Beberapa saat lalu kita sempat membaca berita-berita yang terkait dengan praktik perjokian yang dilakukan oleh mahasiswa ITB. Perjokian ini dilakukan untuk meluluskan sejumlah client yg ingin bisa kuliah di perguruan tinggi negeri yang diidam2kannya.

Sebenarnya berita2 semacam ini sudah lama terdengar, bahkan sejak masih bernama SIPENMARU, UMPTN, dan berbagai nama lain untuk seleksi penerimaan mahasiswa baru. Dan bukan kali pertama, mahasiswa2 ITB terlibat dalam perjokian.geleng2...malu2in ah...

Menurut anda, mengapa mahasiswa ITB banyak yg menjadi joki? Apakah anda pikir mereka pintar? Hmmm...bisa jadi.

Tapi, menurut saya, sudah jelas sekali mengapa mahasiswa ITB itu WAJAR menjadi joki. Penyebab utamanya adalah karena di kampus ITB begitu banyak kuda berkeliaran, sehingga wajar jika mahasiswa ITB menjadi joki kelas wahid.ngakak

HUAHAHAH...SERIUS AMAAATTTTT....ngakak guling2

Moral story:
- (masih) banyak orang yg memilih jalan pintas untuk meaih kesuksesan
- (dan masih) banyak juga mahasiswa ITB yg tidak bermoralmalu2in ah...
- gimana bangsa Indonesia bisa sukses jika masih banyak orang yg berpikir instan?

Foto dari sini.