Sejak aku berada di Jakarta, aku baru tahu nasi uduk adalah salah satu menu sarapan 'wajib' bagi orang Jakarta. Beberapa menu lainnya adalah lontong sayur atau gado-gado. Dari sekian banyak nasi uduk yang pernah aku makan, nasi uduk di rumah makan Lahap bisa dikatakan sebagai salah satu nasi uduk paling enak yang pernah aku rasakan.

Berlokasi di daerah Tebet, rasanya tidak sulit untuk menemukan rumah makan ini. Anda cukup mencari komplek penjualan bunga, lalu mencari jalan ke arah jl Soepomo, maka di sebelah kiri akan anda temukan rumah makan ini. Atau bisa juga mencari rumah makan Radja Ketjil, lalu berjalan ke arah Soepomo.

Jika anda perhatikan, rumah makan Lahap mempunyai keunikan dalam ruangan. Dia tidak dibatasi dengan sekat-sekat. Semuanya di-loss (istilah Jawa) sehingga orang juga bisa menikmati suasana sekitar, tidak terpaku pada makanan saja.

Menu yang ditampilkan ada beberapa macam. Ayam (bakar dan goreng), empal daging, lele, kemudian ada juga pepes. Tidak ketinggalan tempe dan tahu. Sementara untuk sambalnya ada 3 jenis sambal. Sambal kacang, sambal dadak, dan sambal tomat. Bagi para pecinta pedas, disarankan untuk mengambil sambal dadak. Mak nyuuusss…!!!

Aku dan Wify memesan ayam bakar, ayam goreng, usus goring, empal daging, dan pepes jamur. Dilengkapi dengan lalap dan sambal dadak dan sambal tomat. Jadilah menu makan siang yang menyenangkan! Makan siang ditutup dengan minum 1 gelas air jeruk hangat.

Total menghabiskan Rp 70.500. Menurut aku, sebanding dengan makanan yang dipesan dan dihabiskan. Tempatnya cocok untuk makan bersama teman dan/atau keluarga. Kebersihannya juga cukup baik.

Foto2 lain bisa dilihat di sini.

Moral story:
- nasi uduk ternyata mahal juga yak, apalagi kalo lauk pauknya beragam
- sambal dadak di rumah makan Lahap ini sangat cocog dan mantapz!
- disarankan membeli ayam bakar daripada ayam goreng, lebih yahud!