Tahukah anda, ada sebuah rumah makan yang memberikan diskon hingga 40% untuk tamu-tamunya yang memesan Shabu dan/atau Tom Yam?

Well, informasi ini sedikit terlambat, seharusnya sudah dipostingkan sejak beberapa hari lalu. Tapi harap anda maklum, karena pemilik blognya sedang sibuk berkutat dengan pekerjaan, sehingga barulah bisa hari ini artikel ini diposting dan dibaca oleh anda.

Hari Sabtu lalu, aku dan Wify sedikit kebingungan mencari tempat makan di daerah Kalibata dan sekitarnya. Masalahnya, nampaknya tempat makan yg enak di daerah Kalibata sudah kami jelajahi dan dicoba. Mendadak Wify teringat bahwa ada sebuah rumah makan di 'komplek' makan di depan TMP Pahlawan, yg menyediakan shabu dan tom yam.

Yowis, tanpa pikir panjang, aku segera arahkan si Red Banzai ke TKP. Dan benarlah adanya! Sebuah rumah makan, seperti yang terlihat di gambar sebelah ini bisa anda lihat.

Kami berdua langsung masuk dan mulai memesan. Anda bisa melihat menu-menu yang tersedia di foto2 di bawah ini.


Aku lihat sekeliling rumah makan ini. Hmmm...cukup rapi dan tertata dengan baik. Kebersihannya pun aku beri nilai 7. Yang jelas bagian dalam, tempat kita makan, benar2 apik kondisinya, sehingga aku yakin kita bisa makan dan menikmati hidangan dengan nyaman.

Tata letak dan penempatan meja makan dan segala macam aksesorisnya cukup ok juga. Anda bisa lihat di foto di kiri dan kanan ini, kondisinya. Cukup oke kan?

Tidak lama, datang pesanan kami, tom yam. Sebuah panci berisi kuah tom yam, diletakkan di kompor gas. Berikutnya isi dari tom yam, yang terdiri dari ah, anda lihat sendiri di menunya deh, tersaji juga. Eiitss..Wify sudah ga sabar untuk segera nyemplungin ke dalam panci. Sabar dooongg...xixixi...xixixi...

Akhirnya kuahnya sudah mendidih. Ga pake lama lagi, kami berdua dengan semangatnya mengirim daging dan sayuran ini ke dalam panci berisi kuah tom yam panas. Hmmm...jadi kepikiran, kalo neraka isinya lautan kuah tom yam, orang2 yg disiksa apakah akan bakal merasa enjoy? Hihihi...ah, pikiran ngawur!! Tangan kami dengan gesitnya menggerak-gerakkan sumpit, memindahkan dan mencemplungkan semua bahan tom yam. Lalu, pancipun ditutup, menunggu si kompor menjalankan tugasnya, mematangkan bahan2 tom yam.

Dengan tak sabar, kami menunggu 5 menit, hingga akhirnya kami yakin si tom yam ini sudah siap disantap.

Maaf, berhubung keasikan makan, aku tidak sempat mendokumentasikan proses makannya. Pokoknya, uenaakkkkk puooolll...!! Kuah asam pedas tom yam, begitu menggelitik lidah kami berdua. Satu persatu daging, udang, sayur, baso, berpindah tempat dan alam. Dari panci, pindah ke mangkuk, lalu dicampur dengan nasi, dan masuklah ke dalam mulut. Dikunyah2, dan...glek, berpindahlah dia ke dalam perut.ngiler

Tak butuh waktu lama untuk membangun sisa-sisa pertempuran kuliner seperti yg anda lihat di kiri dan kanan ini.ngakak Taksiran kami berdua, tidak lebih dari 15 menit untuk meludeskan 1 porsi tom yam ini. Waktu peng-ludesan bisa lebih cepat, jika salah satu atau malah kedua orang ini sedang kalap karena kelaparan.ngiler

Rupanya Wify masih penasaran dengan menu shabu. Akhirnya doi memesan 1 porsi shabu ukuran kecil. Anda bisa lihat di sebelah ini menunya. Untuk ukuran kecil, kita tidak perlu memasak, karena akan dimasakkan di 'dapur'. Jadi, yaa...jika anda ingin memesan porsi kecil ini, sebaiknya dilakukan sebelum menu utama anda habis. Jadi, biar bisa nyambung gitu makannya, ga ada waktu jeda, heheh..

Akhirnya, dalam waktu 30 menit, usai sudah pertempuran kami melawan 1 porsi besar tom yam dan 1 porsi kecil shabu ini. Total tagihan sekitar 50 rebu perak. Tapi karena diskon 40%, jadinya yaa cukup bayar 30 rebuan. Hmmm...tidak terlalu mahal lah, setidaknya saat anda membaca artikel ini, anda sudah gajian kan?

Ok, selamat makan2 di rumah makan ini ya?