Berawal dari celetukan Ivan Lanin di Twitter, ditimpali oleh aku dan Lita, akhirnya aku menulis artikel ini. Bagi laki-laki/suami, artikel ini dibilang ga penting tapi bakal bermanfaat. Dibilang penting, ya emang mesti dibikin penting. Tidak ada jaminan artikel ini tidak akan bermanfaat kecuali anda bisa menjadi Mel Gibson di film "What Women Want".

Apa sih PMS itu?

Mari kita kenali makhluk, errr...mungkin lebih tepatnya disebut rentang waktu ini, karena PMS itu sendiri kependekan dari PreMenstrual Syndrom. Kalo lidah anda takut kusut gara2 bahasa Londo itu, saya bantu terjemahin. PMS itu artinya sindrom menjelang haid (mens) yg muncul pada rentang waktu tertentu.

Kalo anda perhatikan perempuan2 di sekeliling anda, entah itu ibu anda, istri anda, kakak perempuan, adik perempuan, teman perempuan, tante, mbok jamu, tukang mie ayam, tukang jual yakult, pokoke semua yg gendernya perempuan, dengan rentang umur antara 10 tahun - 55 tahun, coba anda lakukan sedikit penyelidikan dan pengamatan. Pada rentang waktu2 tertentu, anda akan bisa menemukan pembalut penuh darah teronggok di kamar mandi. Itu jika anda beruntung (atau itu pertanda perempuan ybs pemalas dan ga tahu kebersihan?xixixi...)

Sebaliknya, jika perempuan kenalan anda itu seorang muslimah, anda akan mudah dapati pada (katakanlah) 7-10 hari dalam setiap bulannya, dia ndak sholat, ngaji. Atau jika saat bulan puasa, dia ndak puasa, meski mungkin tetap saja mesti menyiapkan sahur.

Nah, jika anda temui fakta-fakta di atas, itu artinya mereka sedang mengalami peristiwa alam, sunnatulloh, yg namanya HAID alias MENSTRUASI yang kadang disingkat MENS.

Aku di sini tidak membahas lebih lanjut mengenai mens, karena aku bukanlah orang yg kompeten. Boro2 dokter, lha wong pelajaran Biologi di SMA (dan tingkat 1 di kuliahan) saja sudah nyaris lenyap tak berbekas kok.

Yang hendak aku sampaikann di sini adalah PMS. *eh, 4 paragrap di atas itu sekedar bumbu saja, hehehe...*

Saat menjelang haid, perempuan akan mengalami masa2 yang penuh emosinya akan senantiasa bergejolak ndak jelas, seperti minyak dan air kalo lagi diaduk, susah bedain mana air dan mana minyak. Yaaa kaya gitu... Kadang marah, kadang baik, kadang ketawa, kadang nangis.

PMS ini biasanya terjadi sekitar 10-14 hari menjelang haid. Jadi, buat para suami, aku harap anda gajian di saat-saat istri anda mengalami PMS. Karena saldo yang tertera di buku tabungan, mudah2an, bisa menjadi salah satu penawar dari gejolak emosi saat PMS sedang terjadi. Ya kalo anda ndak gajian pas istri anda PMS, yaaa...silakan urus sendiri sajah. Kecuali situ mau bayar aku untuk konsultasi,xixixi...xixixi...

Sementara, bagi laki-laki yg sedang PDKT ama cewe idamannya, juga mesti siap2 menghadapi masa2 PMS ini.

Apa sebabnya?

Pada saat PMS ini, akan terjadi hal-hal yg MENYERAMKAN sebagai berikut:
1. Emosi yg ga jelas. Seperti aku tulis di atas, gejolak emosi akan mengakibatkan sang perempuan ini MENGAMUK dan silaki-laki akan pontang panting, entah berusaha menyelamatkan diri ataupun berusaha meredam emosi. Jika istri/pacar anda menjadi manja atau romantis, yaa bersyukurlah. Tapi 1 kesalahan kecil saja dari anda akan membuat emosinya meledak seperti letusan gunung Krakatau di tahun 1883.ngakak

2. Nafsu makan yang cukup besar. Nah, kalo ini yg terjadi, yaaa siapkan dompet anda. Beruntung jika anda punya kartu kredit yang menawarkan tempat makan dengan diskon yg lumayan. Setidaknya bisa menjadi solusi...kalo menunya cocok, xixixi.ngakak

3. Badan terasa pegal dan sakit-sakit. Ini juga mesti diantisipasi, terutama oleh para suami. Kalo sempet yaaa mbok mijetin badan sang istri. Kalo ndak, yaaa...siapin diri untuk nerima curhatnya.

4. Sakit kepala. Kalo bisa, jangan banyak komplen tentang sesuatu pada istri/pasangan/perempuan yg ditengarai sedang dalam masa PMS. Bisa2 anda akan melihat barang terbang menyambar kepala anda!ayolaahh...

5. Nafsu sex yg meningkat. Nah, kalo yg ini, mungkin akan membuat senang para suami.ngilerayolaahh... Adanya perubahan jumlah libido dan hormon akan mengakibatkan gairah seksual si perempuan meningkat dengan drastis. Kapanpun, di manapun, berkali-kalipun bisa terjadi BIIIIPPPP.... (sensor,xixixi).

Well, cukup segini dulu artikel singkat, padat, dan (mestinya) bermanfaat ini. Semoga berguna dan bisa diamalkan...tidak hanya poin 5-nya saja, xixixi...

Gambar dari sini.

Moral story:
- PMS adalah hal lumrah dan akan selalu dilalui oleh perempuan yg hendak haid.
- tidak semua laki2 bisa menghadapi PMS dengan tenang.
- 68% artikel ini merupakan pengalaman pribadi, jadi tidak bisa digeneralisir.