Sebuah tindakan curang dilakukan oleh sebuah operator (tidak akan aku sebutkan, takutnya nanti pihak ybs segera melakukan 'perbaikan' dan menuntutku karena tulisan ini bersifat fitnah). Tindakan curang yg aku maksud terkait dengan RBT (ring backtone), sebuah layanan yg bisa 'dinikmati' oleh org yg menelpon, sehingga yg terdengar adalah bunyi musik (atau lainnya), seraya menunggu telponnya diangkat.

Kecurangan dilakukan dg memanfaatkan efek psikologis. Benar2 tricky menurutku. Cerdas...tapi merugikan orang.

Jadi pola kerjanya begini.

Katakan si A hendak menelpon si B. Si B ini sudah terpasang RBT X. Saat si A menelpon si B, otomatis RBT X ini akan bekerja. Efek psikologis bekerja saat si A mendengar isi RBT-nya.

"Jika anda ingin segera berbicara, maka tekanlah bintang bla bla bla"

Anda melihat efek psikologis yg aku maksud? Yak..yg aku maksud adalah keinginan orang utk SEGERA BICARA, maka dia segera menekan kode tertentu. Padahal, sebenarnya si operator akan MENGKOPIKAN RBT X tersebut ke si A, segera setelah si A menekan kode tersebut!

Dan seperti biasa, RBT2 tersebut biayanya lumayan lah, Rp 7000an/bulan. Parahnya, RBT X ini sudah laiknya sebuah virus. Dengan memanfaatkan efek psikologis, banyak org/pelanggan yg tertipu dan termakan trik ini.

Kebayang deh kayanya (dan terkutuknya) si operator...dan si penyedia konten!

Moral story:
- hati2 jika menelpon dan mendengar RBT
- jangan mudah main pencet
- Menkominfo mestinya mengurus hal2 seperti ini, yg jelas2 merugikan rakyat!