3/28/2010



Gado-gado semula dikenal sebagai makanan tradisional dari Jakarta/Betawi. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, maka gado-gado sudah termasuk sebagai makanan nasional. Di tiap daerah akan ditemuka gado-gado, namun memiliki cita rasa yg khas, bergantung daerahnya.

Dan seiring dengan waktu pula, gado-gado meningkat citra dan levelnya. Jika dulu dianggap makanan kalangan menengah ke bawah (dan mayoritas golongan bawah), maka kini (dengan kemasan yg menarik) gado-gado mulai dilirik oleh kalangan atas.

Salah satu pihak yg berupaya menaikkan citra gado-gado adalah Gado-gado Cemara. Kita bisa temukan lokasi tempat makan ini di banyak tempat. Namun, kali ini aku akan bercerita yg lokasinya di daerah Karet (arah Sudirman).

Tidak sulit menemukan tempat makan ini, selain lokasinya di pinggir jalan, kita juga akan temukan papan nama tempat makan ini, yg ukurannya cukup besar. Suasananya cukup nyaman, dengan penempatan kursi dan meja yg tertata rapi. Belum lagi ada AC yg terpasang, sehingga membuat kita nyaman untuk menunggu pesanan kita datang.

Aku langsung memesan gado-gado 1 porsi, sedangkan Wify memesan nasi bakar.

Di atas meja sendiri terdapat beberapa snack dan cemilan yg bisa disantap, entah untuk menemani menu utama ataupun untuk menunggu pesanan datang.

Setelah pesanan datang, terus terang aku merasa tampilan gado-gadonya kurang menarik. Penyebabnya, penataan makanan yg kurang ok.

Sementara untuk nasi bakarnya sendiri, hmmm...Wify bilang biasa saja tampilannya. Standar saja.

Tidak lama, kami segera mulai menyantap menu tersebut. Untuk gado2nya, bisa aku katakan standar saja ya. Kecuali bumbu kacang yg terbuat dari kacang mede (atau mete), rasa gado2nya tidak ada yg istimewa.

Saat aku tanya Wify, tentang menu nasi bakarnya, jawabnya juga standar jika tidak bisa dibilang kecewa. Karena Wify pernah mencicipi beberapa nasi bakar, terutama di Bandung, jadi lidahnya sudah cukup 'mengenal' dan punya standar ttg ke-enak-an nasi bakar. Aku sempat cicipi 1-2 sendok nasi bakarnya. Dan terus terang, hmm...lidahku sih bilang tidak terlalu istimewa.

Well, masalah makanan mungkin memang sangatlah subjectif. Jadi, bisa saja lidah kami yg 'salah', karena anda yg pernah makan mungkin beranggapan gado2nya cukup enak.

Hanya saja, bagi kami berdua, kunjungan ke Gado2 Cemara ini bisa jadi kunjungan pertama dan terakhir. Selain rasanya yg cenderung biasa, harganya juga terlalu mahal utk rasa yg standar. Maaf ya?

Foto2 bisa dilihat di sini.

Moral story:
- gado-gado telah naik kelas, dari makanan kelas bawah menjadi santapan kalangan atas
- salah satu yg membedakan cita rasa gado-gado adalah bumbu kacangnya
- mestinya tempat makan fokus jualannya. cukup jual gado2 saja, tidak perlu menjual menu lain...kecuali yg berkaitan dengan gado2

Posted on Sunday, March 28, 2010 by M Fahmi Aulia

No comments

3/26/2010

 

Apakah anda pernah mengikuti undian berhadiah? Atau hadir di sebuah acara yg menyediakan doorprize yg cukup menarik? Pernahkah anda memenangkannya? Well, setidaknya satu kali?

Sebelumnya, aku hendak membahas dulu mengenai 'layanan' undian berhadiah dan doorprize ini.

Undian berhadiah mempunyai berbagai jenis dan model. Ada yg berupa tabungan. Dengan saldo nominal sekian dan setiap kelipatan tertentu, anda akan mendapat poin. Poin ini yg nantinya akan diundi di hadapan notaris. Permasalahannya, dibutuhkan nominal yg tidak sedikit untuk bisa memenangkan hadiah yg disediakan, apalagi hadiah utamanya. Aku pernah mendengar cerita dari ipar sepupuku, bahwa untuk memenangkan sebuah undian dg latar belakang tabungan, setidaknya diperlukan saldo sebesar Rp 200 juta. Itu baru akan didapat peluang yg cukup menjanjikan. Kurang dari itu? Yaaa silakan bermimpi atau gigit2 bantal saja,xixixi.

Ada juga undian berhadiah dengan latar belakang makanan. Untuk tipe makanan ini, jenisnya juga macam-macam. Ada yg mesti mengirim sekian bungkus dan selanjutnya diundi. Ada juga yg sudah tersedia nomor2 dan kode2 tertentu di dalamnya atau di kemasannya. Nomor dan kode tersebut selanjutnya dikirim melalui sms untuk selanjutnya diundi.

Untuk jenis lainnya, misalnya mobil/kendaraan, serupa tapi tak sama. Saat anda membeli kendaraan, anda akan mendapat poin/no undian. Dan selanjutnya yaaa tinggal menunggu saja, siapa tahu Dewi Fortuna sedang 'khilaf', memberikan keberuntungan kepada anda, ahhaha.

Sementara untuk doorprize, meski sama-sama 'sebar2' hadiah, tapi mempunyai sistem yg 'sedikit' berbeda.

Pada dasarnya, doorprize juga tipe undian. Hanya saja, doorprize dilakukan di tempat event itu berlangsung. Untuk doorprize, tiap pengunjung yg hadir, usai mengisi buku tamu, mereka akan diminta memasukkan kartu nama mereka ke dalam sebuah toples. Biasanya di pertengahan acara, atau sedikit menjelang acara selesai, akan diumumkan siapa yg memenangi doorprize yg disediakan.

Terdapat sebuah cerita yang cukup unik mengenai doorprize ini. Aku mempunyai seorang teman yg berprofesi sebagai jurnalis. Dia sering hadir di berbagai event, terutama yg terkait dengan peluncuran produk baru. Nah, percaya atau tidak, hampir semua event yg dia hadiri, dia selalu mendapatkan doorprize. Dengan demikian, sudah sekian doorprize jenis produk yang dia dapatkan. Saking buanyaknya doorprize jenis produk yg pernah dia dapatkan, dia melontarkan guyonan bahwa dia sudah mendapatkan semua jenis barang, tinggal doorprize mobil dan rumah saja yg belum, ahak...ahak.

Jika di keluarga Donald Bebek, temanku itu bisa dikatakan/dinamai si Untung.

Kembali ke pertanyaan, sudah seberapa sering anda mendapatkan/memenangkan undian berhadiah/doorprize? Anda merasa minder dengan keberuntungan temanku? Atau anda malah lebih beruntung?

Jika anda merasa tidak seberuntung temanku, anda tidak perlu khawatir. Aku sendiri termasuk salah seorang yg jarang mendapatkan undian/doorprize.

Sejak aku SD, aku sudah mulai rajin mengirimkan undian. Entah itu TTS majalah anak-anak, makanan berupa mi instan, dan masih banyak jenis undian yg aku ikuti. Dan hasilnya, (hampir) nihillllll....

Aku sebut hampir nihil, karena alhamdulillah, hari ini aku mendapatkan telpon yang menyatakan aku mendapatkan sebuah handset, Blackberry Curve 8520, Gemini. Aku dapatkan hadiah ini karena di akhir Januari 2010 lalu, aku mengikuti undian yang diselenggarakan oleh Conello, bekerjasama dengan Axis.

Ah, intinya sih, aku senang bukan kepalang mendapatkan BB ini. Berarti aku bisa mulai ngoprek dan meneliti lebih jauh kecanggihan handset ini. Sudah sejak lama aku ingin mempunyai handset ini, hanya saja belum kesampaian karena ada hal2 lain yg lebih membutuhkan biaya. So, dengan dapat gratisan (errr...ga 100% gratis sebenarnya), setidaknya aku cukup berhemat sekitar Rp 3 juta, sik asyiiikk.

Dan BB ini aku namai BB *halah*. Maksudnya BB = Banzai BB atau BB Banzai. Redundan yak? Ah, biarin saja lah. Yg penting, bisa ber-BB-ria lah. *joget2*

Moral story:
- jangan putus asa utk mengikuti undian berhadiah/doorprize
- percayalah nasib baik satu saat akan menghampiri anda
- jangan suka iri/dengki dengan keberuntungan yg diperolehku, eh, diperoleh seseorang, ndak baik itu namanya, xixixi...

Posted on Friday, March 26, 2010 by M Fahmi Aulia

3 comments

3/22/2010



Ngomong2 masalah sate domba Afrika, aku jadi teringat dengan pengalamanku mencicipi 2 lokasi makan yg menjual sate domba Afrika. Yg pertama adalah di daerah Karet Kuningan. Aku sudah agak lupa kapan tepatnya mencoba di sini, tapi perkiraanku sekitar tahun 2008.

Kepenasaranku lebih banyak karena saat itu sedang booming menu sate domba Afrika. Semula aku dan Wify hendak mencoba menu ini yg dijual di daerah Gajah Mada, Jakarta Pusat. Tapi karena pertimbangan jarak yg cukup jauh, akhirnya aku dan Wify memutuskan untuk mengunjungi rumah makan yg terdekat. Dan kebetulan kami tempo hari ada urusan juga ke mal terdekat di daerah situ.

Tapi, kenyataannya, kami mengalami kekecewaan karena menurut kami, menu yg tersaji kurang memadai. So, kami mencari info lain.

Tak dinyana, aku temukan rumah makan yg menjual sate domba Afrika ini di dekat kantor, di daerah Tebet.

Kagak pake lama, akhirnya kami berdua mendatangi tempat makan itu. Melihat harganya, hmmm....aku sempat bertanya-tanya, kok ya semahal ini harga sate domba Afrika? Apa sih istimewanya?

Akhirnya setelah menunggu sekian lama, sekitar 15-20 menit, kami disuguhi menu yg kami pesan. Aku sendiri memesan sate domba Afrika, sementara Wify memesan nasi goreng.

Usai mencicipi 1-2 potong daging, aku akhirnya mengerti mengapa harga 1 porsinya cukup mahal.

SATE DOMBA AFRIKA INI UENAKEEE PUOOOLL....!!

Ada beberapa penyebab mengapa sate domba Afrika ini begitu enak di lidahku:
1. Dagingnya tanpa lemak
2. Ukurannya cukup besar (meski tidak sebesar sate maranggi)
3. Bumbunya yg cukup meresap
4. Tidak dibakar secara langsung, sehingga dagingnya tidak gosong
5. Ada tambahan bawang bombay, sehingga (diklaim) bebas kolesterol
6. Rasa daging domba, yg menurutku cukup ok. Tidak berbau menyengat seperti daging kambing

So, tunggu apalagi? Segera kunjungi tempat makan sate domba Afrika terdekat!!

Foto-foto lain bisa dilihat di sini.

Moral story:
- sate domba Afrika diklaim bebas kolesterol
- harganya yg mahal, menurutku, sesuai dg kelezatannyah

Posted on Monday, March 22, 2010 by M Fahmi Aulia

No comments

3/13/2010


Bulan ini, aku sudah 9 bulan menggunakan si Banzire. Alhamdulillah, tidak banyak masalah yg aku hadapi dan alami dengan laptop yg 1 ini, padahal aku sudah cukup 'siksa' si Banzire dengan berbagai macam aplikasi yg cukup membebani. Hal ini dikarenakan tuntutan pekerjaan selaku Project Manager sehingga aku mesti memasang berbagai aplikasi yg menunjang pekerjaanku ini.

Setelah hampir 1 tahun ini, aku mulai alami beberapa hal perubahan terhadap si Banzire ini:
- Baterainya sudah cukup nge-drop. Saat ini daya tahan hidup batrenya sekitar 1 jam 45 menit. Dari beberapa forum aku temukan informasi bahwa normalnya adalah 2 jam. Sayangnya di awal2 memiliki, aku tidak memperhatikan durasi batrenya. Aku musti merogoh Rp 500 ribu jika hendak mengganti batre ini.

- Tombol2 dan permukaan keyboard sudah mulai memudar. Well, ini kesalahanku juga, terkadang mengetik/bekerja seraya makan cemilan, terutama terkadang berminyak. Untungnya, sejak 2 bulan lalu aku sudah membeli pembungkus keyboard yg cukup efektif melindungi keyboard Banzire ini.

- Windows yg kian lambat. Nampaknya ini berkaitan dengan banyaknya aplikasi sampah yg pernah aku instal di Banzire. Padahal aku sudah cukup rajin melakukan defrag. Nampaknya aku mesti format dan instal ulang Windowsnya. Rencananya aku memang berniat menginstal Windows 7.

Sebenarnya aku berencana mengganti si Banzire ini, masih dengan produk Acer juga tapi yg versi Timeline. Daya tarik utamanya Timeline adalah bobotnya yg ringan serta ingin mencoba multi touch Touchpadnya. *halah...mestinya sekalian ganti aja ke Mac,xixixi*

Inginnya aku jual saja si Banzire ini, karena si Banzire ini masih terawat dg cukup baik. Tapi mengingat harga laptop terbaru kian turun, rasa2nya sulit juga mendapatkan pembeli yg mau menghargai Banzire dengan cukup tinggi. Jadi, yaaa...sudahlah, aku pakai saja Banzire sampai benar2 'mblangsak'.

Moral story:
- aku MESTI mengubah paradigma ACER = Acer CEpet Rusak. Ternyata, alhamdulillah, Banzire awet2 saja.
- rawat laptop anda dengan baik
- perhatikan umur batre anda

Posted on Saturday, March 13, 2010 by M Fahmi Aulia

3 comments

3/10/2010


Well, bulan Maret sudah berjalan 1/3 bulan alias 10 hari. Dan itu artinya tenggat waktu (deadline) untuk SPT kian dekat.

Aku sudah menyelesaikan mengisi SPT ini sejak 2-3 hari form SPT diberikan oleh staf keuangan di kantor. Seperti biasa, jika sudah berkaitan dengan uang maka aku serahkan kepada Menteri Keuangan, Wify.

Mengisi SPT tidak sulit, apalagi jika anda masih di level mengisi SPT berjenis SS. Yg mungkin sulit adalah menghitung jumlah harta yg dimiliki dan hutang anda di akhir tahun lalu.

Jika anda bingung dengan formulir 1770 SS, maka anda bisa unduh formnya di sini. Formulir SPT 1770 SS ini cukup anda isi kemudian anda bawa ke kantor pajak. Selanjutnya anda akan diminta mengisi form dan memasukkan form ini ke amplop.

Mudah bukan?

Oya, sebaiknya anda segera bergegas mengisi formulir SPT 1770 SS dan pergi ke kantor pajak sebelum nanti anda mesti ngantri berjam-jam.

Sebagai penutup, berikut informasi mengenai formulir SPT 1770

Formulir 1770 SS*
Kata kunci pada formulir ini adalah : ”penghasilan semata-mata dari satu pekerjaan dengan penghasilan bruto tidak lebih dari Rp60 Juta”. Nah, jika Anda berstatus sebagai karyawan atau pegawai yang bekerja pada hanya satu perusahaan/instansi/organisasi dengan penghasilan bruto setahun tidak lebih dari Rp60 Juta, dan tidak punya penghasilan lain selain bunga deposito atau tabungan, maka Anda cukup mengisi SPT 1770 SS.
Formulis SS ini memang dirancang sangat sederhana. Hanya ada satu lembar formulir ini dengan dilampiri formulir 1721 A1 saja. Formulir ini pun formulir yang paling banyak digunakan karena sebagian besar Wajib Pajak Orang Pribadi adalah karyawan dengan penghasilan tidak lebih dari Rp60 Juta setahun.

Formulir 1770*
Kata kunci pada formulir ini adalah : “penghasilan dari usaha/pekerjaan bebas”. Jika Anda memiliki penghasilan jenis ini maka wajib hukumnya Anda menggunakan formulir ini. Kalaupun Anda punya penghasilan lain semisal penghasilan dari pekerjaan, atau penghasilan passive seperti dividen atau bunga, Anda harus menggunakan formulir 1770 (tanpa S).
Contoh kegiatan usaha/pekerjaan bebas misalnya adalah usaha toko, wartel, usaha persewaan kendaraan, salon kecantikan, praktek dokter, pengacara dan sebagainya. Jadi kegiatan usaha itu bisa dalam bentuk usaha perdagangan, jasa ataupun pabrikan. Pekerjaan bebas biasanya dilakukan oleh orang yang memiliki keahlian dan membuka praktek menjual keahliannya tersebut kepada khalayak atas namanya sendiri.*

Formulir 1770 S*
Nah, jika Anda tidak masuk kriteria untuk mengisi formulir 1770 atau 1770 SS maka formulir yang harus Anda isi adalah formulir 1770 S.
Misalnya Wajib Pajak yang masuk kriteria ini adalah Wajib Pajak yang penghasilannya dari satu pekerjaan tetapi penghasilan bruto setahunnya lebih dari Rp60 Juta. Seorang karyawan yang bekerja pada lebih dari satu perusahaan/pemberi kerja juga mengisi formulir SPT 1770 S.


Moral story:
- orang bijak taat pajak...KATANYA
- batas pajak adalah tiap tgl 31 Maret
- sebagai warga negara anda mesti menuaikan pajak, sementara sebagai seorang muslim tunaikanlah zakat

Posted on Wednesday, March 10, 2010 by M Fahmi Aulia

1 comment


Aku hendak mengingatkan anda-anda sekalian, agar berhati-hati jika parkir di Kalibata Mall. Nope, ini bukan masalah keamanan, tapi masalah TARIF PARKIR!

Seperti diketahui bersama, tarif parkir di Jakarta sempat membuat banyak pemilik kendaraan bermotor marah2. Penyebabnya, selain adanya kenaikan secara sepihak (dan dilakukan dengan halus serta penuh tipu daya), ternyata tarif parkir yg berlaku selama ini melenceng jauh dari yg telah ditetapkan oleh pemda DKI!

Di peraturan Gubernur (pergub) DKI, dinyatakan bahwa tarif parkir mobil 1 jam pertama sebesar Rp 2.000 dan per jam berikutnya sebesar Rp 1.000. Sedangkan untuk sepeda motor sebesar Rp 500/jam.

Nah, banyak tempat parkir, terutama yg dikelola oleh Secure Parking menerapkan tarif yg jauh lebih mahal, bahkan sebelum kembali ke tarif normal, mereka sempat menaikkan dg cara yg tidak disadari para korban. Sebagai contoh, tarif parkir sepeda motor adalah Rp 1.000 utk jam pertama dan Rp 2.000 untuk DUA JAM berikutnya.

Sekilas tarifnya memang sama, Rp 1.000/jam, tapi kenyataan di lapangan akan menunjukkan bahwa para pelanggan dirugikan. Misalnya dia baru parkir 1 jam 1 menit, maka jika biasanya dia dikenai tarif (maksimal) Rp 2.000 (Rp 1.000 utk jam pertama dan Rp 1.000 utk jam berikutnya), maka kini akan dikenai Rp 3.000.

Kurang ajarnya lagi, banyak tempat parkir yg tidak memberikan struk, terutama di Kalibata Mall. Para petugasnya main ambil tiket, lalu sebut nominal yg mesti dibayar.

Aku sempat curiga dengan taktik ini. Karena kadang aku dan Wify hanya mampir sebentar, tidak sampai 1 jam, malah terkena tarif Rp 2.000. Sempat aku berpikir bahwa para petugas parkir ini melakukan kecurangan seperti yg pernah aku alami di Mall Ambassador.

Kecurigaanku terbukti. Sekitar 2 minggu lalu, aku dan Wify berkesempatan mampir ke Kalibata Mall karena ada keperluan. Aku ingat sekali bahwa saat itu tarif parkir telah turun menjadi Rp 500/jam dan kami menghabiskan waktu hampir 2 jam. Jadi jika merujuk aturannya, kami cukup dikenai Rp 1.000.

Kenyataannya, si petugas parkir dengan seenaknya menyebut angka Rp 2.000. Karena saat itu kami sedang terburu-buru, aku tidak sempat mendebat dan 'ngajak ribut' si petugas parkir.

Akhirnya, kesempatan utk 'bikin ribut' dg petugas parkir Secure Parking Kalibata Mall kesampaian juga hari Minggu kemarin. Aku sudah perhatikan bahwa kami hanya akan terkena tarif Rp 1.000. Nah, saat si petugas menyebut Rp 2.000, aku langsung mendebatnya.

Aku:"Lho, mas kok 2000? Tarifnya kan jadi 500?"

Si petugas langsung gelagapan dan meralat ucapannya menjadi Rp 1.000.

Kemungkinan besar aku parkir barengan dengan orang ini.

Nampaknya para pengguna kendaraan bermotor mesti lebih waspada terhadap para tukang parkir yg curang seperti ini. Bahkan jika perlu, pihak Secure Parking mesti melakukan tindakan yg tegas. Karena hal ini akan merugikan citra Secure Parking yg berusaha utk menjalankan PerGub secara baik dan benar.

Dari sini, aku dapatkan informasi lengkap mengenai tarif parkir 'normal'.
Dalam Perda No. 1 tahun 2006 diatur tarif parkir di lapangan parkir atau didalam gedung untuk kendaraan beroda empat jenis sedan, pick up, jeep dan minibus pada satu jam pertama Rp2.000, kemudian untuk jam berikutnya dikenakan tarif Rp1.000 per jam sedangkan untuk kendaraan beroda empat jenis truk dan bus dikenakan tarif Rp2.000 pada jam pertama dan Rp2.000 per jam pada jam-jam berikutnya dan sepeda motor dikenakan tarif parkir sebesar Rp500 pada jam pertama dan Rp500 pada jam berikutnya.

Moral story:
- jika benar, ga perlu takut...apalagi dg tukang parkir!
- Secure Parking terbukti memang (pernah) menaikkan tarif parkir dengan semena-mena!

Posted on Wednesday, March 10, 2010 by M Fahmi Aulia

5 comments

3/08/2010


Barangkali ada beberapa pembaca yg bertanya-tanya, apa hubungannya Irak dengan buah Sirsak?

Jadi begini, ini sebenarnya ada hubungannya dengan keisenganku. Sebagaimana diketahui, beberapa waktu yg lalu aku dan Wify bertamasya ke Anyer.

Nah, dalam satu kesempatan kongkow2, kami memesan minuman. Beberapa teman memesan es jeruk, es kelapa muda, dan lain-lain. Aku sendiri ingin minum jus sirsak. Nah, saat memesan terjadilah dialog berikut ini.

Aku:"Mbak, sirsaknya 1 yak?"
Waitres:"Pakai es ga pak?"

Aku:"Tentu saja pakai. Kalo ga, jadinya irak dong!"

Dan "KO"-lah si waitres.

Nah, ternyata aku kena 'karma' akibat keisenganku ini. Hari Minggu lalu, aku dan Wify mengunjungi sebuah tempat makan di daerah Blok M. Sementara Wify memesan nasi capcay seafood, aku yg masih kekenyangan akhirnya memilih jus sirsak (lagi).

Aku:"Mbak, jus sirsaknya 1 yak? Ga pake es yak!"
Waitres:"Baik..."

Dan yg terhidangkan adalah..JUS SIRSAK HANGAT!! *aku langsung KO dan'terkapar' dg sukses*

Foto dari sini.

Moral story:
- hati2 kalo bercanda, satu saat akan terima getahnya lho, xixixi
- ini kisah nyata. aku dan Wify terpingkal-pingkal saat menyadari hal ini.

Posted on Monday, March 08, 2010 by M Fahmi Aulia

No comments

3/05/2010


Beberapa hari ini aku terganggu dengan keberadaan beberapa teman yg menurutku cukup mengganggu (annoying). Aku tidak akan menceritakan secara detail siapa2nya, silakan dikira2 sendiri saja, hahaha.

Dari sekian banyak teman yg annoying, ada 1 orang yg menurutku benar2 SUPER ANNOYING. Ada beberapa penyebabnya. Yg pertama, setiap kali bertemu, ybs selalu bernyanyi2 atau bersiul2 dg suara yg fals banget. Jika sudah begini, terpaksa memilih beberapa solusi untuk dijalankan, yakni memasang mp3, meninggalkan ybs.

Beberapa kali, saking annoyingnya ybs, darah sampai naik ke ubun2. Sudah pengen melabrak bahkan (jika perlu) menempeleng ybs. Aku ternyata galak yak? xixixi...

Belum lagi, jika ybs suka bertanya hal2 yg konyol dan sebenarnya sudah tertulis dan begitu jelas untuk dipahami. Ternyata untuk hal ini, bukan aku saja yg mengalami. Dari pengamatanku, beberapa orang yg berhubungan dengan teman ini juga mengalami hal yg sama.

Tapi terkadang tindakan konyol ybs mengundang tawa juga. Beberapa kali pertemuan, ybs selalu mengajukan usul yg sebenarnya sudah dilakukan dari tadi. Walhasil, ybs menjadi bahan tertawaan.

Setelah aku amati, orang2 yg annoying mempunyai sifat yg agak aneh menurutku. Mereka menganggap tindakan annoying mereka itu BUKAN tindakan annoying. Bahkan mereka seringkali ngotot bahwa tindakan mereka itu bertujuan membantu teman2 lain. *entahlah teman2 mana yg dia maksud*

Sayangnya, aku agak intens berhubungan dengan teman annoying ini. Selama ini berusaha ndak masukin hati, tapi kadang (seperti aku tulis di atas) kalo sedang jengkel pengen juga nempeleng.

Orang2 seperti ini akan banyak kita temui, entah itu di dunia kerja, lingkungan (rumah), bahkan di dunia maya. Sempat juga aku temukan orang2 seperti ini di dunia maya, bahkan di jejaring sosial. Solusinya gampang, aku enyahkan mereka dari daftar teman, hahaha.

Yg cukup repot jika bertemu di lingkungan (rumah). Salah satu yg pernah kami temui adalah tetangga yg membiarkan anaknya mengotori rumah (kontrakan) kami. Sebenarnya bukan tetangganya langsung, tapi pembantunya. Berbagai cara sudah kami gunakan untuk mengingatkan ybs. Mulai dari berdehem2 kecil, keluar rumah. Tapi masih tidak mempan juga. Walhasil, cara cukup keras aku lakukan. Aku tegur si pembantu, dengan suara yg cukup galak.

Contoh lain ada seseorang yg sering ikut campur urusan keluarga kami. Dengan sotoynya ybs sering komentar yg menurut kami ga ada manfaatnya, karena ybs tidak tahu masalah sebenarnya dan KAMI TIDAK BUTUH NASIHATNYA!!

Anda sendiri pernah bertemu dg orang2 seperti ini?

Moral story:
- hati2 dg teman...kadang2 mereka berubah menjadi musuh
- jangan terlalu mengumbar tindakan kita di depan orang, kadangkala ada yg berusaha mancing di air keruh
- lebih mudah menghadapi orang seperti ini di dunia maya, cukup tinggalkan dia
- sulitnya menghadapi orang di dunia nyata karena serangan/bentrokan fisik bisa terjadi

Posted on Friday, March 05, 2010 by M Fahmi Aulia

1 comment

3/04/2010

Angka unik.

*postingan agar blog ini ndak terlalu sepi, xiixixixi..*

Posted on Thursday, March 04, 2010 by M Fahmi Aulia

No comments