Fiuh, selama 2 minggu terakhir ini, aku kok merasa perjalanan ke tempat kerja semakin lama. Jika sejak awal Juli hingga pertengahan Juli (lebih kurang yaa 17 hari) aku bisa mencapai tempat kerja dalam waktu 15 menit, namun belakangan ini (2 minggu terakhir) bisa lebih lama. Terkadang 25 menit, bahkan kadang bisa nyaris 1 jam! Padahal jarak tempuhnya sama.

Selidik punya selidik, ternyata tidak hanya di jalur menuju tempat kerja saja yg (kian) macet. Di beberapa ruas jalan yg biasa aku lalui untuk menuju tempat kerja yg lama, kondisinya tidak jauh berbeda. Bahkan bisa dibilang lebih parah!halah..

Ruas jalan Warung Buncit, Mampang Prapatan, bahkan ke Gatot Subroto, kian penuh sesak dan macet. Jika aku perhatikan, ternyata banyak MOTOR BARU yg sliweran di jalan. Ini aku amati dari kode plat kendaraan mereka, yg rata2 berakhir pada bulan Mei-Juni 2014 (05-14, 06-14).

Beberapa waktu lalu, aku sempat membaca di koran, bahwa target penjualan sepeda motor di Indonesia (jika tidak salah sih) adalah sekitar 400 ribu! Jadi, bisa dipastikan inilah penyebabnya!geleng2... Dengan makin jor-joran target penjualan, maka kepemilikan motor akan dipermudah.

Tidak heran, dengan uang muka Rp 500 ribu, anda sekarang bisa membawa sepeda motor baru! Padahal pemda DKI makin sulit menambah jalan untuk menampung kendaraan baru tersebut. Akibatnya? Jalanan kian maceeeeeeeeeeeeeeeeetttttttttttt!!halah..

Bagaimana di kota anda?

Moral story:
- penjualan sepeda motor di Indonesia tidak seimbang dengan pertambahan jalan
- jalanan di Jakarta kian maceettttttt...
- mesti ekstra hati2 kalo bermotor ria di Jakarta