Ini sebenarnya cerita lama, di bulan November 2009 lalu. Merupakan 'detail' dari artikel "Pendarahan Yang Bikin Deg-degan!" beberapa waktu lalu.

Jadi, seperti yg pernah aku tuliskan, kami berdua sudah menunggu kedatangan si baby ini selama 3 tahun. Sudah sekian banyak ikhtiar dan biaya serta tenaga plus waktu yang kami berdua luangkan demi hadirnya si baby ini.

Dan ketika Wify mendapati 2 strip dari hasil tes yg dia lakukan, bisa dibayangkan betapa meluapnya kegembiraan yang kami rasakan berdua. Berbagai teori tentang kehamilan yang selama ini kami pelajari, terutama oleh Wify, serta merta kami praktekkan satu demi satu.

Kebahagiaan semakin bertambah, di saat kami ketahui bahwa hasil tes HCG menunjukkan angka yg cukup tinggi, yakni di angka 902. Sebagai gambaran, normalnya orang hamil akan mempunyai angka HCG di kisaran maksimal 500. Oya, ini untuk usia kandungan 2 minggu.

Seperti yg pernah aku tulis, hal ini menyebabkan kami berkeyakinan baby-nya kembar (istilah kerennya, twin). Tidak berlebihan kami rasa, jika mengingat cukup banyak referensi yang kami cari dan gunakan. Keyakinan ini membuat kami menamai si kembar sebagai baby kanan dan baby kiri, sesuai dengan posisi si baby di dalam rahim Wify.

Sayangnya, terjadi satu peristiwa yg menyebabkan kami berdua harus merelakan baby kiri pergi meninggalkan kami bertiga.

Jadi, satu pagi Wify berangkat kerja seperti biasanya. Sebenarnya Wify sudah merasakan firasat, terlebih si baby (kiri) bergetar tiada henti saat Wify bersiap berangkat dan dalam perjalanan. Nampaknya si baby (kiri) juga merasakan akan adanya bahaya yg bersiap datang mengancam. Hanya saja Wify tidak menyadarinya.

Ternyata, saat dalam perjalanan ke kantor, Wify nyaris ditabrak oleh sebuah sepeda motor yg datang secara tiba-tiba dari belokan jalan. Terkejut, secara reflek Wify berusaha merapat ke tembok. Toh, rasa kaget dan shock tidak bisa tidak datang dg begitu tiba-tiba.

Kisah selanjutnya, terjadi pendarahan yg dialami Wify, seperti yg ada di awal cerita ini.

Belakangan, usai Wify mencari-cari referensi, didapatkan informasi bahwa sejenis organ yg keluar dari Wify diduga kuat adalah baby kiri. Tidak terbayangkan betapa sedihnya kami berdua, walau sudah sekian minggu peristiwa itu berlalu.

Namun, kami akhirnya merasa bersyukur bahwa si baby kiri sudah berada di tempat yg (insya ALLOH) lebih baik. Wify sendiri merasa bahwa saat ada 2 baby di rahimnya, dia merasakan denyut si baby kiri lebih lemah daripada baby kanan. Bisa jadi, si baby kiri ini memang tidak cukup kuat untuk bertahan hidup.

Kini, si baby kanan sudah berumur 6 bulan jalan. Cerita baby kanan ini akan aku ceritakan di lain waktu.

Moral story:
- jangan remehkan setiap firasat/perasaan tidak enak yg dirasakan
- lakukan check up secara rutin ke dokter kandungan, setidaknya 2 kali seminggu untuk umur kandungan sebelum 3 bulan
- apapun ikhtiarnya, berdoa merupakan hal yg wajib dilakukan, karena DIA-lah yg menguasai semua yg ada di langit dan isinya