Usai melakukan survey di client kantor, seperti biasa aku meng-sms pak Muh, staf kantor divisi transportasi, meminta dijemput. Usai menunggu sekitar 20 menit, tibalah pak Muh di TKP. Aku segera naik, soalnya badan udah lemes banget sekian lama di client, melakukan survey.

Surveynya sih gampang2 ajah, tapi karena ada dialog2 tambahan dg user, terutama untuk mengetahui permasalahan yg dihadapi, walhasil jadinya cukup lama.

Tidak berapa lama duduk di mobil, pak Muh mendadak bilang,"Eh, apaan nih goyang2?"

Aku pikir pak Muh sedang guyon, karena saat aku masuk mobil, sedang disetel house music, musik dugem. Jadi, aku sempat ngakak2.

Mendadak, aku merasa pusing. Lalu aku segera keluar mobil. Dan ternyata banyak orang yg keluar dan nunjuk2 ke atas. Reflek, aku ikut mendongak dan ternyata ada gandola di sebuah gedung yg cukup tinggi goyang2.

BAH, GEMPA RUPANYA!!!

Pantesan aku merasa pusing. Dan ternyata gempa masih berlangsung karena aku masih merasakan bumi tempat aku berpijak kok goyang2? Untungnya ga terlalu lama. Usai reda, kami berdua segera masuk mobil dan segera cabut dari gedung tersebut.

Menjelang keluar dari gedung, ada seorang cewe yg nyengir2. Kata pak Muh, cewe itu kena palang elektronik waktu dia lari karena gempa. Aduuhh..kaciaaann...xixixi...xixixi... *lho, ada orang celaka kok malah diketawain?dzigh*

Dan sepanjang perjalanan ke kantor, kami melihat banyak orang keluar dari gedung, mereka jelas takut tertimpa reruntuhan gedung. Foto2 lain bisa dilihat di sini.

Moral story:
- jika memungkinkan, saat terjadi gempa segera keluar dari gedung
- jika berada di lokasi tinggi dan tidak mungkin turun, segera berlindung ke bawah meja
- jangan sampai kejadian kaya gini, pas gempa malah lebih mikirin laptop ngakak
- dasar blogger, bukannya ribet ama gempa, malah cerita2 ttg gempa!ngakak guling2