2/21/2009

Free Image Hosting at www.ImageShack.usMaraknya fenomena batu ajaib, mulai dari Mohamad Ponari di Jombang, lalu Dewi yg juga di Jombang, dan terakhir, Siti Rohmah, semakin membuat kita melek bahwa orang Indonesia masih banyak yg percaya dg hal2 yg berbau klenik dan tidak masuk di akal. Bagaimana tidak, sebuah batu di tiap tempat masing2 mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan sakit yg diderita.

Padahal, jika ditilik, logika manapun tidak akan bisa menjelaskan bagaimana mungkin sebuah batu bisa diharapkan untuk mengobati kanker yg diderita seorang bapak (yg kebetulan sempat aku lihat, daging di bagian kanan tubuhnya tumbuh begitu besar). Memangnya batunya sedemikian ajaibnya sehingga bisa menyembuhkan kanker itu?

Tapi, yaaa itulah Indonesia. Makin ga masuk akal, maka akan semakin laris dan ramai dikunjungi orang. Bahkan banyak orang berebut mengambil air, lumpur, tanah, dan barang2 lain di sekitar rumah Ponari karena dipercaya masih membawa 'berkah' dan 'sakti mandraguna'.halah..

Kalo sudah begini, Wify bilang mendingan bisnis batu sorcerer saja (mengutip dari Harry Potter).ngakak

Omong2 masalah batu, aku juga punya batu ajaib. Hebatnya batu ini bisa membawaku berpindah suasana dalam sekejap. Mirip2 pintu ajaib doraemon getooo...

Ada yg bisa menebak, batu apa yg aku miliki?kedip2

Moral story:
- Orang Indonesia masih doyan klenik (hal2 berbau mistis)
- Dokter2 bisa kalah bersaing dengan Ponari. Jika tiap propinsi ada 1 Ponari, diperkirakan dokter2 seluruh Indonesia akan gulung tikar. Lalu fakultas kedokteran berubah menjadi fakultas yg terkait dengan batu ajaib, wakakak...ngakak guling2

Posted on Saturday, February 21, 2009 by M Fahmi Aulia

No comments

2/20/2009

Pagi ini, ketika hendak ngantor, ada sebuah kejadian yg menarik di jalan. Sebuah mobil Nissan Teana dg no polisi CD 114 01, memaksa masuk ke jalur busway di perempatan Mampang, dekat sebuah toko buah-buahan. Petugas berpakaian biru gelap, sudah melarang kendaraan tersebut untuk masuk ke jalur busway, dengan mengibaskan tangan dan menunjuk ke arah kanan (masuk ke jalur biasa).

Alih-alih menurut, si sopir malah tetap bersikeras maju, dan menubruk sedikit si petugas. Marah karena ditabrak dan si sopir tidak mengindahkan larangannya, si petugas langsung menunjuk2 ke arah si sopir. Sementara petugas lainnya langsung memasangkan 'pagar pembatas' agar si mobil tidak meneruskan perjalanannya.

Si sopir masih ngotot untuk maju, entah kenapa alasannya. Bisa jadi karena dia melihat selama ini sudah banyak orang yg masuk ke jalur busway, entah karena dia mengendarai kendaraan Dubes.

Dan akhirnya 2 polisi yg bertugas di perempatan itu mendatangi TKP.

Nampaknya si sopir ketakutan juga, akhirnya dia membelokkan mobilnya ke arah kiri dan masuk ke jalur biasa.

Moral story:
- jadi sopir dubes aja belagu!
- makanya, pemerintah mesti menerapkan aturan yg jelas dan konsisten!

Posted on Friday, February 20, 2009 by M Fahmi Aulia

1 comment

2/18/2009

Image Hosted by ImageShack.us
Hari Selasa, 17 Feb 2009 kemarin, mendadak aku kehilangan akal. Penyebabnya adalah kamera digital Canon SX110 IS!dzigh

Semua ini bermula dari obrolan awal tahun, ketika aku selaku Presiden rumah tangga mengajukan nota keuangan kepada Menteri Keuangan yg dijabat oleh Wify. Dalam nota tersebut, terdapat permintaan untuk mengajukan anggaran membeli kamera digital baru, sehubungan dengan kamdig yg lama sudah terlalu lama umurnya dan fitur2nya sudah out of date.

Saat itu Menteri Keuangan menolak nota tersebut dengan alasan keuangan dalam negeri sedang ada kendala. Yowis, sebagai Presiden yang bijak, aku mesti ngalah dong.

Awal bulan ini, keinginan membeli kamdig baru muncul lagi. Terutama untuk keperluan kuliner, mesti pake foto yg cukup tajam dong, biar hasilnya ok gitu lho! Nah, aku sempat hunting beberapa kamdig, diantaranya adalah Olympus Mju 1060. Aku lihat fitur2 yg ada di kamdig itu sudah sesuai dengan seleraku. Melihat harganya, hmmm...masih masuk dalam kategori uang keselip di dompet deh!xixixi...

Cari-cari info lebih lanjut, tidak aku dapatkan review tentang Olympus Mju 1060 ini. So, akhirnya aku agak2 lupa deh dengan kamdig ini.

Nah, hari Selasa kemarin, aku sedang jalan ketika iseng2 melihat sebuah counter yang menjual kamdig. Mampir deh aku ke situ, niatnya sih semula iseng2 saja. Tapi begitu melihat Canon SX110 IS...langsung deh mataku berbinar-binar. Hmmm...kamdig ok nih. So, aku minta brosur produk ini. Dan, akalku 'mendadak hilang', langsung beli deh kamdig ini!

Sebenarnya aku sempat telp ke Menkeu...tapi ternyata Menkeu-nya sendiri tidak berbuat banyak, hanya mengiyakan saja kemauan Presiden ini wakakak...

Walhasil, saat pulang ke rumah, aku sudah menenteng kamdig baru. Aiihhh...keren emaaangg kamdignya (si Banon)...sekeren yg punya, wakakakak...ngakakcool

Oya, aku dapat harga Rp 3.8 jt dg 'bonus' memori 4gb dan mini tripod. Nampaknya minggu ini sudah mulai dipakai beraksi nih, hihihih...


Moral story:
- hati2 kalo ke pameran barang elektronik, kehilangan akal adalah keniscayaan!
- Presiden kalo sudah ada maunya, Menteri ga bisa berkutik!

Posted on Wednesday, February 18, 2009 by M Fahmi Aulia

3 comments

2/17/2009

Fenomena Ponari telah melahirkan bisnis baru! Airnya yang berkhasiat rupanya berhasil membuat banyak pengusaha membisniskannya!

Berikut adalah foto-foto produk air Ponari berkhasiat yang berhasil didapatkan!


Wakakakak...ngakak guling2
Moral story:
- orang Indonesia terlalu percaya takhayul
- orang Indonesia juga kreatif
- cuma orang Indonesia yg seneng baca blog ini!! *halah...*

Posted on Tuesday, February 17, 2009 by M Fahmi Aulia

3 comments

2/16/2009

Bagi sebagian orang, terlebih di Jakarta , nama Tamani Kafe bukanlah hal yang asing. Penyebabnya sepele saja, tempat makan yang satu ini sudah memiliki banyak cabang di Jakarta. Aku pikir malah sudah ada di 5 wilayah Jakarta, dengan cabang bisa lebih dari 1 di tiap wilayah.

Selain itu, mencari tempat makan ini juga cenderung SANGAT MUDAH, selama kita punya alamatnya. Hal ini dikarenakan rata-rata Tamani Kafe menempati satu tempat tersendiri, seperti Tamani Kafe Tomang yang Aku dan Wify kunjungi beberapa hari lalu. Perjalanan ke arah Tomang tidaklah sulit, anda tinggal ikuti saja rambu lalu lintas yang tertera sepanjang jalan Gatot Subroto ke arah Grogol. Di sana, arah menuju Tomang sudah dijelaskan secara lengkap dan rinci, sehingga Aku rasa Aku tidak perlu menjelaskan lebih rinci lagi.

Begitu belok kanan, masuk daerah Tomang, anda tinggal susuri saja jalan hingga anda temukan lokasi Tamani Kafe. Gampang kok menemukannya, tinggal temukan papan nama Tamani Kafe ini.

Ruang parkir terbagi untuk motor dan mobil. Untuk motor, anda mesti masuk ke ruang bawah tanah. Sedangkan untuk mobil, anda bisa langsung parkir di depan Tamani Kafe.

Bagian dalam Tamani Kafe sangat nyaman, cocok sekali untuk membawa keluarga ke sini karena cukup luas. Meski demikian, jika melihat atmosfirnya, Aku merasa Tamani Kafe lebih cocok untuk kongkow bareng teman-teman ataupun untuk negosiasi bisnis.

Ada banyak model tempat duduk di Tamani Kafe, mulai dari sofa, lalu bangku-bangku terpisah. Jadi, seperti yang Aku tulis di atas, kita bisa datang ke Tamani sesuai dengan kebutuhan kita.

Penataannya cukup rapi, entah itu penataan ruang ataupun benda-benda di atas meja, sehingga kita akan merasa nyaman di situ. Di atas meja, kita akan temukan beberapa menu, termasuk harganya, tersimpan dengan rapi. Jadi, kami berdua sempat mengamati menu apa saja sih yang akan kami pesan nanti.


Tidak lama, seorang staf Tamani Kafe mendatangi kami, membawakan daftar menu yang lebih rinci, yang terdiri dari menu makanan, menu minuman, dan sebuah selebaran mengenai menu spesial yang disajikan di situ. Tanpa pikir panjang lagi, kami segera buka menu yang ada dan mulai melihat-lihat apa sih menu yang ada untuk segera dipesan.

Aku sempat mengabadikan hampir semua menu yang bisa kita pesan.


Harganya relatif ya, relatif mahal maksudnya, hahaha. Rata-rata di atas Rp 30 ribu untuk 1 porsi makanan, belum lagi dengan menu penutup dan minuman. Perkiraan kami, jika menu yang dipesan adalah menu ‘menengah’ (tidak terlalu mahal) plus minum, maka 1 orang menghabiskan Rp 50-60 ribu.

Kamipun mulai memesan. Aku memesan “Fresh fillet of Grilled Fish” dengan saus jamur dan kentang dalam bentuk ‘mashed’. Sementara Wify memesan “Black angus fried noodle”. Untuk minumnya, Aku pesan “Stylish Lime Lemon” sementara Wify “Iced berry mint tea”.

Lumayan lama juga untuk menunggu makanannya datang, sekitar 20 menit jika Aku tidak salah hitung. Ada kemungkinan lamanya ini karena memasaknya yang agak lama, karena menu yang kami pesan memang butuh waktu lebih untuk memasaknya.

Untuk minumannya, memang cepat datangnya. Lime lemonnya terasa enak dan segar, cocok diminum di suasana yang panas. Terlebih perpaduan rasa lime dan lemon sangat cocok, terutama jika gulanya tidak langsung dicampur. Penambahan gula sedikit mengurangi rasa lime, tapi masih tetap terasa segarnya kok.

Akhirnya datang juga pesanan kami berdua. Dimulai dari mie gorengnya. Hal yang unik dari menu mie goreng ini adalah rasa mienya yang unik, SANGAT BERBEDA dengan rasa mie yang pernah kami coba selama ini. Lebih lembut, cukup kenyal, namun tidak sulit untuk dikunyah. Belum lagi daging sapi yang empuk, sehingga tidak menyulitkan orang yang giginya kurang kuat.

Sementara untuk menu ikan, rasa daging ikan salmon yang empuk bisa dikatakan memanjakan gigi dan lidah. Terlebih setelah dicampur dan disiram dengan saus jamur, hmmmm…yummy banget! Oya, kita tidak akan temukan bau amis pada menu ikan ini. Kemudian, jika kita tambahkan jeruk pada menu ini, maka lidah kita akan semakin dimanjakan dengan rasa asam (namun menyegarkan) yang membuat kita akan berlama-lama mengunyah dan menikmati lezatnya menu ikan ini.

Usai makan, kami pesan menu penutup, “Mango pudding “. Ukurannya tidak terlalu besar memang. Rasa mangganya tidak terlalu terasa, setidaknya begitu menurut lidah Aku.

Nampaknya menu yang disajikan di semua Tamani Kafe seragam, jadi jika kita berkunjung ke Tamani Kafe (cabang manapun) akan kita dapati menu (dan rasa) yang sama. Oya, ada menu steak wag yu, mirip dengan steak yang sempat aku santap di Segarra tempo hari.

Total kami habis sekitar Rp 180 ribu.

Moral story:
- tamani kafe punya banyak cabang, mestinya menu yg disajikan tidak berbeda jauh
- harganya lumayan, jadi jangan sampai ga bawa duit, hihihi..

Posted on Monday, February 16, 2009 by M Fahmi Aulia

1 comment

2/13/2009

Bagi anda-anda yg sedang butuh rayuan, buat nggombali pacarnya atau istrinya, mungkin rayuan2 di bawah ini bisa berguna, heheh...

Tapi hati2, ntar jawabannya seperti yg hurufnya ditebalin, wakakka..

1. Tadi malam aku kirim bidadari untuk menjaga tidurmu. Eh, dia buru-buru balik. Katanya, 'Ah, masa bidadari disuruh jaga bidadari?' --- Hoek!

2. Kalau kamu nanya berapa kali kamu datang ke pikiranku, jujur aja, cuma sekali. abisnya, ga pergi2 sih! --- Najis Loh!

3. Sempet bingung jg, kok aku bisa senyum sendiri. Baru nyadar, aku lagi mikirin
kamu. --- WAKS!

4. Kalau suatu saat kamu hancurkan hatiku... akan kucintai kamu dengan kepingannya yang tersisa. --- Hoeeek!

5. Berusaha melupakanmu, sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah kukenal. --- Hahaha nice one!

6. Kalau kamu ajak aku melompat bareng, aku ngga bakalan mau. Mending aku lari ke bawah, bersiap menangkapmu. --- idih gepeng ntar!

7. Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu. --- jitak!

8. Ga usah janjiin bintang dan bulan untuk aku, cukup janjiin kamu bakal selalu bersamaku di bawah cahayanya. --- najooos..

9. Kalau kamu nanya mana yg lebih penting buat aku: hidupku atau hidupmu, aku bakal jawab hidupku. Eits, jangan marah dulu, karena kamulah hidupku. --- gyahahaha sakit perut..

10. Pertama ketemu, aku takut ngomong sama kamu. Pertama ngomong sama kamu, aku takut kalau nanti suka sama kamu. Udah suka, aku makin takut kalau jatuh cinta. Setelah sekarang cinta sama kamu, aku jadi bener2 takut kehilangan kamu. Kamu emang menakutkan! --- getok pake kursi neh...

11. Ketika hidup memberiku seratus alasan untuk menangis, kau datang membawa seribu alasan untuk tersenyum. --- weeeekkzz

12. Jika aku bisa jadi bagian dari dirimu, aku mau jadi airmatamu, yang tersimpan di hatimu, lahir dari matamu, hidup di pipimu, dan mati di bibirmu --- maksut loh?!

13. Orang bilang bulan itu indah...tapi aku bilang tidak. Orang bilang planet venus itu cantik...tapi menurut aku tidak. Aku bilang bumi itu indah dan cantik...karena ada kamu. --- lempar pake bedug mesjid!

Moral story:
- ngerayu istri sendiri ga dilarang kok, apalagi ngerayunya kalo minta kenaikan uang jajan ato lagi pengen beli barang, hihihi..
- pemilik blog tidak bertanggung jawab atas efek yang ditimbulkan akibat rayuan2 di atas
- rayuan2 di atas didapat dari milis sebelah, yg belum teruji keberhasilannya, wakakka...

Posted on Friday, February 13, 2009 by M Fahmi Aulia

No comments

Sekeder informasi saja, selama ini aku nyambi jadi calo TKI. Tentu saja bukan TKI yg dikirim ke luar negeri, karena aku jelas2 ga punya ijin untuk mendirikan usaha seperti itu. Resikonya terlalu besar untuk menjadi calo TKI ke luar negeri, terlebih jika ternyata TKI yg dikirim malah disiksa dan diperlakukan tidak manusiawi, apalagi sampai dihamili dan dibunuh. Hiyy...seraammm...gigit2 jari

Yg dimaksud menjadi calo TKI di sini, aku sering 'menghubungkan' seorang kenalan/teman yang sedang mencari pekerjaan, ke teman yg lain yg kebetulan kantornya membuka lowongan pekerjaan.

Berbeda dg calo TKI lain, di sini aku tidak mengambil keuntungan apapun. Bahkan tidak ada transfer fee sama sekali. Yang penting, sama2 senang lah. Ada yg dapat kerjaan, dan ada yg merasa terbantukan dengan adanya staf baru.

Namun, nampaknya aku KAPOK dan BERHENTI menjadi calo TKI, usai sebuah pengalaman yg PAHIT BANGET (buatku) yg tidak lama ini baru aku alami.

Salah seorang teman, katakan namanya C, sedang mencari pekerjaan, dengan latar belakang dia katakanlah di bidang hitung menghitung. Nah, ternyata ada temanku, katakan namanya si M, sedang butuh orang juga. Ya sudah, aku pertemukan saja keduanya, terlebih karena si C nampaknya ga mau nganggur dan keahliannya memang dibutuhkan si M.

Ternyata, alhamdulillah, si C diterima di kantor M.

Akan tetapi....tiba-tiba....si C menyatakan mengundurkan diri. Duh...aku langsung merasa tertohok begitu dalam. Dongkol, marah, jengkel, bla bla bla...pokoknya mendadak naik levelnya.

"Jika dia tahu bahwa (sebenarnya) dia tidak ingin di bidang itu, ya sudah, ga usah datang di sesi wawancara akhir dong ah!"

Ya sudahlah...aku hanya bisa minta maaf jutaan kali ke si M, karena mengecewakan dia.

Jadi (rada) males deh bantuin orang.whew!

Moral story:
- jadi calo tki itu ribet
- (mulai sekarang) mesti (lebih) hati2 kalo mau nyalo-in

Posted on Friday, February 13, 2009 by M Fahmi Aulia

No comments

2/09/2009

Bis apa yang cute..?? Bisa gw ;

Orang apa yang keren ??? Orang cuma gw;

Anak apa yg maniez? Anak-anak bilang sih gw;

Mobil apa yang ok?? ? Mobilang gw juga boleh;

Lagu apa yang paling sexy? Lague banget;

Bus apa yang cakep?? Busyet deh gw lagi;

Udang apa yang paling imut? Udangapa jangan gw lagi ah..;

Kalong apa yang jelek ??? ? ? ? kalongga lo sapa lagi.

Moral story:
- narsis itu menyebalkan, terutama buat orang yg ga bisa narsis
- narsis itu tanda dia exist
- buat yg belum bisa narsis, coba tunggu di depan jalan, sapa tau ketemu tukang narsis gorengs (wakkaka...)

Posted on Monday, February 09, 2009 by M Fahmi Aulia

3 comments

2/07/2009

Dari sekian tempat kuliner, bagi kami menemukan Pancious bisa dikatakan cukup sulit karena minimnya informasi yang kami terima. Informasi yang kami terima hanyalah "Permata Hijau (rel kereta api permata hijau ke arah Senayan)". Sementara itu, jika ditelusuri ternyata rel kereta api di sepanjang Permata Hijau itu cukup panjang. Walhasil, aku dan Wify menghabiskan waktu hingga 1 jam untuk menelusuri jalan, mencari lokasi Pancious ini.

Karenanya, kami akan pandu anda untuk menemukan lokasi Pancious dengan mudah. Sebagai ancer-ancer, untuk memudahkan anda menemukan lokasi Pancious, maka anda mesti mencapai dahulu patal Senayan. Patal Senayan ini bisa anda lalui dari arah Gatot Subroto ke arah Grogol. Jika anda temukan papan petunjuk jalan Patal Senayan, maka anda mesti belok kiri yang akan membawa anda menuju jalan (cenderung) menurun.

Selanjutnya, anda ikuti jalur hingga masuk ke jl Basuki Rachmat. Jangan terlalu ngebut jalannya serta ambil jalur di sebelah kiri, karena anda mesti menemukan komplek ruko yang terletak di sebelah kanan anda (dan lokasinya di seberang jalan dan seberang rel kereta api). Komplek ruko bisa anda lihat seperti foto yang terlampir. *sorry, moto komplek ruko-nya di malam hari*

Komplek ruko ini akan terlihat saat anda tiba di perempatan, dengan ancer-ancer papan petunjuk "Senayan" dan "Permata Hijau" di dekat perempatan itu. Jika anda sudah temukan petunjuk ini, maka anda segera belok kiri, masuk ke komplek perumahan Permata Hijau. Dengan demikian, informasi rel kereta api (seperti yg aku tulis di atas) sebenarnya tidak terlalu akurat.

Setelah anda masuk ke komplek Permata Hijau, susuri jalur kiri hingga anda temukan papan nama Pancious seperti yang terlihat pada foto di samping ini. Hmmm...sebuah tempat makan yang cukup megah akan kita temukan di situ. aku merasa bahwa istilah 'warung' tidak tepat dilekatkan ke tempat makan Pancious ini. aku tidak tahu persis mengapa ada yang mengelompokkan Pancious ke dalam kelompok warung, karena dengan bangunan yang sedemikian megah, istilah warung tidaklah cocok dengan 'mindset' orang Indonesia pada umumnya.

Ok, mari kita hentikan debat kusir mengenai warung atau bukan warung, heheh...ngemeng ga jelas

Kami berdua masuk ke dalam, hmmm...sayangnya kami tidak sempat mengabadikan bagian depan Pancious ini. Yang jelas, nuansa nyaman langsung bisa kami rasakan begitu kami masuk. Kami dipilihkan sebuah meja di pojokan. Hwalah, emangnya orang pacaran sampai perlu dikasih meja di pojokan untuk tempat kami icip-icip makanan? Hahah...halah..

Usai duduk, kami edarkan pandangan ke sekeliling. Hmmm...nuansa ruangannya memang nyaman sekali. Bisa dijadikan tempat nongkrong, baik dengan teman maupun keluarga. Bahkan, aku melihat tempat ini juga cocok untuk membicarakan masalah bisnis (lobby bisnis) dengan (calon) client.

Saat kami duduk, kami perhatikan mejanya ditata cukup rapi. Tapi karena satu dan lain hal, aku pindahkan posisi pisau+garpu+tissue sehingga menjadi seperti yang terlihat di samping ini. Kami berdua sempat ngobrol, lalu tidak lama kemudian, datanglah staf Pancious, membawakan menu. Hmmm...tampilan menu-nya pun bisa dikatakan mewah! aku sampai terkejut ketika melihat menu ini dijual seharga Rp 750 ribu!! geleng2...*geleng-geleng kepala*


Melihat menu (dan harga) yang disajikan, membuat kami berdua yakin bahwa Pancious TIDAK TEPAT dikelompokkan sebagai warung! Harga termurah yang tersedia memang 'cuma' Rp 13.500, tapi melihat rincian menu-nya, errr...minimalis banget deh! Dan kok ya aku tidak merekomendasikan menu tersebut. Sementara untuk menu yang 'normal', harganya di atas Rp 20.000.

aku memesan Blueberry Cheese, dengan 2 lapis pancake *langsung dah keluar rakusnya, wakakak...ngakak* Sementara Wify memesan Bolognaise, juga 2 lapis.

aku temui hal unik di Pancious ini. Jika di tempat makan lain, minuman adalah pesanan pertama yang akan datang. Nah, di Pancious, justru makanan dulu yang tiba lebih dulu. Di bagian kiri adalah Blueberry Cheese sementara di sebelah kanan adalah Bolognaise. Walau fotonya sedikit tidak jelas, karena pencahayaan di Pancious yang tidak memungkinkan (aku sempat coba foto dengan menggunakan blitz, tapi hasilnya malah lebih mengecewakan), toh menu ini tetap terlihat menggiurkan kan? Heheh..ngiler

aku pernah makan pancake sebelumnya, tapi rasa pancake di Pancious ini terasa lebih wokeh! Selain lebih empuk sehingga gampang dipotong dengan pisau, potongan kuenya terasa lembut di dalam mulut. Belum lagi rasa es krim + blueberry yang agak manis asam membuat rasa pancake kian....ah, pokoknya uenaaaakkk deeehhh!!! Dengan riang gembira aku potong satu demi satu si pancake ini sehingga habis tak bersisa.

Wify sendiri nampak cukup menikmati bolognaisenya. Penasaran, aku ikut mencicipi bolognaise. Hmmmm...cukup enak juga! Terlebih dengan keju mozarella, keju cair yang hmmm...pokoknya mak nyus lah!ngiler Eh, ternyata Wify tidak menghabiskan bolognaisenya. Tidak perlu menunggu lebih lama, aku langsung ambil alih bolognaise itu dari hadapan Wify. Dan tidak perlu waktu lama, nyaris semua bolognaise berpindah tempat, dari piring ke perut! Wakakak...

Oya, untuk minuman, aku memesan mocca milkshake, sementara Wify memesan juice apricot. Adalah HAL FATAL memesan mocca milkshake, karena rasanya TERLALU PAHIT! Hwadah...lidah aku langsung berontak, karena perpindahan rasa dari asam ke pahit nampaknya tidak cocok buat lidah aku! Walhasil, beberapa kali aku menyeruput jus aprikot Wify. Jus aprikotnya enak, hanya saja nge-jus-nya kurang lembut, sehingga beberapa kali aku dan Wify mendapati sedotan tersumbat karena adanya potongan aprikot yang menyumbat sedotan.frustasi

Saat hendak menghabiskan selada, upsss...aku dapati sesosok makhluk kecil berwarna hijau menggeliat di daun selada! ULAAAAAAAAAAAATTT...!!! TIDOAAAAKKKKK....!!! *ini jelas hanyalah ekspresi yg terlalu berlebihan, hihihi...*

Langsung deh hilang gairah menghabiskan seladanya! Sempat bingung dengan kondisi ini, aku akhirnya memanggil manajer(?) yang sedang bertugas. Ketika aku perlihatkan adanya ulat di selada, ybs nampak terkejut dan merasa ga enak. Tak disangka dan tak dinyana, pak manajer ini menawarkan menu bolognaise sisa ini DIGANTI dengan yang baru!!

WAAAAHHHH...LAYANAN YANG HEBAT!

Semula aku agak ragu, apakah perlu menerima tawaran ganti menu ini. Bukan apa-apa, Wify sudah kenyang, sementara aku sendiri sebenarnya sudah pengen pulang juga sih. Tapi, tawaran bolognaise ini terlalu berharga untuk dilewatkan! Walhasil, dengan 'berat hati', aku setujui penggantian menu bolognaise ini.ngakak *halah, pake alasan berat hati segala, wakakak...*

Karena kadung akan mendapatkan blognaise baru, akhirnya aku juga memesan minuman tambahan, blended mangga + rasberry. Well, lagi-lagi pilihan minuman yang 'salah', karena minuman yang aku pesan ini rasanya asem, tidak cocok dengan bolognaise yang cenderung pedas+panas! Dari pengalaman makan selama ini, untuk makanan yang pedas dan panas mesti 'dipasangkan' dengan minuman yg hangat atau panas. Alasannya karena dengan minuman yang panas atau hangat, maka cita rasa pedas/panas akan lebih terasa. Selain itu, perut tidak akan 'rusak' karena makanan dan minuman yang masuk 'sejenis' (sama-sama panas). Sementara jika kita makan yang pedas lalu minum yang dingin, akan berakibat perut 'berontak', bahkan bagi beberapa orang bisa sakit perutnya.

Lalu datanglah bolognaise yg baru. Hmmm...perbedaannya, jika tadi yg kami pesan adalah pancake 2 lapis, maka yg baru ini 'cuma' 1 lapis saja. *ceritanya ini protes, kenapa kok jadi cuma 1 lapis?hihihi....*

Total kami habiskan Rp 140 ribu, untuk 2 porsi pancake dan 3 jenis minuman. Oya, kami mendapat 1 buah kartu seperti yang terlihat di samping ini. Jika kami isi ketiga kotak itu dalam jangka waktu kurang dari 2 bulan, maka kami akan mendapat kartu VIP Pancious.

Moral story:
- makan pancake bisa bikin kantong bolong
- layanan di Pancious sangat OKE!
- Pancious ga cocok dianggap warung!
- temukan ulat di selada, maka anda akan dapat ganti menu dg yg baru!

Posted on Saturday, February 07, 2009 by M Fahmi Aulia

1 comment