Tahukah anda bahwa mie juga bisa jalan-jalan lho?!

Ah, tentu saja bukan berarti mie-nya yg jalan2, tapi merk dagang (atau apapun itu namanya), yg diberi nama Mie Jalan-jalan.

Kami berdua sempat mencicipi mie ini ketika sedang berjalan-jalan di belakang mal Ambasador, di daerah Kuningan, Jakarta Selatan. Lokasinya mudah ditemui kok. Sebuah gerobak yg ditempatkan di sebuah ruangan berukuran sekitar 3x4 meter, memudahkan kita menemukannya. *eh eh eh...ada wajah geulis yg ikut nampang tuch!deg2an...*

Ruangannya cukup bersih, setidaknya yg kami perhatikan sekelilingnya, tidak ditemukan lalat (ataupun teman2nya) yg seliweran. Walhasil, kami berdua (dan pelanggan lain) bisa makan seporsi mie jalan-jalan ini dengan nyaman dan tenang.

Seporsi mie jalan-jalan ini terdiri dari 1 porsi mie pangsit. Ukurannya, yaa...bisa dibilang kecil, menurutku sih. Hal ini diperkuat dengan kenyataan bahwa aku menghabiskan 1 porsi itu dalam waktu kurang dari 5 menit!!ngakak Mie-nya sendiri cukup enak kok. Yg jelas, mie-nya bukan mie basah atau mie kuning seperti yg kadang dijual di warung bakmi. Mie-nya termasuk kategori mie telur, yg agak2 keriting gitu deehh.

Dilengkapi dengan 1 mangkuk kecil berisi 3 butir bakso ukuran kecil. Rada lumayan enak juga rasa basonya. Dengan harga yg tertera di dinding itu (silakan liat sendiri), aku pikir harga segitu masih wajar deh, meski aku rasa harganya bisa lebih murah 1000-2000.

Jangan khawatir masalah tempat. Aku dan Wify sepakat, untuk ukuran warung baso (kaki lima), tempat ini cukup bersih. Penjualnya pun cukup rapi dan tidak sembarangan memakai lap dan kain untuk bersih2. Dan sudah terbukti, lalat tidak ada, kebersihan ruangan lumayan, dan usai makan pun kami tidak sakit perut, xixixi..

Selamat nyobain saja deh! Oya, warung ini buka tiap hari, jadi bisa dijadikan tempat makan siang.