Sebelumnya, aku minta maaf jika judul artikel ini membuat sebal banyak orang, karena memelesetkan slogan yg dipakai para pejuang kemerdekaan dahulu. Namun, aku tidak berniat melecehkan jasa mereka, melainkan karena kata2nya memang 'pas' untuk menggambarkan apa yg akan aku ceritakan ini.

Sudah hampir 6 bulan terakhir ini, terjadi perubahan yg cukup signifikan pada bentuk tubuhku. Yakkkk...kondisi perutku sekarang kian maju (membuncit) sementara pantatku rasa2nya semakin mundur juga. Penyebabnya selain karena kebanyakan wisata kuliner, aku sendiri sedang jarang berenang lagi, olahraga 'wajib' yg selama ini aku lakukan di akhir minggu.

Akibatnya cukup fatal. Banyak celanaku yg menjadi korban, karena mereka semua sudah tidak sanggup menahan lajunya perutku.

Puasa Ramadhan kemarin, alhamdulillah, sedikit banyak menolongku dan menyelamatkan setidaknya 3 celanaku, yg nyaris aku singkirkan karena ukuran mereka tidak cocog lagi buatku.

Beberapa waktu lalu, kantorku sempat hendak mengadakan olahraga bersama. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya keinginan olahraga bersama itu tidak kesampaian.

Saat ini, aku memperbanyak olahraga jalan, terutama jika di kantor. Setiap 10 menit-an, aku sempatkan diri jalan-jalan. Tentunya tidak sembarang jalan2, mesti yg bermanfaat agar tidak merugikan kantor juga. Berenang juga sempat aku jalani lagi, meski mungkin tidak intens dulu, karena pengalaman terakhir berenang kemarin, ternyata KOLAM RENANGNYA BELUM DIKURAS! *langsung saja aku mandi super bersih dah!*

Sekarang aku sedang berusaha agar kebuncitan perutku tidak melebihi kebuncitan perut istriku (Wify) yg sedang hamil.

Foto dari sini.

Moral story:
- banyak duduk tidak sehat untuk badan
- perut buncit ternyata bisa berdampak pada pantat yang kian mundur
- 'sialnya' aku sudah masuk kelompok overweight, meski pada level bawah
- meski perut sudah buncit, aku tidak berminat mendaftar ke suku perut buncit