Usai mengetahui Wify hamil, dari hasil test pack, maka kami segera mendatangi dokter kandungan langganan kami di RS Bunda, dr Taufik Jamaan. dr Taufik sudah menjadi langganan kami sejak kami merencanakan program hamil. Dengan demikian, dr Taufik sudah mengerti benar kondisi kami berdua.

So, kami segera menuju RS Bunda dan seperti biasa mengantri untuk mendapat panggilan. Pertama-tama dr Taufik mengucapkan selamat kepada kami, karena setelah perjuangan selama 3 tahun, akhirnya berhasil membuat test pack menampilkan 2 strip. Usai tanya jawab, dr Taufik akhirnya menyarankan Wify untuk melakukan cek laboratorium, untuk kepastian positif hamil.

Setelah melakukan tes, 1 hari kemudian Wify mencek hasil lab. Dikatakan bahwa hasil tes, berupa HCG menunjukkan angka 902 koma sekian sekian, padahal umur kandungan baru 3 minggu. Alhamdulillah, berarti memang Wify hamil. Kemudian Wify sempat googling mengenai HCG ini, dan ternyata nilai HCG yang tinggi ini (untuk umur kandungan yang masih muda) mempunyai 2 kemungkinan, yakni KEMBAR atau HAMIL ANGGUR.

Tentu saja kami berusaha berpikir positif, so, kami berkeyakinan Wify hamil kembar. Terutama pada saat2 tertentu, Wify merasakan 2 gerakan dari kiri dan kanan.

Dan hari Sabtu kemarin, kami sempat memeriksakan kembali dan melakukan cek USG. Hasilnya bisa terlihat pada foto di atas. Di sebelah kiri sudah tampak titik putih, seperti yg ditunjukkan tangan dr Taufik. Namun sayangnya dr Taufik lebih berkonsentrasi ke bagian kanan, dia tidak mencek ke bagian kiri.

Kami masih menduga bahwa eMBi, demikian kami berdua menyebut si jabang bayi, sebenarnya kembar. Karena saat pemeriksaan USG, Wify tidak sempat ke toilet dulu. Menurut informasi, sebelum dilakukan USG hendaknya menghabiskan isi kantung kemih (alias buang air kecil) agar hasil USG bisa lebih optimal.

Well, kami berdua sebenarnya tidak terlalu keberatan (ambil pusing) mengenai kembar atau tidak calon anak kami nanti. Jika memang diberi 1, ya tetap bersyukur. Namun, jika diberi 2, anggap saja mendapat 'bonus' setelah penantian sekian lama.

Aku mohon doanya dari anda-anda semuah, semoga sang (calon) bayi dan ibunya (Wify) selalu dalam keadaan sehat wal afiat. Aamiin.

Oya, aku tambahkan tag baru, "Kehamilan", di blog ini. Semoga berguna

Moral story:
- saat kehamilan, hendaknya memeriksakan diri dengan teratur
- sebaiknya mempunyai dokter kandungan yang cukup mengenal diri kita
- anak kembar atau tidak, bukan masalah, yg penting sehat
- tapi dapat anak kembar, juga tidak menolak, hihihi..
- anak kembar bisa 'didapat' jika ADA KETURUNAN. untuk kasus kami, dari pihak keluarga Wify ada keturunan kembar sih