Tahukah anda, bahwa tidak mudah menemukan tahu campur yg enak di Jakarta?

Sebenarnya tidak sulit menemukan tahu campur. Hanya saja tahu campurnya sedikit berbeda dengan menu yg aku maksud. Selama ini yg aku temukan adalah tahu campur telur, tahu campur ayam goreng, tahu campur sayur bayam. Jelas, lidahku menolak mentah-mentah tahu campur model ini.

Hal ini dikarenakan tahu campur yg aku maksud adalah tahu campur khas Lamongan. Jawa Timuran, rek! *halah...*

Dan beruntunglah, kami berdua menemukan lokasi tahu campur (yg belakangan ini diketahui rasanya sangat enak) tidak jauh dari kontrakan kami. Tepatnya di daerah Pasar Minggu.

Untuk menemukan lokasi ini sangatlah mudah. Tinggal masuk ke jalan ke arah Pasar Minggu, setelah melewati turunan, anda akan menemui perempatan jalan, yg ada masjid di arah jam 2 (apa? anda ga ngerti arah jam 2? plis deehhh...). Nah, jika anda sudah menemukan perempatan dan masjid, berarti anda sudah mendekati lokasi.

Saatnya untuk mengangkat kaki anda dari pedal gas. Susuri jalan dengan santai dan tetap waspada. Waspada diperlukan bukan karena anda akan terlewat si warung tahu campur, tapi waspada diperlukan karena banyak orang seenaknya nyebrang jalan, serta banyak angkot seenaknya berhenti. Jadi, jika tidak waspada, bisa terjadi sesuatu yg tidak diinginkan.

Sekitar 50-100 meter dari perempatan, anda akan temukan warung tahu campur, sebagaimana yg terlihat pada foto di samping ini. Nah, itulah tujuan makan malam kita. Mengapa makan malam? Karena warung ini baru buka setelah magrib. Jadi, jangan pernah berpikir untuk makan tahu campur di siang hari ya?

Masuklah ke dalam warung, dan anda akan temukan suasana warung Jawa Timur-an. Ya ya ya...anda lihat sendiri deh suasananya. Bagi yg pernah (atau bahkan besar) di Jawa Timur, anda akan merasakan nuansa yg tidak akan terasa asing *halah, belibet banget*. Ya, pokoknya gitu deh!

Tidak butuh lama untuk menunggu menu ini hadir di hadapan kita, karena si cak Rohim ini begitu sigap dalam meracik dan menyajikan tahu campurngiler. Namun butuh waktu agak lama untuk menghabiskan 1 porsi tahu campur ini. Selain karena kuahnya yg lumayan panas, pedesnya itu lhooo!! Tapi tetepppp...uenake puooolll...!! Mak nyuuusss...pokoke!ngiler

Tahu campur cak Rohim ini lumayan enak, terutama karena:
1. Rasa petisnya cukup kental dan terasa banget udangnya. Kami pernah coba makan tahu campur di tempat lain, namun rasa petisnya mengecewakan. Terutama karena terlalu encer. *foto di samping memperlihatkan kentalnya kuah petis. tidak habis karena pedesss...*

2. Yang disajikan daging, bukan gajih (lemak). Makan gaji di tahu campur itu memang enak, tapi kalo terlalu banyak dan cara masaknya ga pas, malah terasa eneg. Nah, di cak Rohim ini, kami dapati yg disajikan di tahu campur adalah daging, sehingga kami bisa menyantap tahu campur dengan riang gembira.

Seporsi tahu campur harganya tidak mahal, untuk ukuran Jakarta, yakni Rp 10 rebu saja. Murah kan?



Informasi terbaru mengenai tahu campur ini bisa dicek di sini.