Anda-anda sekalian pasti pernah kan melakukan apa itu yg disebut menunggu? Pekerjaan yg super duper membosankan kan? Apalagi jika orangnya memang dikenal sbg tukang ngaret. Pengen banget menthung atau bahkan meninggalkan/membatalkan janjian. Well, sebenarnya tidak semua menunggu itu terkait dengan orang. Ada banyak hal yg terkait dg aktivitas menunggu.

Berikut ini aku tuliskan 10 kegiatan menunggu yg paling menyebalkan.

10. Menunggu angkutan umum.
Sudah bukan rahasia lagi, menunggu angkutan umum adalah salah satu kegiatan menunggu yg menyebalkan. Terutama jika hujan deras mengguyur, lalu kita ga bawa payung atau jas hujan. Sudah gitu, saat menunggu, eh, di sebelah kita ada yg ngajak kenalan, sok kenal sok dekat gitu. Ihhh...ndak banget deh! Belum lagi, kalo saat nunggu, eeehh...kesiram air dari jalanan, gara2 ada kendaraan yg lewat.

9. Menunggu week end.
Setiap hari Senin, orang2 sudah ga sabar utk menunggu week end. Utk itu, berbagai aktivitas dilakukan utk menunggu datangnya week end. Ada yg kerja dg semangat, ada yg malas2an. Yg paling kasian itu adalah yg saking sibuknya kerja lalu ga pernah merasa ada week end.

8. Menunggu gajian dan THR.
Nah, buat para kuli alias orang2 yg bekerja di perusahaan orang, menunggu waktu gajian dan THR bisa dikatakan saat2 yg menegangkan dan menyebalkan. Bagaimana tidak? Gajian tgl 25, eh tgl 26 sudah habis. Itu berarti dia mesti menunggu 30 hari lagi utk dapat duit. Sama saja dg THR, mesti nunggu setahun, utk dihabiskan dalam waktu sejam (atau malah kurang).

7. Menunggu sidang akhir.
Bagi para mahasiswa, entah itu S1, S2, atau S3, menunggu sidang akhir adalah saat2 yg menyebalkan. Deg2an, nervous, kalang kabut adalah sebagian hal yg akan dialami oleh mereka. Bahkan ada yg sampai sidang S3-nya ga kelar2, entah apa yg ditunggu kalo ini sih, ehehhe.

6. Menunggu pengumuman UMPTN/masuk perguruan tinggi yg diinginkan.
Usai UMPTN,SPMB, atau apapun itu namanya, dijamin banyak siswa2 (lulusan) SMA atau sederajat yg deg2an menunggu kabar, apakah mereka diterima di tempat yg mereka inginkan? Atau malah harus mengulang lagi tahun depan?

5. Menunggu adzan magrib.
Nah, kalo ini hanya terjadi saat Ramadhan. Semua orang mendadak jadi ga sabar menanti kedatangan adzan magrib. Termasuk aku, ahhaha.

4. Menunggu kelahiran anak.
Bagi yg sudah berkeluarga, walaupun sudah punya anak 1/2 lusin, proses menunggu kelahiran sang anak bisa dikatakan merupakan aktivitas yg deg2an sekaligus menyebalkan dan menegangkan (eh, redundan, gpp lah). Apalagi jika si bapak tidak boleh masuk. Dia bakal H2C (harap harap cemas) menanti suara bayi terdengar dari dalam ruangan bersalin. Menyebalkan juga akan dialami saat menunggu proses bukaan (dari bukaan 1 ke bukaan 10).

3. Menunggu diterima atau ditolak cinta.
Buat para cowo2 (atau bahkan juga cewe) yg telah menyatakan cintanya kepada yg dicintainya, menunggu pernyataan diterima atau ditolak adalah hal yg bisa dikatakan menyiksa. Lha gimana ga menyiksa, ybs bisa saja 1 hari, 1 minggu, 1 bulan, atau malah ga pernah kasih batas waktu mau kapan kasih jawaban. Kalo sudah stres gara2 nunggu, mungkin bisa melamar ke RSJ setempat.

2. Menunggu panggilan interview (termasuk diterima atau tidak)
Sebenarnya ini mirip2 dg no 6. Bedanya kalo ada sekian tahap yg telah dilewati utk melamar pekerjaan, interview adalah hal terakhir yg mesti dilalui sebelum akhirnya (kemungkinan) bisa diterima kerja. Meski ada juga yg menjadikan tes kesehatan sbg tanda dia diterima.

1. Menunggu para saksi mengucapkan "sah".
Percaya atau tidak, aku merasa menunggu kata "SAH" terdengar adalah hal yg paling menyiksa. Bagaimana tidak? Karena jika tidak sah, otomatis si pria mesti mengulang ijab kabul...dan itu bisa makin grogi, hahaha.

Anda setuju? Atau ada usulan lain?

Gambar dari sini.

Moral story:
- menunggu itu menyebalkan
- jangan sampai karena menunggu itu menyebalkan, kita malah membikin 'lawan' kita yg menunggu dan kita tenang2 saja ngaret
- menunggu itu tidak selalu terkait dg janji
- oya, artikel ini BUKAN promo lagu2nya Rhoma Irama ataupun anaknya, Ridho Rhoma