Free Image Hosting at www.ImageShack.usMaraknya fenomena batu ajaib, mulai dari Mohamad Ponari di Jombang, lalu Dewi yg juga di Jombang, dan terakhir, Siti Rohmah, semakin membuat kita melek bahwa orang Indonesia masih banyak yg percaya dg hal2 yg berbau klenik dan tidak masuk di akal. Bagaimana tidak, sebuah batu di tiap tempat masing2 mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan sakit yg diderita.

Padahal, jika ditilik, logika manapun tidak akan bisa menjelaskan bagaimana mungkin sebuah batu bisa diharapkan untuk mengobati kanker yg diderita seorang bapak (yg kebetulan sempat aku lihat, daging di bagian kanan tubuhnya tumbuh begitu besar). Memangnya batunya sedemikian ajaibnya sehingga bisa menyembuhkan kanker itu?

Tapi, yaaa itulah Indonesia. Makin ga masuk akal, maka akan semakin laris dan ramai dikunjungi orang. Bahkan banyak orang berebut mengambil air, lumpur, tanah, dan barang2 lain di sekitar rumah Ponari karena dipercaya masih membawa 'berkah' dan 'sakti mandraguna'.halah..

Kalo sudah begini, Wify bilang mendingan bisnis batu sorcerer saja (mengutip dari Harry Potter).ngakak

Omong2 masalah batu, aku juga punya batu ajaib. Hebatnya batu ini bisa membawaku berpindah suasana dalam sekejap. Mirip2 pintu ajaib doraemon getooo...

Ada yg bisa menebak, batu apa yg aku miliki?kedip2

Moral story:
- Orang Indonesia masih doyan klenik (hal2 berbau mistis)
- Dokter2 bisa kalah bersaing dengan Ponari. Jika tiap propinsi ada 1 Ponari, diperkirakan dokter2 seluruh Indonesia akan gulung tikar. Lalu fakultas kedokteran berubah menjadi fakultas yg terkait dengan batu ajaib, wakakak...ngakak guling2