Beberapa waktu lalu, aku dan Wify berkesempatan untuk pulang ke Bandung, walau hanya sebentar. Maklum, urusannya memang cuma sedikit, jadi kami tidak berniat lama-lama untuk di Bandung.

Walau begitu, bukan berarti tidak ada acara jalan2. Kami berdua sempat mampir sebentar ke sebuah tempat wisata di daerah Cihampelas. Sebenarnya aku sendirian sih yg ke situ, karena Wify sedang asyik makan baso tahu, hehehe.

Nah, saat di tempat wisata itu, aku bolak balik mondar mandir. Maklum, rencananya janjian ketemu dg seorang temen. Tapi usut punya usut, hampir sejam berlalu dia ga kasih kabar. Membuatku pegal, karena mesti jalan2 ke mana-mana, menghilangkan rasa bosan.

Ternyata, ada beberapa petugas keamanan yang mengamati tingkah lakuku ini. Semula aku tidak sadari hal ini, tapi saat aku sedang 'bengong' di sebuah tempat, aku baru sadar ada seorang petugas keamanan yg ber-HT-ria. Nampaknya mereka membahas diriku, karena aku sempat nguping (maklum, telingaku super duper peka dan tajam) ada kata2 "Yak..sudah di sini...saya amati." "Over...saya pantau." dan sejenisnya.

Bwaaahhh...asyeeemmmm...nampaknya aku disangka teroris, karena berjaket hitam, bawa ransel lumayan gede (meski ga segede yg ada di gambar di atas, heheh), dan BERJENGGOT! Asyeeemmm...walau aku berjenggot, tapi masa orang seganteng aku menjadi teroris seeeehhh???

Akhirnya aku kontak Wify dan segera cabut dari tempat wisata itu! HUH, SIALAN!!

DIBUNTUTI KEMANA-MANA...KESANNYA LAGU MBAH SURIP DEH!! HUH!!

Foto dari sini.
Moral story:
- berjenggot ternyata mengundang kecurigaan
- berjenggot bukan berarti teroris
- sialan banget deh para petugas keamanan (security)!dzigh