Hari Minggu kemarin, aku dan Wify mempunyai agenda untuk berburu menu ta'jil. Sempat bingung juga mencari lokasi berburu, namun akhirnya aku ingat, bahwa saat aku berkantor di daerah Benhil, aku pernah lewat ke daerah pasar Benhil saat bulan puasa. Dan seingatku, banyak sekali penjual makanan untuk berbuka (ta'jil).

So, usai sholat Ashar, kami berdua langsung take off menuju pasar Benhil. Sengaja berangkat lebih awal, karena berdasar pengalamanku jika berburu jam 5an, waaahh...dipastikan ga kebagian ataupun macetnya bikin ga nahaaann.silly

Dan benar saja, walau kami datang sekitar jam 4 kurang, kondisi bazaar sudah sedemikian macet dan tumplek ruah. Kemacetan? Hmmm...buset buanget deeehhh!! Untungnya aku sempat dapatkan tempat parkir yg cukup strategis. Usai memarkirkan si Red Banzai, kami berdua memulai perburuan.

Wah, buanyak sekali deh jajanan untuk ta'jil! Seperti anda lihat di sisi ini, ada gelas-gelas berisi minuman yang begitu menyegarkaannn!! Bagaimana tidak menyegarkan jika minuman2 tersebut dibuat dari buah2an segar dan ada rasa manis yang menyegarkan kerongkongan kita saat kita minum! Atau bagaimana jika kita minum sari tebu yg begitu segar dan dicampur dengan es? Hmmm...silly *wakakak...ngiler ngiler daaah...puasa2 dibikin ngiler neeeh...xixixi..*

Melihat banyaknya aneka menu ta'jil, malah membuat kami berdua kebingungan. Akhirnya untuk menyingkat waktu, Wify membeli minuman (timun?), ayam kampung kremes, otak-otak, dan akhirnya pulaaaaannggggg...wkakak..ngakak guling2

Moral story:
- jika hendak datang ke bazaar Ramadhan, apalagi mencari menu ta'jil, sebaiknya sesiang mungkin (yaa setelah ashar)
- agar tidak bingung, buat daftar dahulu, kira2 yg mau dibeli apa saja
- jangan lupa, bawa dompet dan uang yg cukup
- terakhir, jgn lupa berdoa, agar tidak sampai kecopetan

Foto2 lain bisa dilihat di sini.