Pagi ini, ketika hendak ngantor, ada sebuah kejadian yg menarik di jalan. Sebuah mobil Nissan Teana dg no polisi CD 114 01, memaksa masuk ke jalur busway di perempatan Mampang, dekat sebuah toko buah-buahan. Petugas berpakaian biru gelap, sudah melarang kendaraan tersebut untuk masuk ke jalur busway, dengan mengibaskan tangan dan menunjuk ke arah kanan (masuk ke jalur biasa).

Alih-alih menurut, si sopir malah tetap bersikeras maju, dan menubruk sedikit si petugas. Marah karena ditabrak dan si sopir tidak mengindahkan larangannya, si petugas langsung menunjuk2 ke arah si sopir. Sementara petugas lainnya langsung memasangkan 'pagar pembatas' agar si mobil tidak meneruskan perjalanannya.

Si sopir masih ngotot untuk maju, entah kenapa alasannya. Bisa jadi karena dia melihat selama ini sudah banyak orang yg masuk ke jalur busway, entah karena dia mengendarai kendaraan Dubes.

Dan akhirnya 2 polisi yg bertugas di perempatan itu mendatangi TKP.

Nampaknya si sopir ketakutan juga, akhirnya dia membelokkan mobilnya ke arah kiri dan masuk ke jalur biasa.

Moral story:
- jadi sopir dubes aja belagu!
- makanya, pemerintah mesti menerapkan aturan yg jelas dan konsisten!