9/27/2008

Image Hosted by ImageShack.usTahukah anda, menonton film Laskar Pelangi (yg diangkat dari buku dg judul Laskar Pelangi) akan mencampur adukkan perasaan anda?

Siang, eh, sore ini, Sabtu 27 September 2008, akhirnya aku dan Wify berkesempatan untuk menonton film Laskar Pelangi. Sebenarnya hendak nonton kemarin, tapi karena load kerjaku sedang penuh (cieee...gaya banget jek!!) walhasil baru Sabtu ini bisa nonton. Tidak perlu disesali kok nonton di hari Sabtu ini, karena yaaa...mau gimana lagi, emang sempatnya hari ini, heheh..

Jam 2 teng, aku dan Wify meluncur ke TKP, sebuah bioskop yg menjadi langganan kami berdua. Saat tiba, cihui...antriannya tidak terlalu panjang. Dengan semangat 45, aku segera menuju tempat pembelian tiket, mengantri, pura2 menjadi orang yg tertib dan taat aturan. Yaa...mau kapan lagi bisa berpura2 tertib kalo bukan di loket antrian? Ah, sudahlah, tidak penting membahas kepura-puraan ini.

Hanya ada 2 kelompok orang di depanku, so, tidak sampai 5 menit, mendekatlah aku ke si mbak penjual t*k*t. Eh, eh, eh, ada yg tertinggal. Saat aku antri membeli tiket, mendadak sesosok makhluk berjenis kelamin perempuan nyolek2 bahuku. Hampir saja aku terkejut dan shock, karena aku sempat menyangka penyamaranku sebagai Superman diketahui orang. Tapi, ternyata si mbak ini malah nawarin tiket yg dia pegang.

"Mas, mau beli tiket saya ga?"
*errr...masih agak shock* "Wah, saya mau beli 2 kok."

"Iya, nantinya Mas beli yg sebelahnya tiket saya ini saja."
*aku lihat nomor tiketnya, errr...di kursi A. buset, jauh banget dah...* "Eerrr...ya ga janji deh, mbak. Nanti ya saya lihat dulu."

"Ok..."

Dan ternyata, syukurlah, aku tidak jadi membeli tiket si mbak, karena kalo aku beli tiketnya, itu artinya si mbak akan kehilangan kesempatan nonton Laskar Pelangi. Bisa2 nanti dia menyesal seumur hidup, karena memberikan tiketnya padaku, meski ditukar dengan uang.

Selesai menggesek kartu (husss...jangan mikir jorok dong ah...), aku mendapatkan tiket dan bon. Dan kembali, aku nyaris terkejut karena sesosok makhluk cantik tiba2 ada di sampingku. Untunglah, aku tidak sampe shock, karena Wify ternyata yg ada di sampingku.

"Eh, siapa tadi itu cewe?"
*OMG...rupanya Wify melihat adegan tidak senonoh tadi!!* "Eerrr...biasa, cewe, minta tanda tangan.."

"Ah, yg bener...??" *Wify mulai pasang kuda2 jurus Cimanuk*
"Errr...jelas bohong lah. Itu tadi cewe nanya, mau ga duduk sebelahan?"

"HAAAAHHH...APAAA???" *Wify menggerakkan tangannya, siap melontarkan pukulan perobek celana belakang*
"Errr....bohong juga ding. Itu sebenarnya ce nawarin tiket. Salah beli kali ya?"

"Oooo..." *Wify sudah tenang kembali, dan menyimpan semua jurus2nya*

Saat aku perhatikan tiket yg kubeli, langsung aku tepuk jidat!!halah.. Alamaaakk...aku beli di deretan huruf P. Anda tahu tidak apa artinya? Sesuai dengan hurufnya, P alias PALING DEPAN. Arrrghhh...!!

Ya sudah, nasi sudah menjadi bubur kacang ijo. Mau ga mau yaaa kita tonton yo!

Jam 15.05 tang teng tong, masuklah kami diiringi oleh para pengikut kami ke dalam ruang bioskop. Mengapa kami sebut pengikut? Ya jelas lah, mereka ikut2an masuk!! Makanya, jadilah orang pertama yg masuk ke bioskop, biar ga dianggap ikut2an!!dzigh *ditonjokin pengikut sekampung*

Dan, yaaahhh...benar2 kebayang betapa pegelnya nonton nanti, usai aku melihat posisi kursi P. Sudahlah, tidak perlu disesali, toh ini takdir yg sudah berlaku padaku. Duduklah aku dan Wify dengan manis di kursi masing2, sambil menunggu film diputar.

Errrrr...omong2, artikel sudah sepanjang ini, tapi kok belum ada gelagat bercerita tentang film Laskar Pelangi ya? Tak perlu risau, tak perlu sungkan, tak perlu takut. Aku akan ceritakan itu di bagian bawah ini. Namanya juga blognya mas Fahmi gitu lho, tidak ada cerita pembuka, ga seru!! Setuju kan?? *SETUJUUUU.....!! Demikian jawaban para pengikut*

JRENG JREEEENNNGGG....

Dimulailah film Laskar Pelangi.

HATI-HATI, BANYAK SOP ILER YG AKAN TERSAJI DI PENJELASAN DI BAWAH!! SAYA PERINGATKAN, SOP ILER...SOP ILER...!!

Bagi yg pernah membaca bukunya, tidak perlu berharap banyak dengan film ini. Mengapa?
1. Film ini tidak menggunakan alur flash back dan loncat2 jalan cerita, seperti pada bukunya. Kenapa? Ya entahlah, itu bukan urusanku. Tapi kalo mau sedikit dibahas, nampaknya agak sulit membuat film yg terlalu banyak loncat2, karena kalo terlalu banyak loncat2, nanti disangka kodok.

2. Terlalu banyak potongan adegan. Bertemu dengan dukun, tidak dijelaskan. Mencari Flo, juga tidak rinci. Kemudian, errr...apalagi ya? Yaaa...pokoknya banyak adegan2 yg dipotong deh. Mengherankan sebenarnya dengan adanya pemotongan adegan, karena idul Qurban sebenarnya masih lama.

3. Tokoh-tokoh yg tidak diperkenalkan secara khusus. Latar belakang masing2 tokoh tidak dijelaskan dengan detail. Ini sih HARUS dimaklumi, karena kalo tokoh2 diperkenalkan secara khusus seperti di bukunya, bisa2 film ini berubah mode menjadi wayang semalam suntuk. Asumsinya, para penonton sudah membaca bukunya, jadi yaaa...bisa diskip2 lah itu introduction. Lagian, ndak boleh narsis kalo di pelm!!!ngakak

Tapi, film ini terlalu berharga untuk dilewatkan, karenaaaaa:
1. Banyak nilai2 sosial yg bisa diambil sebagai pelajaran, DAN DITERAPKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI. Salah satu nilai sosial yg patut dipraktikkan adalah "HIDUP ITU HARUS LEBIH BANYAK MEMBERI, BUKAN BANYAK MENERIMA." Walhasil, aku jadi teringat dengan kasus Zakat di Pasuruan. *side A numpang promo*

2. Akting yang lebih alami. Hampir sepanjang film ini, semua aktor dan pemeran bersikap alami. Ada juga siihh beberapa adegan yg menurutku sih rada2 garing. Tapi tidak apalah itu. Tidak ada gading yg tak retak, ga ada maling yg kepalanya botak.

3. Tata bertutur yg mengalir dengan berkesinambungan. Ok, ok, ini efek dari poin 1 yg di atas itu lho, yg kenapa sih ga loncat2. Efeknya, si film jadi enak diikuti. Ga perlu pusing2, apalagi sudah pusing dg harga2 kebutuhan yg naik, mikirin ini kok itu sih? Itu kok ini sih? Duduk saja dengan manis, lalu tonton aja deeehhh...!!

4. Akting para aktor senior yg yahud punya! Mathias Muchus (yg selalu tampil di tiap filmnya Mira Lesmana. Ya iya laaahh....lah wong suami istri, biarin aja deh, ga usah ikut campur, itu kan urusan mereka!), Ikranegara, Alex Komang, Jajang C Noer adalah para senior yg wokeh banget. Untuk Rieke, kayanya anda ndak pantes blas jadi orang Sumatera. Raut mukanya itu lho, Joawa buanget!!ngakak Lalu Cut Mini, yaaa...agak aneh saja melihat anda berakting menjadi ibu guru yg bekerja dg gaji pas2an. Untuk Tora, hmmm...bolehlah. Setidaknya lebih serius dan ga banyak cengengesan. Untuk Lukman Sardi, kejauhan ah kalo jadi Andrea Hirata. Alasannya sama saja dg Rieke, mukanya Jawa buanget!!

Banyak adegan yg akan mengharu birukan perasaan anda. Senang, ketawa, sedih, menangis *errrr....ada yg salah, tapi sudahlah* lalu gemas, sebel, termenung, wah pokoknya seru deh!! Dengan susah payah, aku berusaha untuk tidak terlalu ngember, menumpahkan banyak sop iler di sini.

Jadi, SEGERA MENONTON DEH FILM INI!!! Bagi yg belum sempat nonton film, silakan melihat dulu cuplikan filmnya di sini.

Salut bung Andrea Hirata dan Miles Production (Mira Lesmana & Riri Riza). GREAT BOOK AND GREAT MOVIES! *sok jadi bule*

Posted on Saturday, September 27, 2008 by M Fahmi Aulia

10 comments

For you who love Audi car, not only as your car and vehicle, but also as your part of life, you must visit audi a5 reviews. Why do you must visit audi a5 reviews? There are many informations, that I'm sure, that you MUST to know, especially informations that related with Audi.

As you know, this year, on 2008, Audi A5 was released. As the latest Audi series, there are many advantages and modifications on it. Of course, the modification not only in price *smile* but also in technology, body, and other features.

The best way to know the inside of new car, in this case is Audi A5, is grabbing reviews from anyone who had experienced with it. Well, some reviews maybe subjective, but hey....sometimes subjectif is needed, especially when you want to invest your money in car. So, more subjective a review, it will help you.

In audi a5 reviews, you will find many reviews, of course about Audi A5. You don't have to worry about (too) subjective reviews, especially if you think the reviews will bring down Audi A5. The reviews in audi a5 reviews are quite objective, since some reviewers are profesionals in car and users. So, I'm sure they will write what they feel.

You can find another informations in audi a5 reviews, not only about reviews, but also the pics of Audi A5. Your eye will be spoiled with views from Audi A5. You also can find the detail specification of Audi A5, or arrange a test drive. For the last thing, all you need is put in your zip code in the text box, and let audi a5 reviews works, finding the closest dealer to make a deal with you.

So, what are you waiting for? Visit audi a5 reviews to get informations, reviews, and hot issues about Audi A5.

Posted on Saturday, September 27, 2008 by M Fahmi Aulia

No comments

9/26/2008

Today, GPS device is becoming one of popular device. One reason why GPS is so popular, we can use it as vehicle tracking.

Why vehicle tracking is important? This feature can help to find missing person, or just to find out where our family goes to. For example, this GPS feature help police to solve murder problems. You can read the article right here.

This vehicle tracking has many advantages, especially in technology. They are:
1. Ease to use. Ordinary people can use it so simple since the instruction will help you a lot.
2. Small. Don't think a big thing if you talk GPS device, especially GPS device for vehicle tracking. You will amaze when you see this device.
3. Google Earth Compatibility. The data can be downloaded and view in Google earth, using an additional USB device (tracking key device).

If you want to know how big the tracking key device, just see the image. Since it's a usb device, there is no difference with our usb flashdisk. It's small, isn't it?

Well, to find out more information, you can visit vehicle tracking. There are many services were provided there. You can also choose product by price or by category. It means you can find the products as you need, and I'm sure it's easy.

So, what are you waiting for? Visit vehicle tracking and buy your GPS device and let it helps you.

ps: you can also see the demo of this device here.

Posted on Friday, September 26, 2008 by M Fahmi Aulia

No comments

9/25/2008

Tahukah anda, bahwa hari ini, 25 September 2008, film Laskar Pelangi akan ditayangkan di bioskop2 di Indonesia?

Berikut adalah cuplikan filmnya. Enjoy!

Posted on Thursday, September 25, 2008 by M Fahmi Aulia

2 comments

Today, there are many good cars in the street. The rising of gas price didn't make people stop to buy a new car (or refurbished car) for their needed.

The problem is, how you can find the right place to get your new car? Well, the simplest thing is just googling, enter the right key word, and, voila...you will find many informations. Well, the next problem, since there are many informations, how you can find the best one?

For other car, maybe it will difficult to get the 'best' information. But, for mazda , you can find it easier. Why? Since mazda is quite famous brand, especially in US.

In mazda , you can find many type of mazda , grouping by year (from 1997-2008), body (SUV, sedan, and many more), price (under US$15,000 until more than US$35,000). So, you can find the best mazda for you!

In the mazda photo gallery, you can find the pics of mazda that you want. The pics ARE NOT fake, those were captured as the car condition. So, if there are some physical damages, you can choose another car. Of course, with the better conditions.

On mazda , you also can find the reviews of each type of mazda . The reviews were written by customers, not only who satisfy with the product, but also the critics (if there is any).

In other word, in mazda , you will find the TRUTH about mazda .

So, what are you waiting for? Pick up your mazda right now!!

Posted on Thursday, September 25, 2008 by M Fahmi Aulia

No comments

9/24/2008

Tahukah anda, kedua kata di atas muncul di Google Chrome?

Pagi ini, ketika aku hendak login ke gmail, menggunakan Google Chrome, pesan seperti di samping ini muncul. Lumayan, membuat aku tertawa, terhibur dengan hal ini.ngakak

Posted on Wednesday, September 24, 2008 by M Fahmi Aulia

No comments

9/19/2008

Tahukah anda, bahwa mengontrak rumah pun memerlukan seni tersendiri?

Well, kami memang baru mengontrak di 2 rumah, tapi hmmm...setidaknya pengalaman kami ini barangkali bisa bermanfaat. Terutama bagi para pasangan yg 'terpaksa' mesti mengontrak rumah.

1. Lokasi Rumah Kontrakan
Bagi kami, aku terutama, lokasi merupakan hal paling penting. Aku dan Wify sepakat bahwa rumah kontrakan HARUS SEDEKAT MUNGKIN dengan KANTOR WIFY. Penyebabnya jelas, agar istri tidak terlalu cape menempuh perjalanan yg sedemikian melelahkan. Sebagai gambaran, (2) rumah kontrakan kami jaraknya sangat dekat dg kantor Wify.

Hanya perlu jalan kaki 5-10 menit, sampai dah.

Bagiku sendiri, rumah kontrakan jauh dg kantor, it's ok. Namanya juga laki-laki, jauh mah bukan halangan ateuh.

2. Kondisi Rumah
Perhatikan saat mendapat kesempatan melihat-lihat isi rumah kontrakan. Kalo perlu cerewet, tanya ini itu pada induk semang. Gpp dibilang cerewet, tapi yg penting anda tidak kecewa dan penasaran dengan rumah kontrakan yg anda incar.

Beberapa pertanyaan yg perlu anda tanyakan:
- Berapa besar watt listrik rumah
- Kondisi air rumah, apakah pakai sumur pompa atau pam
- Tanya historical pengontrak sebelumnya

3. Suasana Sekitar
Lingkungan kontrakan sangat berpengaruh. Jika tetangga2 anda orangnya jutek2 dan bikin sebal, lebih baik batalkan ngontrak, daripada anda sakit hati, heheh. Apalagi seperti kami berdua ini, bisa2 jadi bahan omongan terus, maklum...seleb...*halah, hahaha..*

4. Psikologi Induk Semang
Saat anda sowan ke pemilik rumah, coba anda terawang aura si pemilik rumah. Apakah bertipe baik, menyenangkan, atau malah tipe yg bikin kesal?

Bisa jadi sikap menyebalkan itu dia lakukan agar anda cepat pindah, sehingga dia tetap dapat untung.

Nah, pastikan induk semang anda itu bukan orang yg suka lepas tanggung jawab, terutama kalo ada kerusakan di rumah kontrakan, terlebih jika kerusakannya memang bukan karena kesalahan anda. Jika penerimaan dan sikap si induk semang cukup baik (dan mungkin mayoritas para induk semang akan berlaku baik untuk menarik pelanggan, hehehe..) tidak ada salahnya anda mengambil rumah kontrakan itu.

Terlebih lagi, pastikan induk semang anda bukan psiko, yg malah akan menghantui anda, dengan mengintip atau malah masuk ke rumah anda saat anda tidak ada. Hiyyy...gigit2 jari

5. Harga
Nah, bagian terakhir, barulah harga. Ini sih sudah tergantung kemampuan anda negosiasi. Kami sendiri cukup beruntung, bisa mendapat rumah kontrakan cukup luas di daerah Kalibata dengan harga kontrak tidak sampai Rp 20 jeti/tahun. Hasil survei yg Wify lakukan sebelumnya, rata2 tipe rumah yg kami tinggali ini memasang harga minimal Rp 25 juta/tahun.

Selamat berburu rumah kontrakan!
*gambar diambil dari sini*

Posted on Friday, September 19, 2008 by M Fahmi Aulia

3 comments

9/17/2008

Tahukah anda, bahwa pada tanggal 17 September, aku putus hubungan dengan pacarku?

Tepat tgl 17 September, aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan pacaranku. Di hadapan banyak orang, aku ikrarkan bahwa hubungan pacaranku berakhir!

Dan sebagai timbal baliknya, aku dan mantan pacarku memutuskan untuk memulai hubungan sebagai suami istri, hehehe...

Selamat hari pernikahan, Wify. Thanks for everything, maafkan suamimu ini yang masih belum sempurna.

Posted on Wednesday, September 17, 2008 by M Fahmi Aulia

3 comments

9/16/2008

Tahukah anda, tukang sate bisa menjadi teman sahur Ramadhan yg cukup membantu lho!?

Selama bulan Ramadhan ini, sudah 3 kali kami memanggil tukang sate untuk membeli sate (ya iya lah....membeli sate, masa memanggil tukang sate untuk membeli bubur ayam??) sebagai teman sahur kami. Well, kami beli sate sebagai variasi teman sahur serta hitung2 membantu tukang sate, yg telah membantu kami bangun (lebih) pagi untuk sahur.

Setidaknya ada 3 orang penjual sate yg lewat di depan kontrakan kami.

Lho, bagaimana tahu ada 3 orang penjual sate yg berbeda?

Heheh...ada 3 jenis teriakan sate yg khas dari masing2 penjual sate. Bagi yg pertama kali mendengar, mungkin tidak mudah untuk membedakan. Tapi bagi kami, yaa...lumayan sering mendengar dan hafal, sehingga bisa tahu tukang sate mana yg lewat.

Well, semua teriakannya serupa...MENERIAKKAN KATA SATE!! *tidak perlu aku bahas lagi kan, kenapa teriakannya sama?*

Penjual sate yg pertama, rambutnya gondrong, berkumis dan berjenggot cukup lebat. Tapi jangan salah, meski wajah, eh, penampakannya sangar, tapi kalo sudah teriak SATE, si abang ini akan melantunkannya dg sepenuh hati dan ikhlas lho!! Setidaknya, irama teriakannya seperti berikut: Teeee...Sateeeeeeeeee.... *gunakan birama 4/4 untuk mendapatkan bayangan teriakan ini*

Dan biasanya, jika sudah dekat rumah kami, si abang ini akan mengulang-ngulang kata "Teee...." dg ekspresi se-memelas mungkin. Tujuannya jelas, agar kami bangun dan membeli satenya.xixixi...

Kami lakukan analisa penyebab memelasnya si abang, mungkin karena kalo kami beli sate si abang ini, yg MEMANG ENAK, minimal 20 rebu perak kami keluarkan untuk sekian porsi sate (dan lontong). Nampaknya, kalo di tempat lain, si abang tidak cukup sukses menjual sebanyak itu. Maklum, kalo di rumah ada yg maniak sate...apalagi sate kambing, hahhaha..

Tukang sate kedua, teriakannya semodel juga, tapi dengan birama 3/4. Jadi, lebih singkat. Saat di depan rumah, si abang yg kedua ini tidak lantas teriak lebih semangat. Tetep aja biasa. Dan si abang ini yg lebih sering hoki, mendapat orderan kami. Padahal, satenya tidak seenak abang yg pertama.

Ya sudahlah, bagi2 rejeki toh??

Sementara tk sate ketiga, masih remaja. Mungkin belum berumur 20 tahun. Dan teriakannya lebih singkat, dg birama 2/4. Kayanya kami baru 1x beli di si abang ini. Dari ketiga tk sate, mungkin punya si abang ini yg kualitasnya paling bawah. Jadi, jika mendengar teriakannya, kami sudah yakin untuk tidak beli.melet

Nah, selama Ramadhan, ketiga tukang sate ini saling berlomba menjajakan dagangannya. Jika sudah begitu, maksudnya, mereka sudah mulai tereak2, sikap yg kita ambil yaaa...tinggal pilih, apakah hendak beli sate atau berterima kasih pada si tk sate karena sudah membangunkan kami untuk sahur? ngakak

Bagaimana tk sate di sekitaran rumah anda?
*foto dari sini*

Posted on Tuesday, September 16, 2008 by M Fahmi Aulia

2 comments

9/15/2008

Tahukah anda, bahwa tahun ini, BNI juga memberikan layanan mudik gratis bagi para nasabahnya?

Silakan lihat gambar di bawah ini.
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

QuickPost Quickpost this image to Myspace, Digg, Facebook, and others!

Posted on Monday, September 15, 2008 by M Fahmi Aulia

No comments

Tahukah anda, bahwa tahun ini sinetron Para Pencari Tuhan lebih cocok diganti temanya menjadi Para Pencari Iklan?

Sudah lima belas hari sejak Ramadhan dan sinetron Para Pencari Tuhan ditayangkan kembali oleh SCTV. Dan selama itu pula aku makin tercengang-cengang dan kesal dengan sinetron yg 1 ini.

"Lho, apa pasal? Bukankah sinetron PPT ini relatif lebih baik dari acara2 lain di saat sahur, yg lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya?"

Ya, dari sisi acara, PPT memang jauuuh lebih baik dan wokeh daripada acara2 lain di saat sahur. Tapi, seperti yg aku tulis di bagian awal, sinetron ini TERLALU BANYAK IKLAN!!

"Lho, apa salahnya? Sah-sah saja kan mereka banyak iklan? Toh itu berarti tayangan ini sukses!"

Ya, jika tayangan iklan muncul di sela2 acara PPT, aku masih maklum. Tapi coba perhatikan, bahwa DALAM ADEGAN SINETRON PUN, IKLAN BERMUNCULAN DAN SIFATNYA NORAK!!

Setidaknya itu yg aku rasakan. Para pemasang iklan, terutama Top 1, Buavita, produk2 ABC silih berganti muncul dan ditayangkan secara 'norak' dalam adegan2 di PPT.

Okelah, bahwa PPT memang berhasil menarik simpati dan menjadi magnet (baru) dalam suasana sahur. Tapi, bung Deddy Mizwar, menempatkan iklan2 secara mencolok (dan terkesan tidak aturan) dalam tayangan anda, terus terang, membuatku mual dan leherku tercekat. Terus terang, bung Deddy Mizwar, SAYA KECEWA BERAT DENGAN 'PEMERKOSAAN' SINETRON PARA PENCARI TUHAN INI!!

Ah, satu lagi sineas (senior) yg akhirnya 'takluk' pada kapitalisme yg membabi buta. *kecewa beraaattttttt....*
*artikel lain Para Pencari Tuhan di blog ini, bisa dibaca di sini*

Posted on Monday, September 15, 2008 by M Fahmi Aulia

3 comments

9/14/2008

Tahukah anda, bahwa bunyi petasan bisa membuat uring-uringan?



Seperti biasa, saat bulan Ramadhan adalah saatnya mendengar (kembali) bunyi petasan. Well, aku sendiri termasuk penikmat/penyuka bunyi petasan, tapi toh tetap saja ada batasan-batasan.



Nah, di Jakarta, terutama di rumah kontrakan yg baru ini, selama hampir 1/2 bulan Ramadhan dilalui, aku senantiasa senewen tiap mendengar bunyi petasan yg dibunyikan tidak kenal waktu. Hampir tidak ada waktu kosong dari bunyi petasan! Usai sahur, pagi hari, siang hari, sore hari (saat berbuka), taraweh, bunyi dar der dor senantiasa terdengar.



Dan saat-saat paling mengesalkanku mendengar bunyi petasan ini adalah di Minggu pagi!



Semalaman aku begadang, bekerja (nyambi maksudnya) ini itu. Tidak tidur, lalu dilanjut sahur, barulah aku tidur. Dan jelas, itu berarti aku butuh waktu untuk mengembalikan kebugaran tubuhku, usai diperas habis2an selama malam Minggu.



Tapi...



DHAR DHER DHOR...!!



Bunyi petasan berkali-kali mampir di telingaku! Semula aku pikir, aku sedang mimpi, tapi saat aku lihat jam di hape, waktu masih menunjukkan jam 6-7 pagi. Dodol!! Pagi2 begini sudah menyulut petasan!



Aku berusaha kembali tidur, untuk menenangkan diri. Tapi suara ledakan petasan kian kencang, dan seraya terhuyung-huyung, aku bangun dari kasur. Rencananya hendak keluar, pergi ke pagar, dan membentaki anak2 tak tahu diri yg menyulut petasan.



Tapi belum sampai keluar kamar tidur, suara petasan menghilang. Walhasil, aku menjatuhkan diri lagi ke kasur. Saat bersiap hendak tidur (lagi), mendadak dar der dor lagi.



Ah, sudahlah...cape juga ngurus anak2 tidak tahu diri itu. Aku memaksakan diri untuk tidur. Bangun di jam 11 siang, kepala cenut2, plus leher kian kaku akibat salah bantal, beuh...benar2 bunyi petasan yg mengganggu!halah..



Rasa2nya waktu aku masih doyan ber-petasan-ria, aku masih tahu diri. Setidaknya, pagi2 lebih suka menghabiskan waktu dg bermain dengan teman2 SD. Siangnya dan sore harinya, barulah aku bermain petasan, hehehe...*ngeles*nyengir

*gambar diambil dari sini*

Posted on Sunday, September 14, 2008 by M Fahmi Aulia

No comments

9/12/2008

Tahukah anda bahwa D'Cost merupakan tempat makan yg layak dicoba?

Well, artikel ini mestinya dimuat setelah Ramadhan selesai ya? Soalnya berkaitan dengan makanan, bisa2 yg baca blog ini (emangnya ada ya? paling yg nyasar atau sedang khilaf, hihihi..) pada ngiler dan membuat mereka jadi berbuka puasa. Dosanya langsung 'dihibahkan' ke aku deh.sedih

Tapi, masa DIA 'sekejam' itu sih? Hehhe...sudahlah, tidak perlu diperpanjang lagi, bikin pusing kepala dan repot saja.

Semua ini dimulai usai aku berenang tempo hari. Bagi yg sudah 'berpengalaman' berenang akan tahu dan menyadari bahwa olahraga yg satu itu, meski tidak mengeluarkan keringat, tapi akan menguras banyak energi. Dan jelas, selesai berenang sejauh 1 km lebih, badanku butuh kompensasi pasokan gizi.

Dan kebetulan, Wify memberitahukanku mengenai keberadaan tempat makan ini. Well, meski dengan informasi yg pas2an, karena kami berdua belum pernah ke sana, dengan si Red Banzai, yg sudah menemaniku selama 2 tahun ini, kami berdua pergi ke sana.

Untungnya, aku lumayan tahu daerah Kemang, jadi tidak perlu acara nyasar segala. Karena kalo pakai acara nyasar segala, itu berarti energi yg keluar akan lebih banyak dan itu akan mengakibatkan aku akan bertambah lapar. *halah, penjelasan ga penting*

Akhirnya kami sampai juga di D'Cost ini. Hmmm... sebuah lokasi yg cukup strategis dan nyaman (kukira begitu). Tempat parkir cukup luas, tapi yaa...sekali lagi, untuk para motoris, siap2lah menghadapi kenyataan pahit, bahwa area untuk motor2 kesayangan anda sangatlah terbatas. Bahkan aku sendiri terpaksa menyimpan si Red Banzai di bawah sebuah pohon. Ya sudahlah, gpp...yg penting tetap aman sentausa, kerta raharja.

Masuk ke lokasi makan, wuiihhh...aku melihat banyak orang menunggu (baca: ngantri). Hmmm...aku toleh kiri kanan, untuk memastikan bahwa aku dan Wify masuk ke rumah makan, bukan ke dokter, apalagi dokter jiwa, hihihi...xixixi...

Ok, benar...ini D'Cost. Tapi ini itu pada ngapain sih ngantri? Emangnya D'Cost menyediakan bioskop juga ya? Hmmm...biar ga dianggap katro, aku pura2 sibuk ini itu...padahal sebenarnya sedang mencari informasi. Aku dekatilah si mbak yg berdiri di belakang meja itu.

Intip2 sedikit, hmmm...rupanya ada daftar tunggu di situ. Well, ok...dengan pd-nya aku langsung mendatangi si mbak dan mendaftar sebagai salah satu orang yg akan antri untuk makan. Dapat nomor 23. Ok, sekarang tinggal menunggu dipanggil.

Oya, kami tiba di D'Cost jam 11.00 WIB pas! Dan ternyata di hari Sabtu, mereka memang baru buka jam 11.00 WIB. Jadinya, yaaa...PAS BANGET!!!nyengir

Tidak terlalu lama, sekitar 10 menit, namaku dipanggil. Kamipun di bawa ke tempat makan (ya iya laaah....masa tempat tidur?). Duduklah kami berdua, dan seperti biasa, naluri foto memoto muncul. Ya sudah, aku mulai deh memoto menu, lokasi duduk, dan akhirnya jalan2 ke belakang sono, motret2 suasana dan lokasi makan yg ada.

Berikut ini adalah hasil foto2nya.


Hal yg bisa didapat dari foto2 itu, D'Cost ternyata lumayan besar lokasinya, barangkali bisa menampung hingga 100-200 orang sekaligus. Dan bagian dalam ternyata lebih asyik, ada kolam, lebih teduh, dst dst.

Untuk dapur, sudah disiapkan dengan segala fasilitas yg ada. Masalah higienitas tidak sempat aku telaah dan bahas di sini, karena aku tidak berkesempatan untuk masuk dan melakukan inspeksi terhadap bagian dalam dapur. Selain aku tidak bekerja sebagai inspektur bagian kesehatan dan kebersihan dapur, ngapain juga nyelonong2 ke sana? Aku lebih kasihan pada cacing2 di perut, yg sudah mulai berontak.

Tempat cuci tangannya juga bagus. Sayangnya aku juga tidak masuk ke WC, karena tidaklah ada kepentinganku di situ.

Pesananku dan Wify tidaklah banyak sebenarnya, errrr....setidaknya itu menurut kami. Tapi memang, gambar di samping ini belumlah memperlihatkan pesanan kami seluruhnya, karena sebenarnya kami masihlah memesan beberapa menu lagi, tapi tidak sempat difoto hasil pesanannya, hehehe..

Tidaklah terlalu lama kami menunggu pesanan, terutama minuman. Jus alpukat pesananku datang, usai pesanan jus sirsak tidak hadir karena si sirsak sedang absen, alias tidak available. Segera kuseruput jus alpukat itu, tapi....yaiikkksss...kok jusnya terasa ASEM?!!grrrr...!!

Lidahku memberi informasi kepada otak, bahwa jus alpukat yg aku minum, NAMPAKNYA jus alpukat bekas. Yg jelas, aku pernah merasakan asamnya jus alpukat seperti ini ketika aku lupa minum jus alpukat dan meninggalkannya semalaman terbuka di atas kulkas. Gak pake lama, aku langsung panggil staf D'Cost.

"Mas...saya pesan jus alpukat, tapi kok asem ya?"
"Asem? Asem gimana Pak?"

"Yaaa asem, seperti jus alpukat yg basi!!"
"......" *tanpa banyak cingcong, mengambil jus alpukatku*

Tidak sampai 5 menit, si staf datang lagi seraya membawa jus alpukat baru. Tanpa pikir panjang, aku langsung seruput (sesi 2). Hmmm...nah, ini baru jus alpukat!!

Ternyata, untuk keperluan komplain makanan, D'Cost layak diacungi jempol! Cepat menanggapi dan langsung diganti dg yg baru. Pokoke top dah!!

Berikutnya satu demi satu pesanan kami berdua datang. Dan tidak perlu waktu lama, kami langsung menyikat habis pesanan Wify, karena baru pesanan Wify yg datang. Colek sana colek sini, badan si ikan mulai tidak utuh. Wify nampaknya sangat enjoy makan, terlihat dari kegembulannya menyikat sayuran dan ikan.

Selanjutnya, si gurame bakar datang. Tanpa ba bi bu lagi, aku sikat juga si gurame ini. Nyam nyam...tidak sampai 15 menit, hilanglah 1 porsi nasi ke dalam perut. Dan aku langsung request nambah nasi lagi, ahahha...ngakak LAPAR TAUK!!! Gila apa, habis renang kan energi terkuras habis tuh!! Wajar kan kalo butuh pasokan makanan? Heheh...

Semula kami hendak menambah beberapa menu lagi, tapi mengingat kondisiku yg baru berenang dan makan lumayan banyak, yg berefek aku bakal jadi ngantuk, akhirnya batal dah nambah menu. Usai membayar sekian belas juta rupiah untuk hidangan yg kami santap, kamipun pulang, dan bersiap untuk istirahat, karena besok sudah akan datang si bulan Ramadhan.

So, bagi para pecinta sea food, silakan datang ke D'Cost. Lumayan murah dan enak lho masakannya. Sayangnya beberapa menu tidak ada, stoknya kayanya kosong.

Posted on Friday, September 12, 2008 by M Fahmi Aulia

3 comments

There are a natural thing, especially today, to get the best quality things with the simplest ways. For example, I'm sure you will not refuse if somebody offers you to buy his ferrari only with, let's say, US$5,000? Without thinking further, you will buy and show it to your friends, proudly.

That's just an ilustration, since nobody will sell his ferrari on that price. So, stop dreaming, do you?! :-)

But, don't worry. You still can get the best quality things with the cheapest price. How? It's not difficult. All you can do, just visit online auctions.

Don't get it? Well, let me explain, more detail. In that site, you can find what kind of thing or product that you want. And it is VERY SIMPLE, just type the product that you're looking for. Once you find the results and get the products, you can start bid to get those things in the cheapest price.

The products' quality can be guaranteed, so you will not get the 2nd quality. So, just visit that site, search the products, and bid on the results, you will get the many best quality products in cheaper price.

Maybe it's not quite easy to get what you want. But, once you are getting familiar and expert, just type the keywords and find the match products will get easier.

We are waiting for your coming. Good luck!

Posted on Friday, September 12, 2008 by M Fahmi Aulia

No comments

There are many reasons why medical alert is being needed right now. First, you can save lifes, that's the important thing. How does medical alert can save life? Well, this story maybe can help you to understand it.

Once upon a time, there is a family, let's say Ron's family. There are 4 people live there, Ron, his wife, Herm, his son, Ray, and Herm's mother, Palin. Palin's condition is not quite good, since she is senile in her 80 years old. All she can do right now is just remember the simple thing, such as yelling, to let other knows what she wants.

Since her voice is getting weak, she couldnt do anything. So, one day, Ray found his grandma passed away, after she felt down and no one can hear her.

Using medical alert, Ron could save his mother in law's life, since she can just press the button in medical alert tool to make other family visit her and help her, if it was needed.

Second, using medical alert you can save your money. How? You don't have to put a sitter or nanny to nurse someone who get ill. By pressing the medical alert button, Ray can ask his mother to come.

Well, many easy ways to save life, and using medical alert is a great thing to do. So, don't wait any longer to buy medical alert products. We're waiting for your coming.

Posted on Friday, September 12, 2008 by M Fahmi Aulia

No comments

9/10/2008

Tahukah anda, bahwa itu komplotan copet sudah merambah ke busway?

Di blogku ini, sudah cukup banyak aku membahas mengenai copet, terutama dari pengalaman2 yg aku pernah lalui dan rasakan. Silakan click saja di sini untuk melihat arsip blog ini tentang copet.

Kemunculan busway di tahun 2004 sebenarnya diharapkan agar para pemakai jasa transportasi bisa menikmati perjalanan dengan lebih nyaman. Entah itu menuju ke kantor atau saat pulang. Jaminan kenyamanan sebenarnya sudah disiapkan, dengan adanya para petugas di sekitar pintu. Hmmm...bisa dikatakan sebagai satpamnya busway gitu deh.

Sudah 4 tahun berlalu, dan ternyata kenyamanan berkendara di busway sudah mulai menghilang. Komplotan copet sudah mulai berani untuk menyatroni busway!!

Nekad?
Berani?

Entahlah, aku tidak tahu istilah yg tepat untuk para komplotan copet yg berani beraksi di busway. Karena aku masih berpikir, bahwa para pengguna busway tidaklah seegois pengguna jasa transportasi lain. So, copet yg berani nekad beraksi, aku malah yakin akan babak belur digebuki para penumpang busway.

Namun, ternyata asumsiku ini soalah buesar!!

Bapakku, sekitar bulan Maret lalu, pergi ke Jakarta. Berhubung beliau belum pernah naik busway, dicobalah jasa transportasi ini, bersama teman2 seperjalanannya. Selain karena lebih murah, tujuan beliau ternyata dilewati jalur busway.

Well, busway memang penuh, tapi yaaa begitulah transportasi di Indonesia. Dan sebagai penumpang, janganlah melenguh, eh, mengeluh karena sesungguhnya itu tiada gunanya. Jadi, nikmati saja deh.

Nah, Bapakku sih asik2 saja menikmati perjalannya di busway. Namun, saat tiba di tujuan, beliau mendadak kaget bukan kepalang, karena ternyata tasnya sudah disilet!!! Untungnya tidak ada barang2 penting di dalam situ. Satu Al Qur'an, satu kotak kartu nama serta spidol2 yg ada di dalam tas ternyata tidak disentuh para copet itu.

Ya iya laaahh...mana mau copet ngambil Al Qur'an? Eh, bisa saja sih, kalo si copet emang berniat insaf, hahaha...

Aku sendiri terkekeh-kekeh mendengar cerita Bapakku ini. Hingga satu hari aku mengalami sendiri...

Sekitar 2 minggu lalu, aku sengaja menuju client tanpa si Red Banzai. Ingin mencoba busway, terutama karena clientku kali ini bisa ditempuh dengan busway.

Naiklah aku busway jurusan Lebak Bulus - Kuningan.

Dua buah laptop aku bawa dalam perjalanan menuju clientku ini. Jadi, yaaa...rasa2nya kok yaaa bakal bete kalo pake Red Banzai, karena mesti membawa 2 barang yg lumayan berat. Sementara kalo pake busway, aku bisa simpan 2 barang ini di bawah, dan aku bisa lebih bebas.

Saat aku masuk ke busway, kondisinya sudah cukup penuh. Di depanku, tepat di depanku jika ingin lebih detail, seorang cewe dengan baju berupa kaos ketat membuatku jadi salah tingkah. Penyebabnya tidaklah perlu dijelaskan di sini, yg jelas, selama perjalanan, dia banyak menelpon, dan banyak sekali kata F*CK muncul dalam percakapannya itu.

Ok mbak...anda sudah jagoan deh Englishnya, tapi ga usah pake f*ck2 gitu lah...kampungan dan norak tauk!!dzigh

Dua menit aku berada di busway, dan mendadak aku mendengar ucapan seorang laki2 di sebelah kiri. "Mas, hati2 copet!!"

Sreetttt...aku langsung mengarahkan pandanganku ke sekeliling. Bukan apa2, pengalamanku berinteraksi dengan copet membuatku sedikit banyak bisa tahu ciri2 komplotan copet yg berada di sekitarku. Namun, yg pasti, aku menatap dahulu si lelaki yg memberi saran itu.

Dari pengalamanku, biasanya ada copet yg berpura-pura simpatik dengan memberitahu korbannya. Meng-sugesti, itu istilah kerennya.

Clear...si lelaki itu tidak ada aura copetnya. Ciee...aura, emangnya aku ini cenayang? Hahaha... Ga ding, hal ini sebenarnya bisa dijelaskan dengan logis. Pertama, si lelaki itu tidak membawa benda yg menutup badannya. Yg kedua, si lelaki itu menggantungkan satu tangannya pada kaitan di atas, sementara tangan lainnya memegang tiang besi. Dengan 2 tangan yg sudah 'sibuk', mana bisa dia beraksi?

Step berikutnya, aku cek perimeter lainnya. Kiri, si cewe ber-f*ck2 ria itu. Kanan, tiang besi. Depan, si lelaki itu, dan di belakang, hmmm...barisan para penumpang yg sedang duduk.

Untuk meyakinkan bahwa semua ada dalam kendaliku, aku cek 2 tas (berisi laptop), cek dompet (ok, aman), lalu tempat hp (sip, aman juga). So, aku bisa (lebih) menikmati perjalananku menuju daerah Kuningan.

Hal yg sebaliknya, sempat dialami temanku. Dia menggunakan fasilitas busway koridor 1. Dan meski sudah hati2, toh ternyata komplotan copet yg beraksi di situ lebih canggih. Walhasil, handphonenya pun melayang dengan sukses.

So, hati2 deh kalo naik busway....bukan jaminan bahwa barang2 kita akan selalu dalam keadaan aman sentosa.sedih

*duh, apesnya nasib para pengguna jasa transportasi umum di Indonesia, hiks..hiks...*

Posted on Wednesday, September 10, 2008 by M Fahmi Aulia

1 comment

9/08/2008

Tahukah anda bahwa ketemu mantan pacar di hotel itu asyik dan sekaligus deg-degan?!

Sekitar 2 minggu lalu, aku janjian dengan mantan pacar untuk ketemu di hotel di Bandung. So, setelah jam kantor usai, aku segera pesan travel untuk pulang ke Bandung. Semula hendak menggunakan kereta api, tapi apa daya kalo di akhir pekan, kereta api sedemikian penuhnya, seperti sebuah kotak ikan sarden, yg akan menampung manusia2 yg sudah dijejali dan disesak2in.

Perjalanan pulang ke Bandung pun dimulai lah.

Sepanjang perjalanan, aku dan mantan pacar terus2an kontak, memastikan bahwa semua akan baik2 saja. Lokasi penjemputan, ketemuan, dan bahkan untuk menghabiskan waktu semalam suntuk sudah ada dalam daftar kami.

Seru kan?!

Akhirnya, setelah terhambat di sana sini, si travel berhasil juga tiba di Bandung dengan selamat. Akupun mengontak mantan pacar, memberitahukan bahwa aku sudah sampai. Well, si mantan pacar menyambut dengan senang kehadiranku dan langsung mengirim pesan singkat tempat kami akan bertemu.

Naik angkot di Bandung, dengan duduk di pintu, merupakan suatu kenikmatan tersendiri. Terlebih lagi menghirup udara kota Bandung yg baru diguyur hujan. Hooosshhh...paru2ku penuh dengan udara yg menyegarkan ini.

Tidak lama, akhirnya tiba juga aku di tempat pertemuan.

Usai menitipkan tas, aku dan mantan pacar pergi berjalan-jalan ke jalan Dago, mengenang masa2 indah kami berdua dahulu. Sebelumnya, jalan2 dulu ke BIP, Gramedia, BEC. Barulah diteruskan ke jalan Dago, naik angkot.

Aduuuhhh...romantisme seperti ini belum tentu bisa diulang lagi. So, kami berdua menikmati masa2 ini.

Turun di Simpang Dago, kami berdua bergandengan tangan. Beneran, serasa lebih mudah 200 tahun, eh, 20 tahun, eh, pokoknya mah berasa lebih muda deh, hihihi..

Jalan2 di sekitar Simpang Dago, kami sebenarnya berniat bernostalgia dengan makan di tiap warung yg pernah kami singgahi duluuuuwww banget. Sayangnya, karena waktu sudah lebih dari jam 10.30 malam, banyak warung yg sudah tutup, termasuk warung batagor H Darto.

Puas berjalan-jalan di sekitar Simpang Dago, kami kembali ke hotel tempat mantan pacarku menginap. Mengambil kunci kamar mantan pacar, kami berdua masuk ke kamar. Berbincang-bincang cukup lama, hingga akhirnya waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam lebih.

Aku minta ke mantan pacarku untuk nginap bareng dia. Alhamdulillah, mantan pacarku setuju.deg2an...

So, malam itu kami tidur sekasur.

Anda pikir aku dan mantan pacarku takut digrebek? Ah, kami tidak takut!! Karena kami membawa surat nikah....dan mantan pacar yg aku maksud adalah WIFY...!!ngakak guling2

*ngakak ngeliat yg pada ketipu ama postingan ini, hahahkakakekkek....*

Posted on Monday, September 08, 2008 by M Fahmi Aulia

7 comments

9/07/2008

Tahukah anda, film Hellboy 2 ini sangat keren?!

Akhirnya berkesempatan juga menonton film keren ini. Keren dari berbagai hal, entah itu make up, alur cerita, tokoh2nya, pokoknya semuanya dah!

Bagi yg belum pernah menonton film Hellboy sebelumnya, tidaklah perlu khawatir. Film kedua ini tidak terlalu berhubungan dengan seri pertamanya. Tapi yaa...lebih afdhol kalo nonton dulu film pertamanya sih, setidaknya pengenalan tokoh2 cerita akan lebih memudahkan memahami cerita film kedua ini.

Di film kedua ini, ada tokoh tambahan baru, yg akan membantu si Hellboy melawan musuh2nya. Siapakah tokoh baru itu? Aku tidak akan ceritakan di sini. Lebih baik anda tonton sendiri filmnya. Yg jelas, seperti halnya tokoh2 lain, tokoh baru ini sangat unik dan cukup keren lah!!

Menonton film ini, aku serasa dejavu dengan komik2 Jepang (manga), terutama jika anda pecinta manga karangan Naoki Urasawa, anda akan banyak menemukan kemiripannya dengan karyanya, Pluto.

Tapi, menghabiskan waktu untuk menunggu waktu berbuka, seraya menonton film ini, tidaklah akan disebut rugi, karena mantapnya film ini.
*phew....susah sekali untuk tidak ber-spoiler, hiihih...*

Posted on Sunday, September 07, 2008 by M Fahmi Aulia

3 comments

9/05/2008

Tahukah anda, bahwa selaku manusia normal, kita tidak mungkin terlepas dan berpisah dari yg namanya air?

Sejak kecil, aku sudah begitu akrab dg yg namanya air. Kalo sudah nyemplung di air, sudah deh...kaya yg namanya ikan dan bebek yg kena sentuhan air. Dan ini ternyata berlanjut hingga aku dewasa.

Salah satu hobi yg tidak bisa aku tinggalkan hingga dewasa adalah nyemplung di air. Tentu tidaklah sembarangan air yg aku cemplungi. Terlebih karena kalo nyemplung di got, itu namanya nyungsep.

Yg aku maksud adalah berenang, alias nyemplung di kolam renang.

Saat aku kuliah, rutin sekali acara nyemplung2an di kolam renang kampus di bilangan Lebak Siliwangi ini. Setidaknya seminggu 2x, aku sempatkan berenang. Lumayan, sekali renang, bisa 1-2 km, yg menjaga kebugaran tubuhku.

Usai pindah di Jakarta, mulailah aku menemui kesulitan untuk menyalurkan hasrat berenang yg kian terpendam ini. Beberapa teman menyarankan untuk berenang di hotel. Tapi, aduh, males banget deh kalo renang di hotel. Masalahnya, kolam renangnya kan bukan kolam renang untuk bertanding. Nantinya yg ada malah aku dikecengin, wekekekek... Pletak *dijitak Wify deh...*

Ada juga yg menyarankan untuk berenang di pasar Festival. Tapi aku urungkan niat berenang di situ, usai aku mendapat berita bahwa di situ banyak berkumpul para co pecinta sejenis. So, aku berusaha mencari lagi tempat berenang yg cocok.

Sebuah informasi menarik sempat aku dapatkan. Yak...di lokasi tempat aku berbulu-bulu. RAGUNAN!! Komplek olahraga memang, tapi aku urungkan lagi. JAUH BO!

Alhamdulillah, sebuah kabar yg akhirnya menyenangkan dan bisa aku eksekusi, aku terima juga. Sebuah kolam renang di komplek BIN (Badan Intelijen Nasional), yg terletak di belakang Kalibata Mall, disodorkan oleh teman kantorku.

Dan akhirnya, hari Minggu kemarin aku kembali bisa nyemplung di kolam renang, usai 8 bulan sejak terakhir aku nyemplung di kolam renang di sebuah hotel di Bogor.

Kecipak kecipuk....wah, beneran deh, seperti ikan dan bebek yg lama tak bersua dengan air. Selama hampir 2 jam, nyaris tanpa henti aku berenang dari ujung ke ujung. Total aku hitung, sekitar 1.5 km aku berenang. Dan saat selesai...bujubuneee...capenyaaaa bowww..!!

Tapi beneran, bagi para perenang yg serius, kolam renang di BIN ini LAYAK DIPILIH! Selain kolam renang dg skala internasional (untuk bertanding maksudnya), cukup bersih, lalu cukup nyaman. Dan saranku, berenanglah di pagi hari, sebelum jam 10. Saat aku nyemplung di kolam renang kampus, biasanya malah jam 6 - 9 pagi aku sibuk menjadi Fahmi Manusia Ikan.

Untuk di kolam renang BIN ini, sekitar 2 jam saja lah sudah cukup. Masalahnya, aku sudah lama tidak berenang, sehingga aku mesti membiasakan diri lagi tubuhku untuk beradaptasi.

Nampaknya, usai Ramadhan, berenang akan masuk jadwal yg mesti dipenuhi. Biar badan kembali fit dan bodyku makin keren, biar Wify makin cinta, hihihi...deg2an...

Ada yg mau tanding renang? *nantang mode*maju kalo berani!!

Posted on Friday, September 05, 2008 by M Fahmi Aulia

6 comments