2/28/2008

Sore ini aku dikejutkan dengan berita meninggalnya Gito Rollies.
Innalillahi...semoga ybs mendapat tempat yg layak di sisi-Nya, diampuni dosa2nya, kebaikan2nya diterima, keluarga yg ditinggalkan dalam keadaan tabah dan ikhlas. aamiin..

Posted on Thursday, February 28, 2008 by M Fahmi Aulia

3 comments

Membaca artikel ini, aku langsung terpingkal-pingkal. Ternyata tidak hanya aku yg menganggap owner/moderator IA ITB bersikap semena-mena.

Bagaimana tidak semena-mena, karena hanya untuk mendaftar milis saja, repotnya bukan main. Hampir sama repotnya dengan di-OS.ngakak

Ok...ok...untuk konfirmasi, mungkin persyaratan nama, jurusan, dan tahun angkatan bolehlah dijadikan syarat wajib untuk mendaftar milis IA ITB. Tapi, jika ada syarat2 tambahan, yg MEMBERATKAN DAN MENGADA-ADA, terutama (aku kupipes saja)
ketiga, dengan judul ''File - Undangan gabung di IA-ITB'' yang berisi ajakan untuk mengirim SPAM ke 5 orang dan CC: ke para Puan/Tuan IA-ITB owner.
aku kok melihat hal itu sebagai suatu cara arogansi dan (seperti aku tulis di atas) tindakan sewenang-wenang. Lah, buat apa mesti menyepam (dg dalih mengundang) ke inbox orang lain?

Ah, payah klean!!siyul2
*sampai sekarang ga pernah reply email dari moderator ia itb*

Posted on Thursday, February 28, 2008 by M Fahmi Aulia

2 comments

Jika sebelumnya Republik Mimpi muncul di Metro TV, tadi pagi aku melihat tayangan iklan di TV One (dahulu: Lativi) bahwa Republik Mimpi akan ditayangkan di stasiun tv ini.

Kapan jadwal penayangannya? Dari iklan tersebut, tertulis tgl 29 Pebruari 2008 ini, hanya saja aku tidak sempat memperhatikan jam tayangnya, karena sedang asyik dengan kerjaan lain. Namun perkiraanku, jam tayangnya sekitar jam 19.30 ke atas.

Posted on Thursday, February 28, 2008 by M Fahmi Aulia

No comments

2/27/2008

Hampir seminggu lalu, terjadi pemadaman listri di beberapa wilayah di Jakarta. 'Kebetulan' hal ini terjadi saat aku mengunjungi client di daerah Sudirman - Thamrin. Saat menjelang jam 13, sudah ada pemberitahuan bahwa akan terjadi perubahan tegangan listrik, karena listrik gedung akan diubah dari PLN menjadi genset milik gedung.

Dan benar, saat jam 13, mendadak peralatan2 elektronik sedikit 'joget' karena adanya perubahan tegangan yg dikonsumsi. Apesnya, saat itu handphoneku sedang dicharge, walhasil handphoneku seperti mendapat perlakuan 'colok-cabut' seenaknya.d'oh

Perkiraan pemadaman ini akan berlangsung sekitar 3 jam, dengan kata lain, sekitar pukul 16 listrik akan menyala normal kembali. Di samping itu, kemampuan genset gedung sendiri memang hanya bisa bertahan sekitar 3 jam.

Akupun kembali bekerja (eh, serius, bekerja...meski dibarengi mengerjakan hal2 lain juga sih) dengan tenang. Laptop juga sudah terisi penuh, jadi aku tidak akan terlalu khawatir jika terjadi pemadaman listrik. Hanya saja 2 hal yg mengganggu akibat pemadaman ini, server client (yg menjadi target kerja) menjadi rewel serta koneksi internet menjadi tidak stabil.

Mendadak, menjelang jam 16....BYAR PETTTTT...!! Listrik mati! Lho?! Ternyata genset geduung tidak bertahan selama 3 jam seperti yg diperkirakan! Walhasil sekarang benar2 mati total.

Beberapa clientku malah bersorak sorai...meski banyak juga di antara mereka yg mengeluarkan kata2 makian, gara2 pekerjaan mereka tidak sempat disimpan. Yg 'anehnya', ada clientku yg cekikikan 'mengundang', 'pura2' ada teman prianya yg colek2 badannya. Wakakak..kaco dah!!halah...

Aku sendiri tidak terlalu ambil pusing. Laptop dibereskan dan siap pulang. Tapi, lho...liftnya kan mati??? Berarti ada yg terkurung di lift dong? Phewww...aku langsung bernafas lega, karena beberapa menit sebelum listri mati, aku sempat berniat pergi ke mushola di bawah, tentu saja menggunakan lift. Untungnya aku batal ke bawah.

Seraya berpikir betapa kasihannya orang2 yg terjebak di dalam lift, aku membereskan alat kerja dan tetap bersiap pulang jika dalam waktu 10 menit listrik masih tidak menyala. Saat hendak meninggalkan kantor client, aku bertemu dg salah seorang user dan sempat ngobrol.

Usai ngobrol, akhirnya aku putuskan untuk tetap pulang...meski harus turun menggunakan tangga dari lantai 12!!ngakak

Doh, jadi ingat kasus gempa tempo hari...dejavu deh...turun dari lantai 12 juga...dan di gedung yg sama pula!! Walhasil, sesampainya aku di bawah, usai menghitung anak tangga sebanyak 312 anak tangga, kakiku langsung gempor dan gemetar dengan hebatnya. Meski demikian, aku masih bisa senyum2, karena saat turun aku sempat bertemu dengan beberapa orang yg sedang naik tangga (di lantai 8 menuju lantai 9). Well, setidaknya nasibku masih lebih beruntung, 'cuma' turun tangga, energi tidak terlalu besar serta capenya hanya sedikit dibandingkan orang2 itu yg membawa ransel (cukup berat nampaknya) eh malah mesti naik tangga pula.

Yayaya...bagi orang Indonesia selalu ada 'untung', sejelek apapun kondisi yg dia alami, hehehe...

Posted on Wednesday, February 27, 2008 by M Fahmi Aulia

No comments

2/25/2008

Teman2, semenjak tgl 24 Pebruari lalu, aku sudah menempati tempat baru. Sebuah perubahan sedang aku alami dari fase sebelumnya. Semoga di tempat baru ini, diri kami akan semakin matang.

Di tempat baru ini juga, ada kehidupan baru yg dilalui. Sebuah kehidupan yg tak sama dengan kehidupan sebelumnya. Sama, semoga kehidupan baru ini bisa kami pertanggung jawabkan di akhirat kelak.

Terakhir, semangat baru mesti dipacu. Karena jika diriku masih 'bertahta' semangat lama, yaaa...apalah gunanyaaaa???

Mohon bantuan doanya, semoga semuanya mendapat berkah-Nya.

Posted on Monday, February 25, 2008 by M Fahmi Aulia

8 comments

Aku termasuk orang blogger yg ikut prihatin terhadap apa yg terjadi antara mas BR, Adinoto, dan EEP. (silakan baca di sini untuk memulai, lalu di sini untuk tanggapannya Adinoto). Keprihatinanku yaaa...mungkin sekedar opini saja, bisa benar bisa juga tidak salah...*uhuk*

Aku cukup prihatin, karena melibatkan banyak orang, tidak saja 3 orang yg 'bertikai', namun sudah merambah (dan menular) ke banyak blogger lain. Bahkan, dari kampung, aku dapatkan info yg 'mengejutkan'.

Info itu adalah sebagai berikut
PETISI ONLINE UNTUK MENGELUARKAN SEMUA BLOG BUDI RAHARDJO DARI PLANET TERASI!!!

Yappp...mengejutkan bukan? Silakan click di sini untuk lebih jelasnya.

Terlepas dari siapa yg membuat petisi itu, nampaknya ada 'bom waktu' yg tertanam di ranah blogger Indonesia. Simpel sekali bom waktu ini meledak, terutama jika sudah pemicunya.

Dalam kasus ini, aku melihat postingan mas BR sebagai pemicu bom waktu itu. Ketika itu meledak, orang2 yg 'tidak suka' dengan (postingan) mas BR langsung (dengan sengaja) memperbesar hal ini, terutama dg pembuatan petisi online ini.

Lalu, bagaimana?

Entahlah, aku sendiri berusaha untuk netral. Tidak mau banyak ikut campur...daripada nanti salah (gara2 dianggap sok tahu). Namun, bukan tidak mungkin nanti ada petisi dari 'pendukung' mas BR. Isi petisi bisa saja berupa penolakan terhadap petisi ini. Nah lho, petisi vs petisi...padahal petisi itu enaknya jadi bahan tahu campur, hahaha...xixixi...*kriuk*

Jadi, mesti ada orang yg mempertemukan ketiga orang ini, eh, empat, termasuk admin Planet Terasi, untuk menyelesaikan 'kasus' ini.

Kecuali mas BR memang berniat membuat blog seperti kehidupan nyata...ada emosi yg bisa dilibatkan (dan jika perlu membawa menyeret2 orang lain).siyul2

Posted on Monday, February 25, 2008 by M Fahmi Aulia

1 comment

2/24/2008

Urusan eksploitasi anak, terutama di bawah umur, tidak hanya menjadi 'pekerjaan' orang tua di Indonesia. Di negeri bule sana, kemampuan orang tua untuk mengeksploitasi anak, bahkan yg masih bayi, harus diacungi 2 jempol...ke bawah.

Yg lebih 'mengherankan' lagi, eksploitasi anak (dan bayi) ini dilakukan oleh aktor/artis bahkan yg sudah ternama (dan kaya).

Contoh dari kasus ini adalah Tom Cruise. Dengan 'teganya', dia 'menjual' anaknya, dengan menawarkan foto anaknya kepada orang yg bersedia membayar paling tinggi. mata duitan Gila yaaaa??!! Baru foto anaknya saja sudah dihargai dieksploitasi sedemikian mahalnya. Padahal, belum tentu duitnya digunakan untuk keperluan anaknya...lha, bayi manusia mana yg biaya hidupnya sampe 1juta dollar?

Kasus terbaru adalah Jennifer Lopez. Si J Lo ini bahkan lebih gila lagi. Dia meminta bayaran 6 juta dollar (YAK, ANDA TIDAK SALAH BACA...6 JUTA DOLLAR, hampir 60 MILIAR RUPIAH LEBIH) kepada majalah People yg berkeinginan memuat foto bayi kembarnya.

Aku sendiri tidak terlalu memperhatikan, apakah artis2 di Indonesia juga 'membisniskan' bayinya seperti teman2 seprofesinya di barat sono? Mungkin dengan jalan 'lebih halus'? Entahlah...geleng2 kepala doang

*artikel serupa*

Posted on Sunday, February 24, 2008 by M Fahmi Aulia

No comments

2/20/2008

Ternyata fitur menjadwalkan pemuatan artikel yg direlease oleh Blogger.com mempunyai bug! Ini aku ketahui sejak kemarin (Senin) pagi, saat artikel XL tampil. Beberapa fans blog ini juga sempat complaint mengenai hal ini. Penasaran, semalam, aku melakukan testing.

Hasilnya bisa dilihat sebagai berikut.

Di gambar kiri, anda bisa lihat artikel yg dimuat secara otomatis oleh blogger.com, jika kita arahkan ke judul maka alamat tautan yg ditampilkan adalah http://mfahmia2705.blogspot.com. Padahal semestinya http://mfahmia2705.blogspot.com/2008/02/mendapat-undangan-launching-corel-draw.html.

Solusinya sebenarnya gampang saja...tapi agak merepotkan pemilik blog ini.

Solusinya adalah, si pemilik blog ini mesti masuk ke list artikel seperti yg terlihat di gambar sebelah kanan. Pemilik blog tidak perlu ngapa2in, dia cukup masuk ke tampilan itu.

Selanjutnya, jika pengunjung blog me-refresh blog yg dia kunjungi, barulah tampilannya 'benar' seperti gambar di sebelah kiri. Solusi yg aneh kan?

Jadi, kapan nich blogger.com memperbaiki error ini?nunggu2

Posted on Wednesday, February 20, 2008 by M Fahmi Aulia

3 comments

Beberapa waktu lalu, selama lebih kurang 2 hari, aku 'mengistirahatkan' Red Banzai dan memilih pergi ke kantor dengan menggunakan angkutan umum (metro mini). Selama menikmati perjalanan, yg ternyata jaaauuuuuhhh lebih lama waktunya dibanding bermotor, seraya melihat para pemakai jalan aku banyak mendengar obrolan para penumpang, sopir, kondektur, lalu merenung.

Obrolan yg sering terlontar dari kondektur/sopir adalah keinginan mereka untuk 'seruduk' sana sini, mencari celah agar mereka bisa segera maju. "Kiri...kiri kosong..." seringkali diteriakkan kondektur manakala mereka melihat ada peluang (sekecil apapun) yg bisa (metromini) mereka masuki.

Dan aku sering geleng2 kepala melihat kenekadan sopir metromini, yg benar2 seruduk sana sini. Terlihat olehku, para pemakai jalan, terutama para motoris, yg tidak mau kalah untuk berebut jalan.

Melihat adegan itu, aku jadi merenung dan tersenyum sendiri. Penyebabnya jelas, aku jadi teringat kelakuanku saat mengendarai Red Banzai. Terbawa arus, seruduk sana sini juga...bahkan kadang 'adu nyali' dg sopir metromini dg cara memepet motor ke metromini.cool

Dan ternyata, saat aku tidak mengendarai motor, aku baru kian menyadari bahwa tindakanku saat berkendara seringkali terkadang membahayakan diriku (dan Wify). Itu sebabnya Wify sering diam saja jika aku bonceng. Kata Wify, lebih baik dzikir saja biar ga stres kalo dibonceng.ngakak guling2

Upss..malah jadi ngobrol hal lain...

Kembali ke judul artikel ini.

Contoh yg aku maksud standar ganda di sini adalah masalah jalur busway. Jika kita menjadi penumpang busway, kita akan merasa kesal karena gara2 banyaknya para pemakai jalan yg tidak berhak yg ikut2an ngeloyor di jalur busway. Padahal, kita sudah membayar lebih mahal agar kita bisa segera sampai di tujuan, eh, ini malah jadi ikut tersendat-sendat.

Sementara jika kita jadi motoris ato mobilers, kita seakan tidak berdosa dengan nyelonong ke jalur busway. Bahkan, tidak jarang kita (sesama motoris) saling berpacu seakan-akan jalur busway = jalur balapan. Padahal lebar jalur tidak diperuntukkan untuk balapan. Bayangkan jika adu cepat ini berlangsung saat jalan licin, kemudian salah satu motor slip...dan...ah, sudahlah...

Untungnya aku bukan tukang selonong ke jalur busway, kecuali memang pak polisi/petugas dllajr membolehkan. *ah..lesyaann...* siyul2

Posted on Wednesday, February 20, 2008 by M Fahmi Aulia

1 comment

Pemimpin Indonesia (baca: presidennya) masih belum mengakui kemerdekaan Republik Kosovo yg diumumkan pada tgl 17 Pebruari 2008. Padahal sudah 4 hari berjalan! Sementara itu, sudah banyak negara yg mengakui kemerdekaannya, diantaranya: Jerman, Italia, Perancis, Inggris, Turki, Albania, dan Afghanistan *diperkirakan lainnya menyusul*.

Sulit memang mempunyai pemimpin (baca: presiden) yg nyalinya benar2 'memalukan' (menurutku). Bagaimana tidak? Untuk bersikap/menentukan suatu langkah saja, nampaknya begitu suliiiiiitttttttt.... Jangankan untuk kasus mengakui kemerdekaan Kosovo, untuk menentukan sikap terhadap bencana Lapindo saja, sulitnya bukan main.geleng2

Di blog ini dan ini menyebutkan bahwa penyebab Indonesia (dan beberapa negara lain) belum mengakui kemerdekaan Kosovo karena menyangkut urusan separatisme.

Aku sendiri tidak setuju dengan pendapat2 di atas. Kecurigaanku lebih tertuju dengan adanya kerjasama (terutama di bidang ekonomi) antara pemerintah Indonesia dg Rusia. Jika pemerintah Indonesia mengakui kemerdekaan Kosovo, dikhawatirkan kerjasama ini akan menganggu investasi2 yg dilakukan oleh pengusaha dari kedua belah negara.

Jika anda googling, memang akhir-akhir ini tidak banyak berita mengenai kerjasama Indonesia - Rusia. Namun di tahun 2007, rasa2nya banyak berita mengenai keinginan kerjasama Indonesia - Rusia.

Ya ya ya...punya pemerintah (baca: presiden) yg lebih jago nyanyi daripada menentukan sikap memang merepotkan.ngantuk

Posted on Wednesday, February 20, 2008 by M Fahmi Aulia

3 comments

2/19/2008

Gara-gara memuat artikel tentang shortcut untuk aplikasi Corel Draw, aku mendapat undangan untuk menghadiri launching Corel Draw versi terbaru.

Berikut undangannya, silakan bagi yg berminat.

Silakan click di sini.

Posted on Tuesday, February 19, 2008 by M Fahmi Aulia

No comments

Ternyata artikel ini memang benar. Usai artikel itu dimuat, News Dot Com secara 'tidak resmi' berhenti tayang, sehingga diisi oleh siaran ulang Kick Andy, yg menayangkan beberapa dialog yg cukup menarik.

Meski sudah ada perkembangan (positif, menurutku) dalam kasus JK, namun pihak Metro masih menahan diri untuk menayangkan kembali News Dot Com. Ok...aku tidak ikut campur, itu urusan mereka *ya iya lah, memangnya sapa aku sampe segitunya? hehehe..*

Nah, beberapa waktu terakhir ini, di Metro sedang ramai iklan Democrazy, dan kebetulan, semalam aku menontonnya.

Singkat saja komentarku: MEMBOSANKAN!

Ok, mungkin terlalu awal mengeluarkan komentar demikian. Aku jelaskan dulu format acara Democrazy ini:
1. Jika di News Dot Com, yg menjadi tokoh utamanya adalah SBY-JK, alias pihak eksekutif, maka di Democrazy, yg menjadi tokoh utamanya adalah anggota DPR.
2. Para peserta 'dipecah' menjadi anggota DPR sebanyak 6 orang dari masing2 partai. *dg nama partai yg maksa* Mereka duduk di sebelah kiri (posisi dari arah kita menghadap tv) Kemudian di tengah ada Iwel, ketua DPR dan wakilnya. Di sebelah kanan, ada moderator + bintang tamu.

Aku hanya bisa jelaskan formatnya dalam 2 poin, karena aku kadung bosan, jadi matikan langsung acaranya. melet

Hanya saja, sebelum mematikan tv, aku masih menyempatkan diri untuk terpingkal-pingkal menyaksikan acara ini.

Lho, katanya membosankan?

Iya, membosankan untuk karakter2 utamanya. Aku tertawa ngakak karena kehadiran Ucup Kelik, si wapres 'pertama'. Benar2 ancur abis Ucup Kelik ini, celotehan dan improvisasinya benar2 keren laah! Terutama saat dialog berikut:
"Lho, kok wakil presidennya Ucup Kelik"
Dijawab oleh Kelik
"Lha wong sejak pertama muncul, saya yg jadi wapres kok!!"

Mantap bowww..!!

Jadi, kesimpulannya? Democrazy bikin crazy (karena membosankan).

Posted on Tuesday, February 19, 2008 by M Fahmi Aulia

No comments

2/18/2008

Free Image Hosting at www.ImageShack.usBeberapa waktu lalu, aku dan Wify menonton film XL. Yap, XL di sini bukanlah operator telekomunikasi yg sering aku kritik di blog ini, tapi XL = eXtra Large, Antara Aku, Kau, dan Mak Erot. Sebuah komedi dari Monty (ya ya ya...die lagi...die lagi...) yang sempat membuat heboh perfilman Indonesia, karena berhasil mengalahkan Nagabonar Jadi 2, dalam hal rekor menyedot jumlah penonton.

Film ini (setahuku) merupakan film pertama Jamie Aditya, seorang anak bangsa Indonesia yg begitu kreatif. Aku sendiri akrab dengan wajahnya terutama saat dia sering muncul di TV sebagai vj MTV. Aksi dan pola tingkahnya benar2 'ancur' abis..benar2 out of box!

Oke, kembali ke film ini...

Film ini menceritakan tiga orang sahabat karib yg sudah demen gila2an sejak mereka masih SMA. Ketiga tokoh kita adalah Deni (Jamie) yg cenderung lebih anteng dari 2 temannya, Stefan (Erron LeBang) yg gairah sexnya meluap-luap sehingga sering menggunakan mobil bokapnya Deni untuk melampiaskan hasrat seksualnya dengan berhubungan sex dengan pe'cun, dan Juno (Alex Abbad) yg super duper kaya dan doyan bertaruh untuk berbagai hal.

Usai menceritakan masa SMA, yg begitu singkat, cerita 'dimajukan' 11 tahun kemudian. Deni mendadak mesti mengawini Vicky (Dewi Sandra) demi membantu keluarganya (ibunya) agar bisa pindah dari Kalimantan kembali ke Jakarta. Padahal si Vicky ini sudah hamil dengan laki2 lain. Kasarnya yaaa...si Deni ngawinin Vicky dg motivasi 'bisnis'.

Berhubung si Vicky ini hyper sex, Deni menjadi khawatir apabila ukuran penisnya, yg kecil, tidak bisa memuaskan Vicky. Stefan dan Juno malah bertaruh bahwa Deni tidak akan menikah (dan memuaskan) Vicky. Taruhannya pun tidak main2, 1 MILIAR!!ah, gila bener!!

Juno, yg tidak mau kalah taruhan dari Stefan, berusaha keras (dg berbagai upaya) agar Deni berhasil. Juno dan Stefan sepakat bahwa cara 'satu2nya' adalah dengan membawa Deni ke Mak Erot agar ukuran penisnya diperbesar (dengan demikian Vicky bisa dipuaskan Deni).

Di sinilah adegan kocak (kian) mengalir. Terlebih dengan akting Sarah Sechan yg mengaku sebagai cucu kedelapan Mak Erot, dengan nama Mak Siat.ngakak guling2

Usai pengobatan tahap 1, Juno 'memaksa' Deni untuk mempraktikkan hasil pengobatan yg diterimanya, dengan me-ngumpul kebo-kan Deni dengan Intan (Francine Roosenda), seorang pe'cun yg disewa selama 1 bulan. Juno berharap, dengan tinggal serumah dg Intan, Deni bisa membuktikan bahwa dirinya siap untuk memuaskan Vicky di hari pernikahan.

Di bagian ini, banyak sekali adegan2 yg hmmm...menurutku terlalu berlebihan. Berlebihan, karena aku yakin film ini banyak ditonton oleh ABG-ABG (dan ini terbukti, pada saat aku mengantri membeli tiket, banyak sekali ABG yg antri untuk menonton).

Oke...sedikit kesampingkan mengenai para ABG, kita kembali ke film ini.

Dasar Deni orangnya 'lurus', dia tidak serta merta mempraktikkan penisnya, yg sudah dirawat Mak Siat, kepada Intan. Dialog2 dan adegan2 yg mengundang tawa (dan terkadang bikin jengah, karena yaaa...begitulah, tonton sendiri, hehehe..).

Di sini, Monty berusaha memasukkan pesan2 sosial (yg menurutku, maaf, basi dan tidak mengena), dengan menampilkan percakapan antara Deni dan Intan, karena Deni begitu 'penasaran' dg latar belakang Intan berkecimpung di dunia pelacuran.

Film ini benar2 dipenuhi dengan sex oriented! Nyaris tidak ada dialog yg tidak melibatkan kata2 yg berbau sex. Wajar saja sih, lha wong ini memang film SEX-KOMEDI. Setidaknya, menurutku, masih lebih baik daripada film Radit dan Jani, yg terlalu mengumbar kata2 vulgar.

Yg bikin kocak juga adalah tingkah laku Stefan, yg benar2 seperti Agus Ringgo dalam film Maafkan Saya Menghamili Istri Anda, yakni seperti pejantan yg kelebihan libido.geleng2 kepala

Adegan yg membuatku cukup ngakak adalah ketika Vicky mengetahui bahwa Intan dan Deni serumah. Vicky tidak marah, bahkan dia tidak keberatan jika Intan dan Deni menikah....ASALKAN DIA BISA IKUTAN...ALIAS THREESOME...!!ngakak guling2

Lalu, berhasilkah Deni memuaskan Vicky? Silakan nonton saja yaaa??

Beberapa catatan mengenai film ini:
1. Film ini, menurutku, TERLALU MENDOMPLENG nama Mak Erot sebagai daya jual. Entahlah, apakah Mak Erot mendapat royalti dari keuntungan film ini? Keterlaluan saja jika Monty tidak membagi rejeki yg dia dapat!! Padahal jika diperhatikan, faktor mak erot tidak terlalu banyak tampil.

2. Adalah hal klise dan basi, menyelipkan nilai2 moral dalam film komedi sex seperti ini. Film komedi yg 'layak' menyelipkan nilai moral, menurutku, barulah Nagabonar Menjadi 2.

3. Terlalu banyak adegan yg menonjolkan buah dada. Ok..ok..aku lelaki normal, tapi apa ndak terlalu berlebihan jika tiap 2-3 menit, muncul buah dada di layar yg segitu lebarnya?geleng2 kepala

4. Mocil muncul kembali...dan ini benar2 membuatku bosan!! Masa dia muncul di banyak film buatan Monty? Atau memang Monty dan Mocil ini ada kesepatakan/kerjasama khusus? Ah, bosen ah...!! Kaya ga ada pemeran lain saja!!

5. Akting Francine serba nanggung...!! Jika dibandingkan dengan akting Fahrani di film Radit dan Jani, aku lebih suka aktingnya Fahrani, karena Fahrani (menurutku) benar2 menjiwai perannya. Masalah pamer body, 22nya sama2 berani lah..meski Fahrani mungkin lebih gila abis! Tapi yg jelas, tidak rugi lho melihat wajah Francine. Lah wong Wify aza sampe komen, si Francine ini cantik banget..!! Memang sih cantik, tapi itu berlaku jika wajahnya cenderung polos (saat ber-kumpul kebo dg Deni). Sementara jika dipoles sana sini, yaa...berkurang lah kecantikannya.melet

6. Akting Jamie emang ok banget. Tapi melihat Jamie memakai baju seragam SMA? Apa ga salah tuh? Sudah kelebihan 13-14 tahun kaleeeee...

7. Lagi2 sex menjadi komoditas. Oke...dibungkus komedi, barangkali bisa 'sedikit' dimaklumi. Tapi jika merujuk ke poin 2 dan 3, bah...kok keliatan polanya ya?

8. Pemeo Mitos bahwa penis besar ~ lambang kepuasan masih dipercaya oleh banyak laki2, tidak hanya di Indonesia, bahkan di hampir seluruh dunia. Padahal, para ahli di bidang seks sudah menyatakan bahwa TEKNIK yg lebih penting. Nampaknya ini efek film blue film ya?

Kesimpulannya? Film XL ini lumayan menghibur. Bisa disetarakan dengan Nagabonar Menjadi 2, meski tidak sama kualitasnya. Oke..oke..jika Nagabonar dapat nilai 8,5, maka XL ini dapat nilai 8,4 lah.siyul2

Posted on Monday, February 18, 2008 by M Fahmi Aulia

8 comments

Masih ingat dengan undangan ini kan? Nah, meski agak basi, aku baru bisa muat sekarang artikel tentang acara yg aku hadiri tersebut. Biasa laaaahh...sibuk... *tunjuk2 sibuk sebagai kambing item*

Jadi begini acaranya...

Hari Sabtu siang, usai menyelesaikan beberapa urusan di rumah, aku dan Wify meluncur ke TKP, daerah Senayan. Kami tidak langsung menuju Senayan, melainkan ke Ratu Plaza, karena ada keperluan di sana, yakni mencari laptop, gara2 laptop lama kami bermasalah (sudah minta diganti, maklum sudah menginjak 4 tahun usianya).

Usai cape berkeliling di Ratu Plaza, aku lihat jam sudah menunjukkan pukul 12.30. Hmmm..sudah waktunya kami pindah lokasi, menuju TKP.

Berjalan 15 menit menuju lokasi, akhirnya kami temukan TKP untuk acara jam 2 nanti. Berhubung perut sudah keroncongan, akhirnya kami berdua makan dahulu. Daripada saat menjadi pembicara lebih pusing ngurus perut yg keroncongan, lebih baik cacing2 naga2 di perutku ini ditenangkan dahulu.

Selesai makan siang, kami malah keluyuran lagi. Kebetulan ada pameran laptop, jadinya kami lanjutkan petualangan mencari laptop baru. Sempat mencomot beberapa brosur dan melakukan perbandingan harga, akhirnya kami menunjuk 1 merk. Ya sudah, nanti tinggal lakukan transaksi saja deh. Sekarang fokus dulu ke talkshow.

Saat kembali ke 'panggung' talkshow, aku bertemu dengan Merry (sang 'kompor') dan mas Budi Rahardjo. Ngobrol haha hehe, aku disodori kaos NetSains oleh Merry. Akhirnya aku ganti kostum di toilet terdekat (yg cukup bersih dan ok punya).

Tak lama, beberapa kontributor Netsains dan orang2 penting (yg terkait dg NetSains) lain mulai berdatangan. Aku tidak sempat berkenalan dengan mereka, hanya beberapa saja, yakni Arli (blognya di sini) dan Romi (blognya di sini). Oya, aku sempat bertemu dengan Bambang.

Lalu, dimulai acaranya. Dimulai dengan mas BR dan Arli, sebagai tim pertama yang melakukan presentasi. BUJUBUNE...PRESENTASI...??! Dalam hati aku jadi bertanya-tanya, weleh...hebat sekali para teman2 di NetSains ini, sampai menyiapkan presentasi. Hmmm...sebuah pola pikir yg mesti dicontek nih!!

Mas BR menyajikan sebuah presentasi yg menarik, menjelaskan mengenai Sains dan Teknologi mestinya bisa dipahami dan dipelajari dengan mudah, tidak perlu selalu dengan dahi berkerut. Disusul dengan presentasi Arli, menceritakan latar belakangnya menyukai sains, disusul dengan penjelasannya (yg super canggih) mengenai bioteknologi. Nampak sekali Arli begitu menguasai bidangnya, karena dengan lancarnya bercerita bla bla bli bli...tepuk tangan

Usai mereka berdua, giliranku dan Romi yang maju. Romi menjelaskan pengalamannya saat belajar di Jepang, bagaimana orang Jepang bisa mengubah paradigma belajar itu sulit. Mereka mengolah pelajaran2 yg sulit ke dalam bentuk komik, sehingga mudah dimengerti tapi bukan berarti mengurangi esensi/makna pelajaran itu sendiri. *hmmm...contoh yg HARUS ditiru juga mestinya...*

Free Image Hosting at www.ImageShack.usNah, pas giliranku, karena aku tidak membawa laptop/presentasi, ya sudah...mulai deh ngocol dan ngecap 'seenaknya'. Aku awali saja dengan kalimat berikut,"Berbeda dengan teman2 sebelumnya, saya tidak melakukan presentasi. Karena, kedatangan saya di sini justru untuk mencari laptop baru." yg disambut dengan grrr...ngakak dari para hadirin.

Mulai deh aku 'presentasi' mengapa aku ngeblog, apa isi blogku, kemudian hal-hal yang aku alami di blogku. Tidak ketinggalan, aku tuliskan juga pengalamanku dengan Edward Forrer. Yang jelas, selama lebih kurang 20 menit itu, lebih dari 68% aku narsis habis. Aku sempat juga jelaskan side A dan side B (blog ini), termasuk blog Khutbah Jum'at. Kasian sekali para hadirin, terutama pak Idwan, 'dipaksa' mendengar cerita narsisku.ngakak guling2 Gayaku keren kan? hahaaha...

Nah, usai cuap2, aku dan Romi duduk di meja 'terdakwa'. Kami diminta menjawab beberapa pertanyaan dari para hadirin. Aku ditanya:
1. Bagaimana agar tidak kehilangan ide?
Aku jawab, untuk ide, aku terkadang menuliskan ide2ku di sebuah kertas/notes. Jika ada waktu luang, aku ketikkan di notepad, diedit sana sini, sebelum akhirnya aku muat. Sama seperti artikel ini, aku punya 'backup'nya dalam bentuk file txt.

2. Pengalaman yg paling unik, terutama komentar dari pembaca.
Untuk pengalaman ini, aku pilih 2 hal. Yakni komentar dari artikel tentang pencopet serta artikel tentang Inter Milan.

Saat aku menguraikan jawabanku ini, para hadirin kembali ngakak abis..Padahal aku menguraikan jawabanku ini dg serius lho!! Tidak percaya? Coba lihat fotoku di samping ini. Serius kan?

Akhirnya, usai sudah talkshow ini. Kami pun berfoto bersama, pokoknya pada ga mau kalah gokil deh, hahah...

Setelah selesai talkshow, aku dan Wify melanjutkan acara kami. Sampai berjumpa di acara lainnya.

*kredit foto untuk BR dan HS. laporan pandangan mata juga bisa dibaca di sini.*

Posted on Monday, February 18, 2008 by M Fahmi Aulia

2 comments