus2 yg hilir mudik di rumah ini berbeda #memeKontrakan

mfahmia2705 10. mereka TIDAK TAKUT dg manusia. bbrp x kami berdua berburu tikus,entah pagi,siang,bahkan malam hari! #memeKontrakan

mfahmia2705 11. penyebabnya,mereka dg 'tenangnya' keluar dr kakus duduk&bersliweran+bikin gaduh,tdk hny di dapur,tapi jg di ruang tengah! #memeKontrakan

mfahmia2705 12. bhkn tikus2 itu tlalu pintar utk ukuran hewan!saat kakus ditutup dg ember(+air),entah bgm caranya mrk ttp bisa keluar #memeKontrakan

mfahmia2705 13. ok,tikus mmg termasuk hewan pintar,tapi 1x lagi,tikus2 di kontrakan ini TERLALU pintar! #memeKontrakan

mfahmia2705 14. usaha ke-2 dicoba. pintu kamar mandi ditutup. eh,malah digerogoti bagian bawahnya. maka,tetap merajalela-lah mereka! #memeKontrakan

mfahmia2705 15. puncak kesabaran kami,ketika tikus2 itu BERHASIL MASUK KAMAR TIDUR dan bahkan membawa makanan ke kolong tempat tidur! #memeKontrakan

mfahmia2705 16. maka kami melakukan perburuan (lihat 10),&kembali kami terheran-heran dg kepinteran si tikus! #memeKontrakan

mfahmia2705 17. kepinteran yg ditunjukkan adalah PURA-PURA MATI!bbrp kali kami berhasil menggetok tikus,lalu dimasukkan plastik tapi... #memeKontrakan

mfahmia2705 18. keesokan harinya plastiknya berlubang dan tidak ada bangkai tikus di situ! #memeKontrakan

mfahmia2705 19. belum habis urusan dg tikus,muncul lagi keanehan berikutnya. #memeKontrakan

mfahmia2705 20. kami sering menemukan PUNTUNG ROKOK di bawah tempat tidur! padahal rumah terkunci,kami berdua tdk merokok! #memeKontrakan

mfahmia2705 21. apalagi pembantu yg datang bersih2,ga mgkn merokok krn dia hanya bekerja di ruang tengah,r tamu,dapur&kamar mandi! #memeKontrakan

mfahmia2705 22. keanehan bertambah dg sering redupnya lampu tengah,& kemudian mati. padahal masih semingguan. anehnya hanya ruang tengah! #memeKontrakan

mfahmia2705 23. kami berdua mulai gelisah,geli2 basah,eh,maksudnya ya gitu deh...ga nyaman dg kondisi ini. #memeKontrakan

mfahmia2705 24. dan gangguan mulai kian menyebar,dg diganggunya kami (entah saat berjamaah ataupun saat salah 1 dari kami) saat sholat. #memeKontrakan

mfahmia2705 25. saya ga tau gangguan apa yg dialami @mia_wify,tapi kalo saya tahajud,suka tiba2 ada gerakan orang lewat di kanan depan #memeKontrakan

mfahmia2705 26. ya,walo sholat (berusaha) khusyuk,tapi ujung mata kan tetep bisa melihat sekitarnya tuips ;-) #memeKontrakan

mfahmia2705 27. dan saya sering mendadak lupa surat yg sedang dibaca. walhasil saya mesti mengulang lagi surat tsb dari awal #memeKontrakan

mfahmia2705 28. jika mengulang spt itu,maka pd saat saya sujud,terasa sekali ada yg melintas di depan saya. pdhl di depan saya itu tembok #memeKontrakan

mfahmia2705 29. well,saya pernah mengalami hal2 aneh seperti itu saat di Bandung,jadi ga terlalu takut tuips. beneran! #memeKontrakan

mfahmia2705 30. cuma saya yakin,kontrakan ini memang ga beres!gangguan lain yg dialami saat sholat macam2 #memeKontrakan

mfahmia2705 31. kadang @mia_wify mendadak ngigo,kaya dikejer2 sesuatu/seseorang. dan terpaksa saya membatalkan sholat utk membangunkannya #memeKontrakan

mfahmia2705 32. sering juga saat sholat,tiba2 tdgr bunyi piring&panci jth dr dapur. saat dilihat,ga ada tikus,&peralatan GA ADA yg jatuh! #memeKontrakan

mfahmia2705 33. saya dan @mia_wify mulai sering mengaji. bukan untuk mengusir 'sesuatu' itu,tapi lebih agar kami tetap tenang #memeKontrakan

mfahmia2705 34. bukannya mereda,kejadian2 aneh terus berdatangan. malah suatu malam terjadilah... #memeKontrakan

mfahmia2705 35. oya,hingga suatu malam @mia_wify membangunkan saya dg agak kasar. saat saya bangun,tampak sekali dia ketakutan #memeKontrakan

mfahmia2705 36. dia cerita,tadi mendadak terbangun krn ada SUARA GADUH DI HALAMAN. nampaknya ada org ngumpul depan pagar&ngobrol #memeKontrakan

mfahmia2705 37. saya jawab,ah biasa aja. kan mmg byk org suka ngobrol di depan pagar. tapi saat @mia_wify meneruskan ceritanya,saya kok.. #memeKontrakan

mfahmia2705 38. saya kok jd merinding. soalnya @mia_wify bilang,bayang2 yg terlihat dari kamar tidak spt bayang2 pd umumnya #memeKontrakan

mfahmia2705 39. dan saya yakin,bayang2 yg dimaksud bukanlah bayang2 ninja merah! *halah* :-)) #memeKontrakan

mfahmia2705 40. jadi tuips,rumah yg ada di depan rumah kami memasang lampu di depan pagarnya. jd kalo ada org lewat,keliatan bayangannya #memeKontrakan

mfahmia2705 41. maksudnya,bayangan org itu akan bisa terlihat dari kamar tidur kami,apalagi jika lampu kmr tidur dimatikan #memeKontrakan

mfahmia2705 42. nah,yg bikin saya merinding, @mia_wify bilang saat 'org2' itu pergi,mereka terlihat seperti MELUNCUR,ga naik turun #memeKontrakan

mfahmia2705 43. bahkan suara langkah tidak terdengar!padahal suara kulkas di ruang tengah saja terdengar jelas dari kamar tidur! #memeKontrakan

mfahmia2705 44. bahkan usai bayang2 itu pergi,suara 'org2' ngobrol tsb masih ada. pdhl @mia_wify yakin org2 itu sdh pergi! #memeKontrakan

mfahmia2705 45. dan saat dilihat ke luar (lewat jendela) TIDAK ADA ORANG di depan pagar/halaman rumah! jreng jreenngg... #memeKontrakan

mfahmia2705 46. saya MAKIN YAKIN ada yg ga beres dg kontrakan ini. tapi kami berdua berusaha bertahan,nanggung soalnya #memeKontrakan

mfahmia2705 47. toh,akhirnya kami memutuskan untuk pindah,usai @mia_wify mengalami kejadian yg benar2 tidak bisa ditolerir lagi...!! #memeKontrakan

mfahmia2705 48. Jk tdk slh tjadi Jum'at siang,saat @Mia_Wify plg ke rmh utk makan siang saat break sholat Jum'at #memeKontrakan

mfahmia2705 49. Nah,saat sdg makan siang&nonton tivi,tiba-tiba @Mia_Wify dikejutkan dengan... #memeKontrakan

mfahmia2705 50. Dikejutkan dg MEJA YANG BERGESER SENDIRI!ini DILIHAT LANGSUNG dan terjadi BEBERAPA KALI! #memeKontrakan

mfahmia2705 51. Keruan @Mia_Wify kaget,bahkan berteriak histeris gr2 hal ini!benar2 sudah DI LUAR AKAL SEHAT! #memeKontrakan

mfahmia2705 52. Akhirnya kami mencari kontrakan baru&pindah tdk berapa lama kemudian dr kontrakan itu! #memeKontrakan

mfahmia2705 53. Usai pindah,kami baru dpt cerita2 yg menyeramkan mengenai rumah itu.dodooolll..! :-)) #memeKontrakan

mfahmia2705 54. Seingat saya,slh1 crita adalah rumah itu dulunya kuburan,&ada lapangan luas blkg rmh yg jd tempat jin/sebangsanya ngumpul #memeKontrakan

mfahmia2705 55. Dan kontrakan saya itu mengandung hawa/aura negatif yg membuat jin dkk doyan 'maen' ke kontrakan :-( #memeKontrakan

mfahmia2705 56. Well,saya tdk ambil psg dg cerita2 spt itu. Yg jls,saya pcy jin dkk itu ada. Tp smp ganggu saya smp level itu,wallahualam #memeKontrakan

57. Demikian cerita saya ttg #memeKontrakan :-) hati2 dg rumah tmpt anda tinggal yak?!hihiih..

Cerita tentang perburuan tikus di atas bisa anda baca di artikel2 berikut.

Moral story:
- makhluk gaib itu ada!

- tidak perlu takut dg mereka, selama mereka tidak mengganggu

- jikapun mereka mengganggu, tetap tenang! :-)

Posted on Friday, November 04, 2011 by M Fahmi Aulia

5 comments

11/02/2011


Melanjutkan artikel saya tentang investasi, saya mulai dengan pertanyaan, anda investasi di mana?

Jika tiba-tiba ditanya seperti itu, jelas bingung kan? Nah, saya hendak berbagi mengenai investasi ini.

Jadi, sebelum anda investasi, anda mesti perhatikan hal-hal berikut:

1. Tujuan anda berinvestasi. Salah seorang pakar financial punya tag "Apa tujuan lo?" dan ini memang benar adanya. Menurut saya, sedikit berbeda dengan menabung, saat anda hendak investasi anda mesti tahu apa tujuan akhir investasi anda. Apakah hendak berlibur? Pendidikan anak? Beli rumah? Atau apa? Jika anda hanya investasi tapi tidak tahu apa tujuan akhirnya, agak repot juga menentukan investasi apa yg cocok untuk anda. Meski investasi sendiri pada dasarnya tetap menguntungkan.

2. Berapa lama anda berinvestasi. Terkait dengan poin 1, anda mesti tentukan berapa lama anda hendak berinvestasi. 3 tahun? 5 tahun? 10 tahun? Dengan demikian anda tahu berapa lama anda mesti siap hidup 'melarat' dan menahan hawa nafsu berbelanja anda, hahaha. :-))

3. Jenis investasi. Nah, apabila anda sudah bisa menjawab poin 1 dan 2, maka kini saatnya anda menentukan jenis investasi anda.

Ok, anda sudah tahu 3 hal di atas, maka selanjutnya saya akan coba bahas lebih rinci mengenai jenis investasi yg bisa anda lakukan.

Pertama, logam mulia. Perkembangan logam mulia/emas yg sedang melejit belakangan ini membuat banyak orang berburu mendapatkannya. Bahkan di salah satu berita, saya sempat baca ada yg mengantri jam 4 pagi untuk membeli logam mulia yg jumlahnya terbatas. Dari informasi yg saya dapatkan, pergerakan (kenaikan) logam mulia ini mencapai lebih dari 30% untuk tahun ini. Semakin besar (berat) logam mulia yg anda beli, maka akan semakin murah harga per-gramnya. Anda bisa cek pergerakan harga logam mulia di sini.

Untuk investasi di logam mulia, saya sarankan anda gunakan uang yg nganggur, dalam artian anda tidak akan pakai, sedikitnya selama 1 tahun. Mengapa 1 tahun? Hal ini dikarenakan manfaat investasi emas baru terasa jika anda 'endapkan' selama 1 tahun. Fluktuasi harga emas yg terjadi dalam periode pendek akan membuat anda rugi jika anda berniat investasi jual-beli logam mulia untuk waktu yg singkat (kurang dari 1 tahun, atau malah sifatnya bulanan).

Kerugian dari investasi logam mulia, jika anda ternyata hanya butuh uangnya dalam jumlah yg kecil, anda mesti jual semua. Meskipun nominal logam mulia terkecil (5gr), saya melihat tetep agak2 rugi.

Kedua, koin emas (dinar). Investasi ini sebenarnya mirip dengan poin pertama. Bedanya, ukurannya lebih kecil sehingga kerugian anda saat menjual 'ketengan' (eceran) bisa lebih kecil. Ada beberapa pilihan jika anda hendak investasi koin emas (dinar). Silakan cek di sini.

Ketiga, saham. Jika anda punya duit yg cukup lumayan, katakanlah di atas Rp 25 juta, dan anda senang bermain-main dengan resiko, maka saham adalah pilihan investasi yg baik. Investasi saham punya pergerakan yg luar biasa. Anda bisa untung hingga 100% (bahkan bisa lebih) dalam 1 hari, atau malah dalam 1 jam saja! Namun, seperti ujar pepatah, hi gain hi risk, maka di balik keuntungan yg besar maka ada kerugian yg besar juga siap menanti anda!

Seorang kenalan saya pernah kehilangan duit senilai 13 (TIGA BELAS) MOBIL dalam waktu singkat (tidak sampai seminggu jika tidak salah) akibat bermain saham. Lalu, kapokkah dia? Ternyata tidak! Dia malah bersumpah berjanji akan terus berusaha hingga mendapat keuntungan lebh dari 13 mobil!

Apakah investasi ini judi atau bukan, haram atau tidak, nanti akan dibahas di side A ya?! :-)

Keempat, reksadana. Nah, bagi anda yg memang ga cukup punya duit banyak tiap akhir bulan, pilihan reksadana ini cukup masuk akal. Nominal untuk investasinya bisa dimulai dari Rp 100 ribu saja! Murah kan? Untuk memulai investasi ada beberapa jenis batas nominal. Ada yg dengan Rp 500 ribu, ada Rp 1 juta, dst.

Yang mesti anda perhatikan jika anda berinvestasi di reksadana adalah:
1. investasi ini jangka panjang. Setidaknya disarankan 5 tahun untuk investasi reksadana.

2. jangan gampang panik! Karena reksadana ini terkait dengan pergerakan saham, yg otomatis nilainya berubah-ubah (harian), maka kadangkala nilainya (NAV) naik turun. Pada saat NAV turun, anda jangan lantas panik dg menjual unit anda. Tunggu saja, nanti akan naik lagi kok!

3. rutin membaca pergerakan pasar. Coba sempatkan membaca kondisi pasar (saham). Pada saat nilainya sedang turun, itu saatnya anda berinvestasi!

Demikian sharing dari saya.

Gambar dari sini.

Moral story:
- menabung tidak lagi menjadi hal yg 'seksi', karena keuntungan yg diperoleh masih kalah oleh laju inflasi

- tetapkan tujuan anda di masa depan, terutama untuk persiapan pensiun

- jangan ragu untuk bertanya mengenai hal2 yg terkait dengan investasi

Posted on Wednesday, November 02, 2011 by M Fahmi Aulia

2 comments

10/31/2011


Saya suka dg kata2 motivasi karena banyak dari kata2 itu yg membuat saya bisa lebih bersemangat dalam menggapai impian2 saya. Jika dulu saya biasa membaca buku atau mencari di internet, untuk mendapatkannya, maka dengan adanya twitter saya tidak perlu melakukan hal2 itu, yg notabene menghabiskan banyak waktu.

Selain kata2 motivasi, cerita2 dari orang2 sukses juga menyenangkan sekaligus membakar semangat saya. Mereka kerap menyebut diri mereka motivator. Saya juga, masih melalui twitter, mengikuti (follow) beberapa di antara motivator yg ada dan beredar di ranah twitter.

Nah, dari beberapa motivator yg saya ikuti, nampaknya mereka punya perasaan sensi yg tinggi. Maksud saya, mereka itu:

1. Cenderung tidak mau dikoreksi oleh orang yg ga selevel mereka. Saya pernah mengoreksi pernyataan seorang motivator penganjur hidup mulia, untuk pernyataannya. Saya lupa apa persisnya pernyataannya yg saya koreksi. Namun, pernyataannya itu terkait dengan agama. Nah, boro2 koreksi saya di-RT, di-reply saja tidak. Padahal, seingat saya, pernyataannya itu bisa menyesatkan jika tidak ada keterangan lebih lanjut. Sementara itu, saya perhatikan jika koreksi dilakukan oleh 'geng-nya', maka koreksi tsb langsung di-RT dan dikomentari.

2. Selera humor yg 'payah'. Sama dengan poin 1, jika sesama 'geng-nya' mengomentari atau membuat lelucon ttg dirinya, barulah di-RT atau direspon. Saya sendiri pernah 'ngerjain' seorang motivator. Ngerjainnya karena pernyataan/statement humornya sendiri. Untuk hal ini, saya masih ingat dan membekas. Jadi, si motivator ini menulis (lebih kurang),"Ternyata sakit masuk angin itu bisa lenyap dengan pijitan istri saya." Nah, saya reply seperti ini,"wah, pak [tiiiit,sensor] kalo saya masuk angin, saya minta pijit istri anda ya?" Mungkin terdengar kurang ajar, tapi toh saya kan mengutip pernyataan dia, jadi 'mestinya' ya ga salah donk? Hahhaha.. :-))

3. Sensi dg panggilan tertentu. Jangan panggil saya om! Kalo kasus ini kejadiannya hari Minggu kemarin. Seorang motivator aliran kanan ngambek dan memblok banyak orang karena dirinya dipanggil om. Ada apa ini? Kenapa begitu sensi dan (katanya) enek dipanggil om? Apa karena om berkonotasi negatif jika dikaitkan dengan om senang? Padahal, panggilan om ya wajar2 saja, apalagi di Jakarta. Saya dan rekan kerja kadang2 saling panggil dengan sebutan om, dan tidak ada masalah. Tapi anehnya, dia tidak mau disebut om namun membalas,"tanya saja tantemu." Aneh sekali!

4. Terlalu muluk. Beberapa motivator yg saya temui mengajak banyak followernya utk bermimpi dan berusaha. Yg saya sesalkan, beberapa motivator cenderung menggampangkan permasalahan. Menyuruh seseorang resign dari tempat kerjanya lalu memulai bisnis saat itu juga! Ebuset, itu mah namanya menjerumuskan seseorang ke jurang! Setahu saya, tidak ada tawaran untuk menjadi mentor atau pembimbing utk para follower yg hendak berbisnis itu, namun ga ada hujan ga ada angin, nyuruh resign begitu saja. Padahal berbisnis itu super duper tidak mudah. Next time deh saya tulis artikelnya. Insya ALLOH.

Walhasil, banyak motivator yg akhirnya saya mute saja, terutama yg tersangkut dg 4 poin di atas. Belum sampai pada taraf unfollow karena satu dan lain hal, hahaha.

Ingat motivator yg 'bermasalah', saya jadi teringat Mario Teguh yg sempat kena masalah juga. ;-)

Menurut anda, bagaimana mestinya seorang motivator itu?

Gambar dari sini.

Moral story:
- motivator mestinya jgn sungkan untuk dikritik, oleh siapapun.

- apakah seorang motivator harus selalu menyampaikan hal2 yg positif? apakah dia tidak pernah mempedulikan hal2 negatif hanya karena tidak ingin waktunya tersita utk mengurus hal2 seperti itu?

- apakah kritik selalu berkonotasi negatif? jika demikian, kasihan sekali para motivator tersebut! :p

- kadang2 saya melihat motivator tidak jauh berbeda dengan para MLM-ers yg sedang mencari downline. bedanya, para motivator terkadang (seringkali?) menjual jasa melalui training2 dan buku2. ;-)

- hadeuh, habis ini kayanya saya bakal dihujat ramai2 oleh para fanboy motivator deh! :-))

Posted on Monday, October 31, 2011 by M Fahmi Aulia

4 comments

10/29/2011


Well, ini postingan antara penting dan ga penting. Ga penting karena bisa dianggap ngajari yg ga bener. Penting ya karena siapa tahu bermanfaat jika terjadi hal2 yg sangat sangat penting. Harapan saya, usai membaca postingan ini, tidak lantas menjadikan pembenaran karena sedang ada hal2 penting. :-p

Pokoknya saya tidak bertanggung jawab dah dengan tindakan yg terjadi/dilakukan. Analoginya sama dg pembuat bom.

Ah, sudahlah...mari kita lanjutkan.

Well, sebagai pengguna jalan di Jakarta, tentu sudah mafhum dg kemacetan yg terjadi (setiap saat) di sudut2 jalan di Jakarta. Akibatnya, banyak pengguna jalan yg melirik busway (jalur Trans Jakarta) sebagai alternatif.

Terlepas dari penggunaan busway yg menyalahi kodrat, berikut ini beberapa tips menggunakan busway.

Pertama, pastikan tidak ada polisi (ataupun petugas DLLAJR) di awal, tengah atau ujung busway. Syarat ini jelas sangat mutlak, karena jika ada polisi yg berdiri di awal, tengah atau ujung busway, itu berarti anda sebenarnya MEMANG dilarang masuk busway. Mau mencoba nerobos sih boleh2 saja, asal siap2 kena tilang.

Kedua, jikapun ada polisi, pastikan polisinya MEMBOLEHKAN anda masuk busway. Untuk kasus2 tertentu, ternyata polisi membolehkan para pengguna jalan, terutama motoris, untuk menggunakan busway. Mudah2an tidak ada niat buruk dari polisi, dengan mengijinkan masuk busway tapi di ujung sudah ada yg menanti utk menilang, hahaha.

Ketiga, kondisi di jalur biasa super macet. Nah, kalo ini biasanya banyak para pengguna jalan yg 'otomatis' pindah jalur, masuk busway. Terutama di koridor2 yg memang penjagaannya tidak ketat, seperti di jalur jalan Panjang (dan sebagian di jalan Gatot Subroto).

Keempat, beramai-ramai. Jika anda melaju sendirian di busway, ada 2 kemungkinan. 1, anda super berani, atau 2, anda idiot! :-)) Sendirian menerobos dan menggunakan busway itu jelas2 mengundang anda untuk ditilang dg sukses. Jika beramai-ramai, setidaknya polisi agak2 kebingungan mencari siapa yg hendak ditilang. Kecuali anda juga apes, ya kena tilang dah, hahaha.

Kelima, cek ketinggian pembatas busway. Hal ini perlu dilakukan, agar jika saat di perjalanan anda melihat ada polisi sedang nongkrong siap menilang, maka anda bisa langsung menyelamatkan diri, dg menerobos pembatas busway. Hati2 dg ketinggian pembatas ini, karena jika anda salah perhitungan, maka bagian bawah kendaraan anda akan menjadi korban.

Keenam, jika anda ingin bisa menerobos dan menggunakan busway dg aman sentausa, tanpa perlu takut kena tilang, ya tinggal pilih salah 1 kendaraan yg digunakan. Kendaraan pejabat, dengan resiko ada yg melaporkan serta jadi bahan cemoohan di twitter; kendaraan militer, ya dg asumsi ada kondisi darurat (negara dalam keadaan perang, misalnya); ambulance, utk yg ini no komen, hahaha.

Demikian tips penting & ga penting ini. Sekali lagi, saya tidak bertanggung jawab dg tindakan yg anda lakukan, hahaha. *evil grin*

Foto dari sini.

Moral story:
- menerobos dan menggunakan busway sebenarnya dilarang, tapi toh tetap masih banyak yg menggunakan

- jikapun anda gunakan busway, yaaaa mudah2an karena anda memang benar2 kepepet

- jangan menjadi orang tolol dan idiot saat menggunakan busway, yakni MENGKLAKSON TRANS JAKARTA YG SEDANG MENAIKKAN/MENURUNKAN PENUMPANG! gemes saya saat melihat hal ini terjadi di jalur Trans sepanjang Gatot Subroto beberapa hari lalu. pengen deh nggetok motoris2 idiot itu! ;-)

- menggunakan busway BUKAN JAMINAN tidak terkena macet.

Posted on Saturday, October 29, 2011 by M Fahmi Aulia

2 comments

10/27/2011


Kali ini saya hendak berbagi cerita tentang joki 3in1.

Saya yakin joki 3in1 adalah 'sesuatu' yg hanya bisa ditemukan di Jakarta. Saya katakan 'sesuatu' karena joki 3in1 bisa dibilang sebuah keunikan. Dia bisa dijadikan profesi (yg serius) meski tidak sedikit yg melakukannya sebagai sambilan saja.

Saya sempat menulis beberapa artikel tentang joki 3in1 ini. Bisa dikatakan tidak serius2 amat lah. Akan berbeda dengan artikel saya ini. *tsaahhh*

Seperti kita ketahui bersama, joki 3in1 lahir dari kelihaian orang2 Indonesia dalam menyiasati hukum. Ketika itu terbit Keputusan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 4104/2003 Tanggal 23 Desember 2003 yang bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas (kemacetan) di jalur-jalur tertentu dengan prinsip keadilan. Maka sejak saat itu beberapa jalan (terutama jalan2 protokol) di kawasan Jakarta tidak bisa dilalui mobil pribadi dengan jumlah penumpang kurang dari 3 orang.

Dampaknya jelas, orang2 yg berkantor di kawasan2 3in1 tersebut mesti putar otak bagaimana cara mereka untuk bisa ke kantor, yang lokasinya akan menyulitkan mereka untuk mencapainya. Beberapa kantor yg 'beruntung' bisa membuka akses pintu/jalur belakang, yang bebas 3in1, untuk para pegawainya.

Lalu bagaimana yg lainnya?

Nah, di sinilah kita mesti mengakui bahwa bangsa Indonesia bukan bangsa yg bodoh! Menyiasati keadaan (baca: hukum) selalu bisa mereka lakukan. Celah hukum bisa 'dikibuli' sedemikian rupa sehingga bisa menjadi ladang penghasilan.

Entah siapa yg memulai, muncullah orang2 yg berperan sebagai joki. Mereka menawarkan diri untuk menjadi penumpang tambahan (1 atau 2 orang) untuk menemani pemilik mobil menembus jalur 3in1. Sebagai imbalannya, mereka akan menerima uang.

Menemukan mereka tidaklah sulit. Mereka bisa ditemukan kira2 mulai 300 meter sebelum kawasan 3in1. Gaya mereka bermacam-macam. Mulai dari yg mengenakan seragam sekolah (dan saya tidak yakin mereka masih sekolah), ada yg bergaya orang kantoran. Kadang bisa ditemukan juga ibu2 yg menggendong bayi (kalo yg ini dihitung 2 orang), lalu tidak sedikit ABG yg juga menawarkan diri untuk menjadi joki.

Saya sendiri berkesempatan memanfaatkan jasa mereka ini.

Tarif yg saya bayar Rp 10 ribu/orang, plus tambahan ongkos Rp 5000. Dan setahu saya, tarif joki 3in1 memang segitu, sejauh apapun anda menempuh perjalanan. Menurut saya, berdasarkan pengalaman berkendara di Jakarta selama ini, membayar Rp 10-20 ribu kepada joki lebih baik daripada anda harus kena tilang dan membayar Rp 100 ribu. Ataupun jika anda ingin disidang, jelas waktu dan tenaga akan terbuang lebih banyak lagi.

Perilaku para joki ini sendiri cukup menarik untuk diamati.

Dari obrolan yg pernah saya lakukan, ada bapak2 yg sudah cukup tua umurnya. Dia menjadi joki ternyata memang serius menekuni profesi ini. Dalam sehari dia bisa membawa pulang sekitar Rp 100 ribu. Saya tidak tahu persis, apakah itu minimal atau maksimal atau rata-rata.

Ada juga anak muda *wehk...ketahuan deh saya sudah tua,hahaha* yg berpikiran daripada keluyuran ga jelas, mending jadi joki biar bisa dapat tambahan duit jajan.

Yang lebih mengejutkan, saya pernah menemui joki 3in1 LULUSAN ITB! Dan ternyata setelah ngobrol, dia adalah praktikan saya di Lab Fidas! Ya ALLOH, saya hampir tidak percaya dengan kenyataan ini!

Saya rahasiakan saja identitasnya. Dari cerita yg saya lakukan dengannya, dia menjadi joki karena baru beberapa waktu lalu keluar dari pekerjaannya di sebuah kantor. Saya lupa kantor apa. Di sana dia menjadi analis. Dia keluar karena tidak suka dengan lingkungan kerjanya. Dari suaranya, saya merasa dia tidak terlalu merasa terbebani dg keluar dari pekerjaan itu. Suaranya cenderung menyiratkan perasaan senangnya karena bisa terlepas dari kondisi kantor yg tidak dia sukai.

Sayangnya, saya bukanlah seseorang yg punya wewenang untuk merekrut pegawai. Sehingga saya hanya bisa menjadi pendengar yg baik. Saat saya menurunkan dia di sekitar Polda (SCBD), saya merasa ada kepedihan yg saya rasakan meski (seperti saya tulis) dia merasa biasa saja menjadi joki 3in1. Hitung2 sambil nunggu panggilan kerja katanya.

Ah, salut untukmu teman!

Kembali ke kisah joki 3in1.

Saat hendak menggunakan jasa joki 3in1, saya biasanya pilih2 juga. Weiitss..bukan sok, tapi saya biasanya memilih joki 3in1 yg orangnya bersih, rapi, terawat. Rambut acak2an, bersendal jepit, kaos kumal, jelas saya coret.

Saya pikir, wajar jika saya memilih joki yg hendak menemani saya dalam perjalanan. Kebayang jika jokinya jorok, bau, bla 3x, memangnya tahan menempuh sekian jarak? Belum lagi jika macet. Beuuhhh...puyeng dah! Parfum mobil jelas ada, tapi saya tidak yakin bisa mengusir bau, terlebih jika memang keterlaluan bau badannya, hahaha.

Ada tips dari teman saya yg lebih sering menggunakan jasa joki 3in1. Dia menyarankan saya untuk mencari joki 3in1 di sekitar Senayan City, Kebun Sirih, dan blok M (kebetulan itu jalur2 yg biasa dia lewati). Joki2 3in1 di daerah2 itu rata2 lebih rapi dan terawat. Kalo beruntung, ujarnya, ada joki 3in1 ABG yg cakep. Saya hanya ngakak mendengarnya. :-))

Dipikir-pikir, memang enak juga jadi joki 3in1. Naik mobil, dibayar pula. Kalo sedang beruntung, ya bisa naik mobil mewah keluaran terbaru. Tapi ya syaratnya mesti berpenampilan bersih lah.

Di sisi lain, saya sempat terpikir juga, apakah joki 3in1 ini ada niat jahat dg orang yg meminta bantuannya? Atau malah sebaliknya, jangan2 mereka bisa menjadi korban kejahatan? Penculikan atau perkosaan misalnya!?

Saya sendiri belum pernah (atau terlewat?) mendengar kabar kejahatan yg menimpa joki 3in1 ataupun orang yg butuh bantuannya. Hanya saja, sempat pernah membaca (atau mendengar, saya tidak tahu persis) ada laki2 hidung belang yg memanfaatkan para joki 3in1 (perempuan) untuk memuaskan nafsu seksnya selama mereka menemani perjalanan. Naudzubillah, semoga itu hanya isu saja...tidak pernah terjadi! :-(

Bagi saya, joki 3in1 merupakan orang yg mesti dihormati dan diperlakukan dengan baik. Simbiosis mutualisme lah.

Sempat terbersit pikiran iseng untuk menjadi joki 3in1. Sekedar ingin tahu saja sensasinya dan punya pengalaman. Tapi jika saya melakukan itu, berarti saya merebut lahan mereka. Apapun alasan saya. Terlebih jika 'sekedar' ingin tahu doank. :-)

So, apa pengalaman anda dengan joki 3in1?

Foto dari sini.

Moral story:
- joki 3in1 punya penghasilan yg lumayan, sayangnya nilainya fluktuatif.

- bahkan lulusan ITB pun pernah ada yg menjadi joki 3in1!

- perlakukan joki 3in1 dengan baik! :-)

- cerita yg menarik ttg joki 3in1, layak disimak!

Posted on Thursday, October 27, 2011 by M Fahmi Aulia

2 comments

10/24/2011


Husss...jangan mudah terpancing dengan judul artikel,apalagi artikel di blog ini. Artikel ini TIDAK MENGANDUNG konten pornografi kok, apalagi yg sifatnya provokatif.

Baik...baik, saya akan jelaskan apa yg dimaksud dengan gagahi.

Gagahi adalah kependekan dari GAji dan GAya HIdup.

Bukan hal yg porno atau nyerempet2 kan? ;-)

Jadi begini, saya hendak sedikit membahas tentang gaji dan gaya hidup. Seringkali keduanya tidak beriringan. Dalam artian, seringkali (kebanyakan?) gaya hidup seseorang sangat menghabiskan gajinya. Atau dengan kata lain besar pasak daripada tiang.

Tidak banyak orang yg menyadari bahwa gaya hidup mereka berubah seiring dengan gaji yg diterima, ataupun kenaikan gaji ataupun pendapatan yg diterimanya.

Contoh paling gampang ya coba anda bandingkan gaya hidup anda saat masih mahasiswa dengan sekarang. Saat mahasiswa, saya yakin sebagian besar dari kita begitu akrab dengan yg namanya mie instant. Pagi, siang, malam, kapanpun makannya, mie instant biasanya menemani. Atau kalaupun tidak, nasinya sepiring penuh lalu lauknya ya gorengan 2-3 potong.

Intinya, karena duit belum ada (cukup utk hidup) maka gaya hidupnya pun di'sesuaikan' (kata yg halus untuk bilang hidupnya MELARAT, hahaha).

Seiring dengan berjalannya waktu, saat mulai kerja, maka kebutuhan makan sudah terpenuhi. Maka anda mulai 'mencari cara' untuk menghabiskan uang anda. Bagi yg sudah ngebet kawin, biasanya langsung mati2an menabung. Sehingga hidupnya pun (sebelum pernikahan) tidak jauh beda dg nasibnya saat mahasiswa. GETIR...bedanya, sudah ada yg siap diajak MELARAT BARENG, hahaha.. :-))

Nah, saat pacaran pun saya yakin sudah jarang yg ngajak pacarnya makan indomie. Kecuali memang pengen diputus. :-)) *bukan pengalaman pribadi*

Gaji anda naik, maka gaya hidupnya sudah mulai berubah. Beli ini, beli itu. Gadget baru, saya yakin tidak akan ketinggalan. Belum lagi jalan ke mall, beliin hadiah buat pacar. Pokoknya seabreg lah.

Yang paling terasa dan terlihat perubahan gaya hidup biasanya makanan. Entah berapa banyak dari anda2 yg sudah sukses sekarang, masih mau nongkrong dan makan pecel lele saat kalian mahasiswa dulu. Saya rasa anda2 akan menjadi jijik dan terheran-heran saat mendatangi warung makan anda dulu. "Gue kok dulu doyan ya makan di sini? Dan masih bisa hidup pula?" Begitu mungkin ujar batin anda. :-))

Atau, siapa yg masih mau jalan kaki dari kampus ITB ke Gramedia, misalnya. Saya tidak yakin banyak yg masih mau. Dengan punya duit, pakai angkot atau malah dengan motor/mobil sendiri, ke Gramedia tidak perlu berkeringat (lagi).

Efek dari perubahan gaya hidup, terutama yg seringkali tidak sesuai dengan gaji/uang yg masuk, ya jelas...anda akan tekor. Jika sudah begini, lupakan menabung ataupun investasi.

Saya dan Wify sendiri, alhamdulillah, tidak terlalu berubah banyak gaya hidup kami meski gaji sudah berbeda cukup signifikan. Makan pecel lele di warung pinggir jalan ataupun nongkrong di warung Salman pun kami tidak sungkan dan ragu.

Keuntungan dari tidak mengubah gaya hidup anda, selain dari bisa menabung dan investasi, anda tidak akan mudah shock jika suatu waktu anda 'kepepet' mesti menjalani hidup itu. Misalnya karena anda mendadak berhenti dari pekerjaan dan pesangon ataupun duit yg tersisa tidak cukup/tidak bisa menopang gaya hidup anda yg sudah kadung tinggi.

Ya anda bisa bayangkan, jika anda bergaji Rp 5 juta, tapi gaya hidup anda menghabiskan uang sebesar Rp 4,8 juta. Akan sangat repot menabung/investasi dg uang 'cuma' Rp 200k/bulan. Atau misalnya ada kenaikan gaji menjadi Rp 5,5juta, tapi gaya hidup anda ikut naik juga menjadi Rp 5,4juta. Malah lebih parah dari kondisi sebelum anda naik gaji. :-(

Saya dulu pernah bercanda dengan teman, jangan sampai gaji dan gaya hidup mempunyai bentuk seperti grafik eksponensial. BAKAL BANGKRUT ABIS! :-))

So, yg hendak saya tekankan di sini, hiduplah dg wajar.

1. Tidak perlu terlalu sering ganti2 gadget, kecuali anda memang punya duit 'tanpa nomor seri'

2. Hidup dg wajar saja. Makan tidak perlu sering2 di tempat mewah. Makan di rumah (masak sendiri) sebenarnya sudah cukup.

3. Meski demikian, jgn terlalu pelit dg diri sendiri. Sesekali ajak pasangan/keluarga anda makan di tempat yg enak. Sebulan sekali boleh lah. Atau saat tanggal2 istimewa. Ingat kan dg cerita kenalan adik saya yg mati gara2 menabungnya keterlaluan? ;-)

Bagaimana dg gagahi anda? Sudah seimbang? Atau lebih berat ke mana? Gaji (bisa menabung) atau Gaya Hidup (boros)?

Gambar dari sini dan sini.

Moral story:
- jangan terlalu menuruti nafsu anda, terutama gaya hidup anda, yg bisa menghabiskan banyak duit (gaji) anda.

Posted on Monday, October 24, 2011 by M Fahmi Aulia

2 comments

10/23/2011


Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang. Seorang ahli pedang akan mati oleh pedang.

Dua peribahasa itu selalu saya ingat, dan seringkali teringat lagi apabila ada seseorang yg mati.

Dan peribahasa kedua ini teringat lagi saat saya mendapatkan berita bahwa Marco Simoncelli (saya biasa menyebutnya si Brokoli) tewas saat menjalani pertandingan Moto GP di Sepang hari Minggu sore. Saya sedang menemani mbak Mika berenang, sehingga saya tidak sempat menyaksikan secara langsung Moto GP.

Dari informasi yg saya dapatkan, Simoncelli sedang dalam pertarungan sengit dg Colin Edward dan Valentino Rossi, saat 'mendadak' jatuh sendiri dan dia 'disikat' oleh Edwards dan menabrak Rossi sehingga helmnya terlepas.

Terus terang, saya sempat berharap si Brokoli masih selamat, namun dari kicauan2 yg saya terima, informasi yg saya dapat justru si Brokoli akhirnya meninggal dunia. :-( Ya, saya pikir kematian masih lebih baik dia terima daripada dia bisa hidup namun dg kondisi fisik yg cacat. :-(

Saya jadi teringat lagi dengan kecelakaan yg menimpa Deni Pedrosa dg Simoncelli di serial Moto GP di Perancis. Usai kecelakaan yg nyaris menewaskannya, Pedrosa mengecam gaya membalap si Brokoli yg dianggap berbahaya. Pedrosa mengeluarkan pernyataan (lebih kurang) bahwa jika si Brokoli tidak memperbaiki cara membalap, maka kelak akan membahayakan dirinya dan orang lain (lebih banyak lagi). Brokoli sendiri menyatakan dirinya akan berhati-hati lagi membalap di masa mendatang.

Namun seingat saya, Brokoli menyangkal dirinya menjadi penyebab kecelakaan, bahkan dia bilang bahwa dia siap mati jika memang itu dia penyebabnya. Melihat kecelakaan tragis ini, saya berharap ingatan saya yg salah. :-(

Di BB grup, saya sempat terlibat bincang2 dg teman saya yg doyan menganalisa Moto GP. Dia mengatakan bahwa sebenarnya Moto GP ini seperti Final Destination untuk VALENTINO ROSSI. Alasannya, saat di Philips Island kemarin sebenarnya ban belakang Bautista sudah menyenggol dirinya dan balap di Sepang pun, hal yg sama terulang pada diri Rossi. Namun, alih2 mencabut nyawa Rossi, si Brokoli yg celaka dan kehilangan hidup di lapangan.

Terlepas dari kecelakaan itu, saya beranggapan hidup Brokoli berakhir dg 'senang', dalam artian dia mati oleh sesuatu yg dia cintai dg sepenuh hati, dalam hal ini balap motor. Terus terang, saya sedih juga dg kematian Brokoli ini. Tidak ada lagi gaya membalap yg bikin keder pembalap lain. Gaya membalap yg, terus terang, meski bisa dikatakan berbahaya namun memberikan suntikan adrenalin bagi para pemirsa.

Selamat tinggal Simoncelli, selamat tinggal kepala Brokoli. Salah satu event yg tidak saya lupakan, saat dia tidak mengenakan topi yg mestinya dikenakan oleh juara (yg meraih podium) dikarenakan topinya kekecilan (atau kepalanya terlalu besar akibat rambutnya yg keriting2). :-(

Foto dari sini.

Moral story:
- Bagi para pengendara di Moto GP & Formula 1 serta balap kendaraan lain, mereka beresiko kehilangan nyawa. Dan musti siap dan punya nyali untuk itu.

- Simoncelli sebenarnya digadang-gadang akan menjadi pembalap baru yg sinarnya akan berkilau (shining star) karena punya gaya membalap yg khas (namun membahayakan).

Posted on Sunday, October 23, 2011 by M Fahmi Aulia

No comments