Beberapa waktu lalu, kami berdua berkesempatan mencoba steak abuba. Ya ya ya...bisa dibilang ngidam, karena sebenarnya aku sudah ingin mengajak Wify ke abuba sejak 3-4 bulan lalu. Hanya saja waktu kami berdua yg masih belum sinkron. Wiken sendiri kami gunakan untuk kuliner berbayar, jadi yaaa kalo mesti ngeluarin duit sendiri, itu bukan prioritas, heheh...melet

Singkat kata, kami berangkat ke abuba di bilangan cipete. Sayangnya ga sempat moto rumah makannya, karena kami berdua sudah kadung lapar, hahaha...

Toh, bagaimanapun juga, suasana abuba cipete ini cukup nyaman! Ada beberapa pilihan tempat makan di situ. Di luar ruangan, kemudian model2 bar, lalu yg 'biasa'. Sayangnya aku hanya sempat moto tempat makan yg biasa, yg kami tempati.

Untuk penataan mejanya, sedikit unik. Anda bisa lihat di foto samping. Botol2nya 'tidak muncul', tapi ditempatkan di 'lubang'. Agak merepotkan sih, kalo menurutku. Penyebabnya, kita mesti cari 'celah' untuk bisa menyimpan botol2 tersebut. Berbeda jika kita bisa simpan botol di atas meja.

Untuk menu, hmmm...tidak terlalu banyak pilihan. Sementara untuk harga, yaa relatif ya? Jika dibandingkan dengan Andakar, jelas lebih mahal. Namun jika dibandingkan dengan Segarra, yaaa relatif jauh lebih murah, hihihih...ngakak

Aku pesan sirloin, sementara Wify pesan daging bakar. Untuk minumnya, kami sepakat untuk memesan jeruk panas dan lemonade. Alasannya sederhana, usai makan makanan yg berlemak, kami mesti minum jeruk (dan sejenisnya) agar lemak yang kami makan bisa terurai dan tidak menjadi penyebab penyakit yg diakibatkan kolesterol. Di sebelah kiri adalah lemonade, sementara di sebelah kanan adalah jeruk panas.

Hampir 20 menit menunggu, akhirnya datanglah pesanan kami.

Steak sirloin yang aku makan, hmmm....cukup wokeh lah!ngiler Dagingnya cukup kenyal, namun mudah untuk dikunyah dan ditelan. Akupun dengan lahap makan dan menyantap sirloin ini!

Wify sendiri makan daging bakar, yg ternyata FULL GAJIH! Buset dah! Aku sendiri ga bisa makan banyak daging bakar pesanan Wify. Hanya bisa 3 potong saja. Itupun sedikit susah payah, karena mulutku mulai 'mereject' gajih yg mulai menumpuk di mulut. Toh, alhamdulillah, akhirnya 3 potong daging itu bisa aku telan dan masuk perut.

Semula aku hendak habiskan sirloinku, tapi ternyata...DAGING DI BAGIAN AKHIR KOK MASIH MENTAH YAAA??grrrr...!!

Ah, dodol...ternyata kalo mau pesan steak di abuba kita mesti request dagingnya mau dimasak seperti apa. Apakah mau "well done" atau cukup "done". Pastikan anda minta "well done" jika ingin dagingnya benar2 masak!!
*misuh2!*

Moral story:
- saking pengennya makan abuba, sampe ter-ngidam-ngidam
- harga steak abuba ga terlalu mahal, setidaknya dibandingkan dengan steak segarra
- pastikan minta "well done" jika ingin steaknya matang semua!