Gara2 blog bang Aip yang sering aku kunjungi, aku temukan sebuah karya anak bangsa yang cukup nyinyir, menyindir, apatis, dan apapun itu namanya. Yang jelas karya tersebut adalah bukti kedekatan si pencipta dengan lingkungannya, meski bumbu nyinyir begitu terasa.

Komik Rada Lucu, demikian hasil karya Eko tersebut. Disebut rada lucu karena, seperti aku tulis di atas, bumbu nyinyir dan sinisme begitu terasa pada karyanya. Bahkan kesan sadis tidak segan ditorehkan dan (bisa) membuat dahi dan kening pembaca bertanya-tanya. *errrr...mungkin ini sih bayanganku saja sih*

Toh, meski aku bilang lebih 'sangar' dari Sukribo, komik buatan Eko ini cukup asyik dibaca dan (barangkali) juga dikecam (karena kesadisannya).

Anda bisa membaca komiknya di sini (buku 1) dan sini (buku 2). Jika tidak bisa diakses, bisa dicoba di sini (buku 1) dan sini (buku 2).

Hasil karya lainnya dari Eko adalah mural berikut:


**update: mural ini sekarang sudah dihapus.bahkan tembok2nya dipagari,mungkin agar tidak bisa digambari lagi.**

Maap ya bang Aip, saya comot foto2 dan pake tautannya tanpa ijin.

Moral story:
- komik tidak mesti bercerita kesenangan. kepedihan dan sindiran tajam juga bisa dilakukan melalui komik
- menyindir dengan komik bisa dijadikan alternatif media, karena bisa bertutur dg tajam dan 'menyakitkan'