Tahukah anda, bahwa kini di Indonesia, menyebarkan rumor/isu/gosip/hoax yg tidak jelas (dan meresahkan) bisa ditangkap polisi?

Kejadian penangkapan seorang staf sebuah perusahaan sekuritas oleh polisi beberapa waktu yg lalu, setidaknya mengisyaratkan dan mengingatkan kita agar tidak sembarangan menyebar isu, terlebih isu yg sedang 'hot', yakni masalah likuiditas bank.

Dalam kasus yg terjadi kemarin, si E (katakanlah begitu) menyebar isu melalui email, dg mengatakan bahwa ada beberapa bank yg tidak bisa menuaikan kewajibannya. Isu ini disebarkan melalui internet dan tidak ayal segera menyebar dengan cepat, terutama karena krisis ekonomi (masih) terjadi di Indonesia.

Perbuatan si E ini jelas merugikan, tidak saja pihak bank ybs, namun juga pemerintah dan nasabah bank2 terkait. Dari pihak bank, sudah jelas, isu miring ini membuat kredibilitas bank menjadi 'nyungsep' (meski hanya sekedar isu). Sementara dari sisi pemerintah, ini mencoreng muka pemerintah yg (sedang) berusaha memulihkan kepercayaan pasar. Sementara untuk sisi nasabah, mereka akan terpicu untuk 'rush' dan membuat kepercayaan terhadap bank tersebut berkurang.

So, hati2 deh buat para penyebar isu/hoax. Polisi (terutama yg berada di divisi Cyber Crime) kian pintar untuk menemukan para pelaku yg membuat keresahan lho!! Tracing IP merupakan metode paling 'ampuh', meski bisa juga dikadali sih, wakakkaka...xixixi...

Udah ah, intinya sih jangan sering2 iseng deh, kecuali siap untuk bermukim di hotel prodeo.